Feature

Buatmu Mungkin Remeh, Tapi Nyatanya Membuat Jadwal Harian Itu Penting

Pernahkah kamu merasa sering lupa untuk melakukan kewajiban? Padahal kewajiban itu penting dan kamu harus segera menyelesaikannya jika tidak ingin terlibat dalam masalah. Jika kamu salah satu orang yang pelupa atau sering pikun, penting untuk kamu membuat to-do list harian atau bulanan.

Mengapa sih sangat penting? Pastinya akan banyak manfaat yang kamu dapatkan. Tapi, alasan utama memuat jadwal harian yang terencana adalah agar kamu terhindar dari hal-hal berikut ini.

Tanpa Daftar, Kamu Akan Bingung Mana yang Jadi Prioritas, Mana yang Enggak

Pernah gak kamu punya segudang aktivitas, tapi pada akhirnya kamu hanya mengerjakannya sebagian atau malah tidak mengerjakannya sama sekali karena kamu lupa? Misalnya, kamu punya 8 kegiatan penting yang harus selesai dalam satu hari, tapi ujungnya kamu hanya mengerjakan 5 kegiatan saja pada hari itu, sisa kegiatannya kamu lupa mesti ngelakuin apa.

Jika kamu termasuk orang yang mudah lupa, disarankan untuk membuat to to-do list harian, mingguan, atau bulanan. Gunanya to-do list ini agar kamu terhindar dari lupa dan tahu mana kegiatan yang jadi prioritas, mana yang bisa dikerjakan nanti.

Tanpa Disadari Banyak Waktu yang Terbuang


Ketika kamu mengurutkan jadwal kegiatanmu dalam sehari secara runut, hal itu akan memudahkan untuk manajemen waktu dengan lebih efisien. Sebaliknya, jika kamu malas mencatat kegiatanmu walaupun itu hal yang remeh, manajemen waktumu akan kacau dan berantakan. Sehingga waktu yang kamu miliki jadi terbuang sia-sia.

Misalnya, jadwal kegiatan hari ini adalah bangun tidur, sarapan, pergi kerja, belanja bulanan, beli makanan hewan, pulang ke rumah, istirahat, dan tidur. Agar penggunaan waktu jadi lebih baik dan efisien, saat bangun tidur dan mandi, kamu bisa lakukan sarapan saat perjalanan ke kantor, cukup dengan roti dan susu. Lalu belanja kebutuhan bulanan setelah pulang kerja sambil membeli makanan hewan. Jika satu waktu dapat mengerjakan dua kegiatan sekaligus, kamu lebih baik memanfaatkannya dengan begitu pekerjaan jadi lebih cepat beres.

Tidak Fokus, Pekerjaan Yang Satu Belum Beres Malah Mengerjakan Yang Lain

Kalau kamu tidak mencatat jadwal harianmu, kamu jadi gak fokus mau ngelakuin apa aja. Gak dipungkiri kan, kita seringkali mudah hilang fokus dan teralihkan perhatiannya saat ada sesuatu yang kita anggap menarik. Coba deh, buat hidupmu lebih terorganisir dimulai dari membiasakan diri membuat to-do list. Catatan harian ini akan memandu dan menjagamu melakukan pekerjaan sesuai pada jalurnya. Ketika kamu sudah fokus mengerjakan sesuatu, tujuan yang kamu ingin capai pun dapat terwujud lebih cepat.

Bagaimanapun Kamu Tidak Akan Disiplin Karena Tak Punya Jadwal Pasti

Keuntungan dari mempunyai jadwal kegiatan sehari-hari ialah, kamu tahu pasti kapan saja pekerjaan tersebut harus dilakukan. Saat kamu tidak mempunyai catatan, selain membuatmu lupa. Kamu juga tidak disiplin dalam urusan waktu. Kamu terlalu bersantai-santai karena tidak punya jadwal yang pasti dalam kehidupan kamu. Jika kamu seorang pekerja sih, mungkin ada sedikit gambaran mengenai jadwal kehidupanmu sehari-hari, yang pasti 8 jam dihabiskan di kantor, sisanya untuk istirahat. Coba kamu seorang pengusaha atau freelancer, jika kamu membuang waktu, berkurang pula hasil yang akan kamu peroleh. Pendapatan pun akan berkurang karena kamu tidak disiplin dalam mengerjakan tugas-tugas. Duh!

