Feature

Biar Traveling Berjalan Enak, Minta Semua Teman Menentukan Tujuan Sebelum Jalan

Tuk menutup akhir tahun, udah nggak ada lagi kata pas untuk traveling, tetapi wajib. Kalau kamu ingat-ingat bisa aja di tahun ini kamutidak mengambil cuti sama sekali. Maka dari itu, dari pada akhir tahun tetap bekerja, mendingan coba ambil libur dan lakukan traveling bersama teman. Toh nggak ada salahnya buat rehat sejenak dari kepenatan rutinitas yang itu-itu saja.

Supaya jalan traveling berjalan lancar dan nggak cuma sekedar wacana dadakan. Kamu harus tentukan destinasi wisata. Coba deh ajak teman-teman traveling kamu untuk menentukan juga, supaya jalan-jalan ini nggak cuma jadi poin kamu semata melainkan bersama-sama. Supaya makin berjalan dengan nyaman, minta teman kamu untuk memberikan saran tempat yang akan dikunjungi, jangan ujung-ujungnya mereka hanya mengatakan “bebas gua ikut aja”. Kalau perlu adakan voting biar mencapai kata mufakat.

Selain menentukan tempat, ada beberapa hal lagi yang perlu kamu lakukan apabila kamu traveling sama teman lho. Dengan tujuan jalan-jalan enak bagi semuanya. Coba disimak ya…

Mengajak Teman yang Sekiranya Asyik Untuk Diajak Senang Bersama-sama

Komposisi siapa aja yang ikut dalam suatu rangkaian perjalanan itu penting. Tentu kamu nggak ingin kan perjalananmu jadi nggak asyik karena ada salah satu teman yang ribet. Bahkan nggak bisa diajak jalan-jalan karena ngeluh ini itu. Selain menjengkelkan, itu menjadi hal yang mengurangi kadar kesenangan dalam liburan. Untuk itu coba tunjuk teman yang asyik-asyik aja.

Menyusun Rencana Perjalanan yang Kamu Minta Dari Teman-teman yang Ikutan

itenary atau rencana perjalanan perlu diatur. Masa iya kamu udah berkelana ke luar kota atau tempat wisata, ujung-ujungnya cuma tidur di villa atau penginapan aja. Basi banget dong. Untuk itu rencana perjalanan itu biasanya hal yang dilupakan beberapa teman sebelum traveling. Kami saranin, untuk minta teman-teman untuk memberikan list tempat yang dikunjungi apa saja apabila plesirannya ke luar kota. Kalau ke pulau atau gunung, mungkin bisa dilakukan beberapa agenda yang seru, seperti BBQ-an atau ajang saling tukar pikiran.

Buat Games Kecil-Kecilan Biar Jalan-jalan Terasa Fun!

Menikmati alam dan melepas kepenatan mungkin itu tujuan dari jalan-jalan. Tapi makin seru lagi, kalau ada kegiatan games kecil-kecilan supaya jadi pembeda dari sebelumnya. Kamu bisa membawa card games, yang emang nggak repotin banget untuk dibawa. Kalau misalkan bosen dengan tipikal permainan, seperti itu, coba cari games lain yang tujuannya buat seru-seruan! mungkin bisa permainan yang menentukan kalau yang kalah untuk melakukan curhat yang paling seru atau sedih selama di tahun ini. Hmmm itu kedengarannya menarik sih, ya kan?

Meminta Teman-teman Untuk Siapkan Dana, Biar Makin Jadi Nggak Sekedar Wacana

Setiap orang memiliki kebutuhan masing-masing yang tentu berbeda. Biasanya, hal yang membuat mereka nggak jadi ikut karena ada saja alasannya, yang paling klasik sih adalah duitnya kepake buat beli ini atau itu. Akhirnya mereka nggak jadi ikut. Untuk menepis hal-hal semacam itu, tentu kamu bisa berinisiatif untuk meminta teman yang ikut jalan-jalan buat mengumpulkan duitnya ke kalian sebelum hari perjalanan. Dijamin, orang tersebut nggak punya alasan untuk nggak ikut. Bukannya memaksa sih, tapi cara ini ampuh terutama bagi temanmu yang sulit untuk menyisihkan uang.

Tunjuk Satu Teman yang Bisa Mengelola Keuangan Selama Perjalanan

Ketika traveling sudah berjalan, mending kamu tunjuk deh satu teman yang memang memiliki tanggung jawab dalam memegang uang. Ya semacam bendahara. Fungsinya kalau untuk pergi ke mana-mana atau mau makan apa, duit yang sebelumnya sudah kamu kumpulkan, bisa dikelola dengan baik di tangan dia. Alhasil ia bisa menghemat dan mengerem keinginan temanmu untuk beli apa saja, karena kan lumayan kalau ada sisanya, siapa tahu bisa dipakai buat rencana jalan-jalan selanjutnya.

Traveling itu salah satu kegiatan yang nggak boleh luput kamu lakukan. Karena ini bakal diperlukan, seperti kamu tahu tuntutan kerjaan yang semakin cepat dapat membuat orang gampang stres. Salah satu hal yang pas untuk lari dari rutinitas adalah dengan plesiran dengan teman, dan gila-gilaan bareng. Supaya di tahun baru nanti rasa semangat dalam berkativitas masih terjaga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Sutradara Joko Anwar, Minta KPI Dibubarkan

Setelah polemik tentang keingin KPI untuk turut serta mengawasi kontek Netflix dan Youtube, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kembali menjadi sorotan. Yap, baru-baru ini, lembaga yang mengawasi jalannya tayangan di pertelevisian Tanah Air itu dianggap mengeluarkan sejumlah sanksi dan keputusan yang sangat aneh.

