Feature

Karena Selingkuh Tak Dimulai Di Tempat Tidur Tapi Saat Kau Mulai Menghapus Pesannya

“Aku itu dengannya hanya berteman”

Berapa banyak dari kamu yang berlindung di balik kata-kata ini? Karena menurutmu apa yang kamu lakukan tidaklah menjadi bagian dari sebuah perselingkuhan. Tidak ada sesuatu yang istimewa antara kamu dan kawan baikmu itu. Tapi benarkah kamu tidak berselingkuh?

Kalau Hubunganmu Biasa Saja, Kenapa Kamu Harus Menghapus Pesannya?

display handphone

Perselingkuhan itu bukan berarti kamu harus menciumnya, berhubungan dengannya atau menjalin hubungan fisik dengannya. Ketika kamu memutuskan menghapus pesannya, percayalah ketika itu kamu sudah mulai berselingkuh. Karena tidak ada alasan kenapa pesanmu harus dihapus kecuali kamu tidak ingin orang lain membacanya.

Selingkuh Adalah Segala Hal Yang Tidak Akan Kamu Lakukan Jika Pasanganmu Ada Di Sebelahmu

kaki

Kamu selalu berkelit bahwa yang kamu lakukan bukanlah perselingkuhan. Ini adalah perkawanan biasa yang juga dilakukan oleh jutaan orang lain. Sebenarnya ada hal mudah yang bisa kamu jadikan patokan apakah tindakanmu itu termasuk selingkuh atau tidak.

Ketika Kamu bilang kalian hanya menyeruput kopi sama-sama karena kebetulan pulang satu arah. Sekarang bayangkan pasangan yang katanya kamu sayangi, ada di sebelahmu saat itu. Masihkah kamu melakukan semua hal itu? Masihkah kamu memilih mampir dan bukannya meneruskan perjalanan bersama pasanganmu? Apakah semua pembicaraanmu saat itu akan sama jika pasanganmu ada di sebelahmu?

Jika jawabannya iya, maka besar kemungkinan itu bukan perselingkuhan. Tapi jika hatimu mengatakan kamu tidak akan melakukannya jika pasanganmu ada, maka kamu sudah berselingkuh.

Selingkuh Dimulai Saat Kamu Berbagi Hal Di Belakang Pasanganmu

sedih

Gail Saltz, MD, Associate professor bidang psikiatri di New York-Presbyterian Hospital mengatakan perselingkuhan dimulai ketika kamu mulai menghabiskan energi-energi emosional kamu dengan orang selain pasanganmu.

Akhirnya kamu berbagi hal-hal yang tidak lagi kamu ceritakan dengan pasanganmu. Kamu bercerita pada orang lain itu, harapan masa depanmu, mimpi karirmu, hobi jalan-jalanmu, kesenanganmu akan puisi, renungan spiritualitasmu dan hal lainnya yang seharusnya bisa memperkuat ikatanmu jika saja kamu bagi dengan pasanganmu. Itulah kenapa hal ini termasuk berselingkuh.

Ketika Kamu Sudah Bergantung Secara Emosional, Pada Saat Itu Kamu Sudah Selingkuh

smartphone pemisah

Pasanganmu seharusnya menjadi orang yang paling mengetahui keadaan emosimu. Kapan kamu marah, kapan kamu senang, kapan kamu sedih dan lain sebagainya. Namun seringnya yang kamu lakukan adalah lari kepada orang lain yang bukan pasanganmu ketika kamu emosi senang atau justru sedang buruk. Sesungguhnya inilah saat paling berbahaya dalam sebuah hubungan.

Menurut psikolog Janis Abrahms Spring, PhD, pengarang buku After the Affair: Healing the Pain and Rebuilding Trust When a Partner Has Been Unfaithful, ketergantungan emosional seperti ini sangat sulit untuk diputus. Satu-satunya cara mengakhirinya adalah dengan memutus hubungan emosional itu secara total. Tidak ada kompromi setengah-setengah dengan membiarkan celah hubungan masih bisa terjalin.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Gail Saltz seperti dikutip dari WebMD. Menurutnya Kamu harus mengakhiri hubungan itu, dan tidak ada setengah-setengah. Jika kamu tidak mungkin memutus hubungan total (karena hubungan profesional pekerjaan) dengan orang tersebut, nyatakan secara tegas bahwa kamu tidak mau lagi melakukan hal tersebut (bercerita, berbagi) dengannya.

Tak Mau Memutus Silaturahmi Bukan Berarti Kamu Bebas Bercerita Apa Saja

pasangan

Ketika pasanganmu memintamu mengakhiri hubungan dengan “kawan” itu, alasan paling klasik yang sering digunakan adalah “aku tidak ingin memutus silaturahmi”. Kalimat ini terdengar mulia. Namun bukan berarti menjadi pembenar bahwa kamu boleh terus-terusan berbagi cerita dan perasaan dengan semua orang bukan? Ada beda tegas antara menjaga tali silaturahmi dan tergantung secara emosional kepada orang lain.

Ketika Kamu Membelanya Mati-matian Di Saat Pasanganmu Rela Mati Untukmu

gendong

Untuk dia yang kamu sebut kawan biasa itu, kamu rela berkelahi dengan pasanganmu. Mengatakan hal-hal buruk bahwa pasanganmu sakit dan terlalu mengekangmu. Coba tanyakan pada dirimu, inginkah kamu membela pasanganmu di depan kawanmu itu? Pernahkah kamu menyampaikan bahwa kamu tak bisa berhubungan karena pasanganmu keberatan? Jika tidak, bukankah hubungan itu menjadi berat sebelah? Siapa yang sebenarnya pasangan sejatimu itu?

