Feature

Bukan Transfer Kuman, Nyatanya Ada Banyak Manfaat dari Bergandeng Tangan

Apa yang terbersit di benakmu begitu mendengar frasa ‘bergandeng tangan’? Mungkin sebagian kita akan teringat momen menggandeng tangan pasangannya. Sedang sebagian lainnya ada yang teringat dengan momen dimana orangtua menggandeng tangan anak-anaknya. Tapi setujukah kamu kalau mengggandeng tangan itu tidak baik karena hanya transfer kuman?

Soal setuju atau tidak, biar kamu yang menjawabnya sendiri.

Tapi kamu perlu tahu, menggandeng tangan itu tak sepenuhnya merugikan. Banyak manfaat baik yang akan kamu temukan kalau kamu terbiasa melakukan hal ini. Perilaku yang tergolong sederhana ini ternyata bisa memicu reaksi kimia di dalam tubuh yang bisa membuat kita merasa dicintai, bahagia, sekaligus merasa dihormati.  Tak selalu dengan pasangan. Terutama untukmu yang masih lajang dan setuju kalau menggandeng tangan lawan jenis itu tak patut, tenanglah, kamu bisa melakukannya dengan menggandeng tangan ayah atau ibumu, atau mungkin saudara terdekatmu.

Wahai Pasangan, Gandenglah Tangan Pasanganmu. Sebab Hal Itu Akan Meningkatkan Cinta dan Ikatan diantara Kalian Berdua

Pernah mendengar tentang hormon oksitosin? Hormon yang satu ini dapat memperkuat empati dan komunikasi antar pasangan dalam sebuah hubungan. Bahkan sudah ada bukti yang mengatakan kalau hormon ini dapat membuat pasangan bisa mempertahankan hubungan mereka dalam jangka panjang dan selalu merasakan kebahagiaan.

Karenanya, terutama untukmu yang sudah menikah, berpegangan tangan dengan pasangan jelas akan meningkatkan kualitas hubungan dan membuat ikatan yang sudah terjalin jadi semakin erat. Efeknya, hubunganmu pun akan jadi lebih harmonis karena kalian saling merasa dicintai satu sama lain.

Menggandeng Tangan Seseorang yang Kita Sayang Dapat Membantu Meredakan Stres dan Otot yang Tegang

Kapan terakhir kali kamu menggandeng ayah, ibu, pasangan, saudara, atau mungkin sahabatmu? Saat menggandeng, kamu mungkin tak tahu situasi atau suasana hati orang-orang terdekatmu itu. Padahal bisa saja mereka sedang dilanda stress karena urusannya masing-masing. Kamu perlu tahu, berpegangan tangan dengan hangat itu dapat menurunkan tingkat hormon stres yang biasa disebut kartisol.

Kulit kita ini sensitif terhadap sentuhan. Misalnya ketika kita sedang stres, lalu tak sengaja bersentuhan dengan orang yang kita sayang, hal itu sejatinya dapat membantu meredakan ketegangan baik secara fisik maupun mental. Kulit akan semakin sensitif saat jumlah kortisol yang mengalir dalam tubuh kian berkurang. Itulah sebabnya sentuhan maupun bergandengan tangan punya dampak yang cukup besar dalam mengurangi hormon kortisol.

Menggandeng Tangan Suami Saat Istri Hendak Melahirkan Bisa Meredakan Rasa Sakit Sang Istri

Meski rasa sakit saat melahirkan memang tak bisa sepenuhnya hilang, tetapi percayalah, calon ibu yang akan melahirkan akan jauh lebih percaya diri saat sang suami berada di sebelahnya dan menggandeng tangannya terus menerus. Hal ini lantaran manusia memiliki reflek alami untuk mengencangkan otot-otot yang ada di dalam tubuh. Gandengan dari sang suami akan membuat calon ibu merasa jauh lebih rileks. Kalau sang ibu lebih rileks dan siap menghadapi proses persalinan, secara tak langsung ia menstimulasi tubuhnya agar tak terlalu takut dan gugup dengan rasa sakit yang akan dihadapi.

