Feature

Banyak Jalan Kaki dan Mandi Air Hangat Jadi Kunci Awet Muda dari Orang-orang Macao

Menginginkan mempunyai kulit yang tidak tampak tua alias awet muda rasanya menjadi impian. Toh siapa sih yang tidak mau mempunyai kulit halus?  di saat usia bertambah tetapi wajah masih belia. Tentu semua mau. Bicara soal umur panjang daerah istimewa di negara RRC yakni Macao terkenal dengan life expectacy yang tinggi loh. Yakni 84,46 tahun.

Tentu dibalik itu semua terdapat rahasia bagaimana negara tersebut memiliki life expectacy cukup tinggi. Pangkal dari itu semua ternyata gaya hidup. Gaya hidup orang Macao ini diyakini menjadi alasan mengapa para penduduknya memiliki masa hidup lebih panjang dibanding negara lain. Mungkin karena gaya hidupnya yang mengajarkan kebahagiaan.

Kamu penasaran seperti apa kira-kira gaya hidup orang Macao?

Perbanyak Jalan Kaki dan Mandi Air Hangat Membuat Hidup Sehat

Perbanyak berjalan kaki memang sangat baik untuk kesehatan. Di Macao untuk menuju satu tempat ke tempat lainnya memang diharuskan berjalan kaki, terutama untuk mencapai tempat transportasi publik. Alhasil ini menjadi salah satu kebiasaan sehat orang-orang macao. Di sisi lain Macao memang ramah bagi pejalan kaki. Selain itu

orang Macao juga selalu mandi air hangat, lantara mereka beranggapan kalau mandi air dingin dapat menyebabkan sakit. Anggapan ini tertnyata sejalan secara medis, kalau mandi air hangat memang dapat melancarkan peredaran darah, melemaskan otot-otot yang tegang, mengurangi stres sampai mencegah insomnia.

Membiasakan Konsumsi Salad dan Jus Setiap Hari, Demi Menggalakkan Kesehatan

Sudah sejak dulu sampai sekarang mengonsumsi makan sehat sudah menjadi tradisi yang dilakukan orang Macao setiap hari. Oleh karena itu kamu tak usah heran apabila di sana banyak kedai-kedai healthy food yang bisa kamu kunjungi, seperti Green Kitchen & Juicery, Obento Fit, dan Ting Ting Cafe.

Konsep kedai vegetarian ini sangat laku, lantaran salad dan jus menjadi menu makanan yang wajib dikonsumsi setiap hari. Orang Macao juga diet Nasi dan Daging karena dianggap membawa dampak buruk bagi kesehatan apabila dikonsumsi berlebihan.

Hidup Bahagia Dengan Membangun Ikatan Persaudaraan yang Kuat

Keharmonisan keluarga sangat diutamakan. Sudah menjadi kebudayaan Tionghoa untuk memiliki sense of belonging yang kuat. Tak heran kalau banyak keluarga multi generasi tinggal secara bersama-sama, apabila terpisah ada semacam rutinitas yang tidak dapat ditinggalkan semisal minum teh bareng di pagi hari seminggu sekali.

Otomatis rasa kebahagiaan karena kerap kumpul dengan orang-orang terdekat membuat orang Macao lebih bahagia dan awet muda.

Pembawaan Hidup yang Optimis dan Menganggap Kegagalan Sebagai Proses Kehidupan yang Berjalan

Belajar untuk hidup secar optimis. Tidak mempedulikan apapun yang sudah berlalu, apabila gagal ya anggap saja bukan rezeki. Tidak ada cerita orang Macao tak melakukan apa yang ingin dilakukan karena takut gagal. Dengan sikap optimis dan sabar menjadi filosofi hidup yang dipegang orang Macao. Jadi bagi kamu yang sekarang membayangan kegagalan yang lalu, lebih baik tak perlu. Karena itu semua tak harus kamu pikirkan selalu.

Banyak Berjalan-jalan Dengan Menikmati Udara Segar

Dikutio dari BBC Travel, salah satu kegiatan yang dilakukan oleh orang Macao adalah berjalan-jalan di luar rumah. Seperti mengelilingi kompleks atau sekedar duduk di taman kota. Menikmati hal seperti ini memang diyakini dapat memperpanjang usia, tak salah memang kalau Macao memilih banyak spot santai yang bisa dinikmati sambil berjalan-jalan.

