Feature

Bisakah Kamu Membuat si Dia Jatuh Cinta? Ilmu Pengetahuan Bilang “Bisa”

Banyak ungkapan yang bilang jika kita tak bisa memaksakan perasaan. Apalagi sampai memaksa orang lain untuk mencintai kita. Banyak hal yang memang sering dipakai untuk menggambarkan romantisnya hubungan dua orang. Untuk itu pula, beberapa peneliti mencoba untuk mencari tahu perihal kemampuan kita dalam mengendalikan rasa cinta.

Sebab ini hanya perkara emosi psikologis saja, entah itu ketakutan, kegembiraan, belas kasih, bahkan emosi. Dimana semua itu bisa diatur dengan baik, bukan tak mungkin pula jika kita bisa membuat orang lain jatuh cinta.

Yap, walau katanya tak mungkin, nyatanya menurut ilmu psikologi, kita mampu membuat seseorang mencintai kita. Dengan catatan, sudah ada sedikit rasa mau menerima dihatinya. Sehingga, lewat beberapa perbuatan kita bisa mengubahnya menjadi cinta.

Jangan Pernah Membeli Es Krim di Pertemuan Pertama

Sumber : brightside

Seorang psikolog yang pernah bekerja di Universitas Yale bernama John Bargh, pada salah satu penelitiannya menemukan hal menarik antara suhu tubuh seseorang dengan kondisi psikologinya.

Dan faktanya, fisik yang memiliki suhu hangat akan jadi salah satu pengantar yang baik untuk kita bisa bersikap manis. Untuk itulah, akan jauh lebih baik jika di pertemuan pertama kita memesan kopi hangat daripada minum es krim berdua. Jadi kalau mau memulai pendekatan, usahakan ajaklah ia ke tempat-tempat yang menyediakan berbagai macam makanan dan minuman hangat saja.

Memperpanjang Kontak Mata, Boleh Jadi Awal dari Keberuntungan Kita

Ternyata tatapan mata adalah sesuatu yang perlu kamu perhatikan. Untuk bisa tahu sejauh mana kita bisa membuatnya jatuh hati, psikolog di Harvard University, Zick Rubin melakukan sebuah penelitian demi mencoba memahami, mampukah seseorang mengukur sejauh mana cintanya.

Hasilnya, frekuensi dan durasi saling tatap ada sebanyak 75 persen dari waktu mereka bersama dan melakukan percakapan. Bahkan untuk saling berhenti memandang pun terlihat enggan. Sebaliknya, dalam percakapan yang normal, orang hanya akan saling lihat 30 sampai 60 persen saja.

Ini jadi salah satu cara yang bisa menyentuh hatinya. Berusaha untuk memandangi matanya akan menciptakan ilusi yang menggugah rasanya. Ia akan berpikir bahwa apa yang sedang kita lakukan adalah bentuk dari cinta yang memang benar.

Jangan Sok Sempurna, Coba Ceritakan Sesuatu yang Aneh Tentangmu untuk Membuka Obrolan dengannya

Biar bagaimanapun, kemampuan kita untuk menciptakan suasana yang hidup dan bergembira, jadi salah satu cara baik untuk bisa disukai. Dan tak menutup kemungkinan pula, jika kita berani untuk bercerita tentang diri yang sebenarnya, bisa jadi ia akan mulai menyukai kita.

Hal ini bukan sekedar bualan semata, karena menurut studi yang dilakukan oleh para ilmuwan di Harvard Business School, 79% orang lebih suka pada mereka yang menjadi sosok terbuka pada kencan pertama. Apalagi jika kamu sampai berani bercerita akan hal-hal yang sebenarnya adalah sebuah rahasia. Si dia akan merasa bahwa kamu sudah percaya padanya. Sehingga pelan-pelan ia bisa jadi merasa istimewa, karena sudah dipercaya.

Cobalah Buat Istilah-istilah Rahasia yang Hanya Diketahui Kalian Berdua

Ini akan jadi sesuatu yang  lucu, sebab kata-kata khusus yang dimaksudkan adalah hal-hal yang hanya kalian diketahui kalian berdua. Entah itu sebutan untuk sesuatu hal, kata-kata khusus untuk ungkapan perasaan, sampai gerakan-gerakan unik yang tak akan diketahui oleh orang.

Tak selalu mencari hal-hal besar yang bisa dijadikan bahan guyonan. Bahkan kita dan dirinya bisa mencari celah dari hal-hal remeh untuk bisa tertawa bersama. Karena setiap manusia selalu memiliki keinginan untuk terlihat unik dan beda dari yang lain. Dan istilah ini juga bisa memudahkan kita untuk saling memahami.

Lakukan Pendekatan yang Matang dan Buat Ia Merindukanmu Pelan-pelan

Untuk sekedar bilang sayang, dan memintanya agar membalas perasaan, hanya dalam mimpi saja akan terasa mudah. Karena faktanya, pada kehidupan nyata tak semudah ketika kita membayangkan dirinya.

