Feature

Bertandang Ke Rumah Pacar, Cobalah Pahami Respon Mana yang Berarti Baik Untuk Hubungan

Bertemu dengan orangtua pacar, jelas jadi jalan yang kian memudahkan hubungan. Jadi wajar, jika nanti kita mungkin sedikit deg-degan. Entah itu membayangkan obrolan bersama dengan mereka, hingga bagaimana respon mereka atas kedatangan kita.

Dan tak perlu susah payah untuk menilai sejauh mana hubungan kita akan berjalan dengan kekasih. Sebab respon orangtuanya saat bertemu dengan kita, sebenarnya bisa jadi tanda sejauh mana mereka bisa menerima sosok yang dibawa anaknya ke rumah, yang kelak akan jadi teman hidup anaknya.

Kamu mungkin tak pintar membaca gerak tubuh dari orangtuanya. Tenang! Sebab sejatinya ada beberapa hal lain yang bisa kamu jadikan acuan, sejauh mana orangtuanya suka dan mungkin akan memberi restu atas hubungan.

Tak Bermaksud Terlalu Ikut Campur, Pertanyaan yang Diajukan Biasanya Hanya Ingin Memastikan

Jangan buru-buru salah sangka dan merasa tak suka atas perlakukan mereka. Sebab biasanya, hal-hal yang ditanyakan oleh orangtua sang pacar justru jadi gambaran dukungan mereka.

Nah, jika ternyata pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan adalah sesuatu yang masih dalam batas wajar, misalnya, “Kamu sama dia sudah pacaran berapa lama?”, “Katanya kamu suka bikinin dia makanan ya?”, “Tante sekarang lebih tenang, kamu bisa antar dan jemput ia setiap kali pulang kerja.” atau beberapa pertanyaan lain yang mungkin adalah sesuatu yang wajar. Kamu tak perlu tegang, sebab perkataan seperti itu bisa diartikan jika orangtuanya menyukaimu.

Selama Bersama, Orangtuanya Memperlakukan Kamu Sama Seperti Anaknya Sendiri

Cobalah telisik lebih dalam, apakah orangtuanya memberimu perhatian? Sebab menurut psikolog Jack Schafer Ph.D yang pernah bekerja sebagai analisa kebiasaan di FBI menjelaskan bahwa respon pertama kali bertemu bisa jadi acuanmu.

Lihatlah gerak-gerik dari orangtua kekasihmu, apakah ketika kamu datang mereka lantas cuek dan tak memedulikanmu. Atau justru terlihat antusias, memperlakukanmu bak tamu yang memang harus dijamu.

Jika mereka bersikap cuek, bisa diartikan bahwa mereka tak tertarik denganmu. Sebaliknya, kalau mereka memperhatikanmu layaknya anaknya sendiri, sudah pasti mereka menyukaimu. Bahkan dalam sepanjang obrolan, mereka akan terus melibatkanmu. Meminta pendapatmu untuk beberapa hal. Entah itu tontonan televisi atau cemilan apa yang enak untuk dinikmati.

Memberi Petuah dan Nasehat, Bagaimana Kamu dan Anaknya Akan Menjalin Hubungan

Untuk pertemuan pertama, biasanya orangtua pacar yang memang menyukaimu akan banyak bercerita. Ceritanya pun bisa jadi tak jauh-jauh dari kisah mereka saat muda. Mulai dari bagaimana mereka pacaran hingga menikah. Obrolan yang ada pun tak sekedar ngalor-ngidul, orangtuanya juga menyampaikan beberapa kalimat yang menjadi nasihat untuk hubungan kalian berdua. Bagaimana kalian harus saling mengalah, menurunkan ego, dan tetap saling mendukung satu sama lain.

Mungkin akan terdengar sedikit aneh, sebab ini adalah pertemuan pertama dengan mereka, akan tetapi jika nasihatnya baik, jelas harus didengarkan. Asal jangan nasehat untuk menyudahi hubungan saja, sebab ini jelas bukanlah sesuatu yang kita harapkan tentunya.

Dan Tak Sungkan Untuk Turut Serta Mengajakmu pada Beberapa Acara Keluarga yang Nanti Akan Mereka Adakan

Tidak perlu diragukan lagi, hal ini jadi lampu hijau atas hubunganmu dengan kekasih. Sebab ketika orangtuanya mengajakmu bertemu dengan anggota keluarga lainnya itu artinya kamu sudah mulai diterima sepenuhnya.

Dengan kata lain, kamu sudah diterima di keluarganya, dan orangtuanya pun berharap kamu bisa diterima oleh keluarga besarnya. Maka tak heran, meski itu adalah pertemuan yang pertama, ayah atau ibunya tak sungkan untuk bilang bahwa kamu boleh ikut pada beberapa acara keluarganya yang mungkin akan diadakan dalam waktu dekat. 

