Feature

Buat Apa Terus Menyindir Mantan, Jika Bahagia Sudah di Tangan?

Untuk hati yang barangkali masih sayang, saling lempar kekesalan mungkin bisa jadi obat penenang. Ketika mantan posting foto pacar terbarunya, kamu mungkin kirim status lain dengan nada tak senang akan bahagianya. Tapi apa iya, itu perlu?

Nah, jika memang dirasa tidak, untuk apa itu kita lakukan? Ingatlah selalu bahwa setiap kita  punya jalur cerita yang berbeda. Berpisah dengan mantan kekasih mungkin menyisahkan luka, namun terus-menerus berbicara buruk tentang dia jelas tak akan membuatnya kembali pada kita.

Lebih baik, lakoni hal yang membuat diri bahagia. Agar kamu tak lagi punya waktu untuk menilik dengan siapa ia sekarang memadu cinta.

Tak Perlu Lagi Sibuk Bertanya Kabar, Lebih Baik Bahagiakan Diri walau Kini Tak Punya Pacar

Iya, kami paham bahwa masih ada sedikit rindu yang mungkin tersimpan. Selalu ingin tahu apa yang dilakukan, hingga ingin stalking Instagram seharian. Cobalah ingat lagi, bagaimana ia pergi dan meninggalkanmu sendiri. Lalu kini, saat hatimu sudah sedikit membaik. Haruskah mendekatkan diri lagi?

Walau katanya mengiriminya pesan “Apa Kabar?” hanyalah sebuah sapaan, dimatanya bisa jadi kamu masih belum bisa lupa. Atau malah ingin kembali bersama? Jauh lebih penting dari hal ini, kita lebih baik mencari bahagia sendiri. Lupakan ia dengan sepenuh hati!

Kini Kamu Telah Bebas dari Berbagai Macam Aturan Pacaran, maka Nikmati Semuanya dengan Senang

Untuk semua kegiatan yang menjadi kesukaan, hobi yang telah lama dianggurkan, hingga pada berbagai macam pilihan yang dulu sering diurungkan, sekarang menjadi waktu yang tepat untuk bersenang-senang. Bukan ingin berkata bahwa dirinya adalah penghalang kebahagiaan. Namun pertimbangan lain yang tadinya dipikirkan selama masa pacaran, kini jelas tak lagi perlu diperhitungkan.

Kita bebas melakukan apa saja yang kita ingini, tanpa perlu cemas tak akan mendapat restu dari sosok yang kemarin mengaku kekasih. Tanpa beban dan was-was, semuanya bisa dilakukan dengan senang hati.

Jangan Hiraukan Ia yang Lebih Dulu Punya Gandengan, Itu Bukan Tolak Ukur Suatu Kebahagiaan

“Wah, mantanmu sudah punya pacar tuh!” kata seorang kawan untuk menjelaskan. Tanpa perlu keki pada teman yang barusan bicara, jika hati memang sudah lupa, semua ucapannya barusan jelas akan terdengar biasa. Jangan buru-buru sibuk mencari tahu kebenarannya. Mau dia punya pacar atau tidak, jelas bukan lagi urusan kita.

Lagipula dia yang terburu-buru punya pasangan setelah berpisah, bukan berarti sedang hidup jauh lebih bahagia daripada kamu. Barangkali ia hanya ingin menunjukkan bahwa ia sudah melupakanmu. Nah, sebagai balasannya, sikapi semuanya dengan tenang. Tunjukkan padanya, walau belum menemukan pasangan, kamu bisa jauh lebih senang.

Kalau Dia Melepasmu dengan Tega, Kamu Juga Berhak Mencari yang Lebih Baik Darinya

Percayalah selalu, bahwa ketika dia yang kita anggap baik memilih pergi, itu artinya semesta akan menggantikannya dengan sosok yang jauh lebih baik pula. Bukan ingin berkata bahwa diri ini lebih baik, namun ditinggalkan dengan cara yang buruk, jelas sudah memberi gambaran akan sosoknya aslinya.

Hanya menunggu waktunya saja, kelak kita juga akan dipertemukan dengan dia yang mungkin akan jadi pasangan sesungguhnya. Tidak cepat sesuai yang kira, tapi akan selalu tepat sesuai kebutuhan kita. Tunggu saja!

Lupakan Semua Cerita yang Dulu Pernah Ada, Kini Kamu Berhak Mengukir Sendiri Kisah yang Jauh Lebih Sempurna

Semua hal yang sudah berlalu, sudah sepantasnya untuk dilupakan dan tak perlu dikenang. Kisah itu, mungkin jadi bagian cerita masa lalu. Dan dirimu tak lagi hidup pada masa itu. Daripada larut dalam sedih yang tak akan membuatmu berhasil move on, sebaiknya kontrol diri untuk memporsikan semuanya sebagaimana baiknya.