Berpegangan Tangan Juga Bisa Mengusir Rasa Takut yang Mendera

Coba ingat kapan terakhir kali kamu merasa ketakutan? Mungkin saat sedang menonton film horor. Kira-kira apa yang kamu lakukan saat itu? Mungkin ada yang tanpa sadar memegang tangan rekan yang duduk di sebelah kita. Kenapa? Karena pada dasarnya memegang atau menggandeng tangan adalah cara kita mencari rasa aman.

Saat merasa takut, reaksi alamiah kita adalah untuk berpegangan tangan dengan seseorang yang kita percaya. Dan hal ini sangat variatif untuk tiap-tiap orang. Ada perempuan yang akan refleks menarik tangan pasangannya karena hal itu berdasarkan intuisi untuk melawan rasa takut yang dialami.

Karena Pada Dasarnya, Rasa Aman dan Nyaman Memang Bisa Timbul dengan Menggandeng Tangan Orang yang Kita Sayang

Sekali lagi, setiap orang menyukai kenyamanan. Hal itu bisa didapatkan dengan menggandeng tangan orang yang kita sayang. Dua belah pihak yang saling menggandeng akan merasakan aura positif dalam diri mereka. Karenanya, tak ada salahnya menjadikan hal ini sebagai kebiasaan yang positif.

Kalau bisa disebutkan, menggandeng tangan adalah pereda nyeri, sumber keamanan, dan obat alami untuk meredakan stres. Karenanya, ketika kamu sedang mengalami hari yang sangat berat, mungkin kamu bisa mencoba untuk bergandengan tangan dengan pasangan atau sahabatmu agar beban yang kamu rasakan berangsur-angsur berkurang dan kamu akan merasa lebih nyaman.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Ingin Menyaingi Kesuksesan YouTube, Instagram Resmi Luncurkan Fitur IGTV

Instagram semakin menunjukkan taringnya. Setelah tercatat memegang rekor dengan satu miliar pengguna aktif setiap bulannya, aplikasi yang satu ini bahkan kembali membuat terobosan terbaru yang digadang-gadang akan menyaingi kesuksesan YouTube. Kita sendiri tahu, hingga hari ini YouTube adalah pemegang taji platform terbesar penyedia konten video. Namun tak menutup kemungkinan taji tersebut bisa direbut oleh pihak lain termasuk Instagram.

Dalam sebuah acara yang digelar Instagram di San Fransisco, Amerika Serikat, sang CEO—Kevin Systrom mengumumkan satu fitur yang akan menyaingi YouTube. Ya, mereka siap menghadirkan fitru sekaligus platform untuk video dengan jangka durasi yang lebih panjang dari Instagram Stories. Fitur ini resmi diberi nama IGTV dan kabarnya durasi video yang disajikan akan mencapai 1 jam.

Kabar ini pastinya membuat YouTube cemas bukan main. Sebab layaknya YouTube, IGTV disebut akan menjadi langkah evolusi dari konten video di Instagram. Semua pengguna bisa eksis, begitu kata Kevin. Sebab semua pengguna bisa jadi konten kreatornya.

Alasan Instagram merilis fitur ini lantaran Instagram menyadari kalau keberadaan konten video akan kian digemari. Dalam blog resminya, Instagram menyebut kalau di tahun 2021, mobile video tercatat mendominasi trafik layanan data mencapai 78 persen dan diprediksi para pengguna muda akan lebih banyak berkolaborasi dengan konten kreator dibanding profesional.

Meski IGTV akan disebut sebagai kompetitor YouTube, pihak Instagram tetap mempertahankan ciri khas mereka dalam platform video. Serupa dengan Instagram Stories, video yang tersaji di IGTV akan sama-sama membutuhkan sapuan jari kearah kanan untuk melihat video selanjutnya saat mengoperasikan fitur yang satu ini. Dan masih serupa, video pun akan terputar secara otomatis seperti Instagram Stories.

