Feature

Beri Ruang untuk Menikmati Patah Hati, Kehilangan Memang Tak Bisa Dihindari

Ini akan terdengar sedikit aneh, bagaimana mungkin seseorang yang sedang dirundung duka. Justru berpikir untuk menikmati semua sakit hatinya. Tapi tunggu sebentar, percaya atau tidak menerima dan menikmati semua kesedihan bisa jadi salah satu jalan menuju kesembuhan. Walau tak mudah, setidaknya ini bisa jadi upaya untuk tak semakin terluka.

Tak rela, kecewa,menyesal dan berbagai macam kondisi buruk lain mungkin akan datang dalam pikiran. Namun percayalah, tak selamanya sakit akan berada dalam hidup kita. Untuk itulah kita perlu untuk menentukan sikap. Tentang bagaimana cara kita menghadapi dan mengelola semua sakit hati atas rasa kehilangan.

Tak Perlu Berpura-pura, Akui Saja Jika Hatimu Sedang Tak Baik dan Terluka

Setiap kali merasa ditinggalkan atau kehilangan, sebisa mungkin kita akan berupaya untuk tak terlihat begitu sedih. Berpura-pura kuat, bersikap sangat tegar atau tak dipandang lemah oleh mereka yang mengenal kita. Padahal tindakan seperti ini justru memperlambat sembuhnya luka.

Walau sebenarnya bukanlah sesuatu yang salah, tapi trik menipu diri sendiri ini tidak berguna sama sekali. Sebaliknya, belajarlah untuk bisa jujur pada dirimu sendiri terlebih dahulu. Tak berarti dengan memperlihatkan sedihmu pada semua orang. Cukup dengan bercerita pada dia yang kau percaya. Walau tak ada jalan keluar berarti, setidaknya itu akan membuatmu sedikit lega daripada semuanya dipendam hanya seorang diri saja.

Jadikan Ini Masa Transisi, Beri Ruang untuk Menikmati Semua Hal yang Membuat Patah Hati

Sebagaimana kamu menikmati bahagia, patah hati atas kehilangan berbagai macam hal juga perlu dirayakan. Cobalah beri sedikit jarak atas pekerjaan yang selama ini menjadi beban pikiran. Ambil waktu beristirahat untuk menenangkan pikiran, dan lupakan segala hal yang bisa jadi penghalang kebahagian. 

Ini bukanlah situasi yang salah, justru bisa membantumu menyembuhkan luka. Buatlah dirimu bahagia karena saat ini kamu satu-satunya pihak yang bisa menentukan. Apa yang akan kamu lakukan dan rasakan.

Berhenti Mengutuki Diri dan Situasi, Jadikan Ini Sebagai Pelajaran yang Patut Disyukuri

Pada beberapa kehilangan, ada sesuatu yang memang disebabkan oleh diri sendiri. Sikap egois yang masih tinggi, serta kebodohan-kebodohan yang tak bisa dipungkiri, hingga pilihan yang salah yang di masa lalu sudah dipilih. Tak perlu disesali, apalagi menyalahkan diri sendiri. Sebab tindakan tersebut jelas tak akan merubah situasi.

Berbanding terbalik dengan apa yang selama ini mungkin kita pikirkan. Mari jadikan luka ini sebagai pelajaran untuk kehidupan yang akan datang. Dari kesalahan kita belajar untuk lebih bijak menentukan pilihan. Dan dari kesedihan, kita belajar untuk menerima semua hal dengan hati yang lebih lapang.

Sembari Menunggu Lukamu Sembuh, Giatkan Diri untuk Berubah Jadi Lebih Baik Lagi

Dadamu bisa saja masih sesak, luka di hatimu masih basah dan bernanah. Dan waktu jadi salah satu hal yang akan membantumu untuk sembuh dan bangkit dari semua luka. Tak bisa dipaksa untuk sembuh sembuh secepat yang kita minta, namun seiring waktu yang berjalan. Semua luka ini akan hilang dengan sendirinya.

Sementara itu berjalan, mari sibukkan diri dengan hal baru yang bisa dijadikan kebanggaan. Kamu bisa mulai menekuni hobi yang sudah lama ditinggalkan. Belajar kemampuan baru yang memang ingin dilakukan, hingga pada hal-hal baik lain yang memberi dampak baik pada kehidupan.   