Hingga Beberapa Kali Melarangmu Untuk Buru-buru Pulang

Merasa nyaman ada kamu yang datang, orangtuanya mungkin akan berujar senang karena kamu menemani mereka bercerita. Walau hanya sekedar ngobrol biasa, bisa jadi hal tersebut cukup berarti buat mereka. Apa lagi jika ternyata pacarmu tak tinggal berdua dengan mereka. Katakanlah kamu mengunjungi orangtua dari pacarmu di Bandung, sedang kamu dan pacar sama-sama bekerja di Jakarta. 

Tak ingin buru-buru merasa sepi lagi, bisa jadi orangtuanya tak ingin kalian berdua buru-buru pergi. Itu artinya, kehadiranmu di rumah mereka cukup berarti. Jadi tak heran, kalau orangtuanya tak ingin kamu buru-buru pulang.

Beberapa Kali Ada Ucapan Terima Kasih Karena Sudah Datang Berkunjung

Selanjutnya, beberapa saat sebelum kamu pulang dan meninggalkan rumah sang pacar. Cobalah perhatikan, apakah orangtuanya turut serta mengantarmu keluar rumah. Baik sampai ambang pintu, atau bahkan hingga kamu masuk ke dalam mobil atau tumpangan lain yang akan membawamu pulang.

Jika memang “iya”, itu artinya mereka peduli padamu dan ingin memastikan kamu pulang dengan siapa. Sekedar meyakinkan diri, bahwa kamu akan baik-baik saja. Dan tak lupa pula, ada selipan ucapan terima kasih karena telah datang bertandang ke rumah mereka.

Hingga Memintamu Untuk Datang Lagi Berkunjung Ke Rumah Mereka

Masih jadi bagian dari hal yang tadi sudah dijelaskan, orangtua pasanganmu mungkin akan memintamu kembali datang. Jangan dulu berpikir yang bukan-bukan. Sebab bisa jadi, mereka ingin mengenal kamu lebih dalam dan bisa menghabiskan waktu yang lebih banyak lagi untuk tahu bagaimana sosok orang yang kelak akan dijadikan menantu.

Nah, jika ternyata kunjungan pertamamu ke rumah pacar dibumbui beberapa hal yang tadi sudah kami jelaskan. Kamu tak perlu risau dan ragu untuk hubungan yang sedang dijalankan. Sebab itu artinya mereka suka padamu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Brad Pitt dan Charlize Theron Dikabarkan Menjalin Hubungan

Dua tahun pasca, prahara rumah tangganya usai dengan Angelina Jolie. Aktor Brad Pitt dikabarkan tengan berkencan dengan aktris peraih Piala Oscar, Charlize Theron. Konon, keduanya bertemu karena dikenalkan oleh mantan tunangan Theron, yakni Sean Penn.

Dilansir dari The Sun, keduanya mulai terlihat menjalin hubungan usai Natal tahun lalu. Dengan kata lain, ini akan jadi hubungan serius pertama yang Pitt jalani usai berpisah dengan Jolie pada tahun 2016 lalu.

Masih dari laman yang sama, seorang sumber mengatakan jika  “Mereka sudah saling ketemu hampir sebulan ini. Mereka awalnya berteman biasa, ironisnya dikenalkan oleh Sean, tapi kemudian hubungan keduanya mulai semakin dekat.”

Maka tak heran, jika akhir pekan minggu lalu, keduanya tampak bersama usai pemutaran film yang berbeda pada Sabtu malam. Dimana Brad Pitt pergi menonton “If Beale Street Could Talk” di sebuah rumah pribadi di Hollywood Hills. Karena dirinya menjadi eksekutif produser. Sedangkan Theron menjadi salah tamu istimewa di pemutaran film “Roma” di Chateau Marmont, LA.

Selepas menghadiri acara masing-maing, Brad terlihat datang untuk menemui Chateu. Berganti baju dan bergabung duduk di salah satu sudut bar bersama dengan Charlize. Terlihat jika Charlize minum vodka sementara Brad minum air putih.”

Namun hingga saat ini, perwakilan Brad Pitt masih enggan untuk berkomentar tentang kabar ini.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Aku Siap Hidup Susah, Tapi Harusnya Lelakiku Tak Akan Membiarkannya

Fakta tentang menjalani hidup berdua dari titik terendah sampai mas-masa bahagia. Tentu terdengar begitu manis di telinga. Dipercaya jadi bukti nyata dari cinta, beberapa lelaki akhirnya berpikir bahwa perempuannya haruslah mau diajak susah. Kalau tidak, itu artinya dia tak benar-benar cinta.

Eits, tunggu dulu sayang. Aku rasa kamu perlu berpikir sebentar. Tentang bagaimana ayah dan ibuku susah payah membuatku bahagia. Lalu sekarang, tiba-tiba kamu datang untuk mengajak hidup susah. Ini bukan perkara cinta atau tak cinta. Tapi lebih ke bagaimana kesiapanmmu untuk hidup berdua. Karena jika memang benar-benar sayang, kamu tentu akan selalu membuatku bahagia, bukan malah mengajak hidup susah.