Menariknya, berbeda dengan YouTube yang menawaran tampilan layar horizontal saat video diputar, IGTV mempertahankan tampilan video dengan format vertikal lantaran demi membuat nyaman pengguna ponsel pintar ketika mereka mengakses IGTV. Hal ini mungkin akan jadi perbedaan yang paling mencolok dari segi penampilan antara YouTube dan IGTV. Secara format file, IGTV tetap menyuguhkan video berformat MP4.

Mengenai durasi yang mencapai satu jam, perlu diketahui, hanya kreator yang sudah mendapatkan tanda centang biru alias verified account yang sudah bisa mengunggah video hingga durasi 1 jam.

Namun untuk pengguna kebanyakan, video yang bisa diunggah berdurasi 15 detik hingga 10 menit saja. Nantinya pengguna yang ingin membuat konten, cukup menekan ikon IGTV yang berada di sisi kanan atas bersandingan dengan ikon Direct Message. Dikutip dari laman resmi Instagram, nantinya di layar IGTV, akan ada sederet pilihan channel seperti For You, Following, Popular, serta fitur Continue Watching.

“Siapapun bisa jadi kreator dan kamu bisa mengunggah video IGTV milikmu sendiri baik lewat aplikasi maupun web untuk memulai channel pribadimu,” tulis Instagram dalam keterangan resmi mereka.

Instagram sendiri mengatakan kalau fitur ini sudah dirilis untuk platform iOS dan Android. Sebagian pengguna sudah bisa merasakan fitur IGTV ini. Dalam pantauan Gobagi.com, IGTV cukup dinamis dibanding pesaingnya yaitu YouTube. Pilihan channel sekaligus kolom search yang berada di layar bawah memudahkan pengguna untuk mencari atau mengeksplorasi channel lainnya.

Untuk pengguna yang terbiasa menonton Stories tentu terbiasa dengan ciri khas layar vertikal, namun bagi mereka yang akrab dengan YouTube mungkin harus mengubah sedikit ‘kebiasaan’ menonton dengan layar horizontal saat menyambangi IGTV.

Di lain sisi, sebagai kompetitor, mungkin IGTV masih harus mempertimbangkan soal durasi. Sebab YouTube masih bertahan dan jauh lebih menguntungkan bagi para kreator lantaran menjanjikan durasi mencapai 12 jam bagi para pengguna yang ingin mengunggah konten. Setiap pengguna yang sudah follow atau subscribe akun kreator tertentu akan mendapatkan notifikasi saat akun tersebut mengunggah video baru.

Karena baru dirilis, pihak Instagram menyatakan bahwa fitur IGTV belum akan dimonetisasi sehingga konten kreator tak akan mendapatkan bayaran dari Instagram maupun tak akan ada iklan di dalamnya. Namun Facebook, perusahaan pemilik Instagram punya ide lain. Kendati belum bisa dimonetisasi, mereka menyatakan bahwa pihaknya terus menambahkan cara khusus agar para kreator dapat memonetisasi video pada IGTV. Ancaman semakin nyata bagi YouTube tentunya. Dan bukan tak mungkin, mereka yang awalnya dikenal sebagai YouTuber kemudian merambah ke IGTV. Ya, kita lihat saja…

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Setelah Donat Mie, Kini Donug yang Berbahan Rempah dan Ayam Kembali Populer

Setelah Es Kepal Milo, lalu Donat Mie yang kemarin jadi list makanan yang banyak diburu orang. Baru-baru ini, ada lagi jenis makanan baru yang mendadak populer di kalangan para pecinta kuliner. Terlebih para netizen yang kerap mencari referensi makanan dari laman Instagram.

