Feature

Asam Lambung Bisa Naik Kapan Saja, Masih Mau Jajan Sembarangan?

Kira-kira setahun lalu, publik dikejutkan oleh meninggalnya salah satu peserta Puteri Indonesia 2016, Jean Trifena Patty. Perempuan berusia 26 tahun itu tutup usia lantaran penyakit asam lambung yang dideritanya. Inilah yang membuat publik terhenyak, apa lagi masih banyak orang yang menyepelekan penyakit asam lambung. Tak ada yang mengira kalau penyakit ini bahkan bisa merenggut nyawa orang.

Kalau kamu mengira penyakit asam lambung adalah sama dengan maag, maka jawabannya salah. Maag adalah keluhan penyakit akibat adanya peradangan dalam lambung yang menimbulkan sensasi rasa nyeri yang sewaktu-waktu bisa datang kembali. Sementara asam lambung adalah adanya dorongan kuat dari isi lambung untuk mengalir ke saluran kerongkongan. Hal ini menimbulkan rasa panas seperti terbakar serta mengiritasi area tenggorokan.

Menuruti Nasehat ‘Jaga Pola Makan’ yang Sering Kamu Dengar Sejatinya Jadi Salah Satu Cara Agar Kamu Terhindar

Sudah seberapa disiplin dirimu terhadap pola makanmu? Seringkali, terutama untukmu yang tinggal sendiri dan sibuk bekerja, pola makan sehari-hari jadi berantakan. Bukan hanya jamnya yang tidak teratur, kamu pun mengabaikan soal menu makanan yang kamu beli.

Asal mengenyangkan dan (terlihat) menyehatkan. Mungkin begitu batinmu. Padahal, demi terhindar dari asam lambung, kamu harus membatasi makanan yang mengandung lemak, gula, dan asam berlebih. Makanan tersebut lebih lama dicerna oleh tubuh sehingga lambung pun rentan memproduksi asam lambung dalam jumlah lebih banyak dan berisiko naik ke kerongkongan.

Makan Sedikit tapi Berulang Lebih Dianjurkan daripada Makan Banyak Tapi ‘Serampangan’

Maksud ‘serampangan’ yaitu ketika kamu melahap apa saja tanpa memikirkan efeknya setelah kamu mengonsumsi makanan itu. Selain makanan berlemak, sejatinya kamu pun harus mengurangi makanan pedas dan berminyak. Sementara untuk minuman, sebaiknya batasi konsumsi kopi, cokelat, alkohol, hingga soda. Tak masalah kamu makan dalam porsi kecil tapi berulang-ulang. Hal ini jauh lebih baik.

Disamping itu, jangan biasakan rebahan setelah makan. Hal itu hanya akan membuat asam lambung mudah naik ke kerongkongan. Cukupkan konsumsi air putih harian demi mencegah dehidrasi. Ya, dehidrasi sejatinya juga bisa menyebabkan asam lambung meningkat.

Kalaupun Hendak Berolahraga, Hindari Gerakan yang Menekan Perut

Ketika berolahraga, sebaiknya kamu perlu menghindari gerakan yang membuat perut tertekan seperti membungkuk atau naik tangga berulang-ulang. Selain itu, waktu saat olahraga pun harus diperhatikan. Jangan melakukannya ketika baru selesai makan. Setidaknya berikan jeda waktu sekitar dua hingga empat jam setelah makan, baru kamu bisa melakukan olahraga.

Jangan Sepelekan Soal Fesyen, Sering kali Salah Model Baju pun Bisa Membuat Asam Lambung Meningkat

Dilain sisi, soal fesyen pun juga perlu diperhatikan. Tak jarang, karena salah pilih model baju, tubuh jadi tak nyaman. Karennaya, hindari mengenakan pakaian yang ketat pada bagian perut. Kamu perlu tahu, tekanan yang terlalu ketat pada perut sejatinya bisa memicu isi perut naik kembali ke esophagus dan memicu seseorang untuk muntah. Karenanya, agar aman sebaiknya kenakan saja pakaian yang longgar di sekitar perut.

Meski Banyak Kerjaan, Jangan Jadikan Sebagai Beban Pikiran

Tahukah kamu, meningkatnya asam lambung bisa terjadi lantaran tubuhmu memproduksi hormon stres akibat kurang tidur. Karenanya, jangan abaikan kondisi semacam ini lantaran bisa menimbulkan komplikasi. Berbahaya bukan? Karenanya, segeralah atur waktumu dan perbaiki juga pola tidurmu agar kamu punya waktu cukup untuk beristirahat dan meminimalisir stres. Saat tidur, biarkan tubuhmu rileks dan tidurlah dengan posisi tubuh atas lebih tinggi dari tubuh bagian bawah.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Urusan Paru-paru Tak Bisa Dianggap Enteng, Segera Periksa Ke Dokter Kalau Batukmu Kian Kronis

Paru-paru merupakan salah satu organ terpenting yang ada di dalam tubuhmu. Tak ada alasan untuk tidak merawatnya. Terlebih organ yang satu ini langsung berhubungan dengan peredaran darah. Karenanya, jika paru-parumu bermasalah, tubuhmu pun akan mengalami masalah terutama pada sistem metabolisme tubuh.