Seperti di Camoes Garden, Ruins St. Paul’s, Lou Lim Leco Garden. Nuansa tempat yang romantis sekaligus dihiasi dengan pemandangan asri diyakini mampu membawa hal yang nikmat untuk dilakukan. Apalagi kala kamu jenuh dan lelah akibar rutinitas yang kamu jalani setiap hari.

Nah, beberapa hal diatas dijalanin oleh orang Macao dan diyakini memiliki nuansa yang baik yang berpengaruh terhadap kehidupan yang dijalani. Tak heran kalau orang Macao memiliki life expectacy yang tinggi. Lantaran beberapa hal yang dikerjakan sangat berpangaruh bagi kehidupan, terutama menghilangkan sisi stres. Gimana? apakah kamu mulai terinspirasi menjalani hidup awet muda?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Perjalanan Transisi Hidup Menuju Dewasa dan Bijaksana

“Jadi orang dewasa itu menyenangkan, tapi susah untuk dijalankan”

Kami percaya, setidaknya beberapa orang akan setuju dengan kalimat yang barusan kalian baca. Menjadi dewasa berarti siap dihadang banyak perkara, mulai dari yang remeh sampai yang berat. Dari pekerjaan sampai perkara hubungan. Walau bebas memilih akan jadi orang dewasa yang seperti apa, tapi setidaknya ada beberapa fase  yang juga akan kamu rasa.

Bayang-bayang hidup indah tanpa gangguan, bukan lagi jadi sesuatu yang kamu pikirkan. Lebih dari itu, menjadi dewasa seiring bertambahnya usia membuatmu membuka mata bahwa hidup tak melulu tentang bahagia.

Menjadi Dewasa Menyebalkan, Tapi Biar Bagaimanapun Harus Tetap Dijalankan

Sebelum sampai di usia yang sekarang, ada banyak sekali sumber bahagia. Gebetan yang memberi senyum sebagai isyarat suku, aktivitas di sekolah yang selalu berhasil mengundang tawa, hingga kencan pertama yang membuat hati berbunga-bunga hingga esoknya.

Sialnya, selepas memasuki usia di angka 20. Segala macam tetek bengek untuk menjadi manusia dewasa terasa kian berbeda. Tak melulu tentang urusan cinta, pikiran kita berubah kian kompleks untuk mencerna apa saja yang memang layak untuk membuat bahagia.

Bahkan Mendorong Kita untuk Bertanya Pada Diri Sendiri, “Sejauh Ini, Udah Ngapain Aja Sih?”

Quarter crisis life, memang sering membuat kita merasa hampir putus asa dengan kehidupan yang ada. Pekerjaan dan mimpi yang masih entah seperti apa, kisah cinta yang tak kunjung terlihat arahnya, hingga persoalan lain yang kian memusingkan kepala.  Di usia ini, hidup memang tak sesimpel dulu. Hal-hal yang dulu dirasa mudah, berubah jadi sesuatu yang berat dan susah.

Akan Tetapi, Dewasa Juga Membuat Kita Lebih Kritis dalam Segala Hal

Pada setiap masa dalam hidup, akan ada titik dimana kita selalu sikap kritis. Mempertanyakan segala sesuatu yang akan kita lakukan. Entah itu pada diri sendiri atau orang sekitar. Selanjutnya, situasi ini akan membawa kita pada satu titik yang bisa dinamakan kedewasaan. Melahirkan sikap yang berbeda, dari masa-masa sebelumnya. Kita mulai menyadari sebuah tanggung jawab, ketulusan, waktu yang berharga, rasa syukur, dan kemauan untuk terus berubah lebih baik lagi.

Namun Jika Harus Dibandingkan, Perempuan Disebut-sebut Lebih Cepat Dewasa Daripada Kaum Adam

Perempuan memang jauh lebih cepat dewasa dibanding kalian kaum adam. Tapi kalau ingin diperdebatkan. Pernyataan ini mungkin akan jadi debat kusir yang tak menemukan titik tengah. Tapi, asal kamu tahu saja. Hal ini juga disetujui oleh para peneliti. Untuk penjelasan yang lebih detail, kami pernah membahasanya di artikel ini.

Tapi Kita Tak Boleh Menyerah, Karena Setiap Masalah Membuat Kita Lebih Dewasa!

Kita mungkin merasa tak siap, tapi daripada lebih dulu pesimis atas masalah yang akan datang silih dan berganti. Mari kita pahami, bagaimana sebuah masalah bisa merubah kita jadi pribadi yang lebih baik lagi. Anggaplah ini sebagai upah, karena kita tetap bertahan untuk semua perkara.

