Feature

Bukan Menikah, Tapi Inilah yang Harus Dicapai Perempuan Setelah usia 25

Memasuki usia seperempat abab, beberapa perempuan mungkin sudah memiliki anak tapi sebagian yang lain justru masih mengalami krisis kepercayaan diri. Mulai dari belum mapan, hingga mengalami berbagai macam kegagalan dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Bagi perempuan, usia ini bisa dibilang adalah gerbang pembuka untuk berproses, berkarya sebebasnya, dan bisa mengekspresikan diri sesuai keinginan hatinya.

Walau harus diakui pula, tolok ukur kesuksesan setiap perempuan berbeda-beda. Itulah mengapa, tak perlu menghiraukan atau mendengar bagaimana orang menilaimu. Jalani saja hidup  yang dimiliki, sembari terus belajar dan lakukan hal-hal ini.

Berdamailah dengan Dirimu Sendiri

Perjalanan cerita hidup yang sudah kau alami, tentu memberimu berbagai macam pelajaran. Di usia ini, perempuan mungkin sedang mengalami ragam pahit manisnya kehidupan yang sesungguhnya. Mulai dari perihal keluarga, pendidikan, karir hingga hubungan asmara yang masih belum jelas arahnya. Tak semua yang kamu inginkan berjalan mulus tanpa hambatan, ada beberapa titik yang membuatmu ingin menyerah, mengangkat tangan tanda kekalahan. Tapi, bukankah itu adalah sesuatu yang wajar?

Kita adalah manusia biasa, bisa berhasil bisa juga kalah. Jatuh dan bangun itu adalah perkara biasa. jadi cobalah untuk  berlapang dada menerima itu semua. Tak ada yang perlu terus ditangisi, jatuh satu kali kita bisa bangkit berkali-kali,

Lakukan Perjalanan, Bahagiakan Diri dengan Uang yang Kau Hasilkan

Sebelum nanti sah menjadi seorang istri, jika memang akan menikah dalam waktu dekat. melakukan perjalanan sendirian adalah sesuatu yang perlu kamu jalani. Perjalanan ini akan membantumu membuka wawasan, melihat dunia lebih luas dan belajar banyak hal dari orang-orang yang kau temukan. Di sana kau akan melihat ragam budaya, perbedaan sikap setiap orang, dan pengalaman baru yang mungkin sebelumnya tak pernah kau dapatkan.

Mandiri Secara Finansial Agar Kelak Tak Selalu Bergantung pada Pasangan

Akan menjadi ibu rumah tangga atau tidak, perempuan perlu yang namanya mandiri secara finansial. Dirimu perlu paham, bagaimana kelak jika sudah menikah, kebutuhan akan kehidupan akan bertambah banyak. Selain mendapat penghidupan dari pasangan, tak ada salahnya juga kamu punya income yang tetap dipegang.

Cari tahu bagaimana cara untuk bisa mewujudkan keinginanmu dengan kerja keras sendiri. Selain bisa menghidupi diri sendiri tanpa kekurangan, perempuan yang mandiri secara finansial adalah calon istri yang baik. Sebab kamu bisa membantu suami untuk mendatangkan penghasilan atas kehidupan keluargamu kelak.

Bukan Tentang Berapa Jumlah Teman, Tapi Tetap Menjalin Hubungan dengan Mereka yang Mau Bertahan

Kalau harus dibeberkan, pertemanan yang terjadi antara perempuan, seringkali dibumbui drama yang tak berguna. Tapi memasuki usia 25-an, kamu akan semakin sadar jika hubungan pertemanan yang demikian adalah sesuatu yang sebaiknya ditinggalkan. Tak peduli temanmu akan menjadi sedikit atau hanya beberapa orang saja, berada dalam lingkup yang sehat serta bisa mendukungmu ke ranah yang lebih positif jauh lebih baik daripada punya teman banyak tapi tak ada yang berdampak.

Serta Perhatikan Gaya Hidup, Jauhi Hal-hal yang Tak Menyehatkan

Mulai hari ini, berjanjilah pada dirimu jika kamu akan lebih banyak olahraga. Mengurangi tidur  larut  malam, tak lagi mau makanan, makanan dan minum cepat saji, serta berjanji untuk selalu istirahat dan tidur yang cukup. Sebab dirimu bukan lagi anak remaja, seiring dengan bertambahnya usia pola makanan dan gaya hidup jadi faktor penting yang harus selalu dijaga.

Karena biar bagaimana pun, kamu tentu tak mau kan jika masa tuamu kelak akan dilalui dengan sakit-sakitan?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Adela Resmi Layangkan Gugatan Cerai pada Sang Suami

Kabar tak megenakkan, baru-baru ini datang dari pelantun lagu ‘All I Ask”, Adele. Yap, belum lama ini, ia mengumumkan perpisahannya dengan sang suami, Simon Konecki. Dan kini, penyanyi perempuan berusia 31 tahun tersebut secara resmi melayangkan gugatan cerai pada suaminya.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh oleh pihak Adele melalui sebuah pernyataan yang dikutip dari E! News, Jumat (13/9), dimana Adele menggugat cerai Simon setelah 8 tahun, dan memutuskan akan merawat anak mereka, Angelo, bersama-sama.

“Mereka berkomitmen untuk membesarkan Angelo bersama dengan penuh cinta,” ungkapnya sang sumber.

Akan tetapi, hingga ini dituliskan, baik Adele maupun Simon Konecki masih belum angkat bicara terkait kabar gugatan cerai mereka tersebut.

