Feature

Bukan Cuma Makanan, Sepatu Pun Bisa Kadaluwarsa

Sepatu fungsinya bukan semata alas kaki saja. Sebagian orang bahkan menempatkan sepatu sebagai salah satu aset penting demi menunjang penampilan. Karenanya, bukan hal yang mengherankan lagi kalau melihat seseorang rela merogoh kocek dalam-dalam hanya demi sebuah sepatu. Namun sepatu tetaplah sepatu, sama halnya dengan benda yang lain, semahal dan sebaik apa pun, sepatu tetap punya jangka waktu pemakaian.

Memang ada sepatu dengan merek tertentu yang dikenal awet, tapi bukan berarti dia tak bisa rusak. Seperti makanan, sepatu pun punya masa kadaluwarsa. Namun masa kadaluwarsa tak melulu ditentukan apabila sepatu sudah rusak parah. Justru sebelum hal itu terjadi, biasanya saat itulah datangnya masa kadaluwarsa sepatu. Mengganti sepatu saat sudah kadaluwarsa adalah hal wajib. Alasannya bukan cuma soal penampilan, tapi juga demi kesehatan kakimu.

Sepatu Fungsinya untuk Melindungi, Namun Alas Kaki yang Kadaluwarsa Justru Membuat Kamu Menyakiti Kakimu Sendiri

Saat pertama kali digunakan, sepatu terasa nyaman dan benar-benar mempermudah olahraga. Tapi lambat laun otot menjadi mudah lelah, disertai rasa sakit pada sendi lutut. Bisa jadi hal ini merupakan tanda bahwa sepatu sudah kehabisan bantalan. Ini adalah pertanda bahwa sepatu olahraga harus diganti baru.

Jika Bagian Sol Terlihat Tak Terawat Lagi, Itulah Saatnya Kamu Harus Beli Sepatu Lagi

Soal sol sepatu, cukup mudah membandingkan antara sol yang masih baru dengan yang telah dipakai berulang kali. Cukup dengan melihat kondisi bantalannya. Kalau sol sepatumu masih terlihat rata dan keras, itu artinya masih bisa kamu gunakan untuk beberapa waktu ke depan. Namun sebaliknya, jika kamu melihat gerigi pada alasnya sudah mulai tumpul, bahkan alas sepatu justru terlihat mulus, maka itu saatnya kamu beli sepatu baru dan membiarkan yang lama pensiun.

Pikirkan Mengenai Jarak Tempuh yang Sudah Dilewati Sepatumu, Serta Cobalah Putar Ujungnya

Hal yang satu ini berlaku kalau kamu punya sepatu lari. Biasanya sepatu lari yang ideal bisa dipakai hingga jarak tempuh 800 kilometer. Itu kalau kamu rutin memakainya untuk jogging atau lari-lari kecil. Misalnya kamu dalam seminggu rutin berolahraga lari antara 3 sampai 4 jam, berarti setidaknya dalam enam bulan kamu perlu mengganti sepatu olahragamu.

Cara lain memastikan sepatumu sudah kadaluwarsa atau belum adalah dengan memutar ujung sepatunya. Kondisi sepatu yang masih kokoh biasanya membuat komponen sepatu tak akan terlepas saat sepatu diputar. Sementara kalau sepatu yang sudah masuk masa kadaluarsa, biasanya banyak komponen yang rapuh, sehingga jadi kurang nyaman ketika kamu kenakan.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Lalu Muhammad Zohri Berhasil Pecahkan Rekor Manusia Tercepat se-Asia Tenggara

Pelari putra Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, berhasil menorehkan rekor jadi menusia tercepat dalam kategori lari 100 meter pada Kejuaraan Atletik Asia 2019 yang diselenggarakan di Doha, Qatar, pada 21-24 April. Dengan demikian, keberhasilannya tersebut sekaligus merebut posisi seniornya, Suryo Agung yang sebelumnya tercatat sebagai manusia tercepat se-Asia Tenggara sejak 2009 lalu.