Salah satu contoh misalnya, KPI melakukan teguran terhadap stasiun Global TV yang menayangkan tayangan kartun Spongebob Squarepants. Di mana dalam salah satu tokoh Spongebob melakukan pelemparan kue tart dan pemukulan.

Masyarakat pun tak diam, sebagian besar menilai keputusan KPI tersebut adalah pendapat yang amat keliru. Berita ini juga menarik perhatian salah satu sutadara kondang di tanah air, yakni Joko Anwar. Pada laman Twitter pribadinya, sutradara Gundala itu bahkan dengan tegas dan yakin menuliskan tagar Bubarkan KPI.

Sumber : https://twitter.com/jokoanwar

Tak hanya itu saja, lelaki kelahiran Medan, Sumatera Utara tersebut juga mengunggah foto ilustrasi sejumlah tayangan televisi yang mendapat teguran dan sanksi KPI. Tak hanya Spongebob, ada pula sejumlah tayangan seperti infotainment “Obsesi” Global TV, “Ragar Perkara” Tv One, “Rumpi” Trans TV dll.

“Promo Gundala kena sanksi @KPI_Pusat karena ada dialog bilang ‘Bangsat.’ Bangsat artinya, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia:,” twitt Joko Anwar, sambil menyematkan keterangan kata “bangsat” dari sebuah kamus bahasa Indonesia.

“Kalau ada lembaga yang anggap tontonan kayak SpongeBob melanggar norma kesopanan, lembaga itu nggak layak dipercaya menilai apapun di hidup ini. #BubarkanKPI @KPI_Pusat,” sambung Joko Anwar.

Menurutmu bagaimana?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Adela Resmi Layangkan Gugatan Cerai pada Sang Suami

Kabar tak megenakkan, baru-baru ini datang dari pelantun lagu ‘All I Ask”, Adele. Yap, belum lama ini, ia mengumumkan perpisahannya dengan sang suami, Simon Konecki. Dan kini, penyanyi perempuan berusia 31 tahun tersebut secara resmi melayangkan gugatan cerai pada suaminya.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh oleh pihak Adele melalui sebuah pernyataan yang dikutip dari E! News, Jumat (13/9), dimana Adele menggugat cerai Simon setelah 8 tahun, dan memutuskan akan merawat anak mereka, Angelo, bersama-sama.

“Mereka berkomitmen untuk membesarkan Angelo bersama dengan penuh cinta,” ungkapnya sang sumber.

Akan tetapi, hingga ini dituliskan, baik Adele maupun Simon Konecki masih belum angkat bicara terkait kabar gugatan cerai mereka tersebut.

Sebelumnya, Ryan Tedder, vokalis OneRepublic sekaligus sahabat dekat Adele, mengungkap kabar sang musisi setelah memutuskan untuk berpisah. Ia menyebut Adele tengah merasa kesulitan karena perceraian, namun keadaannya baik-baik saja.

“Perceraian memang sangat membuatnya kesulitan. Tapi sekarang dia baik-baik saja,” ujar Ryan beberapa waktu sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Meski Sering Rindu, Jarak Merubah Kita Jadi Kian Tangguh

Tak bisa ditolak, kabar bahwa kita harus berjarak adalah kenyataan yang awalnya terasa berat. Takut jika berjauhan, berbagai macam ketakutan tiba-tiba memenuhi hati dan pikiran. Bagaimana jika kamu butuh bantuanku, jatuh sakit dan tak ada yang mengurusmu, atau yang lebih parah lagi, bertemu perempuan baru dan lupa pada diriku.

Namun hidup terus melaju, meski kita berdua mungkin tak mau, dirimu tetap harus pergi dan kita menjadi jauh. Kerap mengeluh dan berkata rindu, perjalanan awal dari hubungan yang terbentang jarak ini, tentu tak semudah yang orang bilang. Berkali-kali aku menahan sepiku sendiri, berkali-kali pula kau berkata rindu dan ingin segera bertemu. 

Kita belajar menikmati prosesnya, meredam semua amarah kita sedang ingin bertengkar, dan kembali saling mengungkapkan perasaan jika sudah sedikit tenang. Pelan-pelan kita percaya jika jarak ternyata merubah kita berdua menjadi manusia yang lebih dewasa. Paham jika waktu jadi sesuatu yang berharga, setiap kali ada waktu luang, bertemu adalah hal yang wajib kita kita lakukan.

Sialnya, pada waktu lain yang tak dapat kita halau, aktivitas berbeda dengan zona waktu yang juga tak sama, jadi sesuatu yang kerap memicu salah paham. Kamu bisa jadi sudah ingin tidur, ketika aku baru saja sampai di rumah dari tempat kerja. Di lain waktu, aku yang tak tahu kamu lelah, merasa kecewa karena tak didengar ketika hendak bercerita bagaimana hariku di tempat kerja. Butuh waktu memang, untuk bisa saling paham, untuk itulah kita belajar, bagaimana meredam semunya dengan porsi yang seharusnya.

Kini, kita berdua harus sama-sama berterimakasih, sebab jarak yang masih membentang justru jadi ajang pembelajaran yang kian menangguhkan hubungan. Dari yang tadinya tak bisa menahan rindu, kita belajar bagaimana mengatur waktu. Kita yang dulunya masih kerap mengedepankan ego, berubah jadi dua manusia waras yang tahu kapan harus berkutat dengan pendapat dan kapan harus menurunkan keinginan.

Tak apa, jika kita masih berjauhan, karena aku percaya kau dan aku akan terus belajar bagaimana menjaga hubungan. Jika jarak ini sudah usai, aku percaya hubungan ini akan jauh lebih kuat dari sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top