Trending

Berkeinginan Sejak 8 Tahun Lalu, Meisya Siregar Akhirnya Mantap Berhijab

Meisya Siregar resmi memakai hijab sejak sepuluh hari menjelang hari raya Idulfitri. Kendati baru beberapa hari, Meisya mengaku telah memiliki keinginan berhijab sejak delapan tahun yang lalu.

“Sebenarnya tuh dari aku umrah pertama berarti sekitar 8 tahun yang lalu (udah pingin berhijab). Umrah kemarin, setahun lalu juga emosionil pingin tapi sampai Jakarta gerah lagi kan, akhirnya kebuka lagi,” ungkapnya seperti dikutip dari Detik.com.

Istri Bebi Romeo ini akhirnya memilih waktu untuk berhijab tepat di malam Lailatul Qadar pada bulan Ramadan kemarin.

“Alhamdulillah malam Lailatul Qadar akhirnya keberanian itu muncul meluap menggebu-gebu sampai akhirnya alhamdulillah berhijab,” tambahnya.

Selain itu Meisya juga telah bernazar di usia 40-nya akan menggunakan hijab.

“Aku punya nazar, anak aku juga udah tahu kalau umur aku pas 40 itu kan life begin at 40,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Aturan Baru yang Lebih Syariah, Pendaki Lelaki dan Perempuan di Rinjani Akan Dipisah

Digagas oleh BTNGR, rencananya Gunung Rinjani akan menerapkan aturan baru yang berdasarkan syariah. Tentang keputusan untuk para pendaki laki-laki dan perempuan yang konon akan dipisah.

Hal ini dituturkan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani BTNGR Sudiyono dalam sambungan telepon sebagaimana dilansir dari detik.com, Rabu (19/6/2019), dimana adanya dugaan penyimpangan yang dilakukan wisatawan ketika naik ke Rinjani. Seperti ketika mereka mendaki ke bukit di sekitar Sembalun, ke Bukit Pergasingan misalnya.

“Konsep kita bahwa kita nggak tahu pendaki ini yang berpasang-pasangan itu sudah resmi atau belum. Kemudian yang kedua adanya dugaan wisatawan ke destinasi di sekitar Rinjani itu kurang baguslah,” imbuh beliau.

Nah, berbalik ke belakang tentang bagaimana konsep ini akhirnya dicetuskan. Pemisahan ini terdengar selaras dengan ‘wisata halal’ yang diusung oleh Pemerintah Provinsi NTB untuk membedakan daerahnya dengan Bali. Namun di sisi lain, hal tersebut lahir dikarenaka sikap dan penyimpangan yang memang ditunjukkan para wisatawan. Ya, Sudiyono mengaku adanya penyimpangan wisatawan laki-laki dan perempuan yang mendaki bukit-bukit di sekitar Sembalun. Namun jika mendaki ke Gunung Rinjani akan lebih kecil potensi terjadi penyimpangan.

“Iya ada penyimpangan. Tapi saya kira pendakian ke Gunung Rinjani akan berbeda. Karena mendaki Gunung Rinjani ini cukup memakan energi,” jelas Sudiyono.

“Berbeda dengan ke bukit di sekitar Sembalun. Sehingga ke Gunung Rinjani dan berbuat macam-macam ya kecil. Secara logika begitu,” tambahnya lagi. 

Akan tetapi, konsep pemisahan yang dimaksudkan hanya akan berlaku ketika para pendaki atau wisatawan akan tidur. Jadi tempat camp untuk laki-laki akan dibuat berjarak dengan tempat camp untuk perempuan. 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pasangan Selebgram dari Jerman Dihujat, Karena Buka Donasi untuk Biaya Liburan

Kata donasi memang identik dengan penggalana dana untuk sesuatu/orang yang membutuhkan. Tapi bagaimana jika donasi yang dibuka ternyata untuk membiayai orang liburan? Eits jangan dulu marah, coba baca terus ke bawah.

Nama Catalin Onc dan Elena Engelhardt atau yang biasa disapa Cat dan Elena belakangan jadi buah bibir netizen. Pasangan selebgram asal Jerman ini memang cukup populer di Instagram dalam akun  @another_beautiful_day_off. Serupa dengan selebgram lain, keduanya memang kerap terlihat berlibur bersama ke berbagai negara, termaksud Indonesia, dan selalu mengunggah foto-foto indah di akun Instagram milik mereka. 

