Feature

Berharap Hasil yang Berbeda Tetapi Melakukan Hal yang Sama Adalah Kebodohan

Ini bukan perkara salah atau benarnya sebuah upaya, tapi bagiamana kamu akan berusaha dengan jalan yang berbeda. Sekilas hal ini memang tampak biasa, bahkan terlihat tak berarti apa-apa.

Alasan kita pun selalu saja sama, “Ah yang penting sudah berusaha, sisanya biar Tuhan yang berkuasa”. Tak ada yang salah dengan ucapan itu, jika kamu memang sudah berupaya secara maksimal. Namun jika ternyata masih saja berupaya dengan jalan yang sama? Lalu kenapa harus berharap untuk hasil yang beda?

Sebab hal-hal yang kita klaim sebagai sumber sukses, bisa jadi ternyata pandangan yang salah.

Coba Periksa Lagi, Benarkah Jalan yang Kita Telah Pilih

Masih tetap dengan pendirianmu yang meyakini bahwa rute ini jadi alternatif terbaik yang ada. Bukan tak percaya, tapi jika memang itu adalah jalannya kurasa tak akan ada kata kurang didalamnya. Seakan tak mau membuka mata pada kemungkinan lain, diri ini terlalu mengagungkan semua yang telah dilakuakn. Meski hasilnya jauh dari yang diinginkan.

Padahal jika mau sedikit lebih bijak, dari kejadian terdahulu kita harusnya bisa belajar. Mengubah beberapa usaha yang telah lalu, dengan hal lain yang lebih baru. Bukan berarti jalan yang kemarin ditempuh adalah sesuatu yang gagal, namun nampaknya ada hal lain yang perlu ditambah untuk hasil yang jauh lebih baik.  

Sebab Ketika Hasilnya Tak Sesuai dengan Tujuan, Itu Artinya Ada Alur yang Perlu Diganti

Aku tak akan bilang kamu bodoh, sebab bagiku tak ada manusia yang bodoh. Namun jika ternyata masukan baik yang telah orang-orang berikan masih saja kamu abaikan. Saat itu juga dirimu sudah menjadi orang bodoh sungguhan.

Gagal di kesempatan pertama, bisa dibilang jadi ajang percobaan yang memang tak selalu berbuah baik. Namun jika ternyata hal yang sama terjadi lagi, itu artinya ada yang salah dengan cara kita.

Cobala berbalik dan telisik lagi, barangkali memang ada ha-hal yang memang patut diperbaharui.

Merasa Benar, Kita Kerap Mengabaikan Saran Baik dari Orang

Percaya dirimu memang patut dihargai, sebab tak meski sedang salah sekalipun kamu akan tetap bisa berdalih. “Mungkin belum saatnya kita memanen benih baik” kira-kira begitu kamu akan mengelakkan semua rasa sedih.

Padahal jauh sebelum semua itu terjadi, telah ada pihak yang dengan tulus memberimu petuah untuk berhati-hati. Dan sembarangan dalam memilih, hingga keputusan-keputusan lain yang memang tak harus dilakoni. Bukan karena tak ada teman yang membantumu lewat kata, terlalu percaya pada isi kepala sendiri kadang jadi musuh yang sulit dihadapi.

Ini Bukan Omong Kosong Semata, Sebab Jika Masih Terus Melakukan Hal yang Sama Jangan Harap Nasibmu Akan Berubah

Konon semesta juga tak bisa berbuat banyak untuk semua keinginan kita. Karena selain nasib baik dan keberuntungan, usaha jadi hal lain yang akan menentukan. Bagaimana akhir dari perjuangan yang sedang kita lakukan. Entah akan berakhir baik atau tidak.

Seringkali pola pikir yang kita miliki terlalu diberi sekat yang berat, hingga percaya pada sesuatu secara berlebih. Padahal bisa jadi itu bukanlah sesuatu yang kita cari.

Cobalah untuk membuka ruang pada sekat yang ada, menerima masukan lain yang akan datang dari mana saja. Untuk kemudian bisa dipilah lagi baik dan buruknya. Tak perlu gencar untuk berharap akan perubahan, jika yang kamu lakukan masih saja sama dan tak berubah.

Hingga Kelak Kamu Akan Sadar, Jika Selama Ini Banyak Waktu yang Telah Terbuang

Bukan karena tak melakukan apa-apa, bukan pula usahamu akan sia-sia. Tapi percayamu pada sesuatu yang tak memberi dampak perubahanlah yang akan menjadi masalah. Hal-hal yang kamu harapkan justru hilang dan tak bisa diwujudkan.

