Feature

Apa Saja yang Dilakukan Orang Cerdas di Media Sosial?

Tak hanya untuk urusan akademik saja, perilaku seseorang yang memang cerdas akan tergambar dari segala aspek kehidupannya. Dan salah satu hal yang berhubungan erat dengan kita adalah aktivitasnya di media sosial.

Sekilas hal ini mungkin terlihat tak terlalu menarik perhatian, namun mengingat banyaknya hal-hal yang kerap berujung pada pertengkaran di media sosial. Agaknya sayang sekali jika tak jadi bahan perbincangan.

Tak perlu berteriak untuk bilang bahwa kamu ini adalah sosok yang cerdas. Karena tanpa kamu beritahu sekalipun, seseorang di luar sana bisa menilaimu dari apa yang kerap kamu bagikan.

Setiap Orang Punya Hak yang Sama Untuk Berekspresi, Akan Tetapi Mereka Punya Cara Berbeda Untuk Berbagi

Kita tentu telah bosan, oleh suguhan status yang tak jelas juntrungnya. Akan tetapi mereka yang memiliki pemikiran tak biasa, punya cara lain untuk menunjukkan isi hatinya. Senangnya tak selalu disampaikan dengan kata-kata syukur yang berlebihan, hingga sedih yang tak semuanya harus dibagikan.

Tahu bahwa ada ribuan pasang mata yang siap mengakses apa yang akan mereka kerjakan, tautan dan status yang mereka bagikan selalu bernada positif bagi semua orang.

Platform Ini Jadi Personal Branding Baginya, Kamu Tak Akan Menemukan Konten Murahan di Timelinenya

Figur-figur cerdas tahu bagaimana memanfaatkan sesuatu agar berpengaruh baik bagi hidupnya. Bahkan hal-hal remeh yang bagi orang lain tak penting, bisa jadi sesuatu yang bermakna besar untuknya.

Dimata mereka sosial media adalah gambaran atas jati diri yang ia punya, jadi jangan heran jika suatu kali kamu akan menemukan postingan-postingan bernada serupa dalam setiap harinya. Bukan tak ingin mencari tahu hal lain diluar yang ia suka. Tapi baginya segala yang ia bagikan akan jadi hal yang menjelaskan siapa sebenarnya dirinya.

Berdebat Untuk Hal yang Benar Tentu Bukanlah Kesalahan, Tapi Mereka Tahu Kapan Akan Membuka Suara di Kolom Komentar

Banyak orang mengaku berpendidikan, namun kerap terlibat perang pendapat pada kolom komentar. Dan disaat itu kamu harusnya membuka mata, karena mereka yang cerdas sungguhan tak akan melakukan hal yang sia-sia.

Banyaknya konten-konten bernada negatif yang sudah memenuhi hidup kita beberapa tahun terakhir, bak makanan sehari-hari. Sebagian orang yang peduli akan berjuang melawan satu per satu komentar yang kontra terhadapnya. Sedangkan yang lain terkesan cuek dan tak peduli, cukup dengan membaca saja.

Jangan pikir mereka tak punya kepedulian terhadap sekeliliingnya. Hanya saja mereka paham bahwa orang-orang yang tak suka akan tetap mencari cara untuk menyuarakan pendapatnya.

Pribadi yang cerdas hanya akan membuka suaranya pada hal-hal yang memang harus diluruskan dan dibenarkan.

Bukan Tak Punya Masalah, Mereka Paham Media Sosial Bukanlah Kotak Keluhan

“Konon berbagi masalah akan mengurangi beban yang kita punya”

Dan hampir setiap kita mungkin akan percaya, padahal pernyataan ini jadi sesuatu yang perlu dicari tahu kebenarannya. Memang sih tak ada masalah yang tak terselesaikan, dan berbagi cerita mungkin akan sedikit mengurangi beban.

Akan tetapi, mereka yang benar-benar cerdas tak akan melakukan hal-hal konyol yang tak berguna. Di kepala mereka ada sesuatu yang nampaknya sudah terpatri. Bertugas untuk memilah-milah hal yang harus dibagikan, dengan sesuatu yang tidak seharusnya dibagikan.

