Feature

Bukan Karena Tak Punya Teman, Tapi Bepergian Sendiri Kadang Lebih Menyenangkan

Selama masih hidup di bumi, akan selalu ada orang yang turut serta mencampuri urusan pribadi. Termasuk pilihan untuk bepergian seorang diri. Mulai dianggap sedang kesepian, tak punya kerjaan hingga dikira tak punya teman Upaya untuk membuat orang lain paham, memang tak mudah. Akan tetapi jika masih saja ada orang yang bertannya, mengapa kita bepergian tanpa teman. Barangkali ini akan menjawab pertanyaan mereka.

Sebab Tak Semua Hal Mesti Dilakukan Bersama dengan Teman

Keseruan pergi bersama teman, tentu tak bisa ditampik lagi. Obrolan-obrolan yang tercipta jadi memori khusus yang tak akan kita dapatkan jika pergi sendirian. Tapi bukan berarti perjalanan ini tak akan seru. Meski katamu akan terkesan bak orang kesepian, tapi percayalah ini akan jauh lebih menyenangkan. Ada atmosfer yang berbeda, jika kamu akan melakukannya tanpa orang yang kamu kenal. Berjalan sendiri dan memiliki banyak waktu untuk bisa saling sapa dengan orang baru. Kesepian yang katanya kamu rasakan hanyalah sebuah kesan, sebab yang sesungguhnya adalah pengalaman baru yang belum tentu kamu dapat jika pergi bergerombol.

Lagi pula Pergi Bersama Teman, Jadi Sesuatu yang Menguras Kesabaran

Meski sudah direncakan jauh-jauh hari, selalu ada kemungkinan bahwa janji bepergian akan dibatalkan sepihak oleh yang lain. Yap, tak hanya dibuat menunggu, keinginan bepergian bersama teman memang selalu lebih rumit dari yang kita bayangkan. Kamu mungkin tak apa menginap di losmen kecil nan sederhana, tapi belum tentu bagi yang lainnya. Percayalah jika setiap orang memiliki pemikiran dan pemahaman yang berbeda-beda. Ada hal yang tadinya bisa diselesaikan tanpa butuh waktu lama, justru jadi sesuatu yang mengulur waktu jika pergi bersama-sama. Pengalaman-pengalaman seperti ini tak ayal membuat diri kecewa, jadi tak heran jika nanti akhirnya kita memilih pergi sendiri saja. Setidaknya ada banyak waktu yang justru bisa kita manfaatkan, tanpa harus berdebat menentukan pilihan.

Sendiri Membuat Pikiran Lebih Jernih, Tak Perlu Ada Distraksi

Suatu waktu ada sebuah tempat yang justru baru kita tahu, padahal saban hari tempat tersebut selalu dilalui. Dan benar memang, bepergian memberikan kita waktu untuk lebih memperhatikan sesuatu lebih baik, lebih detail dan lebih terfokus. Sebab tak ada orang yang akan meminta pendapatmu, kamu berhak memperhatikan apa saja yang kamu mau. Bukan ingin berkata jika teman jadi sesuatu yang menganggu di setiap perjalanan, namun biar bagaimana pun ada hal-hal yang kadang tak kita harapkan justru terjadi karena pergi bersama teman. Pertemanan yang ada bukan berarti akan selesai begitu saja, hanya karena kita memilih pergi sendiri dulu. Sebab ini sudah jadi keputusan, dan sebagai teman yang baik harusnya mereka bisa menghargai.

Tak Perlu Berencana Jauh-jauh Hari Dulu, Kita Bisa Pergi Kapan pun 

Bepergian sendiri kadang-kadang jadi sesuatu yang bersifat dadakan. Ya, sebab tak ada pihak lain yang harus diminta pendapat. Kita adalah satu-satunya orang yang berhak untuk bertanya kapan dan di mana akan menghabiskan waktu. Ini adalah logika paling masuk akal yang seharusnya orang lain pahami. Sebab belajar dari beberapa kasus gagal pergi sebelumnya, ada beberapa kejadian yang tak bisa dilakukan itu karena seorang teman. Namun jika harus bepergian sendiri, kamu jelas bebas untuk menentukan. Ke mana kakimu akan melangkah, hingga benda apa saja yang akan kamu bawa.

