Trending

Nantinya Ketika Kamu Streaming Lagu, Film Dan eBook Akan Terkena Pajak Bea Masuk

Terkhusus untukmu yang suka berlangganan e-book dari luar negeri, sebentar lagi kamu harus bersiap-siap merogoh kocek lebih dalam lantaran pemerintah berencana memberlakukan penetapan bea masuk terhadap barang tak berwujud. Hal tersebut ditegaskan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum lama ini.

Sementara itu, yang dimaksudkan barang-barang tidak berwujud meliputi e-book, software, musik, hingga film. Terkait rencana ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani bahkan sudah memberikan keterangan resmi kepada sejumlah media nasional.

“Kami sedang koordinasi di tingkat menteri supaya keputusan mengenai moratorium (pengenaan bea masuk barang tak berwujud) ini bisa ditinjau dan untuk Indonesia bisa jalan (mengenakan bea masuk). Kami terus melakukan kajian,” ujarnya seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Sebelumnya, sesuai Deklarasi Perdagangan Elektronik World Trade Organization (WTO) yang ditandatangani di Swiss pada 20 Mei 1998 menyatakan bahwa produk tak berwujud tercatat bebas biaya masuk. Moratorium yang telah disepakati selama hampir dua dekade itu sejatinya akan berakhir di penghujung tahun ini. Inilah alasan perlunya kajian lanjutan dalam rangka menghasilkan moratorium baru.

Alasan terkuat mengenai pengenaan bea masuk atas produk tak berwujud diyakini lantaran makin maraknya perdagangan berbasis daring atau yang lebih populer dengan istilah e-commerce. Bahkan Menkeu mengatakan, tak hanya bea masuk, pihaknya juga tengah mengkaji skema pengenaan pajak untuk barang tak berwujud. Namun dua hal itu belum dielaborasikan lebih lanjut.

Soal pengenaan bea masuk terhadap barang-barang tak berwujud ini sejatinya telah diatur dalam UU 17 Tahun 2016 tentang kepabeanan yakni pada pasal 8 b yang menyebutkan bahwa pengiriman piranti lunak atau data elektronik untuk impor atau ekspor dapat dilakukan melalui transmisi elektronik.

Dalam penjelasannya disebutkan bahwa piranti lunak dan data elektronik merupakan barang yang menjadi obyek dari UU ini dan pengangkutan atau melalui transmisi elektronik misalnya melalui internet.

Di lain sisi, menurut Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi DJBC Deny Sujartoro, pemerintah tengah mengusulkan sekaligus membahas soal bea masuk dalam sidang WTO yang berlangsung di Argentina.

“Intinya kan ada moratorium dari WTO untuk seluruh negara, moratorium ini berakhir pada 2016, itu saja. Pada saat selesai itu masing-masing negara punya standing position karena digital goods ini menjadi pembicaraan hangat juga di WTO,kata Deny seperti diberitakan detik.com.

Mengenai tarif yang akan diberlakukan, Kemenkeu berencana tetap memberlakukan tarif normal. Hanya saja besarannya belum bisa dipastikan. Masih perlu waktu dan kajian lebih lanjut untuk menyesuaikan tarif bea masuk.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Jembatan Terindah di Dunia, Dua Diantaranya Ada di Indonesia!

Fungsi utama jembatan adalah untuk menghubungankan dua jalan yang terpisah. Namun dengan semakin berkembangnya zaman, kini jembatan dibangun dengan seni dan model yang cukup menakjubkan. Nah, berkenaan dengan hal ini, ternyata ada tujuh jembatan yang terkenal paling indah di dunia loh. Langsung saja cek daftarnya berikut.

1. Jembatan Golden Gate, San Fransisco, Amerika Serikat

Sumber: www.pexels.com

Jembatan ini merupakan salah satu jembatan yang paling terkenal di dunia. Jembatan ini memiliki panjang 2.727 meter dimana difungsikan sebagai penghubung antara San Fransisco dengan Kabupaten Marin. Namun dibalik keindahannya yang menakjubkan, ternyata jembatan ini juga kerap dijadikan tempat untuk bunuh diri.

2. Jembatan Surabaya, Surabaya, Indonesia

Sumber: www.instagram.com/@dwisetijotjahjono

Jembatan ini merupakan landmark dari Kota Surabaya. Jembatan ini  dihiasi oleh air mancur warna-warni yang akan ada setiap malam Minggu. Selain itu biasanya keluarnya air mancur diiringi dengan tarian air mancur pada pukul 20.00 – 21.00 WIB.

3. Jembatan Vasco da Gama, Lisbon, Portugal

Sumber: www.sp-reinforcement.ch

Jembatan ini memiliki panjang 17, 2 ribu meter. Jembatan ini termasuk jembatan paling panjang di Eropa loh. Jembatan ini dibangun di atas Sungai Tagus. Tujuan pembangunan jembatan ini adalah untuk memperlancar mobilitas pembukaan World Fair pada tahun 1998 silam.