Kemampuanmu Tak Berkembang, Karena Tidak Ada Evaluasi

Tidak ada to-do list harian akan membuatmu kesusahan dalam mengevaluasi pekerjaan sehari-hari. Evaluasi ini penting untuk mengetahui ada perkembangan atau tidak dalam dirimu. Kamu melakukan hidupmu secara tidak jelas, tanpa tujuan, dan hanya bersantai-santai saja setiap hari.

To-do list sangat membantu untuk mengetahui dalam waktu sehari, hal yang kita telah lakukan telah optimalatau belum. Kamu melakukan sesuatuyang produktif atau tidak. Jika kamu merasa usahamu belum maksimal, kamu bisa mengevaluasi apa yang kurang, kemudian memperbaikinya esok hari.

Kegiatanmu jadi lebih jelas dan terarah. Kamu akan mudah mengatasi kekurangan demi terwujudnya impian. Lagipula, membuat to-do list gak susah kok, agar terlihat lebih menarik, kamu bisa menghias daftar kegiatanmu sehari-hari dengan hiasan yang cantik atau diletakan di tempat yang mudah dilihat.

Akhirnya Kamu Jadi Tidak Produktif

Nah, pada ujungnya kamu malah gak ngelakuin apa-apa karena malas dan karena tidak punya sesuatu yang pasti untuk dikerjakan. Kebanyakan dari kita sering berdalih, ketika lupa melakukan suatu hal, bukannya mencari solusi untuk mengingatnya malah malas untuk mengerjakannya. Pada akhirnya kamu tidak produktif seharian. Sayang kan, waktu 24 jam yang kamu punyai jadi terbuang sia-sia.

Saat orang-orang sudah sukses mengejar mimpi dan karier impiannya, kamu malah masih diam di tempat karena bermalas-malasan. Ujungnya, kamu jadi orang yang tertinggal gara-gara hidup kamu tidak beraturan dan tidak diatur dengan baik. Gak mau kan jadi orang gagal?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Bukan Untuk Membuatmu Lemah, Inilah Alasan Tuhan Memberikanmu Masalah

Hidup tanpa masalah bagaikan laut tanpa ombak, hambar. Setiap manusia pasti mempunyai masalahnya masing-masing. Setiap hari, setiap waktu, kapanpun dan dimanapun itu. Namun janganlah kamu merasa bahwa masalahmu lah yang paling berat, apalagi sampai membenci tuhan karena masalah yang dia berikan. Mungkin inilah beberapa alasan mengapa masalah selalu menghampiri kehidupan.

1. Allah Tahu, Kamu Kuat dan Mampu


Dalam setiap masalah yang Dia berikan, kamu akan menjadi sosok yang lebih kuat saat berhasil melewatinya. Kamu mungkin tidak pernah tahu apa alasan tuhan memberikanmu masalah, tapi yang harus kamu tahu selalu ada hikmah dari setiap masalah yang kamu alami. Masalah juga akan melatih mental dan cara berpikirmu. Allah tahu, kamu mampu.

2. Menyadarkanmu dari Kesalahan Di Masa Lalu


Terkadang manusia memang egois, mereka selalu merasa benar sendiri. Setiap dirinya terluka mereka langsung menyalahkan orang lain, padahal mungkin saja itu semua balasan dari perbuatannya di masa lalu. Begitupun dengan masalah yang kamu hadapi, jangan dulu mengutuk keadaan, siapa tahu Allah berniat menyadarkan.

Coba ingat-ingat lagi apakah kamu pernah menyakiti seseorang atau berbuat kesalahan di masa lalu? Mungkin dengan memberimu masalah Allah berharap kamu akan memperbaiki segalanya. Memohon ampunlah pada-Nya dan meminta maaf pada orang yang telah kamu sakiti.

3. Allah Rindu dan Ingin Kamu Kembali Mendekat Pada-Nya


Allah selalu mempunyai banyak cara agar hamba-Nya selalu ingat kepadanya. Mungkin salah satunya adalah dengan memberikanmu masalah. Ibadahmu mungkin kurang, juga kamu masih berharap kepada manusia yang jelas-jelas tidak pasti, maka dari itu Allah ingin membuatmu kembali pada-Nya. Saat sedang dilanda masalah, saat tidak ada seorangpun yang mengerti, maka kamu tidak mempunyai pilihan lain selain mengadu pada-Nya.