Tutur Kata dan Gaya Bahasa yang Menyebalkan, Tak Akan Kamu Temukan Di Sepanjang Postingannya

Bagaimana riuhnya media sosial pada era pilkada DKI kemarin, tentu telah membuat kita merasa jengah. Untuk dapat memastikan mereka-mereka yang memang memiliki kecerdasan yang tak biasa, cobalah tengok kembali timeline media sosial dari teman-temanmu.

Tahu situasinya sedang genting, pribadi yang cerdas tak akan unjuk gigi demi menaikkan eksistensi. Tak mau jadi pihak yang memperkeruh situasi, ia malah bertindak sebagai seseorang yang menabur kasih.

Berbeda Pandangan adalah Hal Biasa, Namun Bisa Menerima Masukan itu Luar Biasa

Media sosial dan perdebatan jadi sesuatu yang saling berhubungan. Tak percaya? Coba saja lihat kolom komentar di laman instagram milik artis Rina Nose yang kemarin tengah menjadi perhatian atas keputusannya untuk melepas hijab yang telah dipakainya hampir setahun terakhir.

Dari puluhan ribu komentar yang ada, hampir setengahnya berisi hujatan bernada menyalahkan. Jika punya cukup banyak waktu untuk memerhatikan satu per satu komentar yang ada, kita bisa melihat akun mana yang dikendalikan orang cerdas dan yang tidak.

Sosok yang memang benar-benar cerdas, tentu cukup bijak untuk menilai sebuah pandangan. Walau meski kadang kala akan tak sesuai dengan apa yang ia pikirkan, bukan berarti berhak untuk menyalahkan orang lain. Sebaliknya, ia akan membuka diri untuk menerima hal-hal yang tadinya tak diketahui sama sekali.

1 Comment

1 Comment

  1. A.Adib

    January 21, 2018 at 6:13 pm

    Be Smart.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Jason Momoa Sudah Terpikat Pada Sang Istri Sejak Usianya Baru Delapan Tahun

Aktor Jason Momoa tengah jadi sorotan. Bintang utama film Aquaman ini ternyata punya kisah cinta menarik dengan sang istri, Lisa Bonet. Momoa membagikan ceritanya saat menghadiri pemutaran perdana Aquaman di California. Secara usia, Momoa dan Bonet terpaut usia yang cukup jauh. Momoa berusia 39 tahun, sedangkan Bonet 51 tahun. Menariknya, Momoa mengaku jatuh cinta pada sosok Lisa Bonet sejak berumur 8 tahun setelah menonton Bonet di televisi.

Nama Lisa Bonet memang sudah dikenal sebagai aktris. Impian Momoa bertemu Bonet menjadi nyata pada tahun 2005. Mereka bertemu di sebuah kelab jazz di New York City.

“Kami kebetulan berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat,” kata Momoa. Saat itu ia tampil dengan rambut gimbal, meniru Lisa.

“Saya berambut gimbal, dia berambut gimbal. Saya berbalik dan melihat dia. Lalu dia (memperkenalkan diri) ‘Aku Lisa’,” tutur Momoa saat menceritakan pertemuan pertamanya dengan sang istri. Lantaran senang, Momoa mengaku ketika itu ia langsung berbalik ke temannya dan menjerit tanpa suara.

Momoa kecil ternyata sangat antusias dengan Lisa, ia bahkan sudah bertekad menjadi “stalker” sang aktris saat usianya masih delapan tahun. Namun, Momoa tidak pernah menceritakan tekadnya itu kepada Lisa Bonet pada awal-awal hubungan mereka. Ia bahkan menyimpan “rahasia” itu selama bertahun-tahun.

“Saya baru bercerita setelah kami punya dua anak. Kalau tidak saya pasti dibilang aneh, menyeramkan. Tetapi memang saya selalu ingin bertemu dia. Dia ratu, selalu,” ungkap pria bernama lengkap Joseph Jason Namakaeha Momoa itu.

Pasangan itu dikaruniai anak pertama, Lola, pada tahun 2007. Satu tahun kemudian, putra mereka, Nakoa-Wolf, lahir. Mereka menikah pada Oktober 2017 dalam sebuah upacara rahasia. Pernikahan itu hanya dihadiri keluarga terdekat.