“Kita ngontrak dulu ya, sembari nyicil rumah” jauh lebih terdengar bertanggung jawab daripada “Mau beli rumah gimana, hidup juga masih gini-gini aja”. Kalau sama kemampuan diri sendiri saja kamu sudah tak percaya, bagaimana bisa bertanggung jawab atas hidup kita nanti? 

Disamping itu, aku pun tahu jika segala sesuatu butuh proses. Sebelum bisa duduk bersantai di akhir pekan, kita berdua mungkin akan kerja keras, walau di hari libur, demi kebutuhan lain yang sudah menunggu. Tak apa, kupikir ini memang akan jadi bagian dari proses yang harus kita jalani bersama. Tapi, berbeda cerita, jika ajakan hidup susah bersama kamu sampaikan karena kesalahan dalam membuat keputusan. Bukan tak cinta atau tak siap menderita, tapi diriku berhak untuk menolaknya.

Tak perlu terburu-buru, kita masih punya waktu untuk mengatur dan mempersiapkan semuanya terlebih dahulu. Lagipula, hidup berdua bukan perkara mudah. Sebab cerita kita bukan hanya tentang bahagia saja, ada sekelumit cerita sedih yang juga bisa menghampiri diri kapan saja. Untuk bisa siap menghadapinya, kita butuh kuda-kuda yang tak sekedar kata ‘pasrah’ dan ‘jalani saja’.

Tak ada yang mengejar kita. tak juga diminta oleh keluarga agar segera menikah. Lantas apa yang kau jadikan alasan untuk menikah dalam waktu dekat? Lupakan puluhan undangan yang sudah datang tiap akhir pekan. Tak semua pencapaian orang harus kita jadikan patokan. Membangun bahtera hidup berdua adalah perkara besar. Ada ribuan kesiapan yang harus direncanakan dengan cepat dan perlahan.

Serupa denganmu, aku pun percaya jika rejeki bisa datang kapan saja. Tapi disamping itu semua, kita juga perlu menjalankan logika. Berpikir rasional untuk segala kemungkinan. Sebab, sebuah persiapan matang saja masih bisa berjalan melenceng dari rencana, apalagi yang tak ada persiapan apa-apa?

Rasa sayang dan cintaku tak perlu kamu pertanyakan, tapi jika kamu datang untuk memintaku mengiyakan ajakan hidup susah. Kupikir aku punya hak untuk menolaknya!

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Di Film Chapter 3-nya, John Wick Makin Gila

Kalian yang sudah menonton 2 seri film sebelumnya, pastilah setuju jika sekuel ‘John Wick’ jadi salah satu film laga terbaik yang pernah ada. Tak banyak basa-basi, keseruan yang ditampilkan berjalan dengan euforia ketengangan yang cukup mengesankan. Baku hantam tanda ampunan, barangkali itu jadi sesuatu yang akan melekat di ingatan.

Keanu Reeves, seorang pembunuh bayaran kelas kakap yang sedang berusaha untuk pensiun. Jadi pesona yang akan membuat semua orang jatuh cinta pada John Wick. Setelah proses syuting yang sudah dirampungkan tahun lalu. Trailer film ketiganya, baru saja dirilis pada Kamis (17/1) lalu. Selain membuat diri makin tak sabar, cuplikan dari trailer ini memperlihatkan satu adegan yang cukup membuat orang penasaran. Yap, John Wick bakalan naik kuda untuk menghajar para pembunuh yang ingin mematikannya.

Mengusung judul John Wick: Chapter 3 – Parabellum, seri ini akan dimulai dari lanjutan film sebelumnya. Ketika John dikeluarkan dari organisasi pembunuh bayaran yang selama ini jadi tempat ia bekerja. Resikonya? Siapapun diperbolehkan untuk merenggut nyawanya. Bahkan ada imbalan 14 Juta Dollar, untuk yang berhasil membunuhnya.

Tapi bukan John Wick namanya, kalau tak bisa melawan semua pasukan yang menghadangnya, termaksud aktor laga tanah air yakni Cecep dan Yayan Ruhiyan. Ya, walaupun pasti ada beberapa adegan yang akan membuatnya berdarah-darah juga.

Masih disutradarai oleh Stahelski, bisa dipastikan John bakalan tetap hidup dan melawan semua orang. Lagipula, kali ini, John Wick akan dibantu oleh Sofia (Halle Berry), pembunuh bayaran yang ingin John tetap hidup. Nah, akan bagaimana aksi mereka. Silahkan saksikan sendiri tanggal 17 Mei 2019 nanti. Sekarang tonton trailernya aja dulu. 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top