Feature

Bertahan Untuk Hati yang Terus Disiksa atau Pergi Untuk Hidup yang Jauh Lebih Bahagia

Membuat sebuah pilihan, memang bukanlah sesuatu yang mudah. Walau pada awalnya mungkin akan banyak pertimbangan yang memenuhi isi kepala. Membebani kita, hingga tak bisa untuk melangkah. Selanjutnya, diri sendiri mungkin akan bertanya. Jalan mana yang selanjutnya akan jadi titik akhir dari semua masalah.

Di hadapan semua orang kita mungkin bisa berpura-pura bahagia. Seolah hubungan kita dengan sang kekasih sungguh tak ada masalah. Namun, situasi yang ditutup-tutupi jelas tak akan berlangsung lama. Bertahan untuk terus-menerus disiksa atau pergi untuk hidup yang lebih bahagia? Tinggal bagaimana kita menentukan pilihan saja!

Awalnya Ia Mungkin Masih Beralasan, jika Semua Aturan Dibuat untuk Kebaikan Hubungan

Kamu mungkin juga pernah merasakan hal yang sama. Diajak untuk berdiskusi oleh pasangan untuk hal-hal yang katanya akan jadi kebiasaan. Melapor jika ingin pergi dengan teman, hingga berbagi pesan jika sudah sampai di tempat tujuan. Pada akhirnya hal-hal seperti ini berubah jadi sesuatu yang mengekang. Tak membiarkan kita berkembang, dan memenjarakan kebebasan.

Pacarmu bilang kalau ini hanya demi kebaikan, guna mempererat rasa sayang. Tapi hal yang sering kita rasakan adalah sebaliknya. Lalu benarkah itu adalah bentuk lain dari sayang? Umumnya sering kali tidak! Ia boleh bilang, hanya tak mau kehilangan kala kamu berteman dengan laki-laki lain. Padahal ia hanya sedang ingin berusaha memilikimu secara utuh dengan cara yang tak seharusnya begitu.

Pelan-pelan Semuanya Berubah Kian Mencekam, Kamu dan Dia Tidak Lagi seperti Dua Orang yang Saling Sayang

Cerita atau kisah cinta milik orang lain memang tak selalu bisa dijadikan rujukan. Tapi setidaknya akan jadi cerminan, kala hubungan yang kita jalani sudah kian terasa membosankan. Dia yang kita pikir menyayangi setulus hati, ternyata tak lebih dari sesosok manusia yang ingin menguasai diri.

Menyeret kita untuk tunduk pada perintahnya, tanpa mau mendengar apa hal yang menjadi keinginan kita. Bohong jika kamu masih saja berujar kalau hatimu tak apa. Sebab sesungguhnya hal semacam ini kian menyiksa.

Beberapa Hal yang Tak Kita Suka Tetap Ia Lakukan, Sebaliknya Apa yang Tak Ia Suka Harus Kita Jauhi

“Aku tak suka kalau kamu pergi dengan si anu itu!” Katanya sehabis mejemputmu dari pertemuan dengan seorang teman lama. Berpikir bahwa itu adalah salah satu bentuk kecemburuan dari seorang pasangan. Kita mungkin akan memilih untuk melakukan apa yang ia inginkan. Tapi sialnya lagi, ia justru jadi seseorang yang tak adil dalam hubungan sepasang kekasih. Sebab apa yang ia sukai harus kita amini, sedang apa yang kita benci masih saja ia lakoni.

Yap, dia egois karena hanya memikirkan perasaannya sendiri. Anehnya, kita masih saja terjebak dan selalu mengangguk untuk mengikuti semua hal yang ia ingini.

Sadar jika Jiwa Sedang Disiksa, namun Beranjak Jadi Pilihan yang Amat Susah

Lamanya kisah cinta berjalan, banyaknnya kenangan yang sudah berhasil diciptakan, beradaptasi dengan sosok baru, hingga memulai hubungan dari semula jadi hal-hal yang tak ingin kita lakukan lagi. Dengan kata lain, kita justru lebih memilih tetap bertahan, meski sudah tahu bahwa hubungan yang ada sudah tak lagi tentang perasaan.