Ini Akan Jadi Pengalaman Seru, Karena Berhasil Melakoni Hal-hal Baru

Pergi berdua atau bergerombol barangkali sudah menjadi hal yang bias, maka pilihan untuk pergi sendiri mungkin akan jadi jawaban. Selama kegiatan ini memang bisa dilakukan seorang diri, lantas apa salahnya jika harus dilakukan sendiri? Tentu tak salah. Dari perjalanan ini, ada banyak hal baru yang akan kita dapatkan. Bertemu orang baru, lebih memperhatikan sekeliling hingga menambah wawasan. Tak perlu risaukan mereka yang masih mencibir kegiatanmu. Pelan-pelan jika kamu nanti akan pulang dengan cerita menakjubkan, mereka akan paham, apa yang sebenarnya membuatmu bepergian seorang diri.

Pergi Sendiri Adalah Teknik Mengisi Energi, Ada Kekuatan Baru dari Menikmati Hari Tanpa Ada yang Menganggu

Tarolah ini jadi sebuah meditasi untuk hidup yang lebih baik lagi. Tanpa ada gangguan dari siap-siapa, dan tak perlu berkompromi akan ke mana. Kita bisa melangkah kemanapun kaki melangkah. Perjalanan ini memberikan kita hak penuh akan kebebasan pribadi. Mulai dari destinasi hingga kendaraan dan tempat makan yang akan dikunjungi. Tak ada sekat yang menjadi batasan, karena semua yang dilakukan sudah menjadi pilhan. Sepanjang perjalanan, kamu pasti akan merasakan aliran energi baru yang mampu mengganti  semangat yang telah layu.

Langkah Ini Sudah Jadi Pilihan, Untuk Apa Dengarkan Kata Orang

Dan benar memang, dari berbagai macam alasan yang kita punya untuk menjelaskan kepada mereka yang kerap bertanya. Poin ini jadi penutup yang akan menjelaskan tanpa bertele-tele. Pikirkan ini dalam hatimu, jika pergi sendiri adalah pilihan hatimu dan juga tak membuat repot orang. Kenapa masih harus pikirkan kata orang? Tutup telingamu dengan lagu-lagu kesukaanmu, mulailah berjalan kemanapun kamu mau. Hingga nanti pulang dengan cerita dan pengalaman baru.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sering Merasa Sedih? Cobalah Lakukan Hal Ini Agar Hidupmu Lebih Bahagia Lagi

Ternyata, hal paling membahagiakan seseorang adalah ketika ia berhasil memecahkan sebuah persoalan dan bisa memahami semua keinginan yang ia inginkan. Namun untuk bisa mendapatkan itu semua, tentu tak akan mudah. Ada beberapa hal yang perlu dirubah, ditingkatkan dan ditambah dalam porsi yang lebih besar.

Ini bisa jadi susah, tapi bisa juga terasa mudah. Tergantung bagaimana kamu menilainya dan bertindak untuk menjadikannya nyata. Kira-kira apa saja ya?

Jangan Menunda-nunda, Kerjakan Apa yang Memang Harus Diselesaikan

Begini, kamu tidak akan bisa berjalan atau merasa bahagia. Jika hingga saat ini, kamu masih bingung untuk menentukan tujuan dan masih kerap menunda pekerjaan atau kegiatan.

Seorang penulis bernama Marilyn Vos Savant menyarankan kita untuk membuat daftar dari setiap tugas kecil yang harus dilakukan dalam sehari kemudian kamu bisa melakukannya  satu demi satu. Jangan sampai ada yang kelewatan ya. Hal tersebut juga bisa diterapkan untuk tugas mingguan dan bulanan lho.

Langkah ini hanya sederhana, karena kamu hanya cukup menyelesaikan apa yang memang jadi tanggung jawabmu sendiri. Tapi, yakinlah jika itu akan membuatmu lebih mudah untuk merasa bahagia.  

Tetapkan Tujuan dan Fokuslah Pada Apa yang Sedang Kamu Kerjakan

Pikirkan apa yang telah kamu capai mulai dari titik permulaan hingga sekarang ini. Kemudian belajarlah, untuk menghargai setiap proses yang akan kamu lakukan untuk pencapaianmu. Jika hal itu sudah berhasil kamu capai. Hal selanjutnya adalah melatih diri untuk bisa tetap fokus pada apa yang tadi sudah ditetapkan.

Kalau memang dirasa perlu, cobalah buat pengingat kecil yang bisa kamu lihat setiap saat. Dengan begitu, setiap kali kamu merasa lupa atau bimmbang, ada gambaran yang akan membantumu untuk tetap fokus pada tujuan.

