Community

Begini Cara Hidup Agar Tidak Dihantui Utang

 

Kamu pasti termasuk ke dalam salah satu orang yang pernah berutang. Meskipun jumlahnya kecil dan hanya ke seorang teman tapi tetap saja itu namanya utang. Ketika kita berutang, penyebab yang paling sering ialah karena kita kehabisan uang atau uang yang ada tidak mencukupi.

Kenapa ya bisa demikian? Utang bisa disebabkan karena banyak faktor. Satu yang pasti, hidup tidak akan bisa tenang jika terus dihantui utang, apalagi jika jumlahnya besar dan banyak bunga. Agar hidup yang dijalani sekarang lebih nyaman dan bebas utang, simak tips ini.

Intinya, Harus Pandai Kelola Keuangan

Penyebab dari utang yang kian menumpuk adalah karena kamu tidak pandai mengatur keuangan. Pengaturan keuangan yang buruk tidak hanya dilakukan oleh pria, tetapi bisa saja dialami oleh wanita. Pengelolaan uang yang baik dapat membantumu terhindar dari kerugian dan utang. Saat kamu mendapatkan gaji bulanan, kamu harus mengatur mengutamakan prioritas. Contoh pengaturan keuangan untuk kamu yang masih single.

  • Gaji Rp4 juta per bulan, pengaturan keuangan untuk waktu satu bulan sebagai berikut:
  • Kost : Rp700 ribu
  • Kebutuhan mendesak dan tabungan : 30% x Rp4 juta :Rp1,2 juta
  • Belanja bulanan : Rp300 ribu
  • Kebutuhan hidup sehari-hari : Rp900 ribu (asumsi makan 3 kali x Rp10 ribu)
  • Jajan : Rp200 ribu
  • Cicilan motor : Rp500 ribu
  • Sedekah : Rp50 ribu
  • lain-lain : Rp150 ribu

Contoh pengaturan sehari-hari di atas bisa diterapkan kalau kamu mempunyai gaya hidup yang sederhana, dan bisa mengontrol selera makan kamu tiap bulan, tidak suka party dan makan di tempat-tempat mewah. Selain itu, tidak ada tagihan kartu kredit atau tagihan-tagihan lainnya. Memilih tempat kos yang sudah termasuk fasilitas air dan listrik juga membantumu untuk lebih hemat. Dengan pengaturan tersebut kamu masih bisa melakukan sedekah pada orang yang kurang mampu dan masih bisa membeli pakaian baru tiap bulan dengan kisaran harga tidak lebih dari Rp150 ribu.

Hentikan Pakai Kartu Kredit Saat Berbelanja

Salah satu penyebab pengeluaran dan utang jadi membengkak adalah selalu menggunakan kartu kredit saat berbelanja, apalagi belanja bulanan. Apalagi kalau kamu tipe yang konsumtif dan tidak bisa mengontrol keinginan belanja.

Pakai kartu kredit memang lebih mudah, tetapi bisa jadi malapetaka jika kamu tidak bisa membayar tagihannya sampai lunas. Belum lagi bunga kartu kredit itu tinggi, jika kamu telat membayar, kamu harus bayar tagihan+denda+bunga dan biaya-biaya lainnya. Duh!

Bersepeda ke Tempat Kerja, Kenapa Tidak?

Nah, salah satu cara agar bisa lebih hemat adalah dengan menggunakan moda transportasi bebas ongkos. Bisa jalan kaki atau bersepeda. Selain hemat, kegiatan ini juga menyehatkan badan. Jika jarak tempat tinggal agak jauh dari kantor, umumnya orang-orang akan lebih memilih untuk bersepeda. Bersepeda memberikan keuntungan lain yaitu bisa sampai kantor lebih cepat. Bodi sepeda yang ramping dan adanya jalur khusu sepeda akan membuatmu lebih cepat sampai ke kantor!

Lebih Hati-hati Dalam Belanja Bulanan

Jangan mudah terjebak dengan diskon yang ditawarkan di supermarket atau minimarket. Diskon biasanya diterapkan ketika toko ingin menghabiskan stok barang dengan cepat, telah mendekati masa kadaluarsa atau karena ada stok barang baru sehingga barang yang lama dijual dengan diskon gede-gedean.

Hal yang kamu harus perhatikan ketika melihat barang promo adalah kualitasnya. Bukan rahasia lagi, kalau barang-barangyang diskon umumnya punya kualitas yang lebih rendah daripada barang yang tidak diskon.

Alhasil, bukannya berhemat malah boros karena beberapa bulan kemudian sepatu atau celana yang kamu beli cepat rusak dan kotor. Akhirnya harus beli lagi beberapa bulan kemudian, padahal sepatu dan celana merupakan barang yang bisa dipakai dalam jangkwa waktu lama.

Selain memerhatikan kualitas produk, liat juga tanggal kadaluarsa pada makanan tersebut. Jika masa kadaluarsanya berakhir besok sebaiknya jangan dibeli.

Jangan Tergoda Rayuan Cicilan Jangka Panjang dengan Nominal Pembayaran yang Lebih Kecil

Sudah banyak orang-orang yang tertipu dan tergiur dengan penawaran biaya cicilan yang rendah dan jangka waktu pembayaran yang cukup panjang. Jika kamu memilih opsi ini, bisa dibilang keputusan yang kamu ambil tidak tepat. Kalau kamu memilih opsi ini, justru uang yang kamu keluarkan akan lebih banyak dan pihak pemberi pinjaman justru yang akan memperoleh banyak uang.

Misalnya saja begini, kamu meminjam uang di bank Rp100 juta dengan jangka waktu 5 tahun. Maka biaya yang harus kamu cicilkan per bulan harusnya sekitar Rp1,7 juta. Belum ditambah bunga. Kalau ditambah bunga, misalnya bunga 1 persen, Berarti total biaya yang harus kamu bayarkan ke bank sebesar Rp1.716.000. Dalam jangka waktu 5 tahun (60 bulan), kamu akan membayar uang sekitar Rp102 juta.

Bagaimana, rugi kan? Itu masih merupakan hitungan dalam bunga flat, jika bunganya float atau mengambang, tentunya jumlah yang harus dibayarkan tidak tentu bisa lebih murah atau lebih mahal.

Jika hidupmu tidak mau merugi dan terus dibayangi utang selama bertahun-tahun, sebaiknya jangan tergoda untuk mengkredit barang. Bayarlah dengan lunas barang yang kamu inginkan. Jika belum ada uang yang mencukupi, sabar dan tahan dulu keinginan kamu itu sampai uangnya benar-benar terkumpul.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top