Kita harus punya strategi, mengatur situasi untuk bisa membuatnya jadi merasa ada yang hilang dari hidupnya. Setelah selama ini, kita sudah gencar memberi perhatian yang besar kepadanya, kurangi pertemuan-pertemuannya dengannya, meski kita sendiri mungkin tak suka.

Jarak ini akan memberinya pelajaran, bahwa hadirnya kita dalam hidupnya ternyata pelan-pelan sudah memiliki arti. Kita dan si dia bisa saling berpikir lagi lebih dalam, hingga nanti jika sudah kembali bertemu, kalian pun telah siap dengan semangat dan hasrat yang lebih baru.

Dan yang Terakhir, Berusahalah untuk Membangun Hubungan Positif dengan Dirinya

Polanya adalah semakin baik kita menunjukkan kepribadian, maka semakin berpeluang pula kita untuk dicintai olehnya. Hal-hal lain yang selama ini kita tunjukkan, akan tertinggal di hatinya dan membekas. Meski tak lagi berkata banyak, ia paham jika kita memang adalah sosok yang baik yang sedang ingin mencoba untuk menyentuh hatinya.

Semua orang memang punya batas kemampuannya masing-masing, tapi hal yang paling penting untuk diingat adalah bagaimana kita merasakan perasaan sayang itu, dan bagaimana kita juga ingin disayang.

Nah, menurutmu selain hal-hal yang sudah dijelaskan tadi, adakah hal lain yang bisa membuat orang lain jatuh hati pada kita?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Pertanyaan yang Sering Kamu Dapati Saat Kamu Tak Kunjung Memiliki Pacar

Status single sebenarnya bukanlah sebuah masalah yang besar. Single adalah pilihan. Namun herannya terkadang bukan orang yang menyandang status itu yang kebingungan, malah orang yang ada di sekitarnya. Kamu yang tak kunjung memiliki pasangan, pasti kerap mendapati 10 pertanyaan ini terlontar dari mulut orang lain untukmu.

1. “Kenapa Sih Kok Tidak Mau Pacaran?”

Mereka mengajukan pertanyaan ini karena penasaran dengan alasanmu masih bertahan dengan kesendirianmu. Tapi karena kamu menjadikansingle sebagai pilihan hidup, kamu biasa-biasa saja saat mendapati pertanyaan ini dan terasa sudah sangat kebal.

2. “Ada yang Deketin Kan?”

Jika kamu memutuskan untuk menjadi seorang single, pasti kamu memiliki alasan yang kuat di belakangnya. Meski begitu orang lain pasti tetap ingin tahu, selama ini masih ada kan orang yang mendekatimu.

3. “Pernah Tidak Kamu Berpikir untuk Pacaran?”

Banyak orang bertanya-tanya tentang apa yang kamu pikirkan saat kamu menjadi seorang single. Salah satunya adalah apakah kamu sendiri pernah berpikir untuk berpacaran dengan seseorang.

4. “Kamu Orang yang pemilih, Ya?”

Karena kamu tak kunjung berpacaran, akhirnya banyak orang yang memandangmu sebagai seorang yang pemilih. Padahal sebenarnya kamu hanya menunggu jodoh terbaik yang Tuhan siapkan untukmu.

5. “Bagaimana Perasaanmu Saat Melihat Teman atau Orang Lain Pacaran?”

Padahal kamu tak ada masalah dengan orang yang berpacaran di depan matamu secara langsung. Namun masih saja banyak orang mempertanyakan hal ini kepadamu.

6. “Sebenarnya Usia Berapa Sih Kamu Mau Pacaran?”

Saking gemasnya orang lain melihatmu yang betah dengan status single-mu, mereka sampai mempertanyakan hal ini padamu. Kenapa sampai kamu masih bertahan tanpa seorang pasangan dan sebenarnya mau pacaran pada usia berapa sih kamu itu.

7. “Apa Kamu Pernah Dijodohkan?”

Pasti banyak orang berpikir bahwa dengan jangka waktumu menjadi seorang single, sudah banyak teman dan keluarga yang menjodohkanmu dengan seseorang. Dan inilah yang ingin dicari tahu oleh orang tersebut, apakah kamu pernah dijodohkan atau tidak.

8. “Pernah Tidak Sih Kamu Merasakan yang Namanya Jatuh Cinta?”

Siapa tahu kamu pernah mencoba memulai menjalin hubungan, meski akhirnya gagal juga. Alasannya pun tentu beragam. Orang akan mempertanyakan mengenai hal ini saat kamu tak kunjung memiliki pasangan.

9. “Apa Kamu Tidak Ingin Pacaran?”

Ada banyak hal yang ingin kamu capai terlebih dulu. Tapi banyak orang langsung saja mempertanyakan tentang apakah kamu ingin pacaran atau tidak. Jawabannya tentu iya tapi bukan untuk saat ini.

10. “Apakah Kamu Takut untuk Memulai?”