Sumber : www.instagram.com/ramayeux/

Yap, makanan tersebut adalah cronut. Salah satu jenis kuliner yang merupakan gabungan dari croissant dan donat yang diberi nama Donug. Makanan ini lahir dari olahan seorang pria asal Skotlandia bernama Crag Carrick. Crag menambahkan beberapa bahan yang berbeda pada olahan Donugnya. Dan hal itu pulalah yang membuat kreasinya berbeda. Ia menambahkan ayam dan campuran beberapa rempah untuk menyempurnakan rasa racikannya.

Sumber : www.instagram.com/sharktankau/

Mengutip dari Evening Standart, donug mulai viral ketika Crag dan sang istri memerkan hasil kreasi mereka di salah satu stasiun televisi di Australia. Cara pengolahannya pun terbilang cukup mudah, sebab kata Crag, dirinya hanya butuh mencampur adonan donat dengan ayam buras dan rempat-rempah. Kemudian melumuri adonan dengan tepung jagung serta roti, lalu menggorengnya.

Disajikan dengan berbagai macam bumbu, mulai dari kari Jepang, keju Dijon bechamel dan saus pedas. Konon berkat kreasi miliknya ini, Crag mendapatkan tawaran investasi yang cukup besar. Hem, kira-kira kamu tertarik tidak untuk mencoba membuat Donug ala Crag ini?

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Sebelum Menikah, Ini 7 Bagian Tubuh yang Harus Cewek Rawat!

Penampilan fisik adalah salah satu hal yang patut untuk dirawat. Seperti halnya bagi para cewek, sebelum kamu menikah, akan lebih baiknya kamu merawat 7 bagian tubuh ini dengan baik dan benar.

1. Kulit Luar

Kamu harus benar-benar menjaga kulit luarmu agar tetap lembap dan sehat. Kamu bisa menggunakan lulur atau mandi rempah dua kali dalam seminggu. Hal ini untuk membuat kulitmu lebih sehat dan juga bersinar.

2. Wajah

Wajah menjadi hal utama yang akan dipandang terlebih dulu di hari pernikahanmu nanti. Jadi usahakan agar wajahmu terawatt, tidak kusam dan berjerawat. Kamu harus membersihkan wajahmu secara rutin agar tidak ada banyak kotoran yang bersarang di pori-pori wajahmu dimana kotoran itu yang bisa menyebabkan wajah menjadi kusam dan berjerawat.

3. Rambut

Rambut adalah mahkota bagi seorang perempuan. Karenanya kamu harus menjaganya dengan baik. Jangan hanya mengandalkan shampoo untuk merawat rambutmu, kamu bisa menggunakan conditioner dan hair mask atau produk perawatan rambut lainnya.

4. Mulut

Kamu bisa melakukan perawatan mulut yang mencakup perawatan gigi dan bibir. Pasti kamu malu kan kalau nanti suamimu mencium bau nafas yang tak segar dari mulutmu? Jadi cobalah untuk melakukan perawatan ya.

Kamu juga bisa melakukan peeling terhadap bibirmu dengan menggunakan gula atau mengolesi bibirmu dengan madu untuk mengangkat sel kulit mati di bibir dan menjaga warna alami bibirmu.

5. Kuku

Kuku adalah bagian tubuh yang harus kamu jaga loh, girls. Kamu tentu nggak mau kan di hari pernikahanmu kukumu nampak menjijikkan? Ingat bahwa kamu perlu kuku yang cantik untuk menyalami para tamu yang datang di pernikahanmu. Meski kukumu akan dirias juga, tapi tetap saja, jika kondisi kuku tak maksimal, maka riasannya pun tak akan maksimal.

6. Payudara

Kamu harus merawat payudaramu. Tentu kamu tak ingin payudaramu terlihat kendur dan tak sehat saat sudah menikah nanti. Kamu bisa merawatnya dengan melakukan pijat payudara untuk membuat payudaramu lebih kencang.

7. Organ Intim

Kamu pun pasti setuju bahwa salah satu hal yang harus dijaga dalam kehidupan pernikahan adalah organ intim untuk berhubungan intim. Karenanya kamu perlu merawatnya dengan baik. Kamu bisa datang ke tempat perawatan organ intim wanita untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top