Feature

Bukan Tentang Cinta yang Tak Lagi Sama, Kadang Waktulah yang Memaksa Kita Untuk Berubah

“Kamu berubah, bukan lagi yang dulu aku kenal!”

Kata seorang perempuan pada kekasihnya lewat pesan singkat, hanya karena telat menjemputnya pulang. Barangkali kamu juga pernah berkata begitu pada si dia hanya karena merasa dirinya memang sudah tak lagi seperti awal kamu mengenalnya. Baiklah, ini memang bukanlah sesuatu yang salah. Karena mungkin memang begitulah yang kamu rasa.

Lalu yang menjadi pertanyaannya, benarkah ia memang berubah? Biasanya tidak! Kamu perlu tahu, jika hal yang sesungguhnya berubah bukanlah cintanya, bukan pula dirinya. Tapi situasilah yang memaksanya untuk berubah.

Berawal dari Saling Suka, Kamu dan Dia Akhirnya Memutuskan Untuk Bersama

Memiliki ketertarikan satu sama lain, jelas jadi alasan utama untuk kemudian merubah status menjadi berpacaran. Dia yang dulunya hanya berani memandangmu dari jauh, kita dengan mantap menggenggam tanganmu. Segala kekaguman yang dulunya hanya bisa dilantunkan dalam diam, kini mulai berkembang seiring dengan banyaknya kebersamaan.

Tak ada yang bisa menampik, kamu dan dia memang sedang berada pada titik yang nyaris sempurna. Menjalani hari dengan kebersamaan, dan mulai belajar memahami lebih dekat.

Sadar Jika Masing-masing Memiliki Mimpi, Awalnya Ini Tak Jadi Perkara yang Harus Memusingkan Hati

Nah, kamu perlu paham dan bisa membedakan manakah sikap yang memang berubah dengan perilaku yang memang terpaksa. Katakanlah tadinya dia bisa datang untuk mengantar dan menjemputmu pergi dan pulang kerja.

Namun karena kesibukan baru yang sedang dilakoninya ia terpaksa tak lagi bisa melakukan itu untukmu. Tanpa mau mencoba lebih memahami apa yang sedang dihadapinya, kamu lantas berpikir jika ia sudah berubah. Kalau sudah begini, siapa yang berubah? Kamu atau dirinya?

Kemudian Tanda-tanda Dari Mimpi yang Tampak tak Sejalan, Mulai Terlihat Hadir dalam Hubungan

Hari ini kita boleh saja berkata bahwa, ada beberapa mimpi yang memang terlihat sejalan. Tapi esok hari masih menjadi misteri, tak bisa kita terka, tak juga bisa ditebak akan kemana alurnya. Kamu dan dirinya boleh bilang saling cinta, namun perbedaan yang terjadi ditengah hubungan tak bisa dielakkan.

Kita memang sedang berjalan beriringan, tapi untuk isi pikiran ada saja yang datang tanpa diundang. Perbuatan-perbuatan kecil darinya yang tadinya dinilai biasa saja, bisa berubah jadi sesuatu yang tak lagi kita suka.

Ini jadi komponen lain yang mengundang tanya pada diri. Lalu siapakah yang sebenarnya berubah? Dia yang sudah tak lagi sama atau kamu yang sudah tak lagi bisa menerima semua tingkahnya?

Dimatamu, Berubah Artinya Tak Lagi Cinta Padahal Tak Selalu Demikian Adanya

Jangan fokus pada perubahannya yang mungkin tak kamu suka, cobalah untuk menengok hal itu dari sisi yang berbeda. Kini ia mungkin hanya bisa menemuimu seminggu sekali, bukan karena tak lagi bisa menyediakan waktu. Barangkali ada hal-hal yang memang juga harus dikerjakan, dan kadang tak sempat ia jelaskan.

Menyampaikan keluhan atas perubahannya jadi sesuatu yang wajar, tapi kamu juga perlu bijak dalam melihat. Yap, melihat ke arah manakah perubahan yang terjadi atasnya. Jika ternyata justru lebih baik, meski harus mengurangi waktu bersama. Rasanya sah-sah saja.

Dan Jangan Pula Jadikan Ia Sebagai Satu-satunya Tersangka, Sebab Boleh Jadi Kamu Juga Sudah Seperti Dirinya

Menjadikan ia sebagai pusat perhatian, bisa saja kamu juga sudah berbalik haluan. Benar memang ia sudah tak lagi semanis dulu, tak lagi mengirim kata-kata manis setiap waktu. Tapi lantas apakah itu bisa dijadikan patokan, jika dirinya sudah tak lagi sayang. Bagaimana jika sikapnya yang berubah, ternyata karena kita juga?

Begini, kamu boleh bersuara untuk segala bentuk ketidaksukaan tapi juga perlu ingat, bahwa kadang kala kita sendiri bisa jadi sebab mengapa pasangan berubah. Tapi jika memang perubahannya sudah merambat pada hal-hal yang memang tidak pada batas wajar. Cobalah untuk menanyakannya.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

3 Zodiak Ini Dikenal Sangat Serius dalam Menjalani Hidup

Sifat yang dimiliki setiap orang sudah jelas berbeda. Ada orang yang sangat santai dalam menjalani kehidupan. Sebaliknya juga ada orang dengan karakter perfeksionis yang sangat serius dalam menjalankan hidupnya. Berdasarkan zodiaknya, ini adalah 3 zodiak yang dikenal sangat seris dalam menjalani hidup, zodiakmu termasuk tidak?

