Feature

Bukan Karena Cinta, Lantas Pasrah Disiksa

Tania, tentu bukan nama aslinya. Bercerita tentang kisah cintanya dengan sang kekasih. Tahun ini harusnya tahun ketiga hubungan mereka, tapi mendadak ada luka yang ia terima. Kekasihnya berubah, tak lagi jadi laki-laki yang dulu ia kenal. Suka marah-marah, membatalkan janji seenaknya, bahkan beberapa kali mendaratkan tamparan pada pipinya. Dengan atas nama cinta, Ia bilang masih akan tetap bertahan memperjuangkan hubungannya. Sembari berharap si kekasih akan berubah.

Tapi, apakah sang kekasih memang akan berubah atau justru semakin parah?

Pada beberapa kasus, baik perempuan atau laki-laki yang merasa cinta mati. Kerap kali dibutakan matanya, oleh rasa yang katanya lahir dari ketulusan. Bertahan mati-matian, meski sebenarnya ia sudah disiksa habis-habisan oleh sang pasangan. Tak hanya sekedar kekerasan fisik yang mungkin diterima, siksaan batin pun kadang jadi sesuatu yang lebih mengerikan. Jika sudah seperti ini, haruskah kita terus bertahan?

Cinta Itu Tentang Dua Orang, Bukan Hanya Kamu Saja

Beberapa orang mungkin berubah, jadi pahlawan super diawal hubungan lalu mendadak jadi monster menyeramkan saat sudah jadi pacar. Tak ada yang salah dengan ini semua, toh kita tak bisa memaksa bagaiamana seseorang akan bersikap pada kita, sekalipun itu adalah pasangan kita.

Selanjutnya, bagaimana kita dalam menanggapi perubahan-perubahan sikapnya adalah jalan yang kan menentukan. Apakah kita akan tetap dalam kubangan hubungan menyeramkan, atau bisa bebas dan berjalan untuk hidup yang lebih menyenangkan. Jika semua upaya untuk memperbaiki hubungan hanya datang darimu saja, itu artinya ia sudah tak lagi peduli. Sebab tak ada lagi cinta di hati.

Lantas untuk apa terus menerus menunggunya berubah, jika dari sikapnya saja sudah bisa dibaca kalau dia memang sudah tak cinta. Rasa yang berat sebelah, hanya akan membuatmu merana.

Silahkan Buktikan Cintamu, Tapi Jangan Bodoh Hanya Karena Pacarmu

Entah karena merasa pernah berbuat salah lantas ingin menebusnya atau sekedar ingin menunjukkan rasa. Apa saja kadang diperbuat, demi cinta yan katanya adalah dasar dari hubungan. Sah-sah saja memang, kau akan berbuat apa saja. Bahkan jika kamu ingin menyerahkan nyawa, tentu tak akan ada yang melarangnya. Kamu sudah dewasa, pastilah tahu mana yang baik dan benar.

Lebih dari itu semua, sebelum melangkah untuk berbuat sesuatu yang katamu adalah cinta. Cobalah pikirkan lagi, apakah ia memang pantas menerima pengorbananmu ini? Apalagi jika ternyata selama ini, ia hanya jadi orang yang ingin dicintai tanpa tahu caranya berterimakasih.

Memilah-milah semua hal itu perlu, agar kamu tak terjebak dalam pemahaman yang palsu. Berpikir bahwa apa yang kamu lakukan sudah benar, padahal dirimu hanya diperalat oleh sang pacar.

Benar dan Salah Itu Perkara Biasa, Tapi Melakukan Kekerasan Bukanlah Sesuatu yang Bisa Diterima Begitu Saja

Konon pertengkaran dan semua perdebatan, haruslah ada untuk terus mendukung kelanggengan hubungan. Untuk itu, dengan alasan apapun tak ada yang berhak memukul atau melakukan kekerasan terhadap pacar. Meski itu dipicu oleh kesalahan yang mungkin kita lakukan.

Sebagai dua orang yang konon sudah berkomitmen dan mengikat diri untuk saling mencintai. Mengintroveksi diri harusnya jadi sesuatu yang dilakoni setiap kali ada perdebatan yang terjadi. Karena bagaimanapun caranya emosi tak akan pernah jadi jalan keluarnya. Maka jika pacarmu mulai berani melakukan perbuatan yang mengakibatkan sakit pada tubuh. Kamu berhak melawannya, jangan berdiam diri saja.