Pada titik ini kamu mungkin akan sadar, jika apa yang selama ini kamu lakukan tak sepenuhnya benar. Bergeraklah sedikit dari tempat yang kemarin kamu yakini. Buka mata untuk melihat hal-hal baru yang lebih mumpuni. Barangkali bukan karena tak ada peluang dan nasib baik, tapi selama ini kamu mungkin terlalu percaya pada apa yang sejak lama sudah dijalani.

Tak perlu merasa paling benar sendiri. Bahkan jika memang sedang salah karena keputusan yang diyakini, kamu harus berani untuk mengakui.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Mumpung Masih Libur, Kamu yang Saat Ini di Bali Coba Sambangi Tempat Ini

Kesibukan yang kamu jalani setiap harinya tentu akan sangat membosankan dan membuatmu butuh adanya refreshing bukan? Nah kamu perlu tahu, ada 5 tempat wisata di Bali yang patut untuk kamu kunjungi.

Karena tak hanya membuatmu terhibur saja, tempat-tempat ini juga terlihat seperti di luar negeri.

1. Pantai Atuh, Nusa Penida

Pantai Atuh berlokasi di Nusa Penida. Nusa Penida sendiri merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah Tenggara Pulau Bali. Di sana kamu bisa menikmati keindahan pantai yang sangat menawan. Hamparan pasir putih dengan batu-batu dan karang besar berbentuk unik berdiri tak jauh dari bibir pantai bisa kamu temui di sana.

2. Sundays Beach Club, Ungasan

Tempat ini merupakan salah satu tempat yang perlu kamu kunjungi di malam hari. Di sana kamu tak hanya bisa menemui restoran makan biasa. Tapi kamu juga bisa menikmati keindahan pantai Ungasan dan api unggun di malam hari.

3. Desa Pinggan, Kintamani

Tempat yang satu ini sangat cocok untuk kamu jadikan spot menyaksikan matahari terbit. Datanglah ke Desa Pinggan yang terletak di Lembah Gunung Batur, Kintamani. Namun kamu harus sedikit berjuang untuk bisa menyaksikan sunrise di sana. Kamu perlu berjalan dini hari di jalan berbatu.

Namun semua itu akan terbayar saat kamu sudah sampai di sana. Udara yang sejuk akan menyambutmu, belum lagi dengan keindahan pemandangan matahari di atas kabut pagi yang menyelimuti desa.

4. Pulau Menjangan, Singaraja

Jika kamu ingin merasakan suasana bak di pulau pribadi, sepertinya tempat ini patut kamu jadikan pilihan. Di tempat ini kamu bisa menemui banyak menjangan yang hidup bebas di sepanjang pantai. Kamu juga bisa menemui pemandangan laut yang indah dengan keragaman biota laut yang sangat mengagumkan. Dang yang lebih menarik, kamu juga bisa melihat bangkai kapal Belanda di bawah laut.

5. Pulau Nusa Ceningan dan Pulau Lambongan

Di tempat yang satu ini kamu bisa merasakan suasana layaknya di Maldives loh. Bahkan pulau ini memiliki julukan sebagai Maldives of Bali. Kamu bisa menikmati pemandangan laut yang biru kehijauan dengan kekayaan bawah laut. Tak hanya itu, kamu juga bisa menikmati keasrian hutan bakai juga rumah bawah tanah Gala-gala.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Gambaran Rahasia Cewek yang Tak Banyak Diketahui Orang

Cewek dianggap sebagai manusia paling ribet di dunia. Namun dibalik keribetannya itu, ternyata ada hal terpendam yang tak banyak orang lain ketahui. Apa saja sih misalnya? Berikut adalah 10 gambarannya. Simak sendiri, kayaknya sebagai cewek kamu juga pernah melakukannya.

1. Pasang Alarm Satu Jam Sebelum Berangkat

Ini nih biasanya kebiasaan cewek malas. Berangkatnya harusnya jam 8, pasang alarm sudah dari jam 7. Jam 7 cuma bangun matiin alarm terus balik tidur lagi. Jam 8 baru siap-siap. Akhirnya jam setengah 9 baru berangkat. Jadi jangan heran kalau banyak dari mereka yang telat.

2. Belum Sempat Cuci Baju, Semprot Aja Biar Tetap Wangi

Siasat jitu nih! Kalau belum sempat nyuci, tapi pakaian sudah habis di lemari, alhasil ambil bajunya, semprot wangi-wangian sebanyak mungkin, terus di setrika deh. Biar tetap kelihatan rapi.

3. Susah Mengaitkan Kancing Celana Karena Kebanyakan Makan

Habis makan banyak, harus siap-siap berangkat ke suatu tempat. Akhirnya harus cepat-cepat ganti baju dan celana. Waktu mau ngancingin kancing celana, ternyata sudah susah banget gara-gara perut buncit kebanyakan makan.