Mengingat sekilas semua cerita mungkin tidaklah salah. Tapi jika kamu justru lebih getol memikirkan semua perbuatan manis tanpa berpikir jika ia sudah tega menoreh luka, kamu hanya akan terjerat pada bayang-bayang yang salah. Kali ini, biarkan dirimu berjalan sesuka hati. Mengikuti semua kata diri, dan berbahagia sesuai yang diingini.

Dia Mungkin Jadi Pihak yang Meninggalkan, tapi Menjelaskan Titiknya Salahnya di Media Sosial Tak Perlu Kita Lakukan

Coba ingat kembali, beberapa kawan yang baru putus dengan kekasihnya. Terlihat saling lempar tuduhan di media sosial. Bercerita panjang lebar dengan memposisikan diri sebagai pihak yang ditinggalkan, berharap orang yang membaca akan turut serta menyalahkan mantan pacar. Tapi apa artinya itu semua? Toh, si mantan tak akan kembali pada kita.

Kualitas pribadimu akan tergambarkan dengan sikap dan pilihan atas langkah-langkah dalam menghadapi sebuah masalah. Jika saat ini kita sibuk menjejerkan keburukan mantan pacar di media sosial, jelas kita jadi manusia yang tak punya pendirian. Karena bersamanya dulu kita pernah sayang-sayangan.

Percayalah Kawan, sesungguhnya hal semacam ini tak perlu kita lakukan.

Jalani, Nikmati, Syukuri, Hingga Akhirnya Sosoknya Tak Lagi Berarti

Daripada bergulat dengan aktivitas tak penting yang hanya mencoreng kepribadian dan menambah beban pikiran. Lebih baik lakukan hal-hal yang bermanfaat untuk menunjang kehidupan. Percayalah semua hal yang sudah menunggu kita jauh lebih baik untuk dilakoni daripada sibuk dengan berkata buruk akan mantan pacar.

Nikmati dan syukuri segala hal yang sedang terjadi, hingga akhirnya, pelan-pelan si mantan pacar yang tadinya jadi kekasih tak lagi berarti. Ya, dia hanya bagian dari masa lalu yang sudah tak perlu dipikirkan lagi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Jason Momoa Sudah Terpikat Pada Sang Istri Sejak Usianya Baru Delapan Tahun

Aktor Jason Momoa tengah jadi sorotan. Bintang utama film Aquaman ini ternyata punya kisah cinta menarik dengan sang istri, Lisa Bonet. Momoa membagikan ceritanya saat menghadiri pemutaran perdana Aquaman di California. Secara usia, Momoa dan Bonet terpaut usia yang cukup jauh. Momoa berusia 39 tahun, sedangkan Bonet 51 tahun. Menariknya, Momoa mengaku jatuh cinta pada sosok Lisa Bonet sejak berumur 8 tahun setelah menonton Bonet di televisi.

Nama Lisa Bonet memang sudah dikenal sebagai aktris. Impian Momoa bertemu Bonet menjadi nyata pada tahun 2005. Mereka bertemu di sebuah kelab jazz di New York City.

“Kami kebetulan berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat,” kata Momoa. Saat itu ia tampil dengan rambut gimbal, meniru Lisa.

“Saya berambut gimbal, dia berambut gimbal. Saya berbalik dan melihat dia. Lalu dia (memperkenalkan diri) ‘Aku Lisa’,” tutur Momoa saat menceritakan pertemuan pertamanya dengan sang istri. Lantaran senang, Momoa mengaku ketika itu ia langsung berbalik ke temannya dan menjerit tanpa suara.

Momoa kecil ternyata sangat antusias dengan Lisa, ia bahkan sudah bertekad menjadi “stalker” sang aktris saat usianya masih delapan tahun. Namun, Momoa tidak pernah menceritakan tekadnya itu kepada Lisa Bonet pada awal-awal hubungan mereka. Ia bahkan menyimpan “rahasia” itu selama bertahun-tahun.

“Saya baru bercerita setelah kami punya dua anak. Kalau tidak saya pasti dibilang aneh, menyeramkan. Tetapi memang saya selalu ingin bertemu dia. Dia ratu, selalu,” ungkap pria bernama lengkap Joseph Jason Namakaeha Momoa itu.