Hubungan Momoa dengan mantan suami istrinya, Lenny Kravitz pun sangat baik. Saking akrabnya, Momoa dan Lenny Kravitz kompak memakai cincin kembar berbentuk tengkorak. Lenny Kravitz juga menghadiri pemutaran perdana Aquaman di Los Angeles bersama pasangannya.

1 Comment

1 Comment

  1. A.Adib

    January 21, 2018 at 6:13 pm

    Be Smart.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Iqbaal Ramadhan Raih Penghargaan di Kancah Internasional

Aktor Iqbaal Ramadhan kian menunjukkan prestasinya. Terbaru, ia bahkan meraih penghargaan internasional lewat kepiawaiannya sebagai aktor.

Pemeran film Dilan 1990 (2018) tersebut mendapatkan penghargaan kategori “Variety Asian Star: Up Next Award” dalam 3rd International Film Festival and Awards Macao (IFFAM) 2018 di Macau. Dalam kategori tersebut, Iqbaal mengalahkan aktris Filipina Anne Curtis, aktris Selandia Baru Xana Tang, aktor China Zheng Kai, dan aktris India Zaira Wasim.

Mantan personel boyband Coboy Junior tersebut mengunggah foto dirinya saat memegang piala penghargaan di akun resmi Instagram-nya, @iqbaal.e. Dari beberapa foto yang diunggah, Iqbaal tampak gagah dengan kemeja putih dibalut jas warna gelap. Tak lupa, ia pun menorehkan senyum tipis dengan pose di atas karpet merah yang berlatar belakang acara IFFAM 2018.

“Little did i expect that i would get this big of an appreciation as an actor. as i said on the stage, this goes to all of you young, talented, and bright filmmakers and film enthusiasts in Indonesia you know who you are xox. pics by @dindakamil styled by @hagaipakan #iffam2018″, tulis Iqbaal. Unggahan ini disukai lebih dari 1 juta akun lain dan dibanjiri lebih dari 30.000 komentar.

Dari komentar yang ada, sebagian besar warganet memuji dan mengucapkan selamat atas pencapaian Iqbaal. Acara yang terselenggara pada 8-13 Desember 2018 ini tampak dihadiri aktor dan aktris Indonesia lainnya, seperti Dian Sastro dan Oka Antara.

1 Comment

1 Comment

  1. A.Adib

    January 21, 2018 at 6:13 pm

    Be Smart.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Tak Semua Penemu Suka Dengan Hasil Penemuanya, Termasuk Einstein!

Ide terlahir dari sebuah pemikiran dalam seseorang sehingga bisa menghasilkan penemuan hebat. Para penemu di dunia ini memiliki segudang ide yang telah dihasilkan dan direalisasikan untuk kepentingan orang banyak. Saat orang lain memiliki kepentingan berbeda atau penemuan tersebut coba disesuaikan dengan keinginan, tidak semua berjalan baik. Sangat disayangkan ada pula yang berjalan buruk.

Para penemu yang jenius memang memiliki keinginan untuk mengubah dunia dengan penemuannya. Meskipun ada beberapa dari mereka yang menyesal dengan apa yang mereka temukan. Karena memiliki dampak negatif bagi masyarakat bahkan sampai kepada dirinya sendiri. Nasi sudah menjadi bubur, kalau sudah terlanjur ya mau bagaimana lagi kan?

Berikut ini adalah beberapa nama penemu yang menyesal dengan hasil temuannya?

Einstein dan Oppenheimer Menyesalkan Bahwa Ciptaanya Justru Menjadi Alat Perang yang Meneror Banyak Orang

Dua sosok jenius ini bisa dibilang yang mengubah sejarah dunia di tahun 1945. Einstein dan J. Robert Oeppenheimer adalah dua orang yang menjadi saksi dibalik terciptanya bom nuklir atau bom atom. Oppenheimer pertama kali menciptakan bom atom dan ia berperan sebagai direktur pengembangan senjata mematikan massal tersebut di Los Alamos Lab. Setelah Perang Dunia II ia mengahabiskan masa hidupnya dengan penyesalan, salah satunya menyesal dengan tindakan pemerintah Amerika Serikat yang tidak memberikan peringatan tentang bahayanya bom tersebut kepada Jepang.