4. Jembatan Banpo, Seoul, Korea Selatan

Sumber: www.worldfortravel.com

Jembatan Banpo merupakan jembatan air mancur terpanjang di dunia. Air mancur di jembatan ini biasanya akan dioperasikan pada bulan April sampai Oktober. Pertunjukan air mancur ini akan dilakukan selama empat sampai enam kali sehari dengan durasi waktu 20 menit di setiap pertunjukannya.

5. Jembatan Danyang Kunshan, Jiangsu, Tiongkok

Sumber: www.traveltriangle.com

Jembatan ini memiliki panjang 164,8 kilometer. Jembatan ini dibuat untuk menghubungkan Shanghai dengan Nanjing. Jembatan ini mulai resmi dioperasikan sejak tahun 2011 silam dimana pada proses pembangunannya ada 10 ribu orang yang dipekerjakan.

6. Tower Bridge, London, Inggris

Sumber: www.pixabay.com

Jembatan ini merupakan jembatan yang terdiri dari dua bangunan menara dimana di tingkat atas terdapat jalan untuk para pejalan kaki. Jembatan ini dibangun di atas Sungai Thames dan memiliki panjang sekitar 61 meter.

7. Jembatan Ampera, Palembang, Indonesia

Sumber: www.ksmtour.com

Jembatan Ampera merupakan jembatan yang terletak di Indonesia. Jembatan ini dibangun sebagai penghubung antara daerah Seberang Ulu dengan Seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi. Panjang jembatan ini yaitu 1.117 meter.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Luna Maya Akui Jadi Salah Satu Fans BTS

Kepopuleran boyband fenomenal asal Korea Selatan, BTS tak perlu diragukan lagi. Bahkan di Indonesia sendiri, penggemar BTS pun berasal dari berbagai kalangan. termasuk fans dari kalangan artis, khususnya artis Indonesia. Banyak artis Tanah Air yang secara terang-terangan mengaku menyukai boyband yang mempopulerkan lagu Fake Love ini.

Artis yang menyukai BTS satunya adalah Luna Maya. Luna tak mau kalah dari penggemar BTS lainnya. Ia juga terpikat dengan pesona leader BTS, RM. Hal tersebut diketahui lewat unggahan Luna Maya di media sosial Instagram Story miliknya

Luna Maya mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan pertanyaan dari warganet tentang BTS, lalu Luna Maya menjawabnya dengan lengkap sembari memberikan emoticon BTS-Army. Army sendiri merupakan sebutan untuk penggemar BTS.

“Kenapa suka RM BTS ?,” tulis pertanyaan dari warganet.

Lalu Luna Maya menjawab, “Menurut aku dia pintar dan cool gayanya santai, bahasa Inggrisnya bagus banget, keren enggak aneh-aneh. Dan suka dia setelah dengar dia speach di UN. Dan dia tinggi ya kayanya ha ha ha, #BTSARMY,” jawab Luna Maya.

Tak hanya itu, bahkan Luna secara mengakui keinginannya untuk menonton konser BTS di Bangkok, Thailand April 2019 mendatang.

“Gimana ini konser BTS ?” tanya warganet.

Luna pun menjawab, “Di bkk yuk,” ungkapnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Punya Followers Jutaan, Tatjana Saphira Justru Mulai Batasi Diri Pakai Media Sosial

Aktris Tatjana Saphira mulai membatasi diri dalam menggunakan media sosial. Hal itu sudah Tatjana lakukan sejak lama.

“Sekarang aku menjalankan rutinitas detoks media sosial, 3 hari aku matiin, 4 hari aku nyalain atau aku buka paling ada postingan yang aku wajib post, kalau enggak aku delete dulu atau uninstall aja. Sebenarnya udah dari lama tapi enggak dijalani secara konsisten sih. baru-baru ini ya sudah sekitar dua bulan lalu jadi lebih rajin,” katanya seperti dikutip kompas.com, Selasa (19/2).

Tatjana mengaku, dia merasa lebih tenang ketika tidak bermain media sosial. Kekasih aktor Herjunot Ali itu juga merasa kesal ketika ada orang yang sibuk dengan gawainya saat berkumpul.

“Menurut aku dia enggak respect sama waktu yang kita punya berkumpul satu sama lain,” ucapnya. Baginya, terlalu fokus dengan media sosial justru membuatnya tak merasakan sebuah momen secara menyeluruh.

“Menurut aku kadang-kadang kita terlalu fokus sama medsos sampe kadang suka lupa sama kegiatan kita sehari-hari. Kita lebih sibuk mengabadikan di medsos dibanding kita merasakan momen itu secara utuh,” ujar Tatjana.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top