Tips

Meski Begitu Menggoda, Ketika Berbuka Puasa Sebisa Mungkin Hindari Jenis Makanan Dan Minuman Ini

Yang biasanya makan tiga kali sehari, berubah menjadi dua kali sehari. Yang biasanya bisa minum sampai kembung, berubah tidak minum selama 13 jam. Perubahan kebiasaan seperti itu sudah pasti dirasakan waktu kita menjalani puasa. Tidak heran kalau rasa lemas dan kantuk akan lebih mudah menguasai tubuh saat kamu sedang menjalani puasa. Kemungkinan untuk sakit ataupun terlalu lemas bisa sangat terjadi pada saat menjalani puasa. Bukan karena tidak makan dan minum untuk waktu yang lama, ternyata beberapa jenis makanan dan minuman bisa menjadi penyebab kenapa selama puasa kamu menjadi lemas bahkan sakit.

Buka puasa yang dicari gorengan, ternyata ini bisa bikin kamu sakit

Begitu adzan magrib berkumandanga, gorengan jadi cemilan yang paling dicari banyak orang sebelum makan makanan berat. Rasanya yang gurih memanjakan lidah yang sudah beberapa jam menahan rasa lapar. Tapi ternyata kandungan lemak dan minyak yang berlebihan bisa bikin badan lesu ketika berpuasa di siang harinya. Selain itu, lemak yang berlebihan bisa mengganggu pencernaan dan akhirnya bikin sakit perut.

Kamu yang makan menu kaya gini juga cenderung cepat haus pada saat nanti puasa. Belum lagi kamu yang punya riwayat radang tenggorokan, makan gorengan bisa memicu penyakitmu kambuh. Konsumsi gorengan (makanan yang digoreng), dicerna dengan enzim lipase di mulut tidak selesai lalu ke lambung, ke usus halus, berat kerjanya. Makanya sebaiknya konsumsi makanan yang digoreng pindah saat makan malam. lebih baik konsumsi kurma pada saat berbuka, karena kandungan karbohidrat yang dimiliki termasuk tinggi, sebagian besar berasal dari gula alami seperti fruktosa, glukosa, dan sukrosa membuat energi yang hilang bisa cepat pulih.

Makan banyak tidak buat kamu kuat puasa, justru bisa bikin sebaliknya

Sudah menahan lapar dan haus selama sekitar 13 jam, dan cacing-cacing sudah pada demo. Kamu memutuskan untuk ‘balas dendam’ dengan makan sebanyak-banyaknya pada saat buka puasa. Dan karena kamu tidak mau lemas saat puasa, kamu memutuskan untuk sahur juga dengan porsi yang banyak. Nampaknya akan berhasil dan membuat lancar jika hal itu dilakukan.

Saat kamu fokus di banyaknya porsi bukan kualitas yang kamu makan, itu tidak membantu puasamu berjalan dengan lancar. Dengan porsi yang berlebih hanya akan membuat asam lambungmu semakin meningkat dan kamu jadi sakit perut. Daripada berpikiran untuk makan banyak, lebih baik kamu fokus dengan makanan yang kaya dengan kandungan protein, karbohidrat kompleks, buah, dan sayuran. Dengan begitu tidak perlu makan banyak puasamu tetap bisa lancar.

Hapus bayangan segarnya buka puasa dengan minuman soda dan berkafein diwaktu dingin, itu bisa buat kamu sakit

Iklan yang berseliweran menjelang berbuka, menyajikan kesegaran minuman yang dingin dan mengandung kafein dan soda memang sangat menggiurkan. Membayangkan akan langsung menghilangkan rasa haus selama puasa, kamu punya niatan untuk minuman dengan kedua jenis itu. Kadar gula yang sangat tinggi dan juga memicu produksi gas berlebihan membuat minuman bersoda tidak baik jika dikonsumsi pada saat berbuka puasa.

Dan juga minuman yang berkafein jika sering di minum pada saat buka puasa dan sahur, akan menyebabkan pengeluaran urine yang banyak pada saat siang hari. Hal itu bisa menyebabkan kamu menjadi dehidrasi pada saat siang. Akibatnya kamu bisa lebih lemas menjalani puasanya. Hindari juga mengkonsumsi minuman dingin pada saat berbuka, karena kondisi lambung yang kosong selama puasa hanya akan membuat perutmu terasa keram dan nyeri apabila langsung minum dengan minuman dingin.

