Feature

Bila Galau Membuatmu Sedih Tak Terkira, Sesekali Buatlah Mantanmu Menyesal Agar Jera

Membahas mantan itu seakan tiada habisnya. Entah karena yang kamu ingat perihal buruknya saja, atau memang karena banyak kenangan yang kamu simpan tentangnya. Belum lagi kalau sudah jelas-jelas putus, tapi dia masih suka datang menghantui. Mulai dari sok menyapa menanyakan kabar, atau bahkan terang-terangan mengajak jalan disaat hatimu sudah mulai tertata.

Tapi ada juga yang harus berhadapan dengan mantan yang ekstra menyebalkan, mulai dari pamer foto bareng gebetan barunya, sampai menyerang dan menilai kalau kamu terlihat begitu menyedihkan selepas putus darinya. Duh, mantan seperti ini enaknya diapakan ya, Kawan?

Kalau diingat lagi, rasa sakitnya jelas  masih terasa. Belum lagi kalau ingat betapa galaunya kita. Kesabaran kita tengah diuji, dan sayangnya balas dendam itu tak dianjurkan lho, Kawan. Daripada buang-buang waktu meladeni mantan untuk memikirkan perkara balas dendam atau bahkan kepikiran untuk balikan lagi, lebih baik gunakan waktumu untuk membuatnya jera dan menyesal.

Kalau Kamu Sudah Memberikan yang Terbaik Tapi Berujung Pengkhianatan, Tinggalkan Saja dan Buktikan Kalau Sekarang Kesedihanmu Sudah Surut

Waktu putus dengannya, kamu merasa duniamu benar-benar berakhir. Bahkan sempat juga kamu menangis hampir semalaman karena berusaha mempertahankan relasi yang sudah kalian bangun. Tapi mau bagaimana lagi. Keesokan harinya, dia justru terlihat baik-baik saja.

Baiklah, perlahan kamu akan paham, bahwa yang namanya putus itu hal yang wajar terjadi dalam fase kehidupan seseorang. Dan dengan menunjukkan kalau kamu sudah bangkit serta tak lagi larut dalam kesedihan setidaknya jadi caramu membuatnya jera. Tak perlu lho kamu balas dendam dengan cara-cara yang cenderung drama.

Jangan Sungkan Bertemu dengan Orang-orang Baru yang Bisa Membuat Pikiranmu Terbuka dan Lebih Bijak dalam Menyikapi Kehidupan

Bukan maksudku untuk memintamu cari orang baru yang bisa dijadikan gebetan. Coba ingat lagi, mungkin saat masih bersamanya, pertemananmu itu-itu saja. Kamu bahkan cenderung menghabiskan banyak waktu saat bersamanya sehingga perlahan memutus rantai pertemananmu.

Nah, saat kamu sudah menyadari hal itu, cobalah bangun kembali relasi pertemanan yang sempat merenggang. Jangan ragu cari teman baru yang bisa membuat mata dan pikiranmu terbuka. Perlahan tapi pasti, kamu pun akan bisa lebih bijak dalam menyikapi kehidupan. Tak usah menghiraukan mantanmu, diam-diam pasti dia masih memantaumu. Nah, kalau dia melihatmu sudah sebegitu tangguh menghadapi kehidupan, pasti ada penyesalan tersendiri dalam dirinya.

Gali dan Kembangkan Lagi Potensimu, Kalau Kamu Ditinggalkan Saat Sedang Merintis Usaha atau Melanjutkan Pendidikan, Yakinlah Upayamu Itu Pasti Membuahkan Hasil

Sebagai pihak yang diputuskan, sering kali mantan merasa kamu merupakan sosok yang lemah. Terutama untuk kamu yang mungkin ditinggalkan karena alasan terlalu sibuk dengan bisnis atau studi yang sedang kamu tempuh. Padahal setiap orang pasti berproses. Dulu mungkin kamu sukar membagi waktu, padahal sudah berusaha semaksimal mungkin memberikan perhatianmu padanya. Tapi tetap ujungnya dia yang minta putus.