Cinta yang tadinya jadi sumber kekuatan berubah jadi jeratan yang sulit untuk dilepaskan. Merasa telah menggantungkan bahagia daengan dia, kamu tak mau bergerak untuk meninggalkan, meski hatimu terus-menerus meregang.

Cintanya Ada dalam Kadar yang Berlebihan, Termasuk Banyaknya Aturan dalam Hubungan

Tak melulu karena dia jahat memang, atau bukan pula jika ia tak baik untuk bisa disebut sebagai pacar. Namun tak mampu menyampaikan perasaannya dengan benar juga jadi salah satu hal yang mengganggu kita. Terlalu sayang, hingga kadang menyiksa kita dengan berbagai macam aturan. Tanpa mau mendengar apa hal yang menjadi keinginan pasangan.

Merasa dikekang, dan tak bisa keluar dari lingkup yang berbeda. Pelan-pelan cinta yang kita miliki bisa hilang, hanya karena merasa kelewat jengah dan merasa dikekang. Berhenti untuk terus-menerus memikirkan perasaannya, cobalah pikirkan juga bagaimana situasi hatimu. Sebab cinta yang tulus bukan tentang dia yang berlebihan, tapi dari seseorang yang rasanya tak pernah berkurang.

Tak Lagi Seperti Sepasang Kekasih, Kian Hari Diri Semakin Tersakiti

Pelan-pelan kita mulai sadar, bahwa apa yang selama ini sudah dijalani bukanlah sesuatu yang bisa dinikmati dengan baik. Jauh dari kata bahagia, semua pertengkaran dan perdebatan terus berjalan tanpa tahu kapan berhentinya.

Di hadapan teman dan keluarga, kamu dan dia mungkin jadi sepasang kekasih yang bahagia, namun hal yang sesungguhnya sedang berusaha kamu hadapi adalah siksaan berat yang pelan-pelan membunuh semua rasa sayang. Bahkan juga berbahaya untuk jiwa dan hati kita.

Lantas Haruskan Kita Terus Diam seperti Ini?

Benar memang, tak semua orang bisa berbuat hal yang sama. Dia yang tadinya kita cinta jelas membuat diri ini bahagia. Namun, bertahan pada sesuatu yang salah tak akan merubah situasinya. Berusaha untuk memperbaiki hubungan mungkin sudah sering kita lakukan. Tapi dia yang kita panggil pacar masih saja terus-menerus melakukan kesalahan yang sama.

Tak akan ada yang menyalahkan kita, jika memang harus menyerah dan pergi meninggalkan dirinya. Kalau memang keluarga yang sudah saling kenal jadi alasan untuk tak mau saling pergi, setidaknya lakukan itu untuk dirimu saja.

Tinggalkan ia yang terus-menerus menyiksa diri, dan jalani hari dengan hal yang lebih membuat kita bahagia lagi. Percayalah di luar sana masih banyak manusia baik yang akan mencintaimu dengan kadar cinta yang lebih sempurna lagi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Pelajaran Hidup yang Hanya Bisa Kamu Dapatkan dari Sosok Seorang Ayah

Ayah adalah sosok yang menjadi pahlawan pertamamu saat kamu beranjak besar. Tentu saja karena orangtua adalah guru terbaik bagi anaknya. Jadi kamu pun pasti akan belajar dari apa yang kamu lihat dari sosok ayahmu. Inilah tujuh pelajaran hidup yang hanya bisa kamu dapatkan dari sosok seorang ayah.

1. Ayah Selalu Melakukan Segala Hal Tanpa Mengeluh

Dari sinilah kamu pun akan belajar untuk tak mudah mengeluh atas segala hal yang terjadi padamu. Kamu pun lebih percaya diri untuk melakukan segalanya atas kerja kerasmu sendiri meski itu membuatmu lelah.

2. Ayah Selalu Bersyukur dan Tersenyum Meski Lelah Setelah Seharian Bekerja

Tak peduli seberapa lelahnya ayahmu, dia akan selalu memberikan senyumannya padamu saat dia pulang. Ayahmu pun selalu bersyukur atas segala yang dimilikinya saat ini. Itulah yang mengajarkanmu menjadi sosok yang juga tak lupa mensyukuri segalanya dan selalu menghadapi kehidupan dengan senyuman.