4. Allah Begitu Menyayangimu


Pernahkah kamu berpikir kalau bentuk kasih sayang itu tidak berupa kebahagiaan saja? Iya, saat kamu sedang dilanda masalahpun itu pertanda jika Allah sangat menyayangimu. Ada banyak tujuan baik dari masalah yang kamu hadapi, cobalah untuk belajar ikhlas dan menerimanya. Karena hidup bukan hanya tentang manisnya gula juga pahitnya kopi, Allah tahu mana yang lebih kamu butuhkan untuk kebaikanmu.

5. Akan Ada Sesuatu yang Indah Di Balik Setiap Masalah


Terkadang, saking beratnya masalah yang kamu hadapi menyerah adalah pilihan terbaik yang ada di pikiranmu. Namun perlu kamu ketahui bahwa lari dari masalah tidak akan menyelesaikan semuanya. Masalah akan terus menumpuk jika kamu lari begitu saja. Jangan karena satu masalah maka kamu kehilangan arah untuk meraih mimpi yang lainnya.

Mimpi yang telah kamu susun dan perjuangkan sedari dulu, cobalah buka mata hatimu dan mulai berdamai dengan keadaan. Satu hal yang perlu kamu yakini, akan ada sesuatu yang indah dibalik setiap masalah. Kamu hanya perlu sabar dan ikhlas dalam melewatinya.

Memang tidak ada yang ingin gagal dalam hidupnya, namun kita harus sadar bahwa manusia hanya bisa berencana. Ada takdir yang lebih berkuasa dari mimpi, ketika masalah datang cobalah untuk hadapi, jangan lari apalagi sampai mengutuk diri. Yakinkah bahwa kamu bisa melewatinya, Allah tidak akan membiarkan hamba-Nya berjuang sendirian. Bangkit dan berjuang lagi untuk meraih mimpi!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Agar Tak Membahayakan Diri, Kita Perlu Bijak Mengelola Emosi

Kenyataan yang tak sesuai keinginan, teman yang menyebalkan, jalanan macet tak karuan, atau apa saja yang bisa memancing amarah untuk diluapkan. Serungkali jadi alasan, kita untuk emosi dan marah. Tapi tak semua bisa mengeluarkan uneg-unegnya. Beberapa orang justru diam, meski emosinya sudah ada diambang batas kemarahan.

Sialnya selepas emosi dan marah-marah, ada hal buruk yang bisa saja terjadi atas kita. Membuat lingkungan merasa risih atau tak suka. Namun, seolah tak ada habisnya. Memendam amarah justru bisa berbahaya pada diri kita. Lantas harus bagaimana?

Kenali Dulu Jenis-jenis Emosimu

Setiap emosi dalam hidup kita memiliki peran penting dalam segala hal yang kita lakukan. Berpikir, berperilaku, mengambil tindakan, berbicara, dan bisa terlihat pula pada raut wajah. Sayangnya, masih banyak kita yang belum paham. Bagaimana bisa mengenali emosi dan cara mengelolanya serta membeda-bedakannya. Agar tak lagi terjebak dalam pemahaman yang salah, ini 7 jenis emosi dasar manusia dengan fungsi yang berbeda yang perlu kamu kenali.

Bahkan Sering Merasa Sendiri, Adalah Bentuk Lain dari Emosi

Ya, meski sedang berada di tengah keramaian. Jiwa dan hatimu tetap saja merasa sendiri, manusia dan hal-hal lain yang ada seolah tak berarti. Tak pernah diminta, perasaan selalu merasa sendiri bisa datang kapan saja, yang belakangan diketahui. Ternyata perasaan ini adalah bentuk lain dari emosi.  

Sebab, Meskin Jarang Disadari Memendam Emosi Bisa Berbahaya Pada Diri

Menurut psychmechanics, memendam emosi adalah cara seseorang untuk tidak mengakui emosinya atau tidak mengekpresikan emosi dengan cara yang sehat. Padahal pada dasarnya, emosi tidak bisa ditekan dan tetap harus dikeluarkan dengan cara apapun, salah satunya adalah meditasi. Sebab, emosi yang dipendam justru akan menimbulkan banyak masalah. Bagaimana saja dampaknya bisa kamu baca disini.

Untuk Itu Kita Harus Lebih peka, Cari Tahu Apa yang Membuatmu Marah-marah

Karena suka marah-marah nggak jelas, hasilnya bisa merusak mood diri dan orang-orang di sekitar. Untuk itu kita perlu lebih peka, sebab yang namanya asap tentu pastilah ada sumber api. Untuk itu, cobalah kenali berbagai hal yang mungkin jadi penyebab, kenapa belakangan ini kamu mudah tersulut amarah untuk berbagai hal yang sebenarnya bukanlah masalah.