Hei, sekarang kamu punya banyak waktu untuk membuktikan kalau apa yang kamu kerjakan sejatinya tidak sia-sia. Buat dia menyesal karena dia tak sabaran dengan proses yang dihadapinya saat bersamamu. Kesuksesanmu akan menjadi jawaban terbaik untuk pengkhianatannya

Kalau Kamu Merasa Perlu Hadirnya Orang Baru Supaya Move On-mu Lebih Cepat, Ya Tak Masalah. Asal Kamu Memang Benar-benar Berniat untuk Membangun Sesuatu yang Baru

Ada yang merasa kalau datang dan mencari orang baru disebut pelarian. Padahal, tak semuanya memasang motivasi demikian. Bila kamu telah merasa menemukan orang yang jauh lebih baik dalam waktu yang cepat yang mungkin sebelumnya tak pernah kamu duga, maka jalani saja.

Tuhan Maha Baik, dia mengabulkan doa-doamu yang ingin move on cepat dengan mengirim orang anyar yang ke depannya juga bisa diajak saling mengenal dan membangun sesuatu yang baru. Di lain sisi, perkara mantan yang jera, bukan lagi urusanmu. Sebab yang jadi fokusmu sekarang adalah kebahagiaan bersama sosok baru yang mau menerimamu apa adanya.

Ingatlah kalau Kamu Pantas Berbahagia Setelah Kemarin Disia-siakan oleh Mantan yang Hanya Bisa Membuat Hatimu Berantakan

Kamu tak pantas disia-siakan. Apalagi oleh mantan yang hanya bisa datang pas butuh saja, giliran ada yang lebih bening kamu malah ditinggalkan. Nah, sekali waktu tunjukkanlah jika hatimu ada bukan untuk dibuat berantakan. Tak perlu balas dendam dengan cara yang menyakitkan, cukup buatlah satu momen dimana ia bisa menyesali bahwa tak ada satu pun yang berhak menyia-nyiakan dirimu. Buktikan kalau kamu terlalu berharga untuk mantanmu yang satu itu. Jadi memang sebaiknya kalian tak usah bersama dan tak perlu bertemu lagi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lika-Liku Selingkuh, yang Perlu Kamu Tahu

Setelah banyaknya kasus selingkuh yang kerap dikaitkan dengan istilah ‘Pelakor’, beberapa orang menjadi was-was. Takut jika pasangannya dipikat atau terpikat oleh pihak lain. Padahal yang namanya selingkuh, itu tak hanya karena si penggoda saja. Lihat juga reaksi yang digoda, atau jangan-jangan pasanganmulah yang menggoda.

Jangan buru-buru sensi, buat bilang kalau si lelaki selingkuhan istrimu adalah brengsek. Atau perempuan yang konon merebut suamimu, kau cap murahan. Sekali lagi, selingkuh dilakukan dua orang dengan sadar. Tak ada yang bisa dibenarkan dan disalahkan. Agar tak terjebak dalam pemahaman yang salah, ada beberapa hal yang perlu kita ketahui tentang selak beluk penyelewengan yang melukai hati.

Kenali Dulu Siapa Dia, Sebab dari Hasil Penelitian Ada Orang yang Memang Gampang Selingkuh

Selingkuh itu merenggut kebahagian, dan memotong impian masa depan. Untuk itu, mendapati pasangan yang mendua jelas jadi sesuatu yang tak diinginkan kita semua. Nah, untuk membebaskan dari ancaman kejadian yang menyakitkan ini. Dari hasil beberapa penelitian, inilah beberapa jenis karakter orang yang disebut-sebut mudah sekali untuk selingkuh.

