Feature

Beberapa Keuntungan Kalau Kamu Menikah Tanpa Mengadakan Pesta

Menikah sebenarnya adalah hal yang mudah, tetapi yang sedikit sulit adalah menahan macam-macam omongan dari luar. Sesungguhnya tanpa mengadakan pesta hura-hura yang berselebrasi dalam hitungan jam saja, kamu sudah bisa dianggap menikah secara sah. Tanpa perlu mengundang banyak orang terkait status barumu dengan pasangan.

Namun, budaya merayakan pesta menjadi salah satu alasan seseorang berusaha untuk melakukannya. Terlebih lagi biaya yang membumbung tinggi membuat laki-laki berpikir dua kali untuk segera menghalalkanmu. Lantaran takut diganjar biaya yang nantinya dapat membuat dia pusing kepala.

Kalau berbicara keuntungan tanpa mengadakan pesta sebenarnya banyak sekali, apalagi biaya pernikahan sekarang sudah mencapai angka Rp 50 juta sampai yang Rp 200 juta dan selebihnya pun ada. Kalau kamu pikir-pikir apabila duit itu kamu dan pasanganmu kelola untuk hal lain, bisa membuat keuntungan yang hakiki bahkan sampai ke titik level bahagia.

Mendambakan Rumah Idaman di Mana Kamu dan Dia Berada Satu Atap dengan Sebaris Suasana

Dibalik hegemoni apartemen yang tengah gencar-gencarnya dibangun dan dipasarkan, tentu saja tak ada lebih nyaman selain tinggal di rumah. Rumah menjadi salah satu tempat yang membuatmu dan pasangan dapat berbagi kenyamanan daripada harus tinggal di rumah orangtua, atau mengontrak. Toh juga nanti kalau kamu mengadakan pesta, rumah menjadi tagihan nyata yang harus segera diadakan. Daripada menghabiskan duit puluhan bahkan ratusan untuk itu semua, lebih baik mencari rumah secara segera, ‘kan?

Membangun Usaha Guna Menghadapi Masa Depan yang Kian Membebankan Kehidupan

Membangun usaha menjadi salah satu solusi guna menyiasati biaya hidup, pendidikan si anak nanti, dan masa tua saat tidak dapat produktif lagi. Kalau saja kamu dan dia memiliki bayangan membangun usaha, biasanya modal yang menjadi kendala. Ketika kamu sudah membicarakan konsep dan target dengan matang, tapi masih menunggu modal, tentu saja hal itu bisa menjadi fana. Karena usaha tergantung momentum. Ketika biaya pesta pernikahan kamu alihkan, bayangkan saja usaha apa yang tak bisa kamu buat?

Plesiran ke Luar Negeri sampai Tempat Indah yang Tadinya Mustahil Bisa Terjadi

Biaya pesta pernikahan sudah menghabiskan uang ratusan juta, belum lagi keinginan untuk plesiran bulan madu ke tempat yang benar-benar romantis untuk berdua. Memikirkannya saja sudah membuat kamu pusing, mesti kerja apalagi untuk menambal biaya demi kebahagiaan menjadi suami istri.

Maldives, Raja Ampat atau luar negeri lainnya, bisa kamu sambangi dengan cara mengelola biaya pesta dijadikan untuk berbulan madu saja. Dengan itu, kamu bisa merealisasikan mimpimu untuk pergi ke sana. Bukan dengan di media sosial yang membungkus harapan lewat keyakinan dengan cara menge-tag pasanganmu di instagram yang ingin kamu ajak ke tempat itu.

Beli Kendaraan Mewah Bukan Sekedar Mimpi Semata

Memimpikan memiliki kendaraan mewah memang  bukan hal yang sia-sia. Memang, hasrat untuk memiliki sesuatu tak bisa dihindarkan sebab sudah jadi tabiat manusia. Apalagi kalau barang tersebut menjadi suatu cita-cita. Nah, kalau kamu ingin, bisa saja mengalihkan dana pesta untuk membeli mobil tersebut. Kalau sudah tak dipakai bisa dijual atau menjadi bahan investasi. Sedangkan pesta, hanya menghabiskan uang dalam waktu singkat. Kamu pilih yang mana?

Melaksanakan Ibadah ke Tanah Suci

Melaksanakan ibadah ke Tanah Suci sangatlah diinginkan oleh setiap orang yang beragama Islam. Nah, kalau kamu berani mengalokasikan dana untuk pergi ke sana, otomatis perjalanan kisah pernikahanmu pun diharapkan jadi lebih berkesan dan diberkahi Yang Maha Kuasa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Melanie Putria dan Angga ‘Maliq & D’Essentials’, Resmi Bercerai!