3. Ayah Selalu Memilih untuk Tetap Bahagia

Bisa saja ayah uring-uringan setelah lelah bekerja seharian. Namun dia memilih untuk selalu bahagia dan tak menunjukkan rasa lelahnya kepada buah hatinya, yaitu kamu.

4. Ayah Selalu Saja Memaafkan Kesalahanmu

Ayah mengajarkanmu untuk menjadi pribadi yang pemaaf. Hal ini ditunjukkannya dengan seberapapun kenakalanmu, dia akan selalu memaafkanmu. Kamu pun akan tahu bahwa memaafkan adalah hal yang indah.

5. Ayah Tak Pernah Melewatkan Momen Penting Keluarganya

Bagi ayah, uang bisa dicari kapanpun,namun momen penting dalam hidup keluarga itu harus diprioritaskan. Meskipun dia harus bekerja, dia pasti akan menyempatkan diri untuk pulang dan merayakan hari penting keluarganya, misalnya saat hari ulang tahunmu tiba.

6. Ada Kalanya Otak Butuh Istirahat Sebelum Mengambil Sebuah Keputusan

Ayahmu mengajarkanmu untuk tak menjadi orang yang tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Ada kalanya kamu butuh istirahat sejenak agar otakmu bisa berpikir dengan jernih dan menghasilkan keputusan yang tepat.

7. Ayah Selalu Sabar Menghadapi Ocehan Ibumu

Dari sini kamu belajar bahwa kesabaran adalah sebuah kebaikan yang harus selalu kamu lakukan. Saat kamu mampu mengendalikan dirimu sendiri untuk selalu sabar, kamu sudah berbuat baik pada dirimu sendiri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Bersyukurlah kalau Kamu Termasuk Golongan Zodiak Ini, Tandanya Kamu Berbakat

Kita dibekali talenta yang berbeda-beda. Ada yang diberi kemampuan musikalitas tinggi sehingga bisa bernyanyi atau bermain musik. Ada juga yang dibekali tubuh tinggi nan atletis, kemudian jadi punya  talenta di bidang olahraga. Nah, soal bakat dan talenta sejatinya kalau dilihat dari ilmu astrologi, ada lho tanda-tandanya kalau kamu orang yang berbakat yang dilihat berdasarkan zodiakmu. Nah dari sekian zodiak, ini dia zodiak yang paling dianggap berbakat dan kreatif.

Gemini

Gemini adalah zodiak yang mudah beradaptasi dengan banyak hal. Soal bakat, Gemini punya kemampuan untuk bisa jadi unggulan dalam segala hal. Seperti bernyanyi, olahraga, akting, main alat musik, sampai bahasa asing dan bakat lainnya. Biasanya mereka awalnya hanya penasaran, lalu mencoba, lalu tanpa sadar jadi bisa dan jago.

Virgo

Zodiak ini dikenal punya tekad kuat dalam melakukan sesuatu. Mungkin pada percobaan pertama, mereka gagal atau harus kembali mencoba lagi. Tapi mereka tak akan menyerah. Kegagalan bukan akhir dari segalanya. Begitu prinsip mereka. Jadi, saat belajar ilmu baru, awalnya mereka senang-senang, tapi lama-kelamaan mereka akan serius dan hal itulah yang membuatnya ahli dalam hal tersebut.

Scorpio

Sementara Scorpio adalah zodiak yang lahir dengan bakat untuk jadi performer atau penampil sejati. Mereka dikaruniai aura untuk jadi pusat perhatian. Ya, kepribadian ini membuat Scorpio selalu berhasil membuat orang lain memerhatikannya ketika melakukan sesuatu hal. Di lain sisi, seorang Scorpio juga punya kemampuan untuk tetap mempelajari sesuatu dari awal sampai akhir, yang membuatnya jadi penuh bakat.

Aquarius

Lain halnya dengan Aquarius. Zodiak ini selalu berhasil menemukan bakatnya dan mampu melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda. Aquarius punya kepribadian yang unik dan dikenal sebagai sosok yang terbuka dalam mempelajari hal baru yang bisa memperluas minat dan menambah bakatnya. Ia juga selalu haus dan ingin selalu jadi yang pertama dalam segala hal. Dan inilah yang membuat Aquarius selalu totalitas dalam mengembangkan dan menjaga talentanya.