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Kata Annisa Munaf : Sehat dan Langsing Itu Bukan Hanya Perkara Diet Makanan, Ini Alasannya!

Menjaga gaya hidup tetap sehat adalah salah satu investasi yang berharga untuk masa depan. Karenanya selagi masih muda, kamu harus membiasakan untuk hidup sehat. Terlebih untuk para cewek yang masih berpikir bahwa sehat dan langsing hanya soal diet makanan, lebih baik berpikirlah lebih jeli lagi. Coba baca dengan teliti cerita dari seorang instruktur zumba, Annisa Munaf, ini.

1. Awal Mula Annisa Memutuskan untuk Menjadi Instruktur Zumba

Annisa dulunya suka menari dan kakak sepupunya yang merupakan instruktur Zumba perempuan pertama di Indonesia mengajaknya untuk ambil sertifikasi agar punya teman. Saat itu usia Annisa masih 17 tahun dan mencoba memberanikan diri untuk ikut training dan ambil license jadi instruktur. Kebetulan setelah Annisa lulus, sepupunya buka studio, disitulah awal Annisa mulai full ngajar zumba.

2. Apakah dalam Zumba ada Level-levelnya?

Untuk zumba sebenarnya ngga ada levelnya sendiri, lebih condong pada varian saja. Seperti zumba toning, zumba kids, zumba gold dan sebagainya.

3. Olahraga Apa Saja yang Ditekuni oleh Annisa

Saat ini, Annisa tengah mengembangkan juga latihan U-Jam di Indonesia. Sebenarnya basicnya nggak jauh beda dengan zumba. Kalau Zumba lebih ke Latin, gerakannya fun dan easy to follow sedangkan U-Jam lebih ke hiphop. Dan sejauh ini Annisa adalah instruktur pertama U-Jam di Indonesia.

4. Yang Paling Efektif Membakar Kalori, Antara Zumba dan U-Jam

Zumba sangat efektif untuk membakar kalori. Sedangkan U-Jam termasuk efektif baik untuk membakar kalori ataupun membentuk tubuh.

5. Perubahan yang Paling Nampak Setelah Rutin Olahraga

Dulunya Annisa termasuk cewek yang cenderung kurus. Tapi sekarang setidaknya tubuh jadi lebih terbentuk karena sering workout.

6. Saran untuk Generasi Muda yang Ingin Memulai Olahraga

Pada salah satu wawancara, Annisa berpesan untuk “Always start from yourself. Jangan ikut-ikutan orang lain. Just follow your heart and intuition. If you think health is important, then tell yourself that you need to start to do it, with or without friends.” Pesan itu diungkapkan Annisa karena dia menganggap bahwa saat ini banyak orang yang mau olahraga kalau ada temannya, akhirnya cuma jadi wacana saja.

7. Olahraga yang Ideal

Untuk pemula, mungkin bisa dilakukan satu atau dua kali seminggu dengan durasi 30-45 menit. Olahraga bisa dilakukan dengan jenis olahraga apapun, seperti lari, berenang, yoga, atau olahraga lainnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Jangan Ceroboh dalam Menggunakan Softlens Jika Tak Ingin Matamu Terserang Bakteri Ganas

Saat ini banyak perempuan yang rela melakukan apa saja demi mempercantik penampilannya. Salah satunya adalah dengan menggunakan softlens. Ya tujuannya sih untuk membuat matanya lebih indah dan menarik saat dipandang.

Tapi sebelum kamu memutuskan untuk menggunakan softlens, usahakan kamu memang memakai softlens dengan kualitas yang baik dan saat kamu memakainya, kondisi tangan dalam keadaan yang streril. Jika kamu ceroboh, dampaknya bisa sangat buruk, yaitu terjangkitnya matamu oleh bakteri berbahaya.

Ada Kisah yang Dialami oleh Seorang Perempuan, Yaitu @tisusilo yang Terserang Bakteri Ganas pada Mata Kirinya

Beberapa waktu lalu, perempuan ini mengakui kecerobohannya dan membagikan pengalamannya di laman istagramnya dengan mengunggah foto yang menunjukkan keadaan matanya saat itu. Dia mengaku kurang hati-hati dalam menggunakan softlens dan kurang menjaga higienitas mata. Sepertinya, Mbak Tisusilo ini juga kerap menggunakan softlens dalam kesehariannya sebelum terserang oleh bakteri ganas ini. Dokter yang menangani kasus ini mengatakan bahwa keadaan tersebut sangat sulit untuk disembuhkan dan kemungkinan besar mata bak Tisusilo tidak akan bisa melihat lagi.

