Feature

Berpisah Sebelum Menikah adalah Cara Agar Kita Tak Semakin Terluka 

Sebelum yakin untuk berani melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan, beberapa orang justru menyudahi hubungan meski sudah lama berpacaran. Perpisahan memang bisa terjadi kapan saja, tapi untuk kita yang bepisah sebelum menikah, sakit hati dan kecewa selalu jadi rasa yang sulit dihalau dari dada. Terpuruk karena terluka, menahan pilu karena dibuat kecewa. 

Tapi tak perlu sedih berlama-lama, semua yang sudah terjadi adalah bagian dari rencana Allah. Bagaimana kita akan bertemu seseorang, berpisah dan saling meninggalkan, hingga akhirnya bertemu lagi dengan dia yang jadi jodoh di masa depan.

Jadikan perpisahan ini sebagai pembelajaran, agar tak lagi terjebak dalam kubangan yang sama di kehidupan yang akan datang. 

Patah Hati Bukanlah Akhir dari Segalanya, Mari Berbenah Diri untuk Hati Baru yang Akan Datang Tanpa Diminta 

Sedih dan kecewa mungkin akan membuat hati terluka. Tapi terus tenggelam dalam patah hati bukanlah jalan keluar dari masalah. Walau harus diakui, perpisahan itu mungkin membuatmu terpuruk. Untuk itu lepaskan semua hal yang masih membuatmu marah, keluarkan semua kekesalan yang selama ini jadi beban dalam kepala. Tapi setelah itu, berjanjilah untuk bangkit dan berjalan lagi. 

Tata hatimu lagi, hilangkan semua kekesalan dan tanggalkan semua bayang-bayang akan mantan. Siapkan diri untuk bertemu orang baru lagi, setelah itu kamu bisa memilih, siapa dia yang layak kau jadikan kekasih. 

Dia Sudah Pergi dan Melupakan Janji, Kau Pun Harus Berani untuk Berjalan Sendiri 

Memang menyakitkan harus berpisah setalah lama berpacaran. Harus belajar untuk melupakan semua kenangan dan cerita yang pernah terjadi. Semua perlakuan baik yang selama ini kamu terima, kini tak lagi ada. Cobalah pikirkan lagi, dia yang sudah pergi tak perlu diharapkan atau dipikirkan lagi. 

Jika ia dengan tega memutuskan untuk pergi dan meninggalkan dirimu, kamu pun harus berani berjalan meski tanpa dia di sisimu. Tak ada yang perlu kamu takutkan, semua bayang-bayang bahagia itu akan hilang jika kamu berani untuk mulai melangkah lagi. 

Karena Setiap Cerita Selalu Punya Makna yang Berbeda-beda

Berpisah beberapa saat sebelum ingin menikah memang jadi sesuatu yang sulit dilupa. Tapi setiap persoalan dan kesedihan punya makna untuk kehidupan. Dari cerita cinta ini kamu akhirnya belajar bagaimana caranya berjuang, tak lagi meletakkan percaya pada sembarang orang, dan lebih teliti untuk melakukan segala hal. 

Awalnya mungkin sakit, bahkan terasa sulit. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, kamu akan belajar untuk memahami semua sakit hatimu. Mencari makna dibalik perpisahan dengan si dia, hingga akhirnya bisa melihat bahwa bisa jadi ini adalah jalan terbaik untuk hubungan. 

Hidupmu Bukan Hanya Tentang Dia, Banyak Hal Lain yang Lebih Bermakna

Hidup yang kau jalani bukan hanya tentang pasangan, ada banyak hal yang juga penting untuk kamu pikirkan. Melanjutkan kehidupan, mewujudkan mimpi yang belum kesampaian, dan berbahagia dengan orang-orang yang mencintaimu tanpa syarat.

Nah, daripada menghabiskan waktu untuk terus dilindung perkara sakit hati. Lebih baik maksimalkan waktu untuk hal-hal yang lebih penting lagi. Kekasih bisa dicari, tapi waktu tak bisa berhenti. 

Dan Perpisahan Ini Boleh Jadi Agar Kamu Tak Semakin Terluka

Walau sudah berharap untuk bisa bersama selamanya, takdir dari sang pencipta selalu jadi penentu untuk semuanya. Bermimpi untuk bisa menikah, tapi kita justru berpisah sebelum melangkah ke sana. 

Sedih memang, bahkan kadang kita berdoa agar tak sampai ke sana. Tapi semesta punya kuasa untuk membolak-bolakkan hati setiap manusia. Dan apa yang kita anggap baik, belum tentu baik untuk kehidupan kita. Maka perpisahan yang terjadi beberapa waktu sebelum menikah bisa jadi ajang untuk menyelamatkan kita dari luka yang lebih parah. 

Lapangkan hati untuk menerima semua yang sudah terjadi, biarlah perpisahan ini jadi pembelajaran untuk diri. 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Adela Resmi Layangkan Gugatan Cerai pada Sang Suami

Kabar tak megenakkan, baru-baru ini datang dari pelantun lagu ‘All I Ask”, Adele. Yap, belum lama ini, ia mengumumkan perpisahannya dengan sang suami, Simon Konecki. Dan kini, penyanyi perempuan berusia 31 tahun tersebut secara resmi melayangkan gugatan cerai pada suaminya.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh oleh pihak Adele melalui sebuah pernyataan yang dikutip dari E! News, Jumat (13/9), dimana Adele menggugat cerai Simon setelah 8 tahun, dan memutuskan akan merawat anak mereka, Angelo, bersama-sama.

“Mereka berkomitmen untuk membesarkan Angelo bersama dengan penuh cinta,” ungkapnya sang sumber.