Pisces

Sementara bagi Pisces, yang namanya mempelajari sesuatu baru berarti harus suka dahulu terhadap hal tersebut. Zodiak ini tidak akan membuang-buang waktu mengembangkan bakat jika itu membuatnya bosan. Pisces mungkin berbakat di banyak bidang, tapi zodiak ini hanya akan berusaha keras pada hal yang dicintainya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Bagi yang Perlu Tambahan Dana, Yuk Manfaatkan Peluang Bisnis Jelang Hari Raya Idul Adha

Umat Muslim sebentar lagi siap menyambut Hari Raya Idul Adha. Segenap keluarga yang merayakan pasti akan mempersiapkan segala keperluan beberapa hari atau minimal H-7 sebelum Idul Adha tiba. Nah, bagimu yang mungkin sedang perlu pemasukan tambahan, jangan ragu memanfaatkan momen seperti ini demi mencari rezeki. Kamu bisa melakoni bisnis yang mungkin akan berpeluang mendatangkan untung yang lumayan di momen hari besar seperti ini. Sini, biar kubantu membuat ide bisnis apa saja yang bisa kamu lakukan sembari menanti Hari Raya Idul Adha.

Karena Ini Salah Satu Hari Besar Umat Islam, maka Penjualan Baju Muslim pun Pasti Laku Keras di Pasaran

Beberapa hari jelang Idul Adha, pasti akan ada banyak sekali orang yang memanfaatkan waktu untuk belanja baju muslim serta alat ibadah. Baik itu dipakai sendiri atau untuk didonasikan. Nah, melihat peluang ini, yakin kamu tak mau memanfaatkannya? Kamu bisa kita menjual baju muslim serta alat ibadah. Demi menggaet pasar, kamu bisa promosikan dalam bentuk paket atau pasangan. Terpenting, kamu harus rajin memantau fesyen atau gaya terbaru di Instagram yang kebetulan sedang diminati orang-orang.

Jangan Dianggap Sepele, Saat Idul Adha Hampir Setiap Keluarga Perlu Alat Bakaran Sate

Kamu sudah mahfum, ‘kan? Saat Idul Adha tiba, kurban berupa daging sapi atau kambing pasti banyak dibagikan. Nah, biasanya daging ini kemudian diolah jadi aneka masakan. Mungkin salah satu yang paling mudah dan disukai adalah sate.

Pasti keluargamu pun termasuk yang akan bakar sate ketika Idul Adha, untuk itu tak ada salahnya kamu memanfaatkan peluang ini dengan berjualan alat bakaran sate. Tak perlu modal banyak, asal kamu bisa membuat variasi produk yang kamu tawarkan. Misalnya, satu paket alat bakaran sate lengkap dengan arang, kipas, tusuk sate, bahkan bumbu pelengkap. Pasti banyak yang akan memesan.

Idul Adha Identik dengan Potong Hewan Qurban, Kenapa Tidak Menjual Varian Bumbu Masak?

Sekarang ini orang lebih suka pakai bumbu masak siap saji lantaran dianggap lebih praktis. Melihat kebiasaan ini, kenapa tidak kamu coba jadikan peluang bisnis saja? Kamu bisa memulainya dengan membuka bisnis bumbu yang menyediakan berbagai varian produk bumbu untuk sajian daging seperti bumbu sate, tongseng, rendang, gulai, rawon, dan sebagainya.

Bahkan Kalau Kamu Mau Membuka Jasa Masak atau Mengolah Daging Qurban, ya Sah-sah Saja Lho, Kawan!

Kita sering mendapatkan daging qurban yang melimpah, sayangnya tak semua orang bisa mengolah daging dengan benar dan jadi sajian yang lezat, lho. Nah, untukmu yang suka bahkan punya talenta memasak, kenapa tidak jadikan keahlianmu jadi peluang bisnis?

Cobalah promosikan diri dengan membuka jasa masak daging qurban. Pasti ada peminatnya, terlebih di zaman yang serba praktis ini. Orang akan cenderung mencari peluang agar tak perlu repot atau berlama-lama di dapur. Dengan membuka jasa ini, mereka meminta jasamu cukup menyerahkan daging dan ‘menjemputnya’ dalam kondisi siap disantap. Menarik, ‘kan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top