Hubungan Itu Tentang Dua Orang, Jika yang Berjuang Hanya Dirimu Saja Tak Perlulah Diperpanjang

Sebagaimana awal pertemuan, mengikrarkan diri untuk berpacaran, tentulah harus dilakukan oleh dua orang. Pun begitulah seharusnya yang juga akan dilakukan, oleh kamu dan si dia selama menjalin hubungan. Tapi sebaliknya, ketika kamu sudah susah payah berjuang untuk terus menerus jadi yang terbaik. Ia masih berkutat dengan segala macam perilaku buruknya, yang juga menyakiti hatimu.

Dari titik ini harusnya kamu bisa belajar, bagaimana ia sebenarya sudah tak lagi sayang. Sebeb, jangankan untuk memperlakukanmu baik. Berbuat hal yang sama dengan kau lakukan saja ia tak mau. Lantas, untuk apa terus menerus memberikan cintamu pada orang seperti itu?

Demi Dia Kau Rela Berbuat Apa Saja, Tapi Perasaanmu Tak Pernah Ia Jaga

Dari sekian banyak permintaannya, tak ada satupun yang tak pernah kau ikuti. Sekalipun itu akan mengorbankan kebahagian dan perasaanmu. Fokus utamamu adalah memberikan segala hal yang kau mampu. Baik jika ternyata itu juga melakukan hal serupa. Berusaha untuk membuatmu bahagia, dengan segala kemampuan yang memang ia bisa.

Sialnya, itu hanyalah angan-angan belaka. Seolah jadi Paduka atau Putri Raja, ia menempatkan diri sebagai sosok yang harus dilayanani. Sedang kamu bertugas sebagai pesuruh yang harus selalu siap untuk memenuhi kebutuhan majikanmu.

Yap, tak seperti dua orang yang saling cinta. Kamu dan dirinya lebih mirip, seorang pesuruh dan pemilik tahta. Ia bertugas untuk memerintahmu, sedang kamu jadi seseorang yang selalu sigap untuk melakukan apa saja yang diperintahkan padamu. Itu yang namanya cinta?

Kau Boleh Saja Menyebutnya Sebagai Bentuk Sayang, Namun Menjadi Bodoh Bukanlah Bagian dari Cinta Kawan!

Bukan tak percaya pada kekuatan cinta yang katanya bisa membuat orang berubah. Karena biar bagaimanapun, sesuatu yang menjadikanmu sebagai pihak yang bodoh karena mau saja diperalat oleh kekasihmu. Bukanlah hal yang patut disebut sebagai cinta. Entah karena inisiatifmu sendiri, atau karena permintaan darinya yang kau sebut kekasih. Berbagai macam perbuatan yang kau lakukan, selalu digadang-gadang jadi bentuk lain dari sayang.

Dengar, cinta yang baik pastilah menguatkanmu. Membuatmu jadi pribadi yang baru, membentukmu jadi seseorang yang lebih baik dari sebelumnya. Bukan malah merusak hidupmu. Mematahkan semangatmu, hingga menjadikanmu sebagai babu atas semua keinginan semu.

Sekalipun Ia Berjanji Akan Berubah Setelah Berbuat Salah, Selalu Ada Kemungkinan Jika Ia Akan Mengulanginya

Setelah pertengkaran hebat yang sering terjadi akhir-akhir ini, Tania memang bercerita kekasihnya pastilah turut serta menangis dan menyesali perbuatannya. Tapi, memar di pipi Tania tetapkan akan jadi luka, membekas dan sulit untuk dilupa.

Serupa dengan itu, janji-jani manis yang mungkin diucapkan kekasihmu tentang perbuatan buruk yang katanya tak akan lagi diulangi. Bisa jadi hanyalah bualan untuk menenangkan situasi. Menjeratmu untuk terus tinggal, dan berharap bahwa semuanya akan berjalan seperti sedia kala.

Meski nyatanya itu adalah sesuatu yang mustahil terjadi lagi. Tak ada yang bisa menjamin memang seseorang pacar tak akan menjores luka, begitu pula dengan dia yang selalu menyiksamu dari semua perbuatannya. Hari ini ia bisa bergaya bak kucing manis yang manja, esoknya ia bisa saja jadi harimau ganas yang bisa menghilangkan nyawa dalam hitungan detik saja.