Dan Jadikan Ini Sebagai Sesuatu yang Tak Sekedar Patah Hati dan Kehilangan yang Biasa

Jika sakit hatimu karena kehilangan pacar, kamu mungkin kesal pada dia yang kini kamu panggil mantan. Sakit hati karena kehilangan orangtua, kamu mungkin bertanya-tanya mengapa Tuhan begitu tega. Ya, kehilangan membuat kita menerka-nerka banyak hal. Menyalahkan semesta dan pihak lain yang  kita anggap bersalah, walau sesungguhnya bukan begitu fakta yang sebenarnya.

Ini adalah sesuatu yang wajar, pelampiasan dari rasa kesal dan tak siap atas kehilangan yang baru saja kita rasakan. Tapi bukannya membuatmu jauh lebih baik, hal ini justru menyakimu lebih dalam. Belajarlah untuk bisa lebih ikhlas dan merelakan semua yang pergi dan hilang. Beri penghargaan pada diri sendiri karena sudah mampu melupakan. Dan nikmati semua prosesnya agar kamu bisa merasa jika hidupmu akan tetap berharga meski ada banyak yang hilang dari hidup sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Bukan Untuk Membuatmu Lemah, Inilah Alasan Tuhan Memberikanmu Masalah

Hidup tanpa masalah bagaikan laut tanpa ombak, hambar. Setiap manusia pasti mempunyai masalahnya masing-masing. Setiap hari, setiap waktu, kapanpun dan dimanapun itu. Namun janganlah kamu merasa bahwa masalahmu lah yang paling berat, apalagi sampai membenci tuhan karena masalah yang dia berikan. Mungkin inilah beberapa alasan mengapa masalah selalu menghampiri kehidupan.

1. Allah Tahu, Kamu Kuat dan Mampu


Dalam setiap masalah yang Dia berikan, kamu akan menjadi sosok yang lebih kuat saat berhasil melewatinya. Kamu mungkin tidak pernah tahu apa alasan tuhan memberikanmu masalah, tapi yang harus kamu tahu selalu ada hikmah dari setiap masalah yang kamu alami. Masalah juga akan melatih mental dan cara berpikirmu. Allah tahu, kamu mampu.

2. Menyadarkanmu dari Kesalahan Di Masa Lalu


Terkadang manusia memang egois, mereka selalu merasa benar sendiri. Setiap dirinya terluka mereka langsung menyalahkan orang lain, padahal mungkin saja itu semua balasan dari perbuatannya di masa lalu. Begitupun dengan masalah yang kamu hadapi, jangan dulu mengutuk keadaan, siapa tahu Allah berniat menyadarkan.

Coba ingat-ingat lagi apakah kamu pernah menyakiti seseorang atau berbuat kesalahan di masa lalu? Mungkin dengan memberimu masalah Allah berharap kamu akan memperbaiki segalanya. Memohon ampunlah pada-Nya dan meminta maaf pada orang yang telah kamu sakiti.

3. Allah Rindu dan Ingin Kamu Kembali Mendekat Pada-Nya


Allah selalu mempunyai banyak cara agar hamba-Nya selalu ingat kepadanya. Mungkin salah satunya adalah dengan memberikanmu masalah. Ibadahmu mungkin kurang, juga kamu masih berharap kepada manusia yang jelas-jelas tidak pasti, maka dari itu Allah ingin membuatmu kembali pada-Nya. Saat sedang dilanda masalah, saat tidak ada seorangpun yang mengerti, maka kamu tidak mempunyai pilihan lain selain mengadu pada-Nya.

4. Allah Begitu Menyayangimu


Pernahkah kamu berpikir kalau bentuk kasih sayang itu tidak berupa kebahagiaan saja? Iya, saat kamu sedang dilanda masalahpun itu pertanda jika Allah sangat menyayangimu. Ada banyak tujuan baik dari masalah yang kamu hadapi, cobalah untuk belajar ikhlas dan menerimanya. Karena hidup bukan hanya tentang manisnya gula juga pahitnya kopi, Allah tahu mana yang lebih kamu butuhkan untuk kebaikanmu.