Apalagi Jika Dirinya Gemar Posting Foto Mesra di Sosial Media

Dikutip dari laman Tirto.id, Gwendolyn Seidman, seorang profesor psikologi pada Albright College, yang mempelajari relationship dan cyberpsychology menyatakan bahwa saat ini banyak pasangan yang merasa perlu menampilkan hubungan percintaan mereka di media sosial. Bukan benar-benar bahagia, pasangan yang gemar memasang foto mesra, bisa jadi sedang menyembunyikan masalah hubungannya.

Dan Jika Suamimu Mendadak ‘Bernafsu’ Bisa Jadi Ia Sedang Selingkuh

Tanpa bermaksud untuk mengajakmu tak percaya pada suamimu. Namun, perubahan yang signifikan perlu untuk dicurigai. Coba perhatikan lagi, bagaimana ia bersikap sebelumnya. Masih serupa atau mendadak berbeda. Bahkan, dari hasil penelitian. Suami atau pasangan yang sedang berselingkuh, konon akan lebih bernafsu bercinta dari hari-hari biasa. 

Itulah Sebabnya, Hasil Studi Bilang : Tukang Selingkuh Berpotensi Meninggal Lebih Cepat dari Dia yang Setia

Untuk kamu para pelaku yang kerap berselingkuh, hati-hat saja nih. Pasalnya, sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan dan diterbitkan dalam Jurnal Of Sexual Medicine oleh University Of Florence, Italia menyebutkan, kebiasaan selingkuh terbukti membuat usia lelaki lebih cepat meninggal dibandingkan laki-laki yang setia.

Tapi Selalu Ada Alasan, yang Memicu Seseorang Selingkuh dari Pasangannya

Percayalah selingkuh selalu jadi awal atas segala kerhancuran hubungan dengan pasangan. Namun, kalaupun harus ditelisik lebih dekat, faktor pemicu yang akhirnya membuat seseorang selingkuh jelas sangatlah beragam. Untuk itu, sekelompok ilmuwan punya penjelasan menganai alasan seseorang menyeleweng dari pasangannya. Berikut ini adalah beberapa alasannya.  

Lalu Jika Sudah Selingkuh, Pantaskah Ia Kembali Lagi Padamu?

Jadi momok yang selalu ditakutkan dalam hubungan, tak seorang pun ingin hubungannya berakhir karena perselingkuhan. Tapi, perjalanan cerita cinta selalu datang dengan berbagai macam kejutannya. Jika “selingkuh” tiba-tiba jadi prahara, kita tak selalu bisa menolaknya. Untuk bisa mempertimbankan apakau dirinya layak diterima lagi atau tidak, kamu bisa membacanya disini.

Sebagai Pelajaran yang Akan Menguatkan, Mari Berbenah Diri dari Sakit Hati Karena Diselingkuhi

Tak bisa memilih cerita hidup, beberapa orang bernasib sial karena pernah menjadi korban perselingkuhan dari seseorang yang mungkin disayang. Tapi nasi sudah menjadi bubur, segala bentuk sakit hati yang tak bisa dihindari. Ada beberapa pelajar yang bisa kamu jadikan acuan untuk terus bangkit dari sakit hati, karena diselingkuhi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sederet Alasan, Mengapa Seseorang Selingkuh dari Pasangan

Percayalah selingkuh selalu jadi awal atas segala kerhancuran hubungan dengan pasangan. Namun, kalaupun harus ditelisik lebih dekat, faktor pemicu yang akhirnya membuat seseorang selingkuh jelas sangatlah beragam. Untuk itu, sekelompok ilmuwan punya penjelasan menganai alasan seseorang menyeleweng dari pasangannya.

Dan dari hasil temuan tersebut, sebagaimana yang dilansir dari Brightside.me, ada beberapa alasan yang bisa membuat seseorang berselingkuh. Berlaku untuk setiap orang, termaksud mereka yang hubungannya terlihat mesra. Sebab mereka juga berpotensi untuk tergoda oleh orang ketiga.