Silahkan jatuh cinta, tapi jangan pernah pasrah ketika hubunganmu mulai terasa menyiksa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

5 Bantahan Terhadap Argumentasi Konyol Penolak Vaksin MR

Kamu termasuk yang mana, pendukung vaksin MR atau mereka yang menolak? Yup, dalam satu bulan terakhir dunia maya dibuat berisik soal urusan Vaksin MR ini. Tak percaya? Google bahkan menangkap kenaikan hingga lebih 1000 persen perbicangan soal ini. Penyebabnya apa? Tak lain karena menguatnya debat antara para pendukung vaksin dan mereka yang anti vaksin tadi.

Masing-masing punya argumen. Tapi ini soal kesehatan yang sudah selayaknya tak dijadikan bahan debat apalagi cuma jadi penghias gadget dan linimasa semata. Karena Vaksin MR itu diperlukan untuk menghindari penyakit Rubella yang bisa menyebabkan cacat bisu, tuli, kebutaan, kelainan jantung dan komplikasi lainnya.

Sementara Campak pada anak-anak gejalanya kesannya ringan tapi komplikasinya yang berbahaya bisa diare berat, menyerang sistem syaraf, kejang-kejang dan mungkin kebutaan dan kematian.

Mengerikan bukan? Lantas kenapa masih saja ada yang menolak vaksin MR ini? Karena mereka punya alasan yang sesungguhnya sudah bantahannya.

Rubella Dibilang Bisa Disembuhkan Menggunakan Obat Alami Dan Herbal, Faktanya?

Sebetulnya mereka yang anti vaksin itu bukan berarti gagah berani dan merasa tak mungkin anaknya terkena penyakit rubella dan campak. Tapi mereka berani tidak ikut vaksin karena merasa bahwa anaknya tidak akan terkena penyakit itu selama kesehatannya dijaga. Dan kalaupun terkena bisa disembuhkan dengan menggunakan obat-obatan herbal macam madu atau jintan hitam

Padahal faktanya penyakit Rubella itu disebabkan oleh virus yang bisa menular jika korban dalam kondisi seperti apa pun. Dan fatalnya mereka yang sudah terkena penyakit ini tidak ada obatnya. Pernyataan ini bukan asal comot karena dokter dan mereka yang fokus dibidang medislah yang menyatakan ini.

Bahkan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek juga menegaskan hal ini bahwa penyakit campak (measels) dan rubella bila sudah terkena anak-anak akan mematikan. Menggunakan vaksin adalah satu-satunya cara untuk menghindari kedua penyakit tersebut. Kalau sekelas Menteri kesehatan saja sudah menyatakan seperti ini lantas kenapa kita yang tak punya pendidikan kesehatan masih berani mengambil kesimpulan sendiri?

“Saya mengingatkan kalau terkena penyakit ini tidak ada pengobatannya. Kita hanya mencoba meningkatkan supaya gejala berkurang,” ujar Nila.

Belum Bersertifikat Halal, Bukan Berarti Lantas Haram

Nah ini yang bikin ramai kemarin. Vaksin MR dikabarkan haram dan tidak boleh digunakan oleh mereka yang muslim. Padahal informasi tepatnya, vaksin MR ini sertifikasinya sedang dalam proses pengurusan.

Analogi sederhananya begini. Ketika kita membeli mie ayam atau ketoprak yang lewat di depan rumah, pernahkah kita mencap makanan tersebut haram karena tidak ada sertifikat halalnya? Kenapa kita bisa tenang saja dan tak mempermasalahkan makanan tersebut? Kalau untuk perkara yang lebih ringan saja kita bisa melihatnya secara jernih, kenapa pulak untuk urusan mendesak macam vaksin MR kita begitu ngotot?

Apalagi urusan vaksin MR ini sebetulnya sudah tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018 yang memutuskan bahwa Vaksin MR produksi Serum Institute of India (SII) diperbolehkan untuk imunisasi. Kalau sudah ada fatwa berhukum Mubah dari para ulama macam ini, kenapa masih harus ragu lagi?

Paling Konyol Adalah Tuduhan Vaksin MR Dibuat Dari Darah Pelacur

Mungkin ini tuduhan paling gila dan brutal. Disebarkan isu bahwa vaksin MR ini dibuat dari campuran darah pelacur dan darah para penjahat. Jelas ini tuduhan yang begitu sesat. Karena vaksin MR ini merupakan produk kesehatan yang harus melalui uji yang ketat. Proses berisiko seperti menggunakan darah apalagi darah pelacur dan penjahat jelas tidak mungkin dilakukan.

