Community

Berhenti Bilang Micin Bikin Orang Bodoh, Nih Bukti Ilmiahnya!

Apakah kamu pernah mendengar ungkapan yang menyebutkan bahwa orang bisa bodoh karena kebanyakan makan micin? Sebenarnya hal tersebut benar atau tidak sih? Celetukan tentang hubungan micin dan kecerdasan seseorang sebenarnya sudah ada sejak lama. Tapi bukan berarti pula mempengaruhi tingkat kecerdasan kita.

Daripada terus menerus, percaya pada sesuatu yang sebenarnya salah. Kamu perlu tahu, bagaimana sebenarnya micin atau yang lebih dikenal sebagai MSG bekerja dalam tubuh kita.

Tidak Pernah Ada Bukti Secara Ilmiah yang Mengungkap Tentang MSG Sebagai Penyebab Kebodohan Seseorang

Sebenarnya ungkapan buruk tentang MSG atau penyedap rasa ini muncul dari masyarakat yang berpandangan bahwa micin memiliki kontribusi dalam kemunduran kecerdasan seseorang. Padahal hal ini belum terbukti secara ilmiah. Ternyata hal ini tak hanya ada di Indonesia, orang Amerika pun memiliki pandangan yang sama tentang MSG. MSG dianggap sebagai biang penyakit dan sebisa mungkin dijauhkan dari berbagai macam makanan.

Komponen Utama MSG, Glutamat, Sebenarnya Ada dalam Banyak Bahan Makanan Bahkan Juga Dihasilkan Oleh Tubuh Manusia

Glutamat merupakan komponen utama dalam MSG. Pada kenyataannya glutamat merupakan senyawa yang ditemukan di berbagai makanan yang di masak dengan rumput laut. Glutamat sendiri merupakan senyawa yang bisa memperkuat rasa umami pada indera pengecap manusia. Glutamat, ditemukan pada tahun 1908, yang mana ini merupakan hasil dari penelitian yang dilakukan ilmuwan Jepang bernama Kikunae Ikeda. Ikeda kemudian menemukan cara untuk membuat senyawa glutamat secara sintetik dan menggabungkannya dengan natrium sehingga membuatnya stabil.

Asam glutamat merupakan senyawa alami yang ada dalam berbagai jenis makanan. Beberapa di antaranya adalah bahan makanan yang kaya protein seperti daging, susu, dan beberapa jenis sayuran. Tak hanya itu, sebenarnya tubuh manusia sendiri juga menghasilkan senyawa glutamat ini. Jadi sebenarnya zat kimia yang ada dalam makanan juga bersumber dari alam. Hal ini juga dikuatkan oleh para peneliti juga diakui oleh American Chemical Society.

Stigma Buruk Masih Saja Lekat dengan MSG Meski Para Ilmuwan Sudah Membuktikan Bahwa Tak Ada Efek Buruk dari MSG

Meski sudah banyak ilmuwan yang membuktikan bahwa MSG bukanlah sesuatu yang berbahaya bagi tubuh dan aman untuk dikonsumsi, namun stigma buruk tentang MSG sangat sulit untuk dihilangkan. Banyak orang tetap percaya bahwa MSG bisa mendatangkan banyak penyakit dan juga bisa jadi penyebab kemunduran kecerdasan seseorang. Tentu saja hal ini karena stigma buruk yang sudah terlanjur tertanam dalam otak banyak orang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

9 Tahun Menikah, Rianti Cartwright-Cas Alfonso Sepakat Ikuti Program Bayi Tabung

Rianti Cartwright dan Cas Alfonso telah membina bahtera rumah tangga selama kurang lebih sembilan tahun. Kini mereka memutuskan untuk melakukan program bayi tabung demi mendapatkan momongan. Hal ini diketahui lewat Instagram Stories milik Rianti. Eks VJ MTV itu banyak bertanya ke Tya Ariestya untuk berani melakukan bayi tabung.

“Tya Ariestya, she is an #ivfsurvivor and was so generous with information from the very beginning. Aku bisa tanya2 sama Tya kapan aja. Terus kebetulan waktu aku shooting sinetron Cinta Yang Hilang aku juga dipertemukan dengan sahabat2 yang memberikan banyak informasi tentang IVF, Morula dan juga dokter2 di Morula Clinic. Kayak udah diatur aja semuanya dan akhirnya aku dan Cas memutuskan untuk menjalani program IVF,” kata Rianti

Sebelumnya, Rianti Cartwright belum berani program kehamilan. Dia dan Cas menjalaninya secara natural. Rianti mengatakan dalam melakukan program bayi tabung tidak mudah. Namun dia tetap masih bisa menikmati segala prosesnya.