Ubah Pandangan yang Selama Ini Kau Yakini, ‘Dari Mendapatkan Menjadi Memberikan’

Sebuah pepatah dari Wayne Dyer mengutarakan, “Ketika Anda mengubah cara Anda melihat sesuatu, hal-hal yang Anda lihat akan berubah.”

Ini mungkin akan sedikit susah dirubah, apalagi jika selama ini yang kita jadikan ukuran kebahagian adalah ketika kita mendapatkan. Bergeser dari yang selama ini dipercayai, kamu perlu untuk merubah cara pandang yang akan memberikan kebahagian.

Titik ini akan membuat kamu termotivasi melakukan hal lain yang bertujuan membuat bahagia orang lain. Bukan sekedar membuat dirimu bahagia saja. Tapi anehnya, meski yang kau lakukan bukanlah untuk dirimu sendiri. Ada hal lain yang justru membuatmu lebih bahagia dari yang selama ini kamu jalani.

Rubah dan Tetapkan Kebiasaan untuk Konsistensi yang Lebih Bisa Dipegang

Dari semua sumber bahagia, konsistensi untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan hati selalu jadi kunci untuk bisa lebih bahagia lagi. Kita butuh konsistensi dan pengulangan atas sesuatu hal. Karena ketika kita sudah berhasil untuk melakukan hal tersebut secara berulang dan konsisten. Ini akan membantu otak kita mudah beradaptasi akan runitinitas baru lain.

Selanjutnya keberhasilan kita untuk bisa tetap berpegang teguh pada rutinitas yang sudah dijadikan kebiasaan. Jadi hal lain yang selanjutnya akan melahirkan rasa bahagia dalam kegiatan yang kita jalankan.

Perbanyak Bersyukur dan Belajar untuk Lebih Fokus pada Lingkunganmu

Mereka yang menghabiskan waktu bersamamu akan mengubah hidupmu menjadi lebih baik, maka senantiasa tebarkanlah hal-hal positif disekitar orang-orang yang mendukungmu. Serta jangan lupa pula untuk berterimakasih atas kehidupan yang selama ini kamu dapatkan. Orang-orang baik yang ada di dekatmu, dan semua hal yang selama ini sudah ada dalam hidupmu.

Rasa syukur atas penerimaan diri atas apa yang dimiliki dalam kehidupan akan mendatangkan energi positif yang mampu membuatmu bahagia. Walau sebenarnya apa yang kau miliki adalah hal-hal sederhana.

Setiap Kali Hampir Menyerah, Visualisasikan Masa Depan Impianmu

Berita suka dan bahagia kerap datang tanpa diminta. Hari ini kita mungkin sedang berada pada tingkat bahagia yang tetinggi. Tapi esok hari bisa saja kita merasakan sedih yang paling bawah. Untuk bisa mengembalikan semangat yang hilang. Mari uraikan lagi gambaran masa depan yang kamu inginkan.

Buatlah bayangan, akan seperti apa hidupmu dalam 3 atau 5 tahun ke depan. Masih tetap menjadi dirimu yang sekarang, atau ingin jadi sosok yang lebih besar? Dari pertanyaan-pertanyaan seperti ini, secara tak langsung kamu akan terdorong untuk melakuka apa saja demi mewujudkannya.

Dan Ambil Lebih Banyak Tindakan dari Semua Hal yang Sudah Kamu Rencanakan

“Talk Less do More”

Simpan semua omong kosong yang hanya bisa terdengar menyenangkan telinga. Mari ganti dengan sebuah tindakan nyata yang bisa merubah hidup kita. Karena selain membuat diri bahagia, satu tindakan tentu jauh lebih berarti jika dibandingkan dengan semua hal-hal yang selama ini hanya kamu bicarakan tanpa dibuktikan.

Pakailah waktu untuk membuat diri bahagia, dan mewujudkan semua mimpi yang selama ini sudah ada dalam kepala.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Terlalu Lama Menjomblo, Membuat Kamu Kian Dekat dengan Hal-hal Ini!

“Sudah terlalu lama sendiri, sudah terlalu lama aku asyik sendiri”

Mungkin lirik lagu tersebut sangat cocok untukmu yang sudah lama menghabiskan waktumu seorang diri. Terlalu lama menjomblo ternyata juga tak baik loh untukmu. Terlebih jika akhirnya kamu sudah benar-benar terbiasa dan asyik dengan kesendirianmu itu. Bahkan nih, dari  hasil beberapa penelitian. Sendiri kelamaan, bisa memicu kematian. Untuk itulah, kamu disarankan segera mencari pacar.