Berbeda dengan Angga yang tak tampak dalam persidangan, Melanie Putria terlihat hadir dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, pada sidang perceraiannya, yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Barat, kemarin Senin (21/1).

Dan atas kesepakatan bersama, keduanya akhirnya resmi bercerai sebagaimana hasil putusan yang dibacakan oleh hakim.

“Hari ini dikarenakan bukti sudah cukup, keterangan saksi juga sudah menguatkan alhamdulillah hari ini juga sekalian putusan. Sudah resmi bercerai,” ujar Indah Dewi Yani, kuasa hukum Melanie saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Barat, dikutip dari laman detik.com.

Ternyata proses perceraian keduanya sudah sejak lama dilangsungkan dan sepakat berpisah dengan baik-baik. 

Sebelumnya, keduanya menikah pada 7 Maret 2010 lalu. Dari pernikahannya itu, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Sheemar Rahman Purariredja. Jarang terlihat dalam gosip miring, keduanya tampak mesra di sosial media. Namun, mendadak harus berpisah setelah 8 tahun berumah tangga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Dihargai Rp. 1.500/Kg, Petani di Banyuwangi Buang Buah Naga ke Sungai

Dinilai tak mendapat harga yang cukup mempuni, beberapa petani buah Naga di Bayuwangi terlihat membuang hasil panen ke sungai. Hanya dihargai sekitar Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per kilogram (kg). Tindakan para petani yang membuang buah naga ke sungai ini jadi salah satu bentuk protes atas merosotnya harga buah tersebut.

Dikutip dari laman Detik.com, Hari candra setyawan (29), warga Dusun Silirbaru Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi mengaku, anjloknya buah naga di Banyuwangi membuat dirinya merugi.

“Terpaksa saya buang ke sungai karena memang tidak laku. Dijual pun juga tidak nutut dengan ongkos petani,” ujarnya kepada wartawan, Senin (21/1/2019).

Dan dari foto dan video yang beredar luas di dunia maya, konon kegiatan membuang buah naga tersebut adalah kali kedua. “Ini bentuk protes kami karena buah naga dari Banyuwangi tidak laku dipasarkan. Kemarin kita buang 100 kilo. Ini lebih banyak lagi. Hampir 200 kilogram,” tambahnya.

Dianggap tak bisa mengembalikan modal, beberapa petani buah naga di wilayah sekitaran Banyuwangi, yakni di Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, akhirnya mempersilahkan masyarakat untuk memetik sendiri buah naga di kebunnya.

“Silakan kalau mau ambil sendiri di kebun. Gratis. Harga tidak nutup dengan ongkos petik,” ujar Ukri, dikutip masih dari laman yang sama.

Situasi ini sudah berjalan sekitar 2 minggu lebih, padahal menurut Ukri para petani baru bisa dikatakan mendapat untung jika harga buah naga diatas Rp. 6.500/kg.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sering Merasa Sedih? Cobalah Lakukan Hal Ini Agar Hidupmu Lebih Bahagia Lagi

Ternyata, hal paling membahagiakan seseorang adalah ketika ia berhasil memecahkan sebuah persoalan dan bisa memahami semua keinginan yang ia inginkan. Namun untuk bisa mendapatkan itu semua, tentu tak akan mudah. Ada beberapa hal yang perlu dirubah, ditingkatkan dan ditambah dalam porsi yang lebih besar.

Ini bisa jadi susah, tapi bisa juga terasa mudah. Tergantung bagaimana kamu menilainya dan bertindak untuk menjadikannya nyata. Kira-kira apa saja ya?

Jangan Menunda-nunda, Kerjakan Apa yang Memang Harus Diselesaikan

Begini, kamu tidak akan bisa berjalan atau merasa bahagia. Jika hingga saat ini, kamu masih bingung untuk menentukan tujuan dan masih kerap menunda pekerjaan atau kegiatan.

Seorang penulis bernama Marilyn Vos Savant menyarankan kita untuk membuat daftar dari setiap tugas kecil yang harus dilakukan dalam sehari kemudian kamu bisa melakukannya  satu demi satu. Jangan sampai ada yang kelewatan ya. Hal tersebut juga bisa diterapkan untuk tugas mingguan dan bulanan lho.

Langkah ini hanya sederhana, karena kamu hanya cukup menyelesaikan apa yang memang jadi tanggung jawabmu sendiri. Tapi, yakinlah jika itu akan membuatmu lebih mudah untuk merasa bahagia.  