Rasa takut pasti ada, karena kamu sudah lama bertahan dengan status single-mu. Entah apa alasan yang membuat kamu bertahan, tak ada yang tahu. Mungkin ini jugalah yang dikhawatirkan oleh orang-orang terdekatmu. Mereka takut jika ketakutanmu membuatmu terus bertahan dalam kesendirian dalam jangka waktu yang panjang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Inilah 7 Tipe Mantan Mahasiswa Setelah Lulus Kuliah

Momen kelulusan adalah momen yang paling ditunggu banyak mahasiswa tingkat akhir. Namun kehidupan pasca lulus kuliah, tak semua orang suka menjalaninya. Ada beberapa tipe mantam mahasiswa setelah lulus dari Universitas tempatnya menuntut ilmu dulu. Apa saja sih tipenya? Mungkin kamu termasuk salah satunya.

1. Tipe Sulit Move On

Mereka yang termasuk tipe ini adalah orang yang sulit move on dari kehidupannya sebagai mahasiswa dulu. Bagi mereka kehidupan perkuliahan lebih menyenangkan karena mereka tak perlu memikirkan tentang dunia kerja pasca lulus dari Universitas.

2. Tipe Pekerja Keras

Tipe pekerja keras adalah mereka yang anti dengan istilah menganggur. Meskipun mereka belum mendapatkan pekerjaan tetap, mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan hal yang bermanfaat, mungkin salah satunya adalah merintis usaha baru.

3. Tipe Pengembara

Mereka yang masuk dalam kategori tipe ini adalah orang yang suka melakukan travelling. Momen setelah lulus banyak dihabiskannya untuk mengunjungi banyak tempat baru yang menurutnya menarik untuk dikunjungi.

4. Tipe Rumahan

Tipe rumahan adalah mereka yang lebih suka menghabiskan waktu mereka di rumah. Kebanyakan sih memiliki hobi tidur dan nonton film kesukaan di dalam kamar. Sehingga tak ada alasan buat mereka untuk pergi ke luar rumah.

5. Tipe Penyuka Keramaian

Tipe ini akan menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang. Entah itu berkumpul dengan teman-temannya di suatu tempat seperti cafe atau pergi menonton konser musik favorit mereka.

6. Tipe Media Sosial

Tipe media sosial ini adalag tipe orang yang tak bisa lepas dari media sosial barang sebentar saja. Saat bangun tidur, hal pertama kali yang akan dilakukan adalah mencari smartphone miliknya untuk membuka media sosialnya.

7. Tipe Romantis

Orang yang termasuk tipe ini biasanya orang yang memang memilih untuk menikah setelah lulus kuliah. Kebanyakan sih sedari SMA memang sudah punya pasangan, sehingga setelah lulus inginnya cepat-cepat menikah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

5 Hal Lucu yang akan Kamu Rasakan Saat Berjodoh dengan Sahabat Sendiri

Jodoh, kematian dan rezeki adalah rahasia Tuhan. Kamu tak akan pernah tahu dengan siapa akhirnya kamu berjodoh. Dengan orang yang belum pernah kamu kenal atau justru dengan orang yang susah sangat kamu kenal. Ada loh pasangan yang akhirnya berjodoh dengan sahabat sendiri.

Terbiasa dengan hubungan luwes yang terasa santai dan menyenangkan. Beberapa kali, kamu mungkin akan merasa aneh. “Kok bisa ya sampai berjodoh sama sahabat sendiri?. Nah, setidaknya berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin kamu rasakan ketika nanti berjodoh dengan sahabatmu sendiri.

1. Tertawa Sendiri Saat Memandang Wajah Pasangan

Saat kamu memandang wajahnya, itu sudah mengingatkanmu tentang apa yang sudah kalian lewati bersama. Dengannya? mungkin kamu tak pernah berpikir sebelumnya bahwa kamu akan berjodoh dengan sahabatmu yang konyol itu, dan itu kerap membuatmu tertawa hanya dengan memandang wajahnya saja.

2. Sering Berantem Saat Bertemu Namun Rindu Saat Sedang Jauh

Bahkan kamu pun sering bingung dengan tingkahmu ini. Saat pasanganmu ada di sampingmu justru kamu sangat sering bertengkar. Namun saat kamu berjauhan dengannya, rasanya rindumu begitu memuncak.

3. Berniat Romantis Namun Akhirnya Jadi Ledekan

Sebagai sepasang sahabat, kamu dan dia memang tak pernah bertingkah romantis. Jadi makhlum jika setelah menikah saat kamu maupun dia ingin mencoba romantis, selalu berakhir dengan ledekan satu sama lain.

4. Tak Jaim untuk Saling “Mempermalukan”

Kalian memang saling mencintai sebagai satu pasangan, namun humoris di dalam hubunganmu dengannya memang sudah besar. Sehingga tak ada lagi rasa jaim untuk mempermalukan satu sama lain.

5. Tak Mau Saling Mengalah untuk Berbagi Sesuatu

Bisa diambil contoh, untuk hal kecil seperti nonton TV. Kamu sering berebut remote control dengannya. Tak ada salah satu dari kalian yang mau mengalah. Bisa dibilang tingkahmu dengan pasangan layaknya anak kecil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top