Feature

Aplikasi Kencan Seiman Jadi Solusi Pacaran Beda Keyakinan

Untuk kawula muda yang tinggal di Indonesia, menjalin hubungan dengan lawan jenis yang tak seiman, jelas jadi sesuatu yang menantang. Kita sebagai individu bisa saja menerimanya dengan biasa, tapi orangtua dan keluarga tentu tak bisa seiya. Wajah cantik serta kemampuan finasial yang mapan, boleh jadi kelebihan. Tapi kalau tak seiman, tetap saja kita enggan untuk menjalin hubungan lebih dalam.

Beruntung digital datang dengan segala inovasinya. Menciptakan aplikasi kencan yang tak hanya menghitung tingkat kecocokan dari hasil kriteria pasangan idaman. Tapi juga dari seiman.

Yap, aplikasi kencan berbasis agama jelas jadi kebahagian para lajang-lajang di luar sana. Sebab, mereka tak lagi perlu susah payah untuk bertanya perihal agama pada laki-laki atau perempuan yang ditaksirnya di aplikasi kencan online yang digunakannya.

Jodoh Hindu

Seperti pada aplikasi kencan pada umumnya, Jodoh Hindu juga memuat informasi yang serupa dengan aplikasi kencan lainnya. Mulai dari data pribadi, pekerjaan, dan beberapa informasi tambahan lain. Bedanya, tak ada kolom agama, karena memang diperuntukkan pada mereka yang menganut ajaran Hindu.

Sialnya pengguna aplikasi ini masih sangat sedikit. Pemakai yang aktif pun mungkin bisa dihitung jari. Sebab sebagian besar dari mereka masih pasif. Data diri pada profil tak diisi dengan lengkap. Jadi meski sudah ditujukan untuk yang seiman, tetap saja susah menemukan yang pas karena penggunanya masih sedikit. Dengan jumlah unduhan yang masih hanya 500 kali diunduh.

Jodoh Kristen

Dilakukan sebagai upaya menyaring pertemanan yang barangkali bisa diajak ke pelaminan. Pada aliran kepercayaan lain, ada pula Jodoh Kristen yang bisa digunakan oleh para penganut ajaran Katolik, Protestan, Kharismatik dan jenis aliran ajaran kristen yang lain.

Mulai dari Kencan Kristen Terdekat, Christian Dating For Free, Christian Dating : Chat and Meet, dan Christian Single. Sedang pada Katolik ada Jodoh Katolik dan Holyfire Dating App.

Setelah pendaftaran, kamu butuh waktu setidaknya 24 untuk bisa menggunakan akun aktif di laman website atau aplikasi Jodoh Kristen. Yang hingga saat ini sudah diunduh sebanyak 10 ribu orang. Selain itu, kamu juga boleh menjajal beberapa aplikasi Jodoh Kristen lainnya.

Jodoh Islam

Secara spesifik, memilih untuk terjun di aplikasi kencan berbasis agama seperti ini adalah demi mengurangi tingkat bertemu dengan mereka yang berbeda agama. Bahkan tak hanya bagi agama minoritas saja, orang-orang muslim yang jadi mayoritas di negara kita pun aplikasi yang serupa.

Dengan begini, kamu jelas tak akan bertemu dengan mereka yang tak seagama. Dan sedikitnya, ada beberapa aplikasi kencan online yang memang diperuntukkan kepada kaum muslim. Mulai dari Muz Match, Salaam Swipe, Muslim Dating For Nikah, Jodoh Muslim Dating Apps, Jemput Jodoh Islam, Cari Jodoh, Muslimah, Muslim and Single, dan lain-lain. 

Jodoh Buddha dan Khonghucu

Dinilai jadi salah satu upaya untuk menarik perhatian mereka yang seiman, pada aplikasi kencan umun lain. Kolom agama juga sering dijadikan pengingat bahwa ia adalah sosok yang seagama atau bukan. Dan ekspresi keagaman macam ini, boleh jadi pelebur semangat untuk tetap mencari mereka yang seiman.

Sayangnya serupa dengan aplikasi Jodoh Hindu, aplikasi Buddha dan Khonghucu juga dinilai jadi terlalu masif. Tak begitu banyak peminat dan sepi pengguna aktif. Beberapa orang memang sudah menunjukkan keseriusannya untuk mencari pasangan seiman yang bisa diajak serius. Tapi lagi-lagi, jodoh tak bisa diterka. Kita tak pernah tahu, dimana akan bertemu dengannya.

