Feature

Bukan Cuma Karena Faktor Lingkungan, Rasa Penasaran pun Bisa Memancing Munculnya Ketergantungan

Soal kesehatan mental, satu hal yang jadi tantangan setiap orang sekarang ini adalah mengatasi ketergantungan terhadap suatu hal. Suatu ketergantungan, sejatinya akan membawa masalah bagi diri sendiri. Contoh kecilnya, sebagian besar dari kita pasti sukar dipisahkan dari gawai. Rasa gelisah akan menghampiri kalau tangan tak menggenggam gawai. Tak hanya gelisah, kamu bahkan panik dan marah-marah saat lupa di mana terakhir kali menaruh gawaimu. Bukankah hal semacam itu merugikan diri sendiri?

Dilain sisi, ketergantungan bisa jadi muncul karena ada hukum sebab-akibat. Kita tak bisa menyalahkan objek lantaran daya tariknya membuat kita atau orang-orang di sekitar jadi seakan tak bisa hidup tanpanya. Orang yang ketergantungan narkoba pun mengalami hal yang demikian, bukan karena tergoda dengan narkoba atau obat-obatan lainnya, tapi faktor internal dan eksternal pun bisa jadi dorongan kuat sehingga memunculkan ketergantungan.

Tak Perlu Menampik, Ketergantungan Bisa Muncul Lantaran Faktor Genetik

Ya, faktor genetik alias keturunan memang bisa jadi penentu bagaimana seseorang merespon dan berperilaku terhadap suatu hal. Misalnya, kalau kamu terlahir dari lingkup keluarga perokok, bukan tak mungkin kamu juga akan punya riwayat sebagai perokok. Namun tak perlu khawatir, faktor genetik tak terlalu berpengaruh. Kalau kamu memang mengelak dan tak suka dengan ‘ketergantungan’ yang diturunkan keluargamu, maka dorongan itulah yang bisa mengantisipasi dirimu agar tak ikut-ikutan.

Munculnya Prinsip “Selagi Masih Muda, Tak Salah Coba-coba”

Prinsip semacam ini tak sepenuhnya bisa disalahkan. Saat muda, orang-orang sejatinya sedang mencari jati diri. Hal itulah yang membuat otak dengan mudah menerima setiap kata dan hal baru. Disamping itu, bagian otak yang berfungsi memproses keinginan untuk berhenti melakukan suatu hal serta mempertimbangkan risikonya juga belum terbentuk sempurna, kepalamu masih dipenuhi rasa penasaran. Itulah sebabnya kamu ingin mencoba sesuatu yang baru.

Faktor Lingkungan dan Keluarga yang Tidak Harmonis Juga Sering kali Jadi Alasan

Seseorang yang ditinggal orangtuanya, entah karena broken home atau alasan lainnya, rentan sekali mencari ‘pelarian’. Hal ini lantaran kondisi psikologis orang tersebut sedang dalam suasana cemas dan merasa tak percaya diri. Dampak trauma yang muncul karena masalah keluarga sejatinya juga akan memberi pengaruh terhadap otak sehingga memunculkan perilaku ketergantungan terhadap suatu hal.

Belum Lagi Munculnya Sifat Impulsif yang Membuat Seseorang Jadi Sangat Aktif dan Reaktif

Sifat impulsif adalah sebuah dorongan yang didasarkan keinginan, baik secara sadar ataupun tidak sadar. Namun bisa saja sifat impulsif muncul lantaran adanya dorongan untuk mengekspresikan keinginan. Bertindak impulsif juga berarti bertindak tanpa berpikir. Hal ini lantaran mereka yang didera rasa impulsif biasanya tidak pernah berfikir panjang atas keinginan mereka. Sekalinya mereka menyukai sesuatu, hal itu akan berlangsung terus-menerus dan jadi ketergantungan.

Bosan dan Menginginkan Sensasi Yang Baru Juga Jadi Alasan Munculnya Ketergantungan

Setiap orang pasti pernah merasa bosan dan ingin mencoba sesuatu yang baru. Biasanya, bila orang yang sedang bosan menemukan sesuatu baru yang membuatnya bahagia, hal itu akan meningkatkan produksi dopamine dari dalam tubuh yang membuatnya jadi sulit mengontrol diri. Maunya terus-terusan melakukan hal tersebut, dari situlah orang itu mulai ketergantungan dan ketagihan. Dalam situasi yang semacam ini, diperlukan kontrol diri yang tinggi sebelum orang itu maupun orang-orang di sekitarnya sukar mengatasi rasa ketergantungannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Mumpung Masih Libur, Kamu yang Saat Ini di Bali Coba Sambangi Tempat Ini

Kesibukan yang kamu jalani setiap harinya tentu akan sangat membosankan dan membuatmu butuh adanya refreshing bukan? Nah kamu perlu tahu, ada 5 tempat wisata di Bali yang patut untuk kamu kunjungi.