Akan tetapi, hingga ini dituliskan, baik Adele maupun Simon Konecki masih belum angkat bicara terkait kabar gugatan cerai mereka tersebut.

Sebelumnya, Ryan Tedder, vokalis OneRepublic sekaligus sahabat dekat Adele, mengungkap kabar sang musisi setelah memutuskan untuk berpisah. Ia menyebut Adele tengah merasa kesulitan karena perceraian, namun keadaannya baik-baik saja.

“Perceraian memang sangat membuatnya kesulitan. Tapi sekarang dia baik-baik saja,” ujar Ryan beberapa waktu sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lelaki yang Hina BJ Habibie di Sosmed, Ternyata Mengidap Gangguan Jiwa

Kepergian Presiden ke-3, BJ Habibie jadi luka mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, saat semua orang sedang berduka, seorang lelaki didatangi polisi karena melakukan ujaran kebencian atas meninggalnya BJ Habibie. Akan tetapi, setelah diinterogasi, ternyata laki-laki tersebut mengalami gangguan jiwa.

“Kami sudah lakukan interogasi terhadap seorang diduga pelaku ujaran kebencian saat mengomentari wafatnya Bapak BJ Habibie lewat media sosial,” kata Kasat Reskrim Polres OKU Timur, AKP M Ikang saat dikonfirmasi, Jumat (13/9/2019) dilansir dari detiknews.com. 

Lebih lanjut, Ikang mengarakan jika, pelaku adalah BA (16) warga Desa Petanggan, Belitang, OKU Timur. Dan dari intogasi polisi, BA mengakui jika dirinya memang telah berkomentar pedas di media sosial.

“Pelaku mengakui perbuatannya, tetapi orang tuanya mengaku anaknya dalam kondisi gangguan jiwa. Dia baru pulang berobat dari Ernaldi Bahar Palembang (rumah sakit jiwa) dan dirawat selama 40 hari,” kata Ikang.

Saat ini, lanjut Ikang, BA tengah dirawat jalan. Hal ini dibuktikan dengan adanya surat keterangan dari rumah sakit dan obat yang masih dikonsumsi aktif oleh BA.

“Semua ada, ada obat-obatan, ada surat berobat jalan. Kalau diinterogasi dia diam, lupa dan kemarin didampingi juga sama keluarganya,” jelas Ikang.

Melihat kondiri BA yang memang menderita gangguan jiwa, polisi hanya melakukan interogasi dan tidak melakukan penahanan. Namun, Polisi juga meminta keluarga untuk melakukan pengawasan terhadap BA.

Sebelumnya, sebagai infromasi, pelaku mengomentari sebuah postingan atas wafatnya BJ Habibie di media sosial. Ia berkomentar ‘Mampus lo keparat cuihh‘ yang kemudian memacing emosi warganet di Instagram.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Di Malaysia, 409 Sekolah Ditutup Sementara Karena Kabut Asap dari Indonesia

Dampak dari kabut kiriman yang diterima oleh beberapa wilayah di Malaysia dari Indonesia, Pemerintah Malaysia dikabarkan terpaksa harus menutup 409 sekolah di negara bagian Sarawak. Konon, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan 8di Indonesia tersebut sudah mengepung wilayah di perbatasan tersebut.

Kementerian Pendidikan Malaysia mengumumkan bahwa mereka menutup 409 sekolah di sembilan distrik pada awal pekan ini yang berdampak pada 157.479 siswa. Sebagaimana dilansir Malay Mail, Padawan menjadi distrik yang terkena dampak paling parah, yang mengakibatkan 101 sekolah harus ditutup.

Di sisi lain, distrik yang terkena dampak kabut asap dengan populasi siswa terbanyak adalah Kuching, di mana 60.509 pelajar berdiam. Dan tak hanya itu saja, pemerintah negeri jiran tersebut juga menutup 53 sekolah di Betong, juga 44 sekolah di Bau, dan 30 sekolah Lubok Antu.

Selanjutnya, di wilayah Samarahan, ada tiga sekolah dengan 3.411 pelajar, sementara Serian memiliki 20 sekolah yang menampung 2.230 siswa. Sebanyak 9.828 siswa di 41 sekolah Sri Aman, dan 3.895 pelajar di 30 sekolah di Lundu juga terpaksa libur akibat kabut asap ini.

Dilansir dari laman CNNIndonesia, Pusat Meteorologi Khusus Asean (ASMC) menyatakan bahwa kabut asap akan terus mengepul di semenanjung Malaya dan Sarawak barat jika kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan tak kunjung padam.

Akan tetapi, sebelumnya, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, Siti Nurbaya Bakar, mengatakan bahwa asap karhutla itu juga berasal dari wilayah Malaysia sendiri, seperti Sarawak dan Semenanjung Malaya.

Hasil pemantauan satelit oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memang menunjukkan pada 6 sampai 7 September, terjadi peningkatan jumlah titik api di Malaysia (Serawak dan Semenanjung Malaysia) yakni dari 1.038 titik menjadi 1.423 titik.

Siti juga menganggap asap karhutla di Indonesia tidak mungkin sampai ke Negeri Jiran, lantaran arah angin tidak berembus ke arah negara tersebut.

Menteri Energi, Teknologi, Lingkungan Hidup, dan Perubahan Iklim Malaysia, Yeo Bee Yin, pun melansir data dari ASMC yang menunjukkan jumlah titik api terbaru di Kalimantan sebanyak 474 dan Sumatera sebesar 387. Sementara itu, titik api di Malaysia tercatat hanya tujuh.

*Featured Image : Antarafoto

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top