Community

Bagaimana Cara Mencintai Diri Sendiri Di Usia 24 Tahun? Begini…

Dalam kehidupan ini, tak semua bisa berjalan mulus sesuai dengan apa yang kamu inginkan. Kamu tak bisa menolak takdir Tuhan. Terlebih saat kamu sudah memasuki usia 24 tahun, kamu akan mulai mengalami krisis pada dirimu sendiri. Di tengah segala gangguan yang ada di otakmu, kamu harus tetap berbuat baik terhadap dirimu sendiri dengan tujuh cara ini.

1. Meyakini Bahwa Kesalahanmu Bukanlah Kegagalan, Melainkan Sebuah Pelajaran

Jangan pernah menganggap sebuah kesalahan adalah wujud kegagalan. Anggaplah kesalahan yang kamu perbuat merupakan bentuk pelajaran hidup yang perlu kamu perbaiki di masa yang akan datang. Karena darinya kamu belajar banyak hal, hingga di hari depan tak akan lagi mengulang kesalahan.

2. Menyadari Bahwa Setiap Orang Memiliki Ketakutannya Sendiri

Kamu perlu paham bahwa setiap orang memiliki ketakutannya masing-masing. Bukan hanya kamu kok yang memiliki sebuah ketakutan, ada banyak orang di luar sana yang sama sepertimu. Hanya saja mereka mungkin tidak terlalu menunjukkan ketakutakannya. Untuk itu, belajarlah untuk lebih bijak dalam mengontrol diri dalam menyikapi masalah.

3. Meyakini Bahwa Tak Mengapa Jika Kamu Belum Mendapatkan Pekerjaan yang Kamu Impikan

Tak perlu khawatir dan gelisah jika kamu masih belum mendapatkan pekerjaan impianmu. Semua butuh proses, tetaplah berjuang dan bersabar. Jika waktunya sudah tiba, pasti kamu bisa meraihnya. Kamu hanya perlu mempersiapkan diri, belajar lebi giat lagi. Hingga percaya bahwa semua usaha yang saat ini sedang dilakukan, akan membuahkan hasl yang maksimal.

4. Menyadari Bahwa Patah Hati Bukanlah Hal yang Perlu Kamu Ratapi

Tak mengapa jika kamu merasakan sakitnya patah hati. Hal itu wajar dirasakan bagi orang yang berani jatuh hati. Kamu akan menjadi pribadi yang lebih kuat pasca merasakan sebuah luka. Tapi dari hal itu, kamu pasti akan berubah jadi sosok yang lebih kuat. Tak lagi sembarangan menaruh hati pada sembarang orang.

5. Memahami Bahwa Menjadi Single Bukanlah Hal yang Buruk

Single tak selalu identik dengan sebuah musibah. jadi tak mengapa jika sampai saat ini kamu masih nyaman dengan kesendirianmu. Justru ini jadi momen terbaik untuk menikmati kesendirian. Jajaki semua tempat yang ingin kamu kunjungi, hingga latih diri untuk belajar banyak hal baru.

6. Meluangkan Waktu Libur untuk Dirimu Sendiri

Sudah lelah bekerja 5-6 hari seminggu, sesekali kamu butuh untuk memanjakan dirimu. Kamu butuh waktu untuk dirimu sendiri. Jadi tetaplah luangkan waktu liburmu untuk melakukan apapun yang kamu ingin lakukan. Jangan lupa untuk menikmati hidup.

7. Menghabiskan Banyak Waktu dengan Orang yang Kamu Cintai

Dengan berkumpul bersama orang yang kamu cintai, kamu akan merasakan kebahagiaan tersendiri. hal ini tentu akan membawa dampak baik bagi kondisi hatimu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Ternyata Laki-laki Bertubuh Pendek Lebih Sering Marah Dibanding Mereka yang Tinggi

Kalau harus diperhatikan, seorang lelaki yang bertubuh pendek ternyata lebih sering marah dan mudah terbakar cemburu dibanding mereka yang lebih tinggi. Tapi ini bukan sekedar perkiraan biasa. Karena dari hasil temuan para ilmuwan yang melakukan penelitian di Centres for Disease Control di Atlanta, ternyata lelaki bertubuh pendek lebih mudah terpancing emosi.

Menariknya lagi, penelitian yang dilakukan terhadap setidaknya 600 lelaki berusia 18 sampai 50 tahun ini, juga menemukan bahwa laki-laki bertubuh pendek juga lebih mudah emosi dan melakukan kekerasan dibanding mereka yang bertubuh  tinggi.