Pasangan itu dikaruniai anak pertama, Lola, pada tahun 2007. Satu tahun kemudian, putra mereka, Nakoa-Wolf, lahir. Mereka menikah pada Oktober 2017 dalam sebuah upacara rahasia. Pernikahan itu hanya dihadiri keluarga terdekat.

Hubungan Momoa dengan mantan suami istrinya, Lenny Kravitz pun sangat baik. Saking akrabnya, Momoa dan Lenny Kravitz kompak memakai cincin kembar berbentuk tengkorak. Lenny Kravitz juga menghadiri pemutaran perdana Aquaman di Los Angeles bersama pasangannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Iqbaal Ramadhan Raih Penghargaan di Kancah Internasional

Aktor Iqbaal Ramadhan kian menunjukkan prestasinya. Terbaru, ia bahkan meraih penghargaan internasional lewat kepiawaiannya sebagai aktor.

Pemeran film Dilan 1990 (2018) tersebut mendapatkan penghargaan kategori “Variety Asian Star: Up Next Award” dalam 3rd International Film Festival and Awards Macao (IFFAM) 2018 di Macau. Dalam kategori tersebut, Iqbaal mengalahkan aktris Filipina Anne Curtis, aktris Selandia Baru Xana Tang, aktor China Zheng Kai, dan aktris India Zaira Wasim.

Mantan personel boyband Coboy Junior tersebut mengunggah foto dirinya saat memegang piala penghargaan di akun resmi Instagram-nya, @iqbaal.e. Dari beberapa foto yang diunggah, Iqbaal tampak gagah dengan kemeja putih dibalut jas warna gelap. Tak lupa, ia pun menorehkan senyum tipis dengan pose di atas karpet merah yang berlatar belakang acara IFFAM 2018.

“Little did i expect that i would get this big of an appreciation as an actor. as i said on the stage, this goes to all of you young, talented, and bright filmmakers and film enthusiasts in Indonesia you know who you are xox. pics by @dindakamil styled by @hagaipakan #iffam2018″, tulis Iqbaal. Unggahan ini disukai lebih dari 1 juta akun lain dan dibanjiri lebih dari 30.000 komentar.

Dari komentar yang ada, sebagian besar warganet memuji dan mengucapkan selamat atas pencapaian Iqbaal. Acara yang terselenggara pada 8-13 Desember 2018 ini tampak dihadiri aktor dan aktris Indonesia lainnya, seperti Dian Sastro dan Oka Antara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

‘Luruh’, Lagu Kolaborasi Isyana Sarasvati dan Rara Sekar Sudah Resmi Dirilis

Berada pada jalur musik yang berbeda, kali ini kakak adik Rara Sekar dan Isyana Sarasvati akhirnya terlihat satu project musik berdua. Jadi sesuatu yang telah banyak diharapkan oleh masing-masing fans mereka berdua, maka original soundtrack (OST) film ‘Milly & Mamet’ jadi jawabnnya.

Diberi judul ‘Luruh’, konon lagu kolaborasi tersebut sudah dapat dinikmati di berbagai platform streaming musik sejak Sabtu (15/12) lalu. Dikutip dari laman Kumparan.com, Ernest Prakasa selaku sutradara ‘Milly & Mamet’ berkata bahwa ini akan jadi sesuatu yang menarik. 

“Jauh sebelum mengenal Isyana, saya adalah penggemar Banda Neira, duet folk Rara Sekar dan Ananda Badudu. Kini, mereka hadir mengisi soundtrack film yang saya garap. Saya yakin, ini akan menjadi suguhan epic untuk memperkaya film ini,” ujarnya. 

Rara Sekar yang memang identik dengan lirik-lirik lagu sendu yang menyentuh, dibantu dengan sang adik Isyana mengawali proses pencintaan lagu pada suatu sore di rumah Rara. Bait per bait dari lirik lagu tersebut, mereka ciptakan sesuai dengan naskah dalam film ‘Milly & Mamet’. Mencari titik paling menyentuh dari kedua peran dari tokoh utama, hingga menggabungkannya dengan sesuatu yang umum terasa.

Dirilis bersamaan dengan lagu soundtrack lainnya, mini album original soundtrack ‘Milly & Mamet’ juga menautkan 4 lagu lainnya.  Yap, karena selain ‘Luruh’, Isyana Sarasvati juga menyanyikan satu lagu lain, yakni ‘Stargazing’. Selanjutnya ada pula ‘Berdua Bersama’ dan ‘Luluh’ yang dinyanyikan oleh Jaz, sedangkan Sissy Prescilla yang juga jadi pemeran Milly juga akan membawakan lagu Sehila On 7 yakni ‘Kita. 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top