Namun perlu diingat, jika harus dijelaskan. Terdapat sedikit perbedaan antara mereka para pengguna dating app macam Tinder atau OkCupid dengan pengguna aplikasi kencan berbasis agama. Jika di Tinder beberapa orang masuk jadi pengguna karena penasaran atau sekadar mencari kesenangan. Mereka yang menginstal aplikasi kencan berbasis iman umumnya didorong keseriusan untuk mencari teman hidup yang seiman.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Perihal Jodoh Tak Melulu Mencari Dia yang Terbaik, Tapi Dia yang Bisa Menerimamu dengan Baik

Semua orang berhak untuk menentukan, manusia seperti apa yang akan dipilih menjadi pasangan. Perhitungan dan syarat yang digunakan pun tak sama, ada yang memilih dari penampilan, kemampuan berpikir, harta yang dimiliki, hingga kecocokan selera humor berdua.

Perkara memilih dan dipilih ini memang akan selalu menjadi pembahasan yang menarik. Tapi satu hal yang pasti dan penting kamu ingat dalam hati. Pencarian dia yang kelak menjadi jodoh, tak selalu memilih dia yang terbaik tapi siapakah dia yang bisa menerimamu dengan baik.

Kamu mungkin menggelengkan kepala tanda tak setuju atas apa yang baru saja kamu baca. Tapi setelah memahami beberapa hal dibawah ini, kamu mungkin akan menganggukkan kepala.

Kecantikan dan Ketampanan Memang Memukau Mata, Tapi Dia yang Memilihmu Tanpa Memandang Rupa adalah Jodoh yang Sebenarnya

Karena dia yang diharap menjadi jodoh adalah teman hidup sepanjang masa. Akan tiba saatnya kamu dan dia menua, terlihat keriput dan tak lagi bercahaya, maka jika rupa adalah alasan yang kau pakai untuk memilih seorang pasangan. Ini semua akan hilang.

Sebaliknya carilah ia yang memang mau bertahan dalam segala keadaaan. Tak menilaimu dari penampilan dan mengabaikan semua kekurangan. Ia menerimamu, meski kulitmu lebih gelap darinya, tetap memperlakukanmu baik walau dirimu tak secantik perempuan yang lainnya. Dan selalu setiap mempertahankan hubungan meski ada banyak orang yang lebih cantik dan lebih tampan.

Tak Hanya Tentang Dia yang Mau Berbagi, Tapi Dia yang Tetap Bertahan di Segala Situasi

Setelah nanti menikah dan hidup berdua, kisah perjalanan hubungan tak lagi tentang hal-hal yang bahagia. Akan ada duka untuk menguatkan rasa, ujian untuk  lebih saling mengenal dan cobaan yang bisa datang kapan saja tanpa adanya persiapan.

Pada titik inilah kamu akan paham, bahkan perkara jodoh tak hanya tentang dia yang bisa dijadikan teman berbagi untuk semua suka. Tapi bagaimana ia tetap tinggal, meski ada banyak cobaan yang kelak akan mengahadang. Tak peduli bagaimana keadaannya, ia tetap memilih bersamamamu dalam suka dan duka.

Bukan Mencari dia yang Punya Banyak Kelebihan, Tapi Bagaimana Ia Menerimamu Meski Punya Banyak Kekurangan

Orang-orang dengan kemampuan segudang memang selalu terlihat mengangumkan. Tanpa sadar kita pun bisa terpesona dan jatuh hati padanya. Mencintai dirinya dari segala yang dimilikinya, namun kerap kecewa karena ia juga memaksa agar kita memiliki kelebihan yang sama banyakya. Untuk itulah, dalam hal mencari pendamping yang mumpuni.

Kita tak perlu menjadikan ‘punya banyak kelebihan’ sebagai syarat untuk menentukan. Cukup cari ia yang bisa menerima kita meski dengan segala kekurangan yang ada. Kelebihan yang dimiliki seseorang jelas hal yang patut disyukuri, tapi seorang partner yang bisa menerima kekurangannya pasangannya jauh lebih menentramkan jiwa.