Untuk itu, kamu wajib waspada jika ada beberapa tanda atau gejala yang muncul lantaran masalah paru-paru. Mulai dari sekarang, jangan menganggap sepele permasalahan paru-paru. Penting untuk memperhatikan tanda dan gejala ini karena bisa jadi merupakan awal untuk penyakit paru-paru seperti COPD, asma, atau bahkan kanker paru.

Mengetahui tanda ini dapat membantu mempercepat pengobatan sebelum penyakit semakin parah. Diantara sekian banyak gejala, mengutip dari CNN, ini tanda kalau paru-parumu mulai bermasalah.

Batuk Kronis

Dikutip dari American Lung Association, batuk yang tergolong kronis merupakan batuk yang tak berhenti selama satu bulan atau lebih. Ini merupakan gejala awal yang memberi tahu bahwa terdapat masalah di dalam sistem pernapasan. Gejala semakin terlihat jelas jika batuk kronis ini disertai dahak, darah, atau demam.

Napas Berbunyi

Napas yang berbunyi sering juga dikenal dengan istilah mengi. Seperti dikutip dari Prevention, saat napas sudah mulai mengeluarkan bunyi, artinya terdapat sesuatu yang membuat saluran udara terhalang atau menyempit. Masalah yang muncul dapat berupa asma atau juga emfisema.

Batuk Darah

Darah yang keluar lewat batuk merupakan sinyal darurat adanya masalah pada paru-paru atau saluran pernapasan bagian atas. Batuk darah juga bisa merupakan tanda adanya infeksi atau peradangan di dalam organ sistem pernapasan. Untuk itu, segera periksakan kondisimu ke dokter kalau sudah mengalami gejala ini.

Sesak Napas

Perhatikan napasmu saat setelah beraktivitas. Sesak napas yang ditandai dengan napas pendek, tersengal-sengal, atau sulit bernapas usai beraktivitas yang tidak terlampau berat merupakan salah satu pertanda masalah dalam sistem pernapasan. Paru-paru yang bermasalah dapat membuatmu kesulitan bernapas, bahkan saat tidak melakukan kegiatan yang berat. Sulit bernapas ini terjadi karena sistem pernapasan tak menerima oksigen yang cukup.

Adanya Dahak

Dahak diproduksi oleh saluran udara sebagai bentuk pertahanan tubuh terhadap infeksi atau iritasi. Jika produksi lendir ini tak kunjung henti, bisa jadi terdapat infeksi pada paru-paru atau sistem pernapasan. Datangi dokter sesegera mungkin kalau kamu mengalami tanda-tanda semacam ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Bagaimana Cara Menjaga Kebersihan Telinga yang Benar?

Banyak kontroversi yang muncul tentang bagaimana seharusnya cara kita membersihkan telinga dari kotoran. Nah, buat kamu yang masih bingung mengenai hal tersebut, yuk langsung simak saja penjelasan berikut ini.

Sebelum Masehi Sudah Ada Cara Kuno untuk Membersihkan Telinga yang Datang dari Romawi

Tekstur kotoran telinga, baik basah maupun kering ternyata dipengaruhi oleh unsur genetis. Terdapat cara yang dianjurkan dalam buku romawi De Medicina untuk membersihkan kotoran yang menumpuk dalam telinga. Caranya adalah dengan membuat larutan dari campuran minyak hangat dengan madu atau air daun bawang. Jika kotoran dalam telinga sudah encer, maka kotoran tersebut bisa dibersihkan dengan menggunakan air.

Ada Banyak Kasus Gendang Telinga yang Rusak Akibat Kesalahan dalam Membersihkan Telinga

Terdapat sekitar 2,3 juta orang UK berdasarkan hasil analisis tahun 2004 yang menemui dokter akibat gangguan telinga yang disebabkan oleh kotoran telinga. Masalah ini sebenarnya bukanlah sebuah masalah yang bisa kamu sepelekan begitu saja. Jika masalah dibiarkan, maka hilangnya pendengaran mungkin saja bisa terjadi. Seringkali masalah timbul karena orang-orang mencoba membersihkan telinga mereka sendiri namun dengan cara yang salah.