Akan tetapi, sebelum beranjak untuk menebarkan pesonamu. Kami ingin mengajakmu menyadari beberapa hal yang selama ini kamu alami. Iya, kamu alami selama sendiri tanpa kekasih.

1. Merasa Kaku Saat Berkenalan dengan Orang Baru

Karena kamu sudah terlalu lama sendiri, akhirnya kamu pun tak terbiasa dengan kehadiran orang baru dalam kehidupanmu. Kamu pun akan terkesan canggung saat bertemu dengan orang baru. Akhirnya akan sulit untuk orang lain mendekat padamu karena tidak nyaman dengan sikap canggungmu itu.

Bukan tak mau membuka diri, hanya saja ada sedikit keraguan yang masih menghiasi pikiran. Semacam pertanyaan kurang percaya diri, karena sudah lama menyendiri.

2. Banyak Temanmu yang Akhirnya Menyerah untuk Mencarikanmu Pendamping

Temanmu pun ingin melihatmu memiliki pendamping. Mereka berusaha mengenalkanmu dengan kenalannya dengan maksud siapa tahu dia bisa cocok denganmu. Namun karena sikapmu yang cenderung cuek, akhirnya teman-temanmu pun menyerah untuk mencarikanmu pendamping. Bahkan setelah upaya  yang mereka perbuat, tak sedikit pula yang akhirnya merasa kesal padamu.

“Lu maunya pacar yang kaya gimana sih?” 

Sering mendengar kalimat ini? Ya, kadang kamu merasa terharu pada teman-teman yang sibuk mencarikanmu pacar baru. Namun juga sering merasa lucu, kenapa mereka sesibuk itu. Karena bisa jadi kamu sendiri masih menunggu dan tak mau terburu-buru.

3. Padahal Kamu Merasa Bahwa Cinta Bukanlah Hal yang Penting untuk Dipikirkan

Kondisi kesendirianmu yang sudah terlalu lama akhirnya juga memengaruhi pola pikirmu pada makna cinta itu sendiri. Kamu mulai merasa bahwa cinta bukanlah suatu hal penting untuk kamu pikirkan. Ada hal penting lain yang harus lebih dulu kamu dahulukan dibandingkan hanya untuk sebuah cinta. Dan barangkali inilah sebabnya, mengapa kamu masih betah sendiri sampai sekarang.

4. Bisa Jadi, Kamu Merasa Jauh Lebih Baik Saat Sendiri

  

Bisa dibilang kamu sudah cukup nyaman dengan kesendirianmu. Kamu justru tak tertarik meskipun melihat banyak temanmu yang selalu bersama dengan pasangannya. Kamu cenderung asyik dengan duniamu sendiri. Menikmati hobi dan belajar hal baru lebih banyak lagi. Selalu  jadi sesuatu yang lebih menyenangkan daripada harus buru-buru mencari pacar. Walau pada beberapa orang, ini hanyalah sebuah alasan atas ketidakmampuan. Upss…

5. Kamu Sudah Kebal dengan Komentar dan Pertanyaan Orang Terkait Status Single-mu

Mungkin di awal kamu sempat memikirkannya. Namun karena kamu sudah cukup lama sendiri dan menikmati kesendirian itu, akhirnya kamu pun mulai kebal dengan banyaknya komentar dan pertanyaan orang lain terkait dengan statusmu yang masih saja sendiri sampai saat ini.

Jadi pertanyaan semacam “Sendiri mulu, berduanya kapan?”, tak lagi jadi sesuatu yang menyinggung perasaan. Ini lebih terdengar jadi sebuah basa-basi dalam membuka obrolan. Ya, walau kadang-kadang ada juga yang merasa jadi beban. Tergantung bagaimana kamu menyikapinya.

6. Setiap Kali Ada yang Mendekati, Ada Serangkaian Cerita yang Sudah Kamu Persiapkan

Padahal kamu belum tahu pasti. Namun saat ada orang yang mendekatimu kamu akan dilanda kecemasan dan kepanikan. Kamu mulai berpikir keras akan tujuannya mendekatimu, ingin sekedar bermain-main atau benar-benar ingin serius. Hingga akhhirnya, ketakutakan dan kekhawatiran itu membawamu pada keputusan, akan hal-hal yang ingin dilakukan.