Akan tetapi, kali ini nama mereka muncul di berbagai media karena keduanya diketahui membuka menggalang dana melalui situs GoFundMe.com. Dan rencananya, dana yang berhasil dikumpulkan nanti akan mereka pakai untuk membayar tandem bike dan kebutuhan lain dalam perjalanan mereka ke Afrika pada bulan Juli mendatang.

Sumber : ladbiblegroup.com

Dikutip dari laman Ladbible, adapun jumlah donasi yang mereka butuhkan adalah sebesar € 10 ribu atau sekitar Rp159,6 juta. Dan sepanjang 8 hari, selama donasi itu dibuka, hanya ada 6 orang penyumbang dengan total donasi € 200 atau Rp3,19 juta. Sekilas ini sangat wajar, tentu banyak orang yang menilai jika sikap mereka ini sebagai bentuk ‘tak tahu diri’. Karena perjalanan tersebut hanyalah untuk memberikan kesenangan pada mereka berdua, tanpa memberi dampak baik untuk orang lain. Ditambah lagi, fakta lain yang menyebut jika selama ini biaya liburan yang mereka berdua gunakan ternyata berasal dari uang ibu Cat.

Melansir dari Daily Mail, mereka mengaku bahwa sang ibu memiliki dua pekerjaan untuk membiayai kebutuhan liburan putra dan menantunya tersebut. Bahkan mereka memilih untuk tak bekerja, karena katanya bekerja akan merugikan mereka.

Sumber : https://www.instagram.com/another_beautiful_day_official/

“Kami bisa menjadi model dan menghasilkan uang dengan cepat, tapi kami tidak ingin mengiklankan konsumerisme. Pekerjaan normal pada saat ini akan merusak diri kami. Beberapa menyarankan kami untuk bekerja, seperti semua orang dan berhenti mengemis. Namun ketika kamu memiliki dampak yang kita beri pada kehidupan orang lain, memiliki pekerjaan bukanlah pilihan,” tulis mereka.

Bahkan tak sampai di situ, mereka juga menyatakan jika mereka tidak meminta uang kepada sang ibu.“Ibuku membayari kami. Kami tak pernah minta uang tapi dia senang dia bisa membantu kami. Ibu, aku hanya ingin kau tahu bahwa bukan cuma kami berdua tapi ada ratusan orang lain yang diuntungkan karena bantuanmu”, tutur Cat padaDaily Mail.

Menurutmu bagaimana, apakah kamu bersedia menyumbang untuk biaya liburan mereka?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pernah Merugi Hingga 17 Miliar, Kevin Aprilio Akui Sempat Depresi

Musisi Kevin Aprilio baru saja buka-bukaan mengenai hidupnya yang tak selalu berjalan mulus sekalipun ia merupakan anak dari pasangan musisi ternama, Addie MS dan Memes. Kali ini Kevin membagikan pengalaman suram di masa lalu. Lewat bisnis saham yang ia lakukan, dirinya pernah terbelit hutang miliaran.

“4 tahun yang lalu saya pernah sangat-sangat bangkrut. Semua penghasilan saya dari musik, tabungan, aset semua harus dijual karena saya gagal besar dalam industri Forex,” ungkap Kevin dalam curahan hati yang ia ungkapkan di Instagram.

Bahkan lantaran menanggung rugi yang begitu besar kala itu, pentolan band Vierratale itu mengaku sempat depresi.

“Saya sampai memiliki hutang sampai Rp 17 M. Pada saat itu saya ingin sekali bunuh diri. Karena bagaimana mungkin, bagaimana caranya usia saya 25 tahun dan dalam waktu singkat saya harus mengembalikan uang sebesar Rp 17 M,” ucap Kevin lagi.

Kevin sampai menjual banyak asetnya seperti rumah hingga mobil Ferrari miliknya untuk menutupi utang-utangnya. Namun kisah pahit tersebut kini cuma jadi masa lalu.

Kini kondisi hidupnya sudah membaik. Selain usaha kerasnya untuk menyelesaikan utang-utang yang ia miliki, dirinya juga menerima dukungan moril dari orang-orang terdekatnya termasuk sang kekasih, Vicy Melanie.

“Jika anda beranggapan ‘@vicymelanie mau sama @kevinaprilio…karena dia sukses!’ Anda salah berat. Sangat-sangat salah. Saya jadian sama dia di saat saya punya hutang 17M,” kata Kevin

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top