Lupakan Berapa Banyak Kesamaan, Lihat Bagaimana Ia Merayakan Perbedaan

Ingat ya, untuk yang kesekalian kalinya kami katakan. Perihal mencari jodoh, bukan dilihat dari seberapa banyak persamaan yang kita dan si dia miliki. Lebih penting daripada itu, hal lain yang akan membantu kita untuk menjalani hubungan berdua adalah kesiapan kita untuk bisa bekerja sama meski dalam pandangan yang berbeda.

Karena menjadi berbeda dengan pasangan sendiri adalah perkara biasa, namun bagaimana kita merayakan dan memaknai perbedaan itulah yang kelak akan menjadi kunci dari suksesnya sebuah hubungan.

Mencari Jodoh adalah Perkara Melengkapi, Maka Carilah Ia yang Membuatmu Terlengkapi Setiap Kali Bersama dalam Segala Situasi

Dia yang emosional kelak akan bertemu dengan dia yang lembut dan tak suka marah-marah. Yang masih sembarangan makan, akan bertemu dengan dia yang pintar menjaga pola makan. Seorang jodoh yang sempurna, baiknya mampu melengkapi kekosongan yang tak dimiliki oleh pasangannnya.

Tak hanya sebagai teman hidup yang kelak akan dipanggil sebagai suami atau istri. Ia datang untuk menyempurnakan segala kekurangan dan kekosongan yang sebelumnya ada dalam diri. Sehingga, setiap kali bersamanya kita merasa sempurna. Sebab ada satu bagian dari kita yang mendadak di isi oleh dirinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Hidup di Dunia Hanya Sebentar, Kurang-kurangin Nyakitin Hati Orang

Segala nikmat dan kepunyaann yang dimiliki, sering kali membuat kita gelap mata dan lupa diri. Bukannya lebih banyak bersyukur karena punya sesuatu yang lebih, hidup nyaman yang didapatkan justru digunakan jadi alat untuk membuat orang lain tersakiti. Duh, ngeri!

Tak peduli seberapa banyak harta yang kamu punya atau secantik dan setampan apa dirimu dan secerdas apa pemikiranmu. Satu hal yang wajib dan harus selalu diingat adalah, semua yang ada pada kita sekarang hanyalah sementara. Maka teruslah berbuat baik dan berhenti untuk menyakiti hati orang lain. Sebab kehidupan tak bisa diterka, kamu bisa saja pergi tanpa sempat meminta maaf pada mereka yang telah disakiti.  

Meski Diperlakukan Buruk, Berusahalah untuk Senantiasa Berbuat Baik Pada Siapa Saja

Jangan pernah jumawa atas segala hal yang dipunya. Siapapun kita sekarang, sebanyak apapun harta yang sudah berhasil dikumpulkan, hingga kecerdasan tingkat tinggi yang ada di pikiran. Tak boleh jadi alasan untuk berlaku semena-mena pada orang yang lebih rendah dan lemah.

Merasa lebih tinggi dari orang lain, kadang membuat kita berhak untuk berlaku sombong, meninggikan hati, hingga akhirnya membuat mereka sakit hati. Siapapun kamu dan sebesar apapun keberuntungan dalam hidupmu, berusalah untuk rendah hati dan tak menyakiti.

Sebab Tuhan Pun Tak Meminta Kita untuk Membalas Hal Buruk dengan Serupa Buruknya

Apapun agamamu, untuk perkara bersikap dengan sesama manusia. Kita selalu diminta senantiasa berbuat baik kepada siapa saja, meski itu adalah orang yang menyaki kita. Memang sih, ini akan jadi sesuatu yang sulit. Karena mendapat perbuatan jahat, selalu mengundang amarah untuk membalas hal yang sama jahatnya.

Tapi percayalah, semesta dan sang pemiliknya selalu bersikap adil atas segalanya. Dia yang sudah berbuat jahat, kelak akan mendapat balasan yang setimpal. Untuk itu, dengan kita tetap berbuat baik akan selalu ada hal baik yang juga kita dapatkan sebagai balasan.

Dan untuk Hidup yang Lebih Tenang, Teruslah Belajar Menjadi Lebih Baik dari yang Sekarang

Setiap hari sepanjang hidup adalah proses belajar yang tiada akhir. Cerita dan kisah hidup yang berbeda, akan memaksa kita selalu memetik hikmah dari semuanya. Titik inilah yang kemudian akan membantu kita membuka mata, melihat hal-hal baik mana yang perlu dijadikan pelajaran.