Keintiman Memudar dan Tak Tahu Bagaimana Caranya Mengembalikan

Bayangkan, kamu akan bertemu dengan orang yang sama setiap hari. Dari sejak kamu membuka mata hingga tertidur pada malam harinya. Bosan itu manusiawi, tapi jika hal tersebut justru merubah kalian berdua sampai kehilangan keintiman. Jelas bisa berbahaya. Tak mamu untuk menciptakan suasana yang bisa membawa kalian dalam percakapan hangat, jadi kemungkinan yang bisa menghantar hubungan pada perselingkuhan, yang bisa berakhir pada perceraian. 

Seks sering disebut-sebut sbagai salah satu hal yang dicari oleh lelaki yang berselingkuh dari pasangannya. Padalah, pada buku The Truth on Cheating, konselor pernikahan Gary Neuman mengatakan bahwa 47% klien lelakinya yang berselingkuh mengaku tak memiliki keintiman emosional dengan pasangannya. Dan kian sulit untuk bisa dideteksi, karena laki-laki tidak suka menunjukkan perasaan mereka. Padahal, banyak perempuan yang sangat menginginkan agar pasangan prianya memiliki perasaan terbuka.

Merasa Tak Dihargai Oleh Pasangan Sendiri

Percaya atau tidak, sebagian besar lelaki menginginkan eksistensi dan penghargaan atas apapun juga. Akan jadi cerita buruk, jika ternyata sang istri berperilaku dengan sesuka hati tanpa berpikir bagaimana perasaan sang suami. Entah dari perkataan, sikap, perbuatan, dan hal lain dalam interaksi serta hubungan berdua.

Laki-laki akan merasa dilukai tatkala istrinya memandang rendah pekerjaannya, hanya karena si istri punya penghasilan yang lebih besar, misalnya. Rasa rendah diri atas sikap seperti ini akhirnya melahirkan sakit hati yang kemudian memicunya untuk mencari perempuan lain yang bisa menghargai dirinya seperti keinginannya. Dan bisa terjadi juga sebaliknya, perempuan selingkuh karena tak merasa dihargai oleh suaminya.

Berkurangnya Romansa dan Gairah Tiap Kali Ingin Bercinta

Yap, tetap mempertahankan romansa cinta seperti awal menikah memang susah. Geliat bercinta dan emosi bisa pudar seiring bertambahnya usia. Tapi, hal yang perlu dan baiknya tetap ditumbuhkan keterbukaan perihal kehidupan seks pada pasangan kita. Karena kalau tidak, pasanganmu bisa pergi dan mencari kebutuhan jasmaninya di luar.

Hal ini dibenarkan oleh survei dalam buku berjudul The Normal Bar oleh Chrisianna Northrup, Pepper Schwartz, dan James Witte. Katanya, kurangnya emosi, hilangnya geliat romansa, serta kehidupan seks yang membosankan menjadi alasan bagi 70% pria dan 49% wanita memutuskan untuk berselingkuh dari pasangannya. Menariknya, orang-orang dalam surveri tersebut mengaku memiliki kehidupan yang bahagia secara umum. Tak ada masalah atau skandal lainnya.

Waktu yang Tadinya Dipake Berdua, Direnggut Oleh Sosial Media

Mewabahnya tren sosial media, memang memberi dampak tersendiri bagi hubungan. Lelaki yang sibuk pada games di ponsel pintar atau perempuan yang terus berselancar pada timeline Instagram. Kadang perempuan lupa, bahwa ada pasangan yang perlu disambut ketika pulang kerja. Begitu pun sebaliknya, laki-laki lupa kalau istrinya pun butuh waktu berdua untuk tetap menghidupkan rasa.

Maka jika salah satu pasangan sudah terjebak pada aktivitas dunia maya yang berlebihan, kemungkinan selingkuh akan meningkat. Sementara kamu sibuk denga gadgetmu, lelakimu mungkin akan sibuk mencari perempuan yang bisa menggantikan peranmu.