4. Harus Makan Sehat, Tapi Besok Aja

Pemikiran untuk hidup sehat dengan makan makanan yang sehat memang ada. Namun pada kenyataannya selalu saja bilang “besok aja deh makan sehatnya”. Akhirnya gitu terus, sekedar wacana saja.

5. Sudah Habis Makanan Banyak, Baru Bilangnya Khilaf

Keseringan khilaf. Kalau sudah habis banyak makanan baru sadar. “Loh kok aku makan banyak? Duh khilaf nih”.

6. Suka Sama Bentuk Perut yang Rata di Pagi Hari, Tapi di Malam Hari?

Suka Berkaca dicermin waktu pagi hari. Sambil ngeliatin bentuk perut yang masih rata. Nah kalau sudah malam hari, beda lagi tuh bentuknya. Makin mengembang saja.

7. Pengen Berguru Sama Mereka yang Jago Pakai Eyeliner

Suka iri kalau lihat orang lain pinter banget dandan. Akhirnya tak jarang punya kepengenan berguru sama mereka yang jago dandan, terlebih dalam memakai pensil alis dan eyeliner.

8. Niatan Olahraga Ada, Tapi Kalau Udah Tiba Waktunya Cuma Tinggal Wacana

Niat tinggalah niat. Biasanya udah berniat besok mau olahraga. Tapi kalau sudah tiba waktunya, ya jadilah hanya jadi sebuah wacana.

9. Berjanji untuk Bangun Pagi, Eh Nyatanya Tetap Saja Kesiangan

“Besok harus mulai bangun pagi. Biar nggak telat lagi”. Tapi ujung-ujungnya tetap saja bangun kesiangan.

10. Masuk Kamar: Lepas Bra, Rambut Dikuncir Asal-asalan, Pakai Celana Ternyaman

Surganya para cewek itu kalau sudah masuk kamar. Tinggal ganti celana pakai celana ternyaman yang bentuknya sudah nggak karu-karuan. Terus lepas BH, rambut dikuncir asal-asalan deh.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Gambaran Sarkastis Kehidupan Masa Kini, Kamu Setuju Tidak?

Ada orang bilang kalau jaman sekarang sudah benar-benar edan. Terkadang banyak orang kerapkali melakukan hal yang sebenarnya memang bukan suatu yang baik. Mungkin 7 gambaran kehidupan ini bisa menyentilmu sehingga kamu pun sadar akan keberadaan hal ini.

1. Apa yang Ada di Media Sosial Tak Sepenuhnya Nyata

Jangan mudah percaya dengan apa yang ada di media sosial. Seringkali apa yang ditunjukkan di media sosial hanyalah sekelumit dari kehidupan seseorang. Jadi bijaklah dalam menggunakan media sosial ya…

2. Kurang Bersyukur Akan Apa yang Ada

Bilangnya aku nggak punya baju. Padahal lemari penuh sama baju-baju yang menumpuk. Bilangnya kesepian, padahal di sekitarnya ada banyak orang. Inilah akibatnya kalau seseorang kurang mensyukuri apa yang ada.

3. Banyaknya Tren yang Menjerumuskan pada Hal yang Tak Baik

Tanpa disadari, sebenarnya sebagai masyarakat yang bijak harus mampu menyeleksi tren yang ada. Jangan lantas mengikutinya tanpa memperhitungkan baik dan buruknya terlebih dahulu. Karena pada dasarnya saat ini ada banyak tren yang hanya akan menjerumuskanmu pada hal yang tak baik.

4. Ada yang Berkelahi Bukannya Melerai Malah Ambil Gambar

Hebatnya orang jaman sekarang adalah, kalau ada orang yang berkelahi bukannya dilerai tapi malah ngambil smartphone lantas mengambil gambar. Kalau sudah ada yang mati baru ditangani.

5. Krisis Mental Mendera Banyak Orang

Krisis mental yang mendera banyak orang menjadi sebuah hal yang memang harus ditangani secepatnya. Mental para generasi muda perlu dibangun agar bisa menjadi lebih kuat, bukan malah loyo dan nggak punya semangat.

6. Teknologi Menjauhkan yang Dekat, Mendekatkan yang Jauh

Perkembangan teknologi memang memiliki sisi positif dan negatifnya. Sehingga sebagai pengguna, haruslah lebih pandai dalam memanfaatkan teknologi saat ini. Tapi kenyataannya kebanyakan teknologi malah sukses menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh. Bener nggak?

7. Ramai di Grup Media Sosial, Sepi Saat Ketemuan

Hayo pernah nggak nih ngerasain hal ini? Kamu dan teman-temanmu sangat sering mengobrol di media sosial, namun saat ketemu? Semua sibuk dengan gadgetnya masing-masing. Sibuk foto, upload. Tujuannya ketemu bukan buat ngobrol kayaknya, tapi cuma buat ngambil gambar aja terus bubar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top