Vaksin MR yang digunakan di Indonesia sudah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Jadi, vaksinasi MR aman dilakukan. Vaksin ini pun nyatanya telah digunakan di lebih dari 141 negara dunia. Apa iya 141 negara itu akan diam saja kalau vaksin MR dibuat asal-asalan seperti tuduhan itu?

Efek Samping Vaksin MR Hanya Minor Dan Nyaris Tidak Dirasakan

Salah satu alasan orang tua menolak anaknya di vaksin MR adalah karena adanya isu bahwa vaksin ini bisa menyebabkan autisme pada anak. Padahal hingga saat ini tidak ada studi yang membenarkan isu tersebut.

Sementara yang benar, umumnya vaksin MR tidak memiliki efek samping yang berarti. Sekalipun ada, efek samping yang ditimbulkan cenderung umum dan ringan, seperti demam, ruam kulit, atau nyeri di bagian kulit bekas suntikan. Ini merupakan reaksi yang normal dan akan menghilang dalam waktu 2-3 hari.

Tak Bisa Egois Soal Vaksin MR, Karena Mereka Yang Tak Divaksin Bisa Menularkan

Seringnya mereka yang menolak vaksin beralasan bahwa ikut tidaknya vaksinasi adalah urusan ranah pribadi. Masalahnya untuk urusan penyakit macam campak dan rubella ini, pencegahannya hanya bisa dilakukan secara bersamaan.

Ambil contoh misalnya jika anak kita sudah divaksin, maka dia tidak akan terkena penyakit tersebut. Masalahnya jika sekelilingnya tidak divaksin, jika nanti anak kita memiliki keturunan bisa jadi tertular di dalam kandungan oleh orang lain yang tidak divaksin.

Jadi kalau masih ngotot tak mau ikut vaksinasi rasanya tepat idiom yang tersebar selama ini. Tak masalah kamu tidak mau ikut vaksin, tapi silahkan mengasingkan diri jauh-jauh dan jangan tinggal dekat kami yang memilih untuk ikut vaksinasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Kalimat Ini Menjadi Tanda Bahwa Lelakimu Sudah Bosan Denganmu

Rasa bosan dalam hubungan pasti ada. Namun kunci utama dalam mempertahankan hubungan tersebut tergantung bagaimana cara setiap pasangan mengahdapi kebosanan itu. Ada yang bosan namun tetap bertahan, ada juga yang bosan lantas meninggalkan. Untuk para perempuan, kamu perlu jeli untuk memahami tanda-tanda yang pasanganmu tunjukkan. Kalau dia memang sudah bosan.

Selain untuk jaga-jaga agar tak terlalu cinta, kalau nanti dirinya benar-benar meninggalkanmu kamu tak terlalu merasa nelangsa.

1. “Aku Sedang Malas, Kapan-kapan Saja”

Jika kamu mencoba mengajak dia melakukan hal yang dia sukai lantas dia menjawab bahwa dia sedang malas, itu bisa jadi karena dia tengah bosan. Lebih baik kamu biarkan dia sendiri dulu. Setidaknya ini bisa memberinya ketenangan sementara waktu. Nah, kalau memang kebosanannya hanyalah sementara ia akan kembali lagi bertanya pada dirimu. Namun, kalau ini hanyalah alasan untuk menghindar bertemu denganmu, bisa jadi ia tak memang juga sudah bosan dengan dirimu.

2. “Ya Sudahlah, Terserah Kamu”

Kata terserah adalah salah satu kata dengan seribu arti. Hati-hati, kalimat ini bisa menjadi tanda bahwa pasanganmu memang sudah bosan dan malas berhadapan denganmu. Bisa jadi ia memang sudah tak lagi peduli tentang apa yang kamu inginkan, hingga ingin pergi darimu tapi masih segan. Untuk itulah ia selalu bersikap mengabaikanmu.

3. “Terus Maumu Apa?”