Ketahui Dahulu Kondisi Matamu Sebelum Menggunakan Softlens

Jangan asal dalam menggunakan softlens. Kamu harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang lebih tahu masalah kesehatan matamu. Hal ini karena sebenarnya tidak semua mata orang cocok untuk menggunakan softlens. Ada beberapa jenis mata yang bisa alergi dengan bahan yang terkandung dalam softlens itu sendiri. Jadi hati-hati ya girls.

Jangan Tergiur dengan Softlens Murah, Utamakan Kualitas di Atas Segalanya

Saat ini memang abnyak dijual softlens dengan harga yang sangat terjangkau. Bahkan pilihannya pun ada beragam. Namun jangan mudah tergiur ya. Belum tentu softlens yang banyak dijual di pasaran dengan harga murah itu memiliki kualitas yang bagus.

Sebelum Memasang Softlens ke Matamu, Jangan Lupa Cuci Tangan Terlebih Dahulu

Jaga kebersihan tanganmu ya. Usahakan untuk membersihkan tanganmu dulu sebelum memasang maupun melepas softlens dari matamu. Pastikan juga kukumu tidak panjang, karena kuku yang panjang seringkali dijadikan sarang kuman.

Pahami Dulu Cara Pemakaian Softlens yang Benar

Jangan lupa sikap disiplin, dan jangan teledor. Kamu harus paham bagaiamana cara penggunaan softlens yang benar. Lebih baik kamu konsultasikan dengan doktermu. Jika ada yang tidak kamu ketahui langsunglah bertanya untuk menghindari hal yang tidak kamu inginkan nantinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Bahaya yang Muncul Jika Kamu Memaksa Tubuhmu Bekerja Lebih dari 8 Jam Sehari

Bekerja memang perlu, namun jangan sampai kamu mengabaikan kesehatan ya. Kesehatan lebih mahal dibanding apapun. Jadi sayangi dirimu sendiri dengan tak memaksakan tubuhmu untuk bekerja lebih dari 8 jam dalam sehari. Kalau kamu tetap melakukannya, kamu bisa rasakan sendiri bahaya ini.

1. Nyeri Punggung

Hampir seharian beraktivitas bisa membuat punggungmu lelah loh. Apalagi jika pekerjaanmu menuntutmu untuk berada di depan komputer dalam waktu yang cukup lama. Bisa dipastikan punggung akan jadi korbannya. Hal ini karena adanya tekanan sebanyak 30 persen lebih besar yang dibebankan pada punggung saat kita hanya duduk di depan komputer.

2. Radang Sendi

Pekerjaan yang menuntutmu untuk melakukan banyak meeting tentu akan membuatmu harus duduk selama berjam-jam. Jika kamu tidak mengimbanginya dengan peregangan, risikonya adalah area sendimu bisa kaku hingga mengakibatkan radang sendi.

3. Sistem Imun Menurun

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Scott Cohen, staf University of Surrey, bekerja lebih dari 8 jam perhari bisa menyebabkan sistem imun menurun. Hal ini karena tubuh terkena paparan faktor luar seperti bakteri, debu, serta kotoran yang bisa menyerang kekebalan tubuh.

4. Obesitas

Jika kamu berpikir banyak bekerja bisa membuatmu kurus, jawabannya tentu salah besar. Faktanya, para ahli kesehatan mengungkapkan bahwa di era modern ini, orang yang bekerja cenderung melakukan gaya hidup yang tak sehat, baik dari segi pemilihan makanan maupun jarangnya berolahraga. Akibatnya, risiko terkena obesitas pun semakin besar.

5. Gangguan Jantung

Jika pekerjaan yang kamu jalani menuntutmu untuk bekerja lebih dari 8 jam sehari, kamu harus lebih memperhatikan kesehatanmu. Hal ini karena terlalu banyak duduk ternyata bisa meningkatkan risiko penyumbatan jantung karena tekanan darah dan kolesterol yang terlalu tinggi. Jadi jangan lupa mengimbanginya dengan berolahraga ya, minimal satu kali dalam seminggu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top