5. Akan Ada Sesuatu yang Indah Di Balik Setiap Masalah


Terkadang, saking beratnya masalah yang kamu hadapi menyerah adalah pilihan terbaik yang ada di pikiranmu. Namun perlu kamu ketahui bahwa lari dari masalah tidak akan menyelesaikan semuanya. Masalah akan terus menumpuk jika kamu lari begitu saja. Jangan karena satu masalah maka kamu kehilangan arah untuk meraih mimpi yang lainnya.

Mimpi yang telah kamu susun dan perjuangkan sedari dulu, cobalah buka mata hatimu dan mulai berdamai dengan keadaan. Satu hal yang perlu kamu yakini, akan ada sesuatu yang indah dibalik setiap masalah. Kamu hanya perlu sabar dan ikhlas dalam melewatinya.

Memang tidak ada yang ingin gagal dalam hidupnya, namun kita harus sadar bahwa manusia hanya bisa berencana. Ada takdir yang lebih berkuasa dari mimpi, ketika masalah datang cobalah untuk hadapi, jangan lari apalagi sampai mengutuk diri. Yakinkah bahwa kamu bisa melewatinya, Allah tidak akan membiarkan hamba-Nya berjuang sendirian. Bangkit dan berjuang lagi untuk meraih mimpi!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Hasil Studi : Laki-laki yang Hobi Selingkuh Berpotensi Meninggal Lebih Cepat dari yang Setia

Merasa dicintai banyak perempuan itu memberi efek ‘nagih’, seolah bahagia atau berbangga. Beberapa laki-laki justru menantang dirinya untuk mendua. Ya, antara memang ingin atau terpaksa. Tapi sekalipun terpaksa, laki-laki yang selingkuh selalu sadar atas apa yang dilakukannya. Jadi kalau ada yang bilang ia ‘khilaf’, bisa jadi itu alibi saja.

Nah, jika kamu adalah lelaki yang disebut sebagai pelaku, hati-hat saja nih. Pasalnya, sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan dan diterbitkan dalam Jurnal Of Sexual Medicine oleh University Of Florence, Italia menyebutkan, kebiasaan selingkuh terbukti membuat usia lelaki lebih cepat meninggal dibandingkan laki-laki yang setia.

Kamu Bingung Bagaimana Itu Bisa Terjadi? Begini…

Masih dari penellitian yang sama, para ilmuan tersebut menemukan fakta jika, lelekai beristri yang memiliki perempuan simpanan, lebih beresiko terkena serangan jantung secara mendadak.

Hal ini terdengar masuk akal, sebab sejalan dengan hasil temuan dari banyaknya laporan yang menyatakan jika jumlah kasus lelaki meninggal saat tengah berkencan dengan selingkuhan akibat serangan jantung sangat tinggi. Sebaliknya, belum ada laporan yang mengatakan seorang lelaki tewas ketika sedang bercinta dengan pasangan sah-nya.

Lebih lanjut, para peneliti tersebut mengungkapkkan, banyaknya serangan jantung yang menyerang lelaki selingkuh disebabkan beberapa faktor. Mulai dari kondisi pikiran yang was-was berlebihan, penggunaan obat kuat demi menyenangkan teman kencan yang biasanya lebih muda, sebab peneliti juga menuturkan jika kebanyakan laki-laki selingkuh ialah mereka yang sudah berumur dan secara kejantanan menurun.

Sedangkan pasangan selingkuhannya biasanya adalah para gadis muda yang masih sangat kuat dan membara dalam hal seksualitas. Nah, inilah yang menjadi alasan mengapa banyak laki-laki selingkuh terkena serangan jantung karena mengonsumsi obat kuat berlebihan.

Lagipula Meski Terlihat Bahagia, Lelaki yang Selingkuh Sebenarnya Sedang Menderita

Coba bayangkan saja, setiap hari dalam hidupnya ia harus menjadi dua pribadi yang berbeda. Menjaga hubungan baik dengan selingkuhannya dan menutup rapat kebohongan dari istrinya. Dan untuk bisa menjalani dua sisi ini, tentu tak mudah.

Setiap saat kamu kan merasa tidak tenang, gelisah, cemas berlebihan dan bisa menimbulkan depresi atau stres. Kondisi inilah yang kemudian mempengaruhi kesehatan fisik para lelaki yang selingkuh. Fakta menarik lainnya, lelaki yang setia ternyata secara kejiwaan lebih sehat dan bahagia dibandingkan laki-laki yang doyan selingkuh dari pasangannya.