1. Zodiak Virgo

Virgo terkenal sebagai zodiak yang sangat perfeksionis. Dia sangat serius dalam mengerjakan suatu hal dan dalam menjalani hidup. Dia selalu ingin segalanya berjalan dengan keinginannya. Selain itu, dia juga sosok yang selalu menghasilkan sesuatu yang rapi, logis dan bisa dipertanggungjawabkan.

2. Zodiak Pisces

Pisces termasuk zodiak yang serius dalam menjalani hidup. Dia sangat sensitif dan pendiam. Sosok yang penutup dan lebih nyaman dengan dirinya sendiri. Meskipun ada teman yang menyimpang, pisces bukan sosok yang mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitarnya.

3. Zodiak Scorpio

Yang terakhir adalah zodiak scorpio. Scorpio termasuk zodiak yang dikenal kaku dan tegas. Dia sangatlah misterius dan bagi orang yang belum mengenalnya, mungkin dia akan menganggap scorpio adalah sosok yang kasar. Tapi sebenarnya scorpio memiliki karakter yang baik dan hati yang lembut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Patung ‘Kelinci’ Jeff Koons Dilelang Rp 990 Miliar

Buah tangan dari Jeff Koons memang selalu berhasil menarik perhatian publik. Dan salah satunya, patung dari tahun 1986 yang baru-baru ini menarik perhatian adalah patung ‘kelinci’. Dan menariknya, patung tersebut akan dijadikan bahan lelang di Balai Lelang Christie’s New York dengan angka fantastis. Yakni sekitar Rp 707 miliar hingga Rp 990 miliar.

Diperkirakan, Karya Jeff Koons ini akan berpotens memecahkan rekor karya Koons sebelumnya di tahun 2013 dengan angka Rp 826 miliar. Angka tersebut untuk patung ‘Balloon Dog (Orange)’.

Alex Rotter mewakili Christie’s New York menagatakan jika, patung kelinci tersebut bakal mengguncang dunia seni.

“Bagi saya ‘kelinci’ adalah anti-Daud yang menandakan kematian patung tradisional. Serta menganggu media dengan cara yang sama dengan karya ‘Number 31’ ciptaan seniman Jackson Pollock dan kembali memikirkan apa itu gagasan melukis,” katanya.

Sebelumnya, patung tersebut dipamerkan untuk yang pertama kali pada tahun 1986. Selama tiga dekade belakangan, patungnya itu menjadi ikon seni kontemporer. Unutk jadwal pelelangannya sendiri, dijadwalkan pada 15 Mei di New York.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Respon Garin Nugroho Terhadap Petisi Tolak Film ‘Kucumbu Tubuh Indahku’

Sudah tayang sejak 18 April 2019 lalu, film “Kucumbu Tubuh Indahku” merupakan karya terbaru dari Garin Nugroho yang sebelum tayang secara reguler di Tanah Air. Film tersebut sudah dibawa melanggang buana ke beberapa festival film Internasional dan meraih banyak penghargaan.

Namun, rupanya “Kucumbu Tubuh Indahku” tak begitu bisa diterima di Indonesia. Terbukti dari munculnya petisi untuk menolak penayangan film tersebut di laman change.org. Rakhmi Mashita, sang pembuat petisi, menolak film “Kucumbu Tubuh Indahku” karena dianggap menyebarluaskan paham LGBT.

Sebuah film selain dibuat untuk menceritakan true story, seharusnya sebuah film bisa membawa efek positif bagi penontonnya, seperti menjadi inspirasi positif,kreatif,dan menambah wawasan yg bernilai positif jgJika film seperti ini diijinkan tayang dan disebarluaskan, kita mesti khawatir, bahwa generasi muda yg mengalami kesulitan menemukan jati diri akan mencontoh perilaku dalam film ini.”  tulis Rakhmi di website change.org. Hingga ini dituliskan dari target 5 ribu orang, sudah 3 ribu lebih orang yang ikut menandatangi petisi tersebut.

Menanggapi hadirnya petisi tersebut, Garin Nugroho buka suara. Ia memberikan pernyataan sebagai berikut:

“Petisi untuk tidak menonton film “Kucumbu Tubuh Indahku” lewat ajakan medsos, tanpa proses dan ruang dialog, bahkan tanpa menonton telah diviralkan di media sosial. Penghakiman massal lewat media sosial berkali terjadi pada karya seni dan pikiran atas keadilan. Gejala ini menunjukkan media sosial telah menjadi medium penghakiman massal tanpa proses keadilan, melahirkan anarkisme massal.

Bagi saya, anarkisme masa tanpa proses dialog ini akan mematikan daya pikir terbuka serta kualitas warga bangsa, memerosotkan daya kerja serta cipta yang penemuan warga bangsa, serta mengancam kehendak atas hidup bersama manusia untuk bebas dari berbagai bentuk diskriminasi dan kekerasan sebagai tiang utama demokrasi.

Lewat keprihatinan ini, saya ingin menyatakan keprihatinan terbesar atas gejala menjamurnya penghakiman massal tanpa proses dialog dan penegakan hukum berkeadilan. Bagi saya, kehendak atas keadilan dan kehendak untuk hidup bersama dalam keberagaman tanpa diskriminasi dan kekerasan tidak akan pernah mati dan dibungkam oleh apapun, baik senjata hingga anarkisme massal tanpa proses berkeadilan.” tutupnya.

Film “Kucumbu Tubuh Indahku” sendiri menceritakan kisah penari Lengger bernama Juno. Film produksi Fourcolours Films ini diperankan oleh Muhammad Khan, Sujiwo Tejo, Teuku Rifnu Wikana, Randy Pangalila, dan sederet artis peran pendukung.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top