Pada perlombaan yang berlangsung Senin (22/4/2019), Zohri menorehkan waktu 10,15 detik. Padahal sebelumnya, rekor Suryo adalah 10,17 detik yang tercipta saat SEA Games 2009 di Laos. Namun, meski demikian, Zohri hanya menjadi runner-up pada perlombaan tersebut. Sebab dirinya kalah dari pelari asal Jepang, Yoshihide Kiryu, yang menorehkan catatan 10,12 detik.

“Alhamdulillah bisa memecahkan rekor nasional, Memang sejak awal sudah menjadi harapan Zohri untuk memecahkan rekornas Suryo Agung,” ujar pelatih Zohri, Eni Nuraeni, dalam siaran pers yang diterima media.

Selanjutnya, Zohri dan lima pelari lain melaju ke final. Dimana perlombaan akan diselenggarakan pada Selasa (23/4/2019) pukul 00.20 WIB. Lima pelari lain yang dimaksud ialah Kiryu, Andrew Fisher (Bahrain), Ryota Yamagata (Jepang), Wu Zhiqiang (China), dan Kim Kuk-young (Korea Selatan).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Berdampak Buruk Bagi Lingkungan, Tulus Semangat Kurangi Penggunaan Plastik

Penyanyi Tulus mengaku semakin giat dalam mengurangi penggunaan plastik setelah tahu jika dampaknya cukup berbahaya bagi lingkungan.

“Sebenarnya yang paling bikin saya semangat adalah sudah mengetahui lama kalau plastik itu sulit diuraikan tetapi sayangnya saya pribadi mengakui bahwa saya pun belum dewasa ternyata dalam penggunaan plastik,” ucap seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (23/4).

Lantaran bahaya plastik bagi lingkungan dalam jangka panjang, pelantun “Teman Hidup” ini sekarang lebih aktif terlibat dalam berbagai kegiatan yang mengampanyekan pengurangan penggunaan plastik.

“Jadi selain saya belajar banyak tentang lebih bijak menggunakan plastik dalam keseharian, yang kedua saya ikut sumbang-sumbang lah, sumbang suara dikit untuk karya (pameran) yang dibangun Felix (seniman) dan Mbak Citra,” ucapnya.

Tulus berharap apa yang ia lakukan dapat memberi pengaruh terhadap sekitar untuk turut serta menggiatkan pengurangan penggunaan plastik.

“Saya semangat karena saya yakini ini bukan seru-seruan bersama tapi yang lebih berartinya justru bisa jadi manusia yang lebih dewasa dalam menggunakan plastik. Mudah-mudahan nanti saya bisa kasih tahu ke sekitar,” imbuhnya.

Tulus menjadi salah satu orang yang terlibat dalam pameran Laut Kita yang digagas oleh seniman instalasi Felix Tjahjadi. Selain Tulus, beberapa rekan artis lain seperti Dian Sastrowardoyo, dan Nicholas Saputra juga terlibat dalam pameran yang digelar untuk mengampanyekan bahaya plastik bagi lingkungan. Pameran itu sendiri digelar di Function Hall Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Cinta Laura Buka Dua Bisnis Guna Menyelamatkan Lingkungan

Aktris Cinta Laura berencana membuka dua lini bisnis yang membawa misi tentang lingkungan hidup dan sosial. Bisnis pertamanya yaitu minuman sehat. Cinta mengatakan, ia ingin memotivasi orang-orang untuk hidup lebih sehat. Produk sehat yang dimaksud Cinta selain untuk tubuh manusia juga untuk lingkungan hidup.

“Sekarang banyak selebriti yang punya produk minuman kayak kopi dan lain-lain, mine very different dan juga environmentally friendly, kami sama sekali enggak pakai plastik, botolnya saja gelas,” katanya seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (23/4).

Selain minuman, Cinta juga akan membuka lini bisnis aksesoris berupa gelang. Selain mengunggulkan kualitasnya, Cinta rupanya akan menyisihkan sebagian keuntungan untuk kegiatan-kegiatan bertema sosial.

“Ada gelang yang profitnya bakal sebagian kami donate ke korban bencana alam, karena akhir-akhir ini banyak banget bencana alam di Indonesia. Jadi I want my product good to massa. Aku pingin apapun yang aku keluarin itu juga beneficial (punya manfaat) buat semua orang,” ujarnya lagi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top