Kamu mulai berandai-andai, jika si dia nanti akan melakukan sesuatu apa yang perlu kamu persiapkan untuk merespon tindakannya itu. Sering membuatmu cemas tak karuan, tapi setidaknya kamu merasa tenang jika ada sesuatu yang sudah dipersiapkan.

7. Kamu Menciptakan Tembok yang Semakin Tinggi Karena Keinginanmu untuk Melindungi Diri

Tujuanmu memang ingin melindungi dirimu. Namun tanpa kamu sadari, lambat laun justru tembok yang kamu bangun untuk berlindung semakin tinggi. Akhirnya akan sulit untuk seseorang bisa mejangkau tempatmu berada. Nah, untuk yang satu ini tak selalu sepenuhnya salah. Biar bagaimanapun ini adalah upaya perlindungan untuk diri sendiri.

Dengan kata lain, kamu bisa lebih memilah orang-orang seperti apa yang nanti akan berada di dekatmu. Sehingga patah hati atau disakiti yang dulu pernah terjadi, tak akan terulang kembali. Nah, dari beberapa hal yang tadi sudah dijelaskan. Mana yang saat ini sedang kamu rasakan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Kamu Harus Jaga Perempuanmu Baik-baik, Jika Dia Memiliki 7 Kriteria Ini

Urusan memilih pasangan hidup bukanlah hal yang bisa dijadikan sebuah permainan. Kamu harus jeli dalam menentukan siapa yang akan kamu pilih untuk menjadi pendampingmu sampai ajal menjemputmu kelak. Kamu butuh perempuan terbaik, bukan yang sempurna, tapi yang bisa menyempurnakanmu. Kamu patut menjaga perempuanmu baik-baik saat kamu menemukan 7 kriteria ini dalam dirinya. Dia patut kamu perjuangkan.

1. Dia Menginspirasimu Menjadi Sosok yang Lebih Baik

Tak banyak perempuan yang bisa menginspirasimu untuk menjadi sosok yang lebih baik dari sebelumnya. Saat kamu menemukan perempuan hebat seperti ini, maka kamu harus terus memperjuangkannya. Dia adalah sosok yang bisa membuat hidupmu terasa lebih sempurna.

2. Dia Bukan Sosok yang Pencemburu

Cemburu memang perlu. Namun cemburu yang berlebihan tentu tak baik untuk kelangsungan sebuah hubungan. Saat kamu menemukan perempuan yang memiliki tingkat kecemburuan yang tak berlebihan, jagalah dia baik-baik. Saat kamu melepaskannya, mungkin kamu akan sulit menemukan sosok yang sepertinya lagi.

3. Dengannya, Kamu Menjadi Tertantang untuk Meningkatkan Kemampuanmu

Melihat sosoknya yang luar biasa membuatmu seolah tertantang untuk bisa meningkatkan kemampuan yang kamu miliki. Hubungan yang kamu jalani dengannya membuatmu menjadi orang yang lebih keras dalam berusaha dan memiliki keberanian lebih untuk menghadapi tantangan yang leboh besar di depan sana.

4. Dia Selalu Berusaha Bersamamu di Tengah Kesibukannya

Kamu tahu dia orang yang sangat sibuk. Dia memiliki ambisi yang besar untuk meraih apa yang menjadi impiannya. Namun meski dia orang yang hampir tak punya waktu bahkan untuk dirinya sendiri, dia tetap berusaha meluangkan waktunya bersamamu. Bisa diartikan bahwa kamu memang orang yang berarti untuknya.

5. Dia Sosok yang Jujur dan Apa Adanya

Tak pernah ada sedikitpun hal yang berusaha dia tutupi darimu. Apa yang dia rasakan dan alami selalu diceritakannya padamu. Kamu pun tak pernah mendapati kebohongan dalam perkataan maupun perbuatannya.

6. Dia Memiliki Empati yang Cukup Besar

Seorang tanpa empati tentu sangat menyedihkan. Namun dia yang tengah bersamamu adalah sosok perempuan dengan empati yang cukup besar. Kamu perlu mempertahankan dan menjaganya dengan baik. Dia orang yang patut untuk menjadi pendamping terbaikmu.

7. Emosinya Sangat Terkontrol

Dia bukan sosok yang mudah meledak-ledak dalam hal emosi. Kamu tentu tak ingin bersama dengan orang yang bahkan untuk mengontrol emosinya sendiri dia tak mampu bukan?Untuk itu saat kamu menemukan perempuan dengan emosi yang terkontrol, kamu patut untuk mempertahankannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top