Karena tak hanya membuatmu terhibur saja, tempat-tempat ini juga terlihat seperti di luar negeri.

1. Pantai Atuh, Nusa Penida

Pantai Atuh berlokasi di Nusa Penida. Nusa Penida sendiri merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah Tenggara Pulau Bali. Di sana kamu bisa menikmati keindahan pantai yang sangat menawan. Hamparan pasir putih dengan batu-batu dan karang besar berbentuk unik berdiri tak jauh dari bibir pantai bisa kamu temui di sana.

2. Sundays Beach Club, Ungasan

Tempat ini merupakan salah satu tempat yang perlu kamu kunjungi di malam hari. Di sana kamu tak hanya bisa menemui restoran makan biasa. Tapi kamu juga bisa menikmati keindahan pantai Ungasan dan api unggun di malam hari.

3. Desa Pinggan, Kintamani

Tempat yang satu ini sangat cocok untuk kamu jadikan spot menyaksikan matahari terbit. Datanglah ke Desa Pinggan yang terletak di Lembah Gunung Batur, Kintamani. Namun kamu harus sedikit berjuang untuk bisa menyaksikan sunrise di sana. Kamu perlu berjalan dini hari di jalan berbatu.

Namun semua itu akan terbayar saat kamu sudah sampai di sana. Udara yang sejuk akan menyambutmu, belum lagi dengan keindahan pemandangan matahari di atas kabut pagi yang menyelimuti desa.

4. Pulau Menjangan, Singaraja

Jika kamu ingin merasakan suasana bak di pulau pribadi, sepertinya tempat ini patut kamu jadikan pilihan. Di tempat ini kamu bisa menemui banyak menjangan yang hidup bebas di sepanjang pantai. Kamu juga bisa menemui pemandangan laut yang indah dengan keragaman biota laut yang sangat mengagumkan. Dang yang lebih menarik, kamu juga bisa melihat bangkai kapal Belanda di bawah laut.

5. Pulau Nusa Ceningan dan Pulau Lambongan

Di tempat yang satu ini kamu bisa merasakan suasana layaknya di Maldives loh. Bahkan pulau ini memiliki julukan sebagai Maldives of Bali. Kamu bisa menikmati pemandangan laut yang biru kehijauan dengan kekayaan bawah laut. Tak hanya itu, kamu juga bisa menikmati keasrian hutan bakai juga rumah bawah tanah Gala-gala.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Gambaran Rahasia Cewek yang Tak Banyak Diketahui Orang

Cewek dianggap sebagai manusia paling ribet di dunia. Namun dibalik keribetannya itu, ternyata ada hal terpendam yang tak banyak orang lain ketahui. Apa saja sih misalnya? Berikut adalah 10 gambarannya. Simak sendiri, kayaknya sebagai cewek kamu juga pernah melakukannya.

1. Pasang Alarm Satu Jam Sebelum Berangkat

Ini nih biasanya kebiasaan cewek malas. Berangkatnya harusnya jam 8, pasang alarm sudah dari jam 7. Jam 7 cuma bangun matiin alarm terus balik tidur lagi. Jam 8 baru siap-siap. Akhirnya jam setengah 9 baru berangkat. Jadi jangan heran kalau banyak dari mereka yang telat.

2. Belum Sempat Cuci Baju, Semprot Aja Biar Tetap Wangi

Siasat jitu nih! Kalau belum sempat nyuci, tapi pakaian sudah habis di lemari, alhasil ambil bajunya, semprot wangi-wangian sebanyak mungkin, terus di setrika deh. Biar tetap kelihatan rapi.

3. Susah Mengaitkan Kancing Celana Karena Kebanyakan Makan

Habis makan banyak, harus siap-siap berangkat ke suatu tempat. Akhirnya harus cepat-cepat ganti baju dan celana. Waktu mau ngancingin kancing celana, ternyata sudah susah banget gara-gara perut buncit kebanyakan makan.

4. Harus Makan Sehat, Tapi Besok Aja

Pemikiran untuk hidup sehat dengan makan makanan yang sehat memang ada. Namun pada kenyataannya selalu saja bilang “besok aja deh makan sehatnya”. Akhirnya gitu terus, sekedar wacana saja.