“To be honest this process is not easy. Tapi menurut aku tetap bisa dinikmati selama kita optimis, positif, dan berserah,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Demi Penuhi Keinginan Istri, Uus Tinggalkan Identitas Kepala Plontos

Komedian tunggal Rizky Firdaus Wijaksana (28) atau yang akrab disapa Uus kini tampil beda. Uus tak lagi berkepala plontos melainkan memilih untuk memanjangkan rambutnya dan mewarnainya dengan warna pirang. Hal ini dia lakukan lantaran permintaan istri.

“Kan udah dijelasin di panggung, istri minta pengin bisa jambak, ya sudah dipanjangin. Sudah tiga tahun bersama-sama. Dia cuman minta ke saya gondrongin rambut, ya sudah lah,” kata Uus seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (18/03).

Awalnya, Uus merasa risih dengan rambutnya yang panjang karena tak pernah tampil dengan gaya yang demikian. Terkait pemilihan warna rambut, Uus mengatakan bahwa hal itu adalah pilihannya sendiri.

“Ide sendiri, karena pengin aja bingung mau warna apa, bosen kalau hitam, jadi ya kuning. Kan mau membuktikan kalau dicat warna-warni itu selalu identik dengan Atta,” gurau Uus.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Niat Hati Dapat Samsung Galaxy S10, yang Datang dari Bukalapak Malah Sendal Jepit

Selain memberi kemudahan untuk para pengguna bertransaksi jual dan beli, E-commerce yang satu ini juga kerap mengadakan promo seru dengan hadiah yang cukup tinggi. Yap, selain hadiah utama mini cooper yang beberapa waktu lalu dimenangkan oleh seorang driver ojol. Baru-baru ini, ajang promosi yang diberi nama ‘nyerbu’ tersebut, memberikan kesempatan untuk para pengguna untuk mendapatkan Samsung Galaxy S10 secara eksklusif cuma dengan 12 ribu.

Sudah berlangsung pada 13 Maret 2019 lalu, beberapa orang yang beruntung memang berhasil mendapatkan Samsung Galaxy S-10nya. Tapi sialnya, pengguna lain yang ikut serta justru ramai-ramai protes. Karena mereka yang belum berhasil justru dikirimi sendal jepit sebagai gantinya dari dana 12 yang telah mereka kirimkan, atau yang sudah terpotong otomatis dari dompet di aplikasi Bukalapak. 

View this post on Instagram

Ada yang nasibnya kayak aku?. Gegara kebiasaan ga baca2 s&k akhirnya zong dapet sandal jepit 🤣🤣. Ini ceritanya ikutan serbu seru Bukalapak, ngincer Samsung S10 seharga 12.000 rupiah. Kalo ga dapat uang 12ribu dibalikin utuh. Karena udah pede dan ga baca2 lagi s&k, esoknya kaget terima notif bahwa serbuanku meleset dan sandal jepit akan dikirim ke alamat. Hah?? Sandal jepit ?? Kapan aku belinya ?😒😒. Oalaahhh ternyata udah ketentuannya begitu. Dan ternyata ya ampuuun, sandalnya dikirim tanpa kardus, bener2 polos hanya kemasan plastik bening sandal itulah. Bungkus koran kek. Ato plastik item kek biar yg terima ga malu 😛😛. Pagi tadi bapak kurir jne yang anter paket sambil ketawa bilang "banyak bangeeeettt paket kiriman sandal kayak gini" 😂😂😂 #bukalapak #sandaljepit

A post shared by lies surya (@liessurya) on

Beberapa orang berkata jika Bukalapak mulai memanfaatkan promosi macam ini untuk memaksimalkan keuntungan. Sebab dalam hal ini dana yang sudah tertarik justru akan direfund dengan produk sendal jepit dari BukaMart. Dan yang lebih parah, warna dan ukurannya pun random, yang kemungkinan besar tak cocok hingga akhirnya tak terpakai pada penggunana.

“Mending warna nya netral… Gw cowo dikasi sendal Pink… ;)” Keluh pengguna @junanrizal di Twitter miliknya.

Tapi usut punya usut, ternyata refund dana 12 ribu rupiah dengan sendal jepit tersebut adalah salah satu ketentuan yang memang sudah ditetapkan oleh Bukalapak untuk promosi ‘nyerbu’ Samsung Galaxy S10 ini. Dan, Bukalapak juga memberi opsi untuk pengguna yang memang tak ingin dananya tersebut di ganti dengan sendal jepit, bisa membatalkan pesanan melalui aplikasi atau menghubungi customer service di Bukalapak.

Akan tetapi, daripada teliti untuk membaca syarat dan ketentuan, sebagian besar pengguna justru ramai-ramai mengungkapkap kekesalan di media sosial tanpa memeriksa, pihak manakah yang salah. Nah, pesan moralnya adalah, cobalah tingkatkan literasi, dimulai dengan teliti dalam membaca hal-hal yang menjadi ketentuan tentang apa yang ingin kita beli. Kan malu, udah marah-marah ternyata kitalah yang salah, karena tak membaca syarat dan ketentuannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top