Einstein pun lebih-lebih menyesal, tanpa tangannya mungkin pengembangan bom nuklir tidak kita kenal sampai sekarang. Penyesalan Einsten setelah bertandatangan perjanjian dengan Franklin D. Roosevelt karena setuju membantu Amerika Serikat pada Perang Dunia II lantaran percaya kalau Jerman akan melakukan hal yang sama dengan AS.

“Kalau tahu Jerman gagal bikin bom nuklir, saya enggak akan menyentuhnya dengan jari sekali pun,” kata Einstein.

Mikhail Kalashnikov Sosok Dibalik Selongsong AK-47

Selama ini, timbul pertanyaan dalam diri saya. Apakah saya berhak disalahin atas kematian banyak orang meskipun mereka adalah musuh?” ungkap Kalashnikov.

Kutipan tersebut ditemukan dikirimkan olehnya kepada gereja Kristen Ortodoks Rusia sebelum ia meninggal di tahun 2014.  Penyesalan menghantui dalam diri Kalashinikov karena menciptakan senjata murah namun mematikan. Senjata murah ini menjadi favorit bagi para teroris dan pemberontak. Alasan ia mendesain senjata mematikan ini karena menyaksikan peperangan tanpa henti pada masa Perang Dunia II.

Karena Merasa Menjadi Penyebab Kerusakan, Alhasil Alfred Nobel Berkomitmen Memberikan Penghargaan Perdamaian

Kamu tahu penghargaan nobel yang menjadi sebuah penghargaan di bidang ilmu pengetahuan maupun perdamaian bukan? apakah kamu tahu kalau nobel itu bermula dari nama seseorang bernama Alfred Nobel. Nobel merupakan seorang insinyur yang memutar otak untuk memecahkan sebuah batu besar.

Sampai kepada tahun 1860 ia menemukan sebuah dinamit yang dicampurkan dari bahan nitrogliserin dan silika. Sayang ciptaanya dimanfaatkan untuk hal buruk dengan tujuan membunuh dan menghancurkan. Nobel yang menyesal akan penemuannya berkomitmen untuk menyumbangkan royaltinya sebagai bentuk sumbangan yang menjadi hadiah buat orang yang ingin membawa pengaruh positif di dunia.

Tujuan Membuatnya Mengincar Segmen Anak-Anak, Namun Orang Dewasa yang Malah Menyukainya

Apabila kamu suka ngetik di Microsoft Office pasti nggak asing lagi dengan font bernama Comic Sans. Font yang desainnya mirip tulisan anak-anak ini diciptakan Vincent Connare bersmaa Microsoft. Tujuanya untuk menjadi alternatif karena banyak font bergaya kaku dan mengincar segmen anak-anak.

Namun yang menyukai font bentukannya untuk orang dewasa. Ya font ini memang terkesan kekanak-kanakan, bahkan ia sendiri tak menyangkan kalau temuannya bisa populer.

Apabila kamu suka menggunakannya. Berarti kamu nggak tahu banyak soal tipografi”, ungkap Connare dilansir dari Wall Street journal.

Kesuksesan Instan Dong Nugyen Membuat Hidupnya Berantakan

Memang banyak orang yang menginginkan kesuksesan secara instan dan bisa menikmati segala materi. Tapi benar kata orang, kalau kebahagiaan nggak bisa dinikmati dengan uang semata. Contohnya saja Dong Nguyen yang pengembang game independen asal Vietnam.

Game Flappy Bird yang diciptakan ternyata meledak di tahun 2013, game yang mengharuskan pemainya melewati rintangan tanpa mengenai sama sekali memiliki tingkat kesulitan yang buat prang penasaran. Wajar saja  saking penasarannya, sampai diunduh lebih dari 50 juta kali. Keuntungan yang diraih Nguyen nggak tanggung-tanggung.

Per hari ia bisa mengantongi Rp 630 juta. Namun Secara psikologis ia merasa hancur karena mengaku hidupnya udah berantakan lantaran diteror habis-habisan lewat telepon, e-mail atau pun cuitan untuk dirinya.

1 Comment

1 Comment

  1. A.Adib

    January 21, 2018 at 6:13 pm

    Be Smart.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top