Tetapkan Tujuan dan Fokuslah Pada Apa yang Sedang Kamu Kerjakan

Pikirkan apa yang telah kamu capai mulai dari titik permulaan hingga sekarang ini. Kemudian belajarlah, untuk menghargai setiap proses yang akan kamu lakukan untuk pencapaianmu. Jika hal itu sudah berhasil kamu capai. Hal selanjutnya adalah melatih diri untuk bisa tetap fokus pada apa yang tadi sudah ditetapkan.

Kalau memang dirasa perlu, cobalah buat pengingat kecil yang bisa kamu lihat setiap saat. Dengan begitu, setiap kali kamu merasa lupa atau bimmbang, ada gambaran yang akan membantumu untuk tetap fokus pada tujuan.

Ubah Pandangan yang Selama Ini Kau Yakini, ‘Dari Mendapatkan Menjadi Memberikan’

Sebuah pepatah dari Wayne Dyer mengutarakan, “Ketika Anda mengubah cara Anda melihat sesuatu, hal-hal yang Anda lihat akan berubah.”

Ini mungkin akan sedikit susah dirubah, apalagi jika selama ini yang kita jadikan ukuran kebahagian adalah ketika kita mendapatkan. Bergeser dari yang selama ini dipercayai, kamu perlu untuk merubah cara pandang yang akan memberikan kebahagian.

Titik ini akan membuat kamu termotivasi melakukan hal lain yang bertujuan membuat bahagia orang lain. Bukan sekedar membuat dirimu bahagia saja. Tapi anehnya, meski yang kau lakukan bukanlah untuk dirimu sendiri. Ada hal lain yang justru membuatmu lebih bahagia dari yang selama ini kamu jalani.

Rubah dan Tetapkan Kebiasaan untuk Konsistensi yang Lebih Bisa Dipegang

Dari semua sumber bahagia, konsistensi untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan hati selalu jadi kunci untuk bisa lebih bahagia lagi. Kita butuh konsistensi dan pengulangan atas sesuatu hal. Karena ketika kita sudah berhasil untuk melakukan hal tersebut secara berulang dan konsisten. Ini akan membantu otak kita mudah beradaptasi akan runitinitas baru lain.

Selanjutnya keberhasilan kita untuk bisa tetap berpegang teguh pada rutinitas yang sudah dijadikan kebiasaan. Jadi hal lain yang selanjutnya akan melahirkan rasa bahagia dalam kegiatan yang kita jalankan.

Perbanyak Bersyukur dan Belajar untuk Lebih Fokus pada Lingkunganmu

Mereka yang menghabiskan waktu bersamamu akan mengubah hidupmu menjadi lebih baik, maka senantiasa tebarkanlah hal-hal positif disekitar orang-orang yang mendukungmu. Serta jangan lupa pula untuk berterimakasih atas kehidupan yang selama ini kamu dapatkan. Orang-orang baik yang ada di dekatmu, dan semua hal yang selama ini sudah ada dalam hidupmu.

Rasa syukur atas penerimaan diri atas apa yang dimiliki dalam kehidupan akan mendatangkan energi positif yang mampu membuatmu bahagia. Walau sebenarnya apa yang kau miliki adalah hal-hal sederhana.

Setiap Kali Hampir Menyerah, Visualisasikan Masa Depan Impianmu

Berita suka dan bahagia kerap datang tanpa diminta. Hari ini kita mungkin sedang berada pada tingkat bahagia yang tetinggi. Tapi esok hari bisa saja kita merasakan sedih yang paling bawah. Untuk bisa mengembalikan semangat yang hilang. Mari uraikan lagi gambaran masa depan yang kamu inginkan.

Buatlah bayangan, akan seperti apa hidupmu dalam 3 atau 5 tahun ke depan. Masih tetap menjadi dirimu yang sekarang, atau ingin jadi sosok yang lebih besar? Dari pertanyaan-pertanyaan seperti ini, secara tak langsung kamu akan terdorong untuk melakuka apa saja demi mewujudkannya.

Dan Ambil Lebih Banyak Tindakan dari Semua Hal yang Sudah Kamu Rencanakan

“Talk Less do More”

Simpan semua omong kosong yang hanya bisa terdengar menyenangkan telinga. Mari ganti dengan sebuah tindakan nyata yang bisa merubah hidup kita. Karena selain membuat diri bahagia, satu tindakan tentu jauh lebih berarti jika dibandingkan dengan semua hal-hal yang selama ini hanya kamu bicarakan tanpa dibuktikan.

Pakailah waktu untuk membuat diri bahagia, dan mewujudkan semua mimpi yang selama ini sudah ada dalam kepala.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top