Buang semua rasa jumawa atas kemampuan diri yang sekarang. Berpikir kalau kita sudah pintar hingga tak perlu belajar, hanya akan menyeret kita pada kekalahan, jika sewaktu-waktu ada hal baru yang akan terjadi di hari mendatang. Namun, jika ada persiapan yang matang yang selalu dipelihara dalam segala bentuk pelajaran. Maka hidup akan lebih tenang.

Sembari Mengasah Kemampuan dan Pengetahuan, Jangan Lupa untuk Selalu Bersyukur atas Segala Kepunyaan

Ucapan syukur atas semua hal adalah salah satu cara untuk menunjukkan rasa terimakasih atas kehidupan. Jangan sampai apa yang dimiliki jadi alasan untuk bisa merendahkan orang lain atau menyakiti hati mereka.

Sebaliknya, ketika kita mempunyai sesuatu yang lebih dibanding orang lain. Jadikan itu sebagai ajang untuk bersyukur, berbagi, hingga memberi contoh bagaimana menikmati semua pemberian Tuhan dengan rasa syukur yang besar. Terus menerus belajar adalah kewajiban, serupa wajibnya dengan ucapan terimakasih yang tiap hari harus kita sampaikan.

Hidup Hanya Sebuah Persinggahan, untuk Itu Lakukan Semua Hal Baik yang Berkenan Bagi Allah dan Banyak Orang

Jangan gelap mata atas segala hal indah yang sedang Allah titipkan kepada kita. Semua itu bisa hilang dalam sekejap saja. Entah sore nanti, besok pagi, atau lusa. Apapun bisa terjadi atas hidup kita semuanya.

Untuk itu, selagi ada waktu dan masih diberikan kesempatan hidup dengan nyaman. Menjadilah berbeda dari orang-orang biasanya. Menjadi manusia yang taat kepada Tuhanmu dan baik kepada semua manusia yang ada di dekatmu. Jangan terkecoh, tetap rendah hati dan teruslah berbuat baik, selama kamu bisa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Simaksi Naik Rinjani Akan Pakai Registrasi Online

Sudah digodok sejak satu tahun belakangan, akhirnya prosedur pendakian Gunung Rinjani akan memakai sistem booking online per Juni 2019 mendatang. Untuk jalur pendakian, akan ada 4 jalur dibuka dengan kuota pendaki yang masih akan dibatasi.

Kepala BTNGR, Sudiyono pada Kamis (16/5/2019) kemarin menyatakan akan ada 4 jalur pendakian yang rencananya dibuka, yaitu melalui Senaru, Sembalun, Timbanuh dan Aik Berik. Dimana setiap jalur akan diberi batas kepasitas antara 100 hingga 150 orang pendaki setiap hari.

Selain itu, setiap pendaki juga akan diberi rentang waktu untuk menginap selama dua malam di areal camping yang sudah ditentukan. Namun untuk sistem pembayaran tiket simaksi kemungkinan masih menggunakan proses manual.

“Kami menggunakan booking online nanti. Jadi tetap pakai kuota begitu. Tapi bayar tiketnya kemungkinan masih manual, langsung. Sudah ada bookingnya baru bayar gitu,” jelas Sudiyono.

Sistem itu diterapkan demi efektivitas dan efisiensi pengelolaan Taman Nasional Gunung Rinjani. Di sisi lain, reservasi online ini juga jadi salah satu hal yang akan  menguntungkan para pendaki. Karena memberi akses kemudahan untuk mengecek kuota yang tersedia hingga pembayaran tiket yang juga akan terhubung dengan beberapa metode pembayaran. Nantinya, sistem reservasi online Gunung Rinjani dapat dilakukan via web eRinjani atau melalui aplikasi berbasis android yang bisa diunduh di PlayStore.  

Saat ini, keempat titik jalur menuju puncak Rinjani masih dalam proses perbaikan. Masih tetap dengan atauran sebelumnya, setiap pendaki tidak diperkenankan untuk mencapai puncak dan mendirikan tenda di areal Danau Segara Anak. Buat yang ingin segera ke sana, bisa segera melihat jadwal libur ya. Karena kordinasi perizinan dan persiapan sistem booking online yang akan diterapkan akan mulai beroperasi pada awal Juni mendatang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top