Salah Satu atau Masing-masing, Terlalu Sibuk untuk Bekerja

Kecintaan terhadap pekerjaan dan alasan lain, seringkali membuat seseorang lupa. Bahwa selain mengumpulkan pundi-pundi rupiah, ada pasangan yang juga membutuhkan dirinya. Perjalanan bisnis atau kebohongan yang disengaja, jadi celah paling banyak yang dimanfaatkan oleh lelaki untuk menyeleweng dari pasangan.

Sedangkan perempuan, biasanya akan berselingkuh di tempat kerja, pada rekan yang biasanya dekat dan bisa memahaminya. Dan, tahun 6 hingga ke 9 konon jadi tahun paling rawan atas perselingkuhan yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Dari sini kita belajar, bahwa manajemen waktu antara bekerja dan pulang ke rumah menikmati kebersamaan dengan pasangan bisa jadi salah satu penekan keinginan selingkuh dari pasangan.

Mendapat Pengaruh dari Luar Diri

Yap, circle pertemanan memang kerap disebut-sebut sebagai pembentuk karakter seseorang. Walau sebenarnya kita tetap jadi pihak terkuat yang bisa menentukan akan jadi seperti apa kita kelak. Kita cenderung bersikap sebagaimana beberapa teman kita bersikap.

Bahkan dalam sebuah polling anonim, lebih dari 75% laki-laki yang melakukan hubungan badan dengan perempuan yang bukan istrinya mengaku terpengaruh karena teman-temannya juga melakukan hal yang sama. Dengan kata lain, orang sekitar bisa jadi pemicu yang mendorong seseorang untuk selingkuh.

Selingkuh, Sudah Jadi Kebiasaan yang Mendarah Daging Baginya

Percayalah, persentase seorang peselingkuh berubah sangatlah sedikit. Jadi, jika sudah pernah ketahuan satu kali selingkuh, kemungkinan besar akan melakukan hal serupa di hari berikutnya. Sebab, selingkuh itu memberi efek ‘nagih’. Ada sensasi berbeda yang dirasa ketika berhasil menaklukkan banyak perempuan, jika ia adalah seorang lelaki. Pun begitu sebaliknya.

Maka jika sedari pacaran saja, kamu sudah tahu ia adalah ‘tukang selingkuh’. Sebaiknya pertimbangkan niatmu untuk terus bersamanya. Karena sifat tersebut, mungkin sudah jadi tabiatnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Melody Dambakan Momongan Sembari Coba Bisnis Baru

Setelah resmi menikah dengan Hanif Fathoni pada 2018, Melody Nurramdhani Laksani eks personel JKT48 mengaku tengah mendambakan hadirnya momongan.  Pernyataan itu langsung dilontarkan sendiri oleh Melody. Penyanyi kelahiran Bandung itu mengatakan bahwa keinginannya untuk memiliki momongan belum tercapai hingga saat ini.

“Ya pasti mau lah (punya momongan), cuma kan gimana yang ngasih saja,” ucap Melody seperti dikutip Viva.co.id, Jumat (22/3).

Kemudian, Melody pun mengatakan bahwa ia tidak melakukan program kehamilan ataupun menunda kehamilan. Semuanya ia pasrahkan kepada Tuhan.

“Enggak lah enggak ada nunda-nundaan (kehamilan) Segimana di kasih Allah saja,” tuturnya.

Lebih lanjut, wanita kelahiran tahun 1992 itu juga mengatakan bahwa pasca menikah, ia dan sang suami tertarik untuk berkarir di dunia bisnis, khususnya bisnis di bidang pertanian.

“(Bisnis) kuliner sih enak, tapi sudah banyak. Cuma kalau kita berinovasi kan kita juga enggak tahu ya, tapi kalau ada kesempatan bisnis pertanian ada mengarah ke situ juga,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top