Sekilas Selingkuh Mungkin Asyik, Tapi Kalau Ternyata Mendekatkan Diri ke Maut. Untuk Apa?

Dari beberapa pengakuan laki-laki yang memang sudah doyan selingkuh, ketika mereka melakukan tindakan ini. Ada semacam rasa bangga yang kemudian hadir dalam diri mereka. Merasa cukup jago berbohong, berbangga diri karena tidur dengan banyak perempuan, merasa butuh dilayani lebih dari apa yang diberikan istri, hingga ke alasan pelarian dari masalah yang mungkin sedang diemban.

Terserah memang, kalian mau selingkuh atau tidak. Tapi jika itu justru mendekatkanmu pada kematian. Untuk apa kawan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Agar Tak Membahayakan Diri, Kita Perlu Bijak Mengelola Emosi

Kenyataan yang tak sesuai keinginan, teman yang menyebalkan, jalanan macet tak karuan, atau apa saja yang bisa memancing amarah untuk diluapkan. Serungkali jadi alasan, kita untuk emosi dan marah. Tapi tak semua bisa mengeluarkan uneg-unegnya. Beberapa orang justru diam, meski emosinya sudah ada diambang batas kemarahan.

Sialnya selepas emosi dan marah-marah, ada hal buruk yang bisa saja terjadi atas kita. Membuat lingkungan merasa risih atau tak suka. Namun, seolah tak ada habisnya. Memendam amarah justru bisa berbahaya pada diri kita. Lantas harus bagaimana?

Kenali Dulu Jenis-jenis Emosimu

Setiap emosi dalam hidup kita memiliki peran penting dalam segala hal yang kita lakukan. Berpikir, berperilaku, mengambil tindakan, berbicara, dan bisa terlihat pula pada raut wajah. Sayangnya, masih banyak kita yang belum paham. Bagaimana bisa mengenali emosi dan cara mengelolanya serta membeda-bedakannya. Agar tak lagi terjebak dalam pemahaman yang salah, ini 7 jenis emosi dasar manusia dengan fungsi yang berbeda yang perlu kamu kenali.

Bahkan Sering Merasa Sendiri, Adalah Bentuk Lain dari Emosi

Ya, meski sedang berada di tengah keramaian. Jiwa dan hatimu tetap saja merasa sendiri, manusia dan hal-hal lain yang ada seolah tak berarti. Tak pernah diminta, perasaan selalu merasa sendiri bisa datang kapan saja, yang belakangan diketahui. Ternyata perasaan ini adalah bentuk lain dari emosi.  

Sebab, Meskin Jarang Disadari Memendam Emosi Bisa Berbahaya Pada Diri

Menurut psychmechanics, memendam emosi adalah cara seseorang untuk tidak mengakui emosinya atau tidak mengekpresikan emosi dengan cara yang sehat. Padahal pada dasarnya, emosi tidak bisa ditekan dan tetap harus dikeluarkan dengan cara apapun, salah satunya adalah meditasi. Sebab, emosi yang dipendam justru akan menimbulkan banyak masalah. Bagaimana saja dampaknya bisa kamu baca disini.

Untuk Itu Kita Harus Lebih peka, Cari Tahu Apa yang Membuatmu Marah-marah

Karena suka marah-marah nggak jelas, hasilnya bisa merusak mood diri dan orang-orang di sekitar. Untuk itu kita perlu lebih peka, sebab yang namanya asap tentu pastilah ada sumber api. Untuk itu, cobalah kenali berbagai hal yang mungkin jadi penyebab, kenapa belakangan ini kamu mudah tersulut amarah untuk berbagai hal yang sebenarnya bukanlah masalah.

Dan Jika Sedang Emosi, Cobalah Lakukan Hal Ini

Ada hal-hal buruk yang bisa saja terjadi setelah emosi, mulai dari membuat orang lain terluka atau justru melukai diri kita. Bertumbuh jadi manusia dewasa memang banyak tantangannya, dan mengelola emosi jadi salah satunya. Maka untuk tak buru-buru marah, coba lakoni hal-hal ini saja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top