Ada Banyak Cara untuk Membersihkan Telinga, Namun Sampai Saat Ini Masih Belum Diketahui Mana Cara yang Terbaik

Kebanyakan dokter lebih memilih untuk menggunakan pelunak material yang diikuti dengan air. Penggunaan cutton bud memiliki risiko yang cukup tinggi untuk keamanan fungsi pendengaran. Sayangnya meski sudah ada banyak cara untuk membersihkan telinga, sampai saat ini masih saja belum ditemukan cara terbaik dari beberapa pilihan cara yang ada.

Cara Paling Ideal untuk Membersihkan Kotoran Telinga Adalah Menyerahkan Tugas Tersebut pada Dokter Spesialis THT yang Sudah Ahli di Bidang Tersebut

Lebih baik cari aman saja. Kamu bisa memilih cara paling ideal yang ada, yaitu dengan datang ke dokter spesialis THT. Tentu saja dokter ini akan lebih tahu cara mana yang baik untuk membersihkan kotoran di telingamu. Lebih baik hindari membersihkan kotoran sendiri dengan menggunakan cutton bud  jika tidak benar-benar terpaksa.

Cara Pembersihan Kotoran Kekinian dengan Menggunakan Ear-candling Ternyata Juga Memiliki Risiko Tersendiri

Saat ini terdapat cara membersihkan kotoran yang cukup mudah, yaitu dengan teknik ear-candling. Namun sayangnya cara ini juga memiliki risiko. Ada beberapa kasus dimana lelehan lilin yang terbakar justru jatuh ke gendang telinga dan menimbulkan rasa sakit yang cukup hebat. Nah, lebih baiknya memang kamu membersihkan telinga dengan pelunak kotoran kemudian mengeluarkan kotorannya secara perlahan menggunakan alat pembersih telinga kecuali cutton bud ya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Kamu Harus Melewati 6 Tes Kesehatan Ini Dulu Sebelum Melangsungkan Pernikahan

Setiap orang tentu ingin menikah bukan? Nyatanya menikah bukanlah hal kecil yang bisa disepelekan begitu saja. Ada banyak persiapan yang harus kamu lakukan sebelum kamu melangsungkan prosesi pernikahan yang cukup sakral itu. Bukan hanya dekorasi, gaun pernikahan hingga souvenir saja yang harus kamu persiapkan, dari segi kesehatan pun ada hal yang perlu kamu lakukan.

Kamu harus melakukan premarital check up sebelum kamu menikah. Berikut adalah rangkaian premarital check up yang perlu kamu ketahui.

1. Tahap Pemeriksaan Secara Umum

Pada tahap ini kamu akan melakukan serangkaian pemeriksaan umum, seperti pemeriksaan fisik, darah, rhesus dan juga pemeriksaan urinalisis lengkap. Tahap ini merupakan tahap pemeriksaan untuk mendeteksi adanya penyakit tertentu.

2. Tahap Pemeriksaan Penyakit Hereditas

Penyakit hereditas yang dimaksud adalah penyakit yang diturunkan oleh orangtua. Dalam tahapan ini, calon pengantin disarankan agar tahu riwayar kesehatan dari garis keturunannya.

3. Tahap Pemeriksaan Penyakit Menular

Yang dimaksud penyakit menular adalah penyakit seperti HIV, hepatitis B dan hepatitis C. Dalam tahapan ini juga akan dilakukan tes TORCH untuk mengetahui adakah infeksi penyakit yang bisa mengganggu kesuburan laki-laki maupun perempuan. Setelah itu akan dilanjutkan lagi dengan pemeriksaan penyakit syphilis dan IMS.

4. Tahap Pemeriksaan Organ Reproduksi dan Kesuburan

Untuk perempuan, tahap pemeriksaan ini terdiri dari pemeriksaan USG dan HSG. Harus ada pemeriksaan lebih lanjut juga untuk perempuan yang memiliki siklus haid yang tidak teratur. Sedangkan untuk laki-laki, biasanya akan dilakukan pemeriksaan fisik di antaranya pemeriksaan penis, skrotum, prostat dan hormon FSH dengan dilengkapi analisis sperma.

5. Tahap Pemeriksaan Tambahan

Tahap ini dilakukan bagi calon pengantin yang memiliki alergi tertentu. Dalam tahap ini juga akan dilakukan vaksinasi dewasa.

6. Tahap Pemeriksaan Ibu dan Calon Ibu

Tahap terakhir ini adalah tahap pemeriksaan yang dikhususkan untuk calon pengantin perempuan yang akan menjadi calon ibu. Pada tahap ini akan dilakukan pemeriksaan periodontal, thyroid stimulating hormone (TSH), pemeriksaan CBC, pap smear dan pemeriksaan kepadatan mineral tulang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top