Dan Jika Sedang Emosi, Cobalah Lakukan Hal Ini

Ada hal-hal buruk yang bisa saja terjadi setelah emosi, mulai dari membuat orang lain terluka atau justru melukai diri kita. Bertumbuh jadi manusia dewasa memang banyak tantangannya, dan mengelola emosi jadi salah satunya. Maka untuk tak buru-buru marah, coba lakoni hal-hal ini saja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Agar Hidupmu Tidak Hancur Begitu Saja, Sertakan Logika Dalam Cinta

Galau, sebuah kata yang tak asing lagi di telinga kita. Hampir di setiap negara kata ini ada meskipun berbeda dalam penyebutannya. Galau disini menggambarkan perasaan seseorang yang sakit hati, gelisah dan tak karuan. Penyebabnya bisa jadi karena putus cinta, hubungan keluarga, atau ekspektasi yang bertolak belakang dengan realita.

Entah siapa yang pertama kali memproklamirkan kata galau ini, namun sepertinya kata ini sudah begitu fenomenal di Indonesia. Semua kalangan bisa saja merasakannya, namun kebanyakan memang orang dewasa yang sering mengaku dan merasakan galau. Dan alasan yang paling banyak di utarakan adalah karena putus cinta.

Hmm, pernah berpikir nggak sih apa untungnya dari galau? Dengan galau kita bisa merusak diri kita bahkan aktifitas kita. Galau bisa membuat kita kehilangan semangat melakukan sesuatu, bahkan sampai nafsu makan pun menurun. Memang sih, saat galau logika kita entah pergi kemana. Semuanya terasa hampa, dunia rasanya tak berpihak lagi pada kita.

Galau juga tidak hanya berpengaruh terhadap diri sendiri, tapi akan berpengaruh terhadap orang-orang di sekitar kita. Bagaimana tidak? Yang biasanya kita adalah orang periang, ketika galau tiba-tiba diam seribu bahasa. Tidak ada lagi senyuman di wajah kita, tentu saja orang lain akan merasa aneh dengan kita. Mungkin banyak yang empati, namun tidak sedikit juga yang memang tidak perduli.

Ada yang sampai galau bertahun-tahun karena putus cinta, memang ya jika sudah berkaitan dengan cinta logika kita entah kemana. Padahal, jika seseorang itu pergi meninggalkan kita sudah jelas dia bukan yang terbaik untuk kita. Sakit memang sakit, namun bangkit tetap harus bangkit. Hidup bukan hanya tentang meratapi luka, semuanya hanya tentang waktu. Perlahan luka akan sembuh dengan sendirinya, selama ia masih menganga cobalah untuk menata hati kembali. Merapikan yang sudah dia hancurkan, memeluk puing-puing harapan yang ia tinggalkan. Jangan melulu terpuruk dengan keadaan.

Kebanyakan yang merasakan galau ini adalah perempuan. Karena apa? Karena saat jatuh cinta perempuan hampir menggunakan seluruh perasaannya daripada logika, berbanding terbalik dengan laki-laki. Perempuan mencinta tanpa memikirkan logika, sedangkan laki-laki lebih mengutamakn logika daripada rasa. Maka dari itu saat ada yang terluka, laki-laki lebih memiliki peluang cepat sembuh karena logikanya berjalan. Sedangkan perempuan, ia hanya mengikuti perasaannya sampai suatu hari nanti logikanya terbuka dengan sendirinya, butuh waktu yang lama.

Galau ini sebenarnya belum ada obatnya, namun mendekat kepada sang pencipta bisa menjadi pereda. Ketika kesetiaan dibalas dengan pengkhianatan, ketika ketulusan dibalas dengan kebohongan, bersyukurlah karena Allah telah memperlihatkan siapa diri mereka sesungguhnya. Kata-kata motivasi dan hiburan dari teman-teman memang sedikit menguatkan, namun tetap saja bangkit dan kembali seperti semula butuh waktu yang lama.

Teruntuk kalian yang sedang merasakan, mari jemput logika agar luka kalian tidak berlangsung sama. Percayakan segala hal kepada yang maha kuasa, termasuk cinta. Yang terbaik akan dipersatukan dengan yang baik juga, lalu jika kamu masih berharap dengan seseorang yang telah menyakitimu apakah kamu tidak akan merasa rugi jika dipersatukan dengan seseorang yang tidak baik untukmu? Segera Move On dan perbaiki kehidupanmu sekarang, sebelum galau benar-benar membawamu dalam penderitaan. Semangat !

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top