Hasil dari penelitian tersebut berkata, bahwa mereka yang pendek menganggap dirinya kurang maskulin yang kemudian bisa memicu tingkat ketakutan dan amarah dalam diri mereka.

Sumber : The Mirror

Disamping itu, penelitian lain yang dilakukan ilmuwan di Universitas Oxford juga mengungkapkan jika alasan seseorang bertubuh pendek lebih mudah marah sebenarnya sangat sederhana. Rasa percaya diri yang kurang, ditambah anggapan masyarakat tentang orang pendek kurang menarik, menjadikan mereka lebih mudah marah hingga berpikir negatif.

Namun tak selalu buruk, karena selain hasil temuan yang tadi sudah disebutkan. Peneliti tersebut juga menemukan fakta bahwa tak semua laki-laki bertubuh pendek lebih mudah marah. Karena, penelitian lain juga menemukan bahwa beberapa laki-laki pendek bahkan memiliki kesabaran yang lebih baik. Beberapa dari mereka juga memiliki rasa percaya diri tinggi, bahagia yang natural dan kemampuan menerima diri sendiri yang lebih baik.

Sumber : YouTube

Dengan kata lain, kita pun harus tahu jika faktor fisik bukanlah satu-satunya pemicu untuk seseorang, (khususnya laki-laki) kehilangan rasa percaya dirinya. Karena biasanya, ada beberapa hal lain yang juga mempengaruhinya. Mulai dari faktor ekonomi, lingkungan, keluarga, dan pekerjaan yang dimiliki.

Karena tinggi pendeknya seseorang kadang bukanlah sebuah jaminan bahwa ia mudah marah, cemburu atau tak percaya diri. Karena semuanya itu, kembali pada masing-masing pribadi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Melanie Putria dan Angga ‘Maliq & D’Essentials’, Resmi Bercerai!

Berbeda dengan Angga yang tak tampak dalam persidangan, Melanie Putria terlihat hadir dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, pada sidang perceraiannya, yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Barat, kemarin Senin (21/1).

Dan atas kesepakatan bersama, keduanya akhirnya resmi bercerai sebagaimana hasil putusan yang dibacakan oleh hakim.

“Hari ini dikarenakan bukti sudah cukup, keterangan saksi juga sudah menguatkan alhamdulillah hari ini juga sekalian putusan. Sudah resmi bercerai,” ujar Indah Dewi Yani, kuasa hukum Melanie saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Barat, dikutip dari laman detik.com.

Ternyata proses perceraian keduanya sudah sejak lama dilangsungkan dan sepakat berpisah dengan baik-baik. 

Sebelumnya, keduanya menikah pada 7 Maret 2010 lalu. Dari pernikahannya itu, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Sheemar Rahman Purariredja. Jarang terlihat dalam gosip miring, keduanya tampak mesra di sosial media. Namun, mendadak harus berpisah setelah 8 tahun berumah tangga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Dihargai Rp. 1.500/Kg, Petani di Banyuwangi Buang Buah Naga ke Sungai

Dinilai tak mendapat harga yang cukup mempuni, beberapa petani buah Naga di Bayuwangi terlihat membuang hasil panen ke sungai. Hanya dihargai sekitar Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per kilogram (kg). Tindakan para petani yang membuang buah naga ke sungai ini jadi salah satu bentuk protes atas merosotnya harga buah tersebut.

Dikutip dari laman Detik.com, Hari candra setyawan (29), warga Dusun Silirbaru Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi mengaku, anjloknya buah naga di Banyuwangi membuat dirinya merugi.

“Terpaksa saya buang ke sungai karena memang tidak laku. Dijual pun juga tidak nutut dengan ongkos petani,” ujarnya kepada wartawan, Senin (21/1/2019).

Dan dari foto dan video yang beredar luas di dunia maya, konon kegiatan membuang buah naga tersebut adalah kali kedua. “Ini bentuk protes kami karena buah naga dari Banyuwangi tidak laku dipasarkan. Kemarin kita buang 100 kilo. Ini lebih banyak lagi. Hampir 200 kilogram,” tambahnya.

Dianggap tak bisa mengembalikan modal, beberapa petani buah naga di wilayah sekitaran Banyuwangi, yakni di Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, akhirnya mempersilahkan masyarakat untuk memetik sendiri buah naga di kebunnya.

“Silakan kalau mau ambil sendiri di kebun. Gratis. Harga tidak nutup dengan ongkos petik,” ujar Ukri, dikutip masih dari laman yang sama.

Situasi ini sudah berjalan sekitar 2 minggu lebih, padahal menurut Ukri para petani baru bisa dikatakan mendapat untung jika harga buah naga diatas Rp. 6.500/kg.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top