Laki-laki juga bisa menunjukkan keagresifannya saat sedang bosan. Misalnya dia mulai malas berdebat dan malas bertemu denganmu. Akhirnya dia akan menyatakan pernyataan yang menyerahkan semua keputusan kepadamu. Terkesan ingin bertanya apa maumu, yang ia maksud bisa jadi “aku tak lagi peduli padamu”

4. “Mending Jangan Ganggu Aku Dulu Sekarang”

Tuh kan, biasanya dia akan marah jika kamu dan dia tak bertemu. Namun saat ini keadaannya berbeda. Dia malah tak mau diganggu. Ini sinyal kuat bahwa memang dia sudah bosan kepadamu. Bersikap acuh tak acuh pada hubungan, bahkan bertemu kamu tak lagi jadi hal yang perlu dilakukan. Cobalah ingat-ingat lagi, jika ini memang bukanlah sikap aslinya kamu patut curiga.

5. “Aku Tidak Tahu dan Tak Mau Tahu”

Selain marah, tanda seorang laki-laki sudah bosan denganmu adalah dia sudah tak mau tahu apapun tentangmu. Dia sudah merasa muak dengan keadaannya saat itu. Entah karena memang sudah tak lagi ada cinta, atau memang sedari awal dia memang tak pernah benar-benar suka padamu. Nah, jangan berdiam diri terlalu lama. Kamu berhak untuk memutuskan pergi sekarang, atau merasa lelah lebih lama.

6. “Aku Sedang Sibuk”

Sesibuk apapun seorang laki-laki, dia tak akan mengatakan dia sedang sibuk kepada pasangannya. Dia akan berusaha untuk menjaga komunikasi denganmu. Jadi jika dia mengatakan dia sibuk, kamu bisa menarik kesimpulan bahwa dia memang bosan denganmu. Dari sini kamu bisa paham, bahwa dirimu bukanlah seseorang yang perlu diutamakan dalam hidupnya.

7. “Lain Kali Kamu Pergi Sendiri Saja”

Apapun kondisi seorang laki-laki, dia tak akan membiarkanmu pergi sendirian. Jika dia sudah membiarkanmu bahkan menyuruhmu pergi sendiri saja, bisa diartikan dia tak mau menemanimu lagi. Tak lagi mau tahu bagaimana keselatamanmu jika pergi sendiri, lalu untuk apa kamu bertahan dengan lelaki seperti ini? sudahlah lupakan saja dia!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Urutan Memakai Make Up yang Kerap Diabaikan oleh Para Perempuan

Saat ini, make up layaknya sebuah hal yang tak terpisahkan dari kehidupan perempuan. Bagi kamu yang masih pemula dalam hal berdandan, mungkin kamu sedikit bingung tentang urutan memakai make up yang benar. Sesungguhnya, hal ini tak hanya terjadi pada para pemula, mereka yang sudah sering berdandan pun kerap mengabaikan urutan ini. Nah, agar kamu tak keliru ada beberapa tahap dalam make-up yang perlu kamu lakukan agar tak salah.

1. Mengoleskan Foundation Secara Merata pada Wajah

Make up dasar yang harus kamu gunakan pertama kali adalah alas bedak atau foundation. Jika kamu sudah jadi seorang yang handal, kamu bisa menggunakan primer terlebih dahulu sebelum menggunakan foundation dan menyempurnakannya dengan concealer untuk menutup noda di wajahmu.

2. Menaburkan Bedak pada Wajah

Bedak akan menghilangkan kesan kusam di wajahmu. Ada baiknya kamu menggunakan bedak tabur jika kamu memiliki kulit wajah yang berjerawat. Ini akan jadi salah satu yang berpengaruh untuk penampilan. Sebab jika ada beberapa jerawat yang masih terlihat, wajahmu kan terlihat kurang enak di pandang.

3. Menggunakan Pensil Alis

Selanjutnya kamu bisa menggunakan pensil alis untuk membentuk alis sesuai dengan yang kamu inginkan. Terlebih untuk kamu yang memiliki alis tipis, kamu bisa mempertegasnya dengan menggunakan pensil alis. Bentuk alis sesuai dengan garis yang kamu suka. Tak perlu terlalu tebar ya..

4. Menggunakan Eyeshadow

Sebelum kamu menggunakan eyeshadow, kamu bisa menggunakan primer terlebih dahulu agar make up mu tak mudah luntur. Setelah itu kamu bisa mulai memoleskan eyeshadow dengan warna yang kamu inginkan. Sesuaikan dengan warna baju atau aoutfitmu. Jangan sampai eyeshadowmu lebih cetar daripada dia yang menikah.

5. Menggunakan Eyeliner, Usahakan Memilih yang Berbentuk Pensil Bukan Cair

Jika kamu adalah pemula , kamu bisa memilih eyeliner pensil agar kamu bisa lebih mudah dalam mengaplikasikannya. Hal ini karena eyeliner cair cenderung lebih sulit digunakan jika kamu belum termasuk orang yang ahli dalam memakai eyeliner.