Dan Tak Hanya Itu Saja, Dewasa Juga Merubah Cara Pandang Kita Pada Kriteria Pasangan

Saat belum sedewasa sekarang. Kamu mungkin punya berbagai macam keinginan ajaib tentang bagaimana dia yang kelak jadi pasangan. Namun sejalan dengan pertambahan usia, banyak pandangan baru yang berubah. Begitu pula dengan perubahan caramu berpikir tentang cinta.

Dewasa memang tak bertolak pada usia, tapi bagaimana kite memaknai setiap perjalanan hidup dengan berbagai macam pelajarannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Pemilu Sudah Terlewatkan, Mari Sudahi Ajang Kubu-kubuan

Hampir satu tahun terakhir, kita semua jadi saksi bagaimana pesta demokrasi melahirkan berbagai macam kejadian. Teman lama yang mendadak bermusuhan, adu pendapat yang jadi sumber pertengkaran, hingga saling ejek atas pilihan yang tak sesuai dengan hal yang kita lakukan.

Banyak drama yang sudah kita saksikan bersama. Gilanya fanatisme atas usungan kepala negara, sampai perselisihan hebat yang terjadi pada beberapa grup whatsApp keluarga. Serupa dengan para legislatif yang gagal mendapat suara, kita semua juga pasti sudah lelah menyaksikan ajang kubu-kubuan yang selama ini jadi tembok pemisah.

“Tujuh belas April lalu, jadi penentu. Siapa yang menang dan kalah”

Untuk itu seharusnya kita pun bisa kembali seperti semula. Tak lagi memblokir teman lama karena sering memberikan komentar negatif atas pilihan kita. Kembali menyapa tetangga, meski pilihan kita kalah dan pilihannya jadi juara.

Perlu diingat, jika tak ada satupun peristiwa yang mampu memisahkan kita semua sebagai saudara sebangsa. Pemilu itu pesta demokrasi, bukan ajang yang bertujuan untuk mencerai-beraikan kita dari hidup bermasyarakat. Setiap usungan kita tentu punya niat dan maksud, dan kita percaya jika perjuangan mereka adalah yang terbaik yang patut dipilih. Namun bukan berarti, orang lain harus bisa mengerti. Sebab, setiap kepala memiliki cara pandang yang berbeda. 

Ingat, Bangsa yang merdeka adalah mereka yang bisa menerima perbedaan yang lahir dari tiap kepala. Ketidaksukaan kita pada satu pihak tertentu, tak lantas jadi alasan untuk memaksakan kehendak pada teman lain yang belum tahu. Sebagaimana kita yang merasa berhak untuk memilih sesuatu, orang lain pun memiliki hak serupa untuk menyuarakan apa yang dirasanya perlu.

Selepas jari yang sudah berwarna ungu, setelah puas karena telah menggunakan hak suaramu, mari kembali bersatu. Sebagaimana gerai pakaian atau restauran yang tak membeda-bedakanmu menikmati diskon bersadarkan pilihan suara, ayo lupakan semua perbedaan dan pertentangan yang kemarin ada.

“Saatnya kembali menjadi Indonesia, yang meski berbeda-beda tapi tetap satu jua”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Bus Terguling dan Tewaskan 29 Orang di Portugal

Sedikitnya 29 orang tewas setelah kecelakan bus turis yang mengangkut puluhan turis Jerman jatuh menggelinding di salah satu pulau di Portugal, Madeira. Kecelakaan terjadi pada pukul 18.30 waktu setempat, Rabu 17 April 2019 setelah pengemudi disebutkan kehilangan kendali kemudi di persimpangan dan tikungan yang jalannya tak mulus sebagaimana diberitakan kantor berita Portugal, Lusa.

Bus tersebut jatuh di jalanan di dataran tinggi, kemudian berguling dan menimpa atap rumah di pemukiman yang berada di area bawah.

“Saya sampai tak bisa berkata-kata atas kecelakaan fatal ini. Saya tak sanggup melihat penderitaan dan duka yang dialami korban,” kata Wali Kota setempat, Filipe Sousa.

Ia mengatakan seluruh turis dalam bus tersebut merupakan warga negara Jerman, namun tak menutup kemungkinan ada beberapa warga lokal diantara mereka. Korban tewas 11 orang lelaki dan 17 orang wanita, kemudian satu orang wanita lainnya meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Sementara itu, pemimpin pemerintahan daerah Madeira, Pedro Calado mengatakan, bus tersebut sebenarnya memenuhi standar keselamatan dan keamanan. Karenanya ia mengungkapkan, masih terlalu dini memastikan penyebab kecelakaan maut tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top