Sebelumnya, Ryan Tedder, vokalis OneRepublic sekaligus sahabat dekat Adele, mengungkap kabar sang musisi setelah memutuskan untuk berpisah. Ia menyebut Adele tengah merasa kesulitan karena perceraian, namun keadaannya baik-baik saja.

“Perceraian memang sangat membuatnya kesulitan. Tapi sekarang dia baik-baik saja,” ujar Ryan beberapa waktu sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lelaki yang Hina BJ Habibie di Sosmed, Ternyata Mengidap Gangguan Jiwa

Kepergian Presiden ke-3, BJ Habibie jadi luka mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, saat semua orang sedang berduka, seorang lelaki didatangi polisi karena melakukan ujaran kebencian atas meninggalnya BJ Habibie. Akan tetapi, setelah diinterogasi, ternyata laki-laki tersebut mengalami gangguan jiwa.

“Kami sudah lakukan interogasi terhadap seorang diduga pelaku ujaran kebencian saat mengomentari wafatnya Bapak BJ Habibie lewat media sosial,” kata Kasat Reskrim Polres OKU Timur, AKP M Ikang saat dikonfirmasi, Jumat (13/9/2019) dilansir dari detiknews.com. 

Lebih lanjut, Ikang mengarakan jika, pelaku adalah BA (16) warga Desa Petanggan, Belitang, OKU Timur. Dan dari intogasi polisi, BA mengakui jika dirinya memang telah berkomentar pedas di media sosial.

“Pelaku mengakui perbuatannya, tetapi orang tuanya mengaku anaknya dalam kondisi gangguan jiwa. Dia baru pulang berobat dari Ernaldi Bahar Palembang (rumah sakit jiwa) dan dirawat selama 40 hari,” kata Ikang.

Saat ini, lanjut Ikang, BA tengah dirawat jalan. Hal ini dibuktikan dengan adanya surat keterangan dari rumah sakit dan obat yang masih dikonsumsi aktif oleh BA.

“Semua ada, ada obat-obatan, ada surat berobat jalan. Kalau diinterogasi dia diam, lupa dan kemarin didampingi juga sama keluarganya,” jelas Ikang.

Melihat kondiri BA yang memang menderita gangguan jiwa, polisi hanya melakukan interogasi dan tidak melakukan penahanan. Namun, Polisi juga meminta keluarga untuk melakukan pengawasan terhadap BA.

Sebelumnya, sebagai infromasi, pelaku mengomentari sebuah postingan atas wafatnya BJ Habibie di media sosial. Ia berkomentar ‘Mampus lo keparat cuihh‘ yang kemudian memacing emosi warganet di Instagram.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Di Malaysia, 409 Sekolah Ditutup Sementara Karena Kabut Asap dari Indonesia

Dampak dari kabut kiriman yang diterima oleh beberapa wilayah di Malaysia dari Indonesia, Pemerintah Malaysia dikabarkan terpaksa harus menutup 409 sekolah di negara bagian Sarawak. Konon, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan 8di Indonesia tersebut sudah mengepung wilayah di perbatasan tersebut.

Kementerian Pendidikan Malaysia mengumumkan bahwa mereka menutup 409 sekolah di sembilan distrik pada awal pekan ini yang berdampak pada 157.479 siswa. Sebagaimana dilansir Malay Mail, Padawan menjadi distrik yang terkena dampak paling parah, yang mengakibatkan 101 sekolah harus ditutup.

Di sisi lain, distrik yang terkena dampak kabut asap dengan populasi siswa terbanyak adalah Kuching, di mana 60.509 pelajar berdiam. Dan tak hanya itu saja, pemerintah negeri jiran tersebut juga menutup 53 sekolah di Betong, juga 44 sekolah di Bau, dan 30 sekolah Lubok Antu.

Selanjutnya, di wilayah Samarahan, ada tiga sekolah dengan 3.411 pelajar, sementara Serian memiliki 20 sekolah yang menampung 2.230 siswa. Sebanyak 9.828 siswa di 41 sekolah Sri Aman, dan 3.895 pelajar di 30 sekolah di Lundu juga terpaksa libur akibat kabut asap ini.

Dilansir dari laman CNNIndonesia, Pusat Meteorologi Khusus Asean (ASMC) menyatakan bahwa kabut asap akan terus mengepul di semenanjung Malaya dan Sarawak barat jika kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan tak kunjung padam.

Akan tetapi, sebelumnya, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, Siti Nurbaya Bakar, mengatakan bahwa asap karhutla itu juga berasal dari wilayah Malaysia sendiri, seperti Sarawak dan Semenanjung Malaya.

Hasil pemantauan satelit oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memang menunjukkan pada 6 sampai 7 September, terjadi peningkatan jumlah titik api di Malaysia (Serawak dan Semenanjung Malaysia) yakni dari 1.038 titik menjadi 1.423 titik.

Siti juga menganggap asap karhutla di Indonesia tidak mungkin sampai ke Negeri Jiran, lantaran arah angin tidak berembus ke arah negara tersebut.

Menteri Energi, Teknologi, Lingkungan Hidup, dan Perubahan Iklim Malaysia, Yeo Bee Yin, pun melansir data dari ASMC yang menunjukkan jumlah titik api terbaru di Kalimantan sebanyak 474 dan Sumatera sebesar 387. Sementara itu, titik api di Malaysia tercatat hanya tujuh.

*Featured Image : Antarafoto

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top