Feature

Cara Kuno Untuk Mengetes Kehamilan yang Akan Membuatmu Terkesan

Mengetahui kehamilan di zaman sekarang hanya perlu bermodalkan test pack, semua sudah tahu hasilnya. Dua garis di test pack adalah tanda kalau perempuan hamil. Dikenal luas pada tahun 1978, test pack membuat cek kehamilan menjadi hal yang gampang. Tapi apakah kamu terbayang jauh sebelum adanya test pack? bagaimana cara mengetahui seorang perempuan hamil atau tidak?

Konon para wanita zaman dulu harus mencari tahu soal kehamilan ibarat sebuah teka-teki dan misteri. Meskipun tidak secanggih sekarang, namun ada saja hal yang dilakukan untuk mengetahui kehamilan. Mungkin cara ini terbilang unik dan konservatif. Toh kamu yang membacanya tak akan menyangka kalau kehamilan bisa deteksi dengan tumbuhan bahkan sampai gerendel yang menjadi pengaman kunci pintu sebuah rumah. Penasaran?

Zaman Yunani Kuno Bawang Tak Hanya Jadi Bumbu Makanan, Namun Bisa Juga Tes Kehamilan

Hippocrates dipuji sebagai bapak kedokteran di zaman Yunani Kuno. Bawang, menjadi salah satu jenis tumbuhan yang bisa dipakai untuk mengecek kehamilan. Caranya pun terbilang unik, Hippocrates menyarankan tes kehamilan dengan cara memasukkan bawang ke dalam Vagina semalaman.

Apabila napas perempuan di esok hari berbau bawang tandanya dia tidak hamil, dan apabila tidak berbau bawang maka ia hamil. Hal ini didasarkan pada gagasan kalau rahim perempuan akan terbuka dan membawa aroma bawang ke mulutnya seperti terowongan angin. Jika si perempuan tersebut hamil, maka rahimnya tertutup, sehingga tidak ada terowongan angin.

Mesir Kuno Mengenal Tes Kehamilan Pakai Gandum dengan Cara Buang Air Kecil

Kalau test pack dapat mendeteksi kehamilan dengan air seni. Hal ini mungkin didasari gagasan yang dikenal sejak jaman Mesir Kuno. Tercatat pada 1350 SM, seorang perempuan disarankan untuk buang air kecil di atas biji gandum selama beberapa hari. Kalau gandum bertunas, berarti ia hamil dan sebaliknya. Lanjut ke tahun 1963 seorang peneliti menelitia soal ini dan menyatakan, kalau uji kehamilan lewat gandum memiliki tingkat akurasi sampai 70%. Intinya temuan Mesir Kuno bukan asal-asalan atau mitos belaka.

Bangsa Eropa Memadukan Antara Air Seni dengan Alkohol

Abad ke-16 Eropa juga memfokuskan urin sebagai pendeteksi kehamilan. Karena urin perempuan yang hamil diyakini berbeda dengan yang tidak hamil, atau urin laki-laki. Para ahli pun mengklaim kalau mereka dapat menentukan apakah seorang perempuan hamil dengan melihat warna dan karateristik air seni. Air seni akan dicampur dengan anggur (alkohol) untuk diamatai perubahan warnanya. Ini sangat masuk akal mengingat alkohol bisa berekasi terhadap protein yang ada pada perempuan hamil

Tatapan Mata Bisa Jadi Sumber Deteksi Apakah Perempuan Hamil atau Tidak

Jacques Guillemeau di abad ke-16 mengatakan kalau tatapan mata perempuan dapat menandakan ia hamil atau tidak. Tepat pada bulan kedua kehamilan, seorang perempuan memiliki perbedaan di tatapan matanya. Tatapan tampak lebih dalam. Pupil kecil, kelopak ang terkulai serta pembuluh darah kecil yang mengalami bengkak di sudut mata.

Meskipun belum ada pembuktian, tetapi mata memang mengalami perubahan tatapan saat kehamilan. Karena kehamilan dapat mempengaruhi penglihatan seseorang, ini pun menjadi alasan kenapa perempuan hamil perlu mengganti kacamata sementara waktu.

Sampai Gerendel Untuk Pengaman Pintu Dapat Mengecek Kehamilan

Menurut The Distaff Gospels dalam kumpulan pengetahuan medis perempuan yang ditulis pada akhir abad ke-15 terdapat hubungan antara gerendel dengan tanda kehamilan. Gerendel adalah penguci pintu. Dengan cara gerendel yang terbuat dari logak dimasukkan ke dalam baskom berisi urin seorang perempuan. Biarkan selama empat jam, setelah itu bung air seni hampai tidak tersisa. Apabila ada noda di bekas gerendel maka dapat dipastikan perempuan hamil. Apabila tidak, berarti perempuan tidak hamil.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Ingin Berhemat, Uang Kertas Rp.10 Juta yang Disimpan di Lemari Malah Dimakan Rayap

Selain menyimpan uang di rekening bank, ternyata masih ada orang-orang yang menyimpan uangnya secara konvensional. Mulai dari di celengan, brankas, atau lemari pakaian, dan tempat-tempat lain yang memungkinkan. Tapi apa jadinya, jika uang yang disimpan justru mengalami kerusakan hingga tak bisa digunakan? Seperti yang baru-baru dialami oleh seorang pengguna Twitter bernam Putri Buddin yang menyimpan uangnya di lemari, yang kemudian jadi santapan rayap.

Niat hati biar ga boros, simpen uang di lemari, eh malah dimakan rayap,” twitnya melalui akun Twitter @putribuddin, Sabtu (17/8/2019).