5. Sudah Habis Makanan Banyak, Baru Bilangnya Khilaf

Keseringan khilaf. Kalau sudah habis banyak makanan baru sadar. “Loh kok aku makan banyak? Duh khilaf nih”.

6. Suka Sama Bentuk Perut yang Rata di Pagi Hari, Tapi di Malam Hari?

Suka Berkaca dicermin waktu pagi hari. Sambil ngeliatin bentuk perut yang masih rata. Nah kalau sudah malam hari, beda lagi tuh bentuknya. Makin mengembang saja.

7. Pengen Berguru Sama Mereka yang Jago Pakai Eyeliner

Suka iri kalau lihat orang lain pinter banget dandan. Akhirnya tak jarang punya kepengenan berguru sama mereka yang jago dandan, terlebih dalam memakai pensil alis dan eyeliner.

8. Niatan Olahraga Ada, Tapi Kalau Udah Tiba Waktunya Cuma Tinggal Wacana

Niat tinggalah niat. Biasanya udah berniat besok mau olahraga. Tapi kalau sudah tiba waktunya, ya jadilah hanya jadi sebuah wacana.

9. Berjanji untuk Bangun Pagi, Eh Nyatanya Tetap Saja Kesiangan

“Besok harus mulai bangun pagi. Biar nggak telat lagi”. Tapi ujung-ujungnya tetap saja bangun kesiangan.

10. Masuk Kamar: Lepas Bra, Rambut Dikuncir Asal-asalan, Pakai Celana Ternyaman

Surganya para cewek itu kalau sudah masuk kamar. Tinggal ganti celana pakai celana ternyaman yang bentuknya sudah nggak karu-karuan. Terus lepas BH, rambut dikuncir asal-asalan deh.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Gambaran Sarkastis Kehidupan Masa Kini, Kamu Setuju Tidak?

Ada orang bilang kalau jaman sekarang sudah benar-benar edan. Terkadang banyak orang kerapkali melakukan hal yang sebenarnya memang bukan suatu yang baik. Mungkin 7 gambaran kehidupan ini bisa menyentilmu sehingga kamu pun sadar akan keberadaan hal ini.

1. Apa yang Ada di Media Sosial Tak Sepenuhnya Nyata

Jangan mudah percaya dengan apa yang ada di media sosial. Seringkali apa yang ditunjukkan di media sosial hanyalah sekelumit dari kehidupan seseorang. Jadi bijaklah dalam menggunakan media sosial ya…

2. Kurang Bersyukur Akan Apa yang Ada

Bilangnya aku nggak punya baju. Padahal lemari penuh sama baju-baju yang menumpuk. Bilangnya kesepian, padahal di sekitarnya ada banyak orang. Inilah akibatnya kalau seseorang kurang mensyukuri apa yang ada.

3. Banyaknya Tren yang Menjerumuskan pada Hal yang Tak Baik

Tanpa disadari, sebenarnya sebagai masyarakat yang bijak harus mampu menyeleksi tren yang ada. Jangan lantas mengikutinya tanpa memperhitungkan baik dan buruknya terlebih dahulu. Karena pada dasarnya saat ini ada banyak tren yang hanya akan menjerumuskanmu pada hal yang tak baik.

4. Ada yang Berkelahi Bukannya Melerai Malah Ambil Gambar

Hebatnya orang jaman sekarang adalah, kalau ada orang yang berkelahi bukannya dilerai tapi malah ngambil smartphone lantas mengambil gambar. Kalau sudah ada yang mati baru ditangani.

5. Krisis Mental Mendera Banyak Orang

Krisis mental yang mendera banyak orang menjadi sebuah hal yang memang harus ditangani secepatnya. Mental para generasi muda perlu dibangun agar bisa menjadi lebih kuat, bukan malah loyo dan nggak punya semangat.

6. Teknologi Menjauhkan yang Dekat, Mendekatkan yang Jauh

Perkembangan teknologi memang memiliki sisi positif dan negatifnya. Sehingga sebagai pengguna, haruslah lebih pandai dalam memanfaatkan teknologi saat ini. Tapi kenyataannya kebanyakan teknologi malah sukses menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh. Bener nggak?

7. Ramai di Grup Media Sosial, Sepi Saat Ketemuan

Hayo pernah nggak nih ngerasain hal ini? Kamu dan teman-temanmu sangat sering mengobrol di media sosial, namun saat ketemu? Semua sibuk dengan gadgetnya masing-masing. Sibuk foto, upload. Tujuannya ketemu bukan buat ngobrol kayaknya, tapi cuma buat ngambil gambar aja terus bubar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top