6. Mengunakan Maskara pada Bulu Mata

Setelah kamu memakai eyeliner, kamu bisa memperindah matamu dengan maskara. Maskara berfungsi untuk membuat bulu matamu lebih lentik, lebih panjang dan lebih lebat.

7. Menggunakan Blush On

Sumber : yooutube

Untuk membuat tampilan pipi yang merah merona dan segar dilihat, kamu bisa menambahkan blush on di pipimu. Cukup menggunakannya secara tipis-tipis saja untuk membuat kesan natural.

8. Menggunakan Lipstik

Yang terakhir adalah menggunakan lipstik. Usahakan untuk memilih lipstik yang warnanya cocok dengan jenis kulitmu. Hal ini agar tampilan riasanmu terlihat lebih menyatu dengan jati dirimu sendiri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Jawaban Ilmiah Tentang, Apakah Perempuan Bisa Hamil Tanpa Seks?

Apakah kamu pernah mendengar perihal perempuan yang bisa hamil bahkan tanpa berhubungan seks sekalipun? Banyak cerita yang membenarkan hal tersebut namun pada kenyataannya alasan mereka salah kaprah. Nah buat kamu yang masih bingung apakah perempuan memang bisa hamil meski tanpa melakukan hubunga seks, ini jawabannya.

Perempuan Memang Bisa Hamil Tanpa Seks Penetrasi Vagina, Tapi…

Benar memang jika perempuan bisa hamil tanpa adanya seks penetrasi vagina, namun ada beberapa hal yang perlu diluruskan. Kemungkinan perempuan bisa hamil tanpa penetrasi vagina sangatlah kecil. Lantas bagaimana bisa perempuan hamil tanpa adanya ejakulasi di dalam vagina?

Sel Reproduksi Laki-laki Memiliki Jumlah Mencapai 20 Juta dalam 1 Mililiter Air Mani

Sperma memang bisa bertahan selama beberapa menit di udara bebas, namun hal ini juga bergantung pada dimana sperma jatuh. Air mani bisa bertahan cukup lama jika berada di kulit selangkangan atau belahan pantat. Air mani akan lebih cepat mati jika jatuh ke lantai, air dingin terlebih jika jumlahnya besar seperti di kolam dan semacamnya.

Bukan Hal yang Mustahil Sperma Bisa Masuk ke dalam Vagina Jika Berada Dekat dengan Vulva atau Lubang Vagina

Jika kamu sudah paham tentang sperma, selanjutnya kamu bisa mulai memahami tentang apa saja yang mungkin bisa menyebabkan kehamilan perempuan tanpa adanya penetrasi vagina. Hal ini juga diakibatkan oleh sperma yang bisa saja masuk dalam vagina jika keberadaannya ada di dekat vulva atau lubang vagina.

Kemungkinan Perempuan Bisa Hamil dengan Adanya Ejakulasi di Atas atau di Dekat Vulva-nya

Meski tak ada ejakulasi di dalam vagina, namun ejakulasi di atas atau di dekat vulva memiliki peluang untuk membuat perempuan hamil. Hal ini karena air mani yang tumpah di atas mulut vagina memiliki kemungkinan untuk teroles bahkan bergerak masuk ke dalam saluran vagina.

Peluang Lain Bisa Terjadi Jika Sisa Air Mani Segar di Jari atau Benda Lain di Gosokkan di Bibir Vagina atau Dimasukkan ke Dalamnya

Sperma yang menempel di jari maupun benda lain lantas digosokkan di bibir vagina atau di masukkan ke dalamnya memiliki peluang untuk membuat perempuan hamil. Jadi meskipun memakai alat kontrasepsi, peluang hamil tetap ada meski tak benar-benar melakukan hubungan seks penetrasi vagina.

Semakin Dekat Sperma dengan Vulva Maka Semakin Tinggi Peluang Perempuan untuk Hamil Meski Tak Ada Penetrasi Vagina

Jika ada sperma yang tumpah di telapak kakimu, tentu kemungkinan untuk hamil hampir tak ada. Karena semakin jauh posisi sperma dari vulva, maka semakin kecil peluang untuk hamil. Sebaliknya, semakin dekat sperma dengan vulva, maka peluang hamil pun akan lebih besar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top