Dari foto yang dibagikan oleh dirinya, uang miliknya terlihat terdiri dari lembaran uang Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu yang sudah tak lagi dalam keadaan utuh. Twit tersebut pun menarik perhatian warganet dan telah mendapat lebih dari 2,4 ribu likesdan retweet.

Nah, dari hasil taksiran Putri, total uang miliknya tersebut sekitar Rp.10 Juta.

“Itu uang yang aku kasih ke nenek aku sekitar Rp3 juta-an. Terus ditambahin sama nenek aku sampai Rp 10 jutaan.” kata Putri dilansir dari Liputan6.com, Selasa (20/8/2019).

Perempuan itu pun lupa menyimpannya di lemari. “Nenek aku udah meninggal satu tahun yang lalu sih, kemungkinan udah dua tahun,” tuturnya ketika ditanya berapa lama dirinya menyimpan uang itu.

Saat ditemukan, uang itu dipisahkannya menjadi dua buntelan. Satu tumpuk telah menjadi sarang rayap sehingga Putri memutuskan membuangnya. Tumpukkan uang lainnya dibungkus plastik seperti foto yang dibagikannya di Twitter. Dalam plastik itu, terdapat sekitar Rp 5,4 juta.

Awalnya, ia merasa pesimis dengan mengira uangnya tak akan bisa dipakai kemana-mana. Namun, perempuan itu pun memutuskan mengikuti saran dari orang-orang di Twitter, untuk membawa sisa uang yang telah dimakanan rayap ke Bank Indonesia (BI).

 

Namun dengan alasan tertentu yang sudah jadi ketentuan dari Bank Indones, uang milik putri tak semuanya bisa diterima dan diganti dengan uang yang masih utuh. Dengan ketentuan uang yang keutuhan fisiknya kurang dari 67 persen setelah diperiksa menggunakan alat ukur kelayakan uang milik BI.

Dan dari Rp 5,4 juta yang dibawa Putri ke BI, hanya Rp.1.050.000, yang bisa ditukarkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Glenn Fredly Resmi Menikah Lagi

Setelah selama ini dikabarkan dekat, akhirnya penyanyi Glenn Fredly resmi menikahi sang pujaan hati Mutia Ayu. Digelar secara tertutup pada Senin (19/08) kemarin, resepsi pernikahan Glenn tersebut hanya dihadiri oleh para keluarga dan sahabat dekat.

Meski demikian, beberapa foto bahagia dari acara pagelaran pernikahan Glenn sudah banyak beredar di media sosial. Selain pada akun-akun gosip, beberapa unggahan sahabat dari Glenn juga jadi salah satu bukti yang membenarkan hari bahagia penyanyi laki-laki 43 tahun tersebut.

Sumber : Instagram/@agustineligo

Digelar di Taman Kajoe, salah seorang kerabat dengan akun Instagram @agustineligo menunjukkan momen bahagia Glenn Fredly dan Mutia Ayu dengan wajah yang sumrinyah. Mengenakan setelan jas berwarna cream yang senada dengan gaun Mutia, keduanya tampak bahagia sembari bergandengan tangan berdua.

Hal lain yang juga menarik perhatian dari foto-foto pernikahan Glenn yang beredar, adalah nuansa rustic begitu terasa lewat venue outdoor berhiaskan lampu dan outfit vintage. Selamat untuk Glenn dan Mutia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Cerita Mahasiswa Papua di Jakarta : Kami Naik Angkot, Orang Tutup Hidung

Peristiwa penangkapan dan dugaan tindak diskriminatif serta rasial yang dialami oleh mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur membuat membuat masyarakat turut bersimpati dan merasakan apa yang mereka terima. Dan dirasakan pula oleh Albert, seorang mahasiswa asal Papua yang kini tinggal di Jakarta.

Dari hasil wawancarannya dengan Suara.com, ia mengatakan ikut tersakiti atas perlakuan yang diterima oleh mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya. Ia berharap pemerintah Indonesia dapat menjamin kebebasan berpendapat mahasiswa Papua. Menurutnya, sebagai negara demokrasi sudah semestinya negara menjamin kebebasan tersebut dan meminta tidak ada lagi hal serupa yang terjadi terhadap mahasiswa Papua lainnya.

“Jangan mengintimidasi setiap mahasiswa Papua yang ada di seluruh Indonesia, karena negara ini negara demokrasi,” kata Albert saat ditemui di asrama mahasiswa Yahukimo Papua, Jalan Batuampar, Keramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (20/8/2019) sebagaimana dikutip dari suara.com. 

Sumber : Suara.com

Lebih lanjut, Albert bercerita jika selama tinggal di Jakarta untuk berkuliah dirinya masih kerap mengalami bentuk-bentuk diskriminasi. Namun, ia berusaha untuk bisa menerima meski merasa tersakiti.

“Kami naik angkot saja orang sudah tutup hidung. Kami sebagai manusia itu kami sakit, tapi itu biasa bagi kami,” kata dia.

Sebelumnya, setelah insiden yang terjadi di Surabaya dan Malang, diketahui kerusuhan sempat pula terjadi di Manokwari pada Senin (19/8) kemarin. Massa yang berasal dari sejumlah elemen melakukan aksi menyikapi adanya tindakan rasisme terhadap mahasiswa Papua yang ditangkap di Surabaya, hingga akhirnya berakhir dengan kerusuhan.

Dari kerusuhan tersebut, massa dilaporkan melakukan pembakaran terhadap kantor DPRD Papua Barat. Tak berhenti disitu saja, kerusuhan pun menjalar ke wilayah lain termasuk Jayapura dan Sorong. Bahkan, massa dilaporkan membakar Lembaga Pemasyarakaan di Sorong dan perusakan di Bandara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top