46 Comments

46 Comments

  1. lakilaki

    August 5, 2016 at 8:38 am

    karena kadang2 tidak semua laki2 punya pacar yg ‘cool’ dengan pesan perempuan lain, walaupun itu sangat biasa isinya contoh, ‘hey apa kabar lu? kerja dimana skrg?’ atau ‘woy, kemarin lu ke xxx ya? gw liat lu tau, haha..’ dan saya pun kirim pesan benar2 tanpa feeling, benar2 hanya pesan biasa, tidak ada yg melewati batas apalagi curhat mengenai kehidupan pribadi/relationship. tapi karena saya yg sdh bertahun2 pacaran dgn pasangan saya, jadi saya pun tau bagaimana sifat pasangan saya yg mudah terbawa perasaan dgn pesan apapun thdp perempuan lain, walaupun bisa dijelaskan tapi dia pasti akan bad mood atau bete. daripada merusak hubungan dgn pacar sendiri mendingan saya hapus pesan tersebut, tidak akan ada yg dirugikan toh sy juga lebih sayang sama pacar sendiri.

    • Dan

      August 6, 2016 at 2:34 pm

      Bener tuh, kadang ketidaktahuan justru melindungi seseorang. Kita mengirim pesan amat biasa karena kita mungkin terbiasa basa-basi, tapi kadang pasangan terlalu membesar-besarkan. Jadi lebih baik dia tidak tahu.

      • Gue

        February 25, 2017 at 11:16 am

        Pacar gue terlalu jujur..pacar gue kegep mulu sama gue waktu dia “coba-coba” utk selingkuh. Gue tau dia “hampir” selingkuh karna gue liat percakapan bbmnya. Dan akhirnya skrg dia kapok untuk selingkuh (lagi) karna ketauan mulu, justru skrg dianya yg sayang bgt sama gue?

  2. Deo

    August 5, 2016 at 8:51 am

    Yg nulis artikel ini kyknya belom pernah pacaran dan menikah?

  3. Logika

    August 5, 2016 at 1:11 pm

    Ckck.. gak pake logika sih. Negative thinking

  4. Ghina

    August 5, 2016 at 2:41 pm

    Love… Easy to created, but very hard to forget it…

    • rendy

      September 25, 2016 at 4:40 am

      First love its the hardest one to forget, but well WE ALWAYS said to someone they are our first love when we trying to get them hahaha

  5. wanita

    August 5, 2016 at 9:27 pm

    semua itu ada pada pasangan saya. dan dia memang berselingkuh, dia juga berusaha membela org lain dibanding saya sbg pasangannya, terkadang dia akan balik menyalahkan saya ketika saya berusaha mencari tahu tentang orang itu, dia hanya menghapus pesan dari orang itu ketika selesai membalasnya..

    • Morehates

      August 19, 2016 at 8:15 pm

      Anda bisa melihat dan rasakan mana yg pantas untuk di perjuangkan dan mana yg harusnya di lepaskan

    • samson delilah

      August 23, 2016 at 12:34 am

      sama, itu jg terjadi dgn pasangan saya, saya tau dia masih saling bertukar kirim pesan, chat bahkan telpon telponan, tapi selalu dihapus setelah balasan dikirim, call register pun selalu kosong setiap ada di rumah..
      ajaibnya, tiap ke gap dia selalu MINTA MAAF dengan dalih setiap orang itu tdk ada yg sempurna..

    • Ordinary people

      March 1, 2017 at 10:13 pm

      Curhat mba? ???

  6. mahfud

    August 6, 2016 at 3:08 am

    Yang nulis ini gak ngerti tentang manajemen konflik…

  7. khanza rafani

    August 6, 2016 at 10:34 am

    mengapa kita bs curhat ke orang lain krna biasa nya pasangan kt g pernah peduli dg apa yg kt rasakan bahkan di saat kt mau curhat pada pasangan kt dia justru palah g mau dengar apa keluh kesah kt..

    • Ade irma azzamy

      August 7, 2016 at 12:30 pm

      Setuju sama kamu say

    • Lembayung Senja

      September 22, 2016 at 6:08 pm

      Ya putus/cerai saja sama pasanganmu. Toh kamu ngga bisa jadi diri sendiri di hadapannya. Diselingkuhi itu lebih menyakitkan dari pada dicuekin.

      • Rizky

        October 8, 2016 at 8:10 pm

        Istri saya selingkuh dg mantan pacarnya yg juga suami dan ayah dari tiga orang anak. saya ceraikan. yang jadi korban ya anak anak. keputusan yg menyedihkan. Tapi ya mau bagaimana? Hal tersebut keputusan terbaik. Jahanam sekali mereka. Hingga kini sakit dan kecewa luar biasa krn korban nya anak anak kami yg shock atas perselingkuhan ibunya. Usia kami memang terpaut 9 thn. istri kebetulan juga cantik. Berhijab. Saya pikir aman krn beragama. Selingkuhannya juga berlindung topeng agama. Ternyata bejad semua. Andai tidak ingat anak2 rasa hati ingin membunuh keduanya

        • Bintang fransiska

          February 25, 2017 at 12:42 pm

          Sabar …semua akan ada hikmahnya, yg ptg kita mau mengiklaskan

    • Irwan saputra

      February 28, 2017 at 8:12 am

      Betul bgt itu..

  8. Arie

    August 7, 2016 at 12:52 pm

    Keterbukaan dengan pasangan diperlukan di awal, bila pasangan tidak terbuka buat saya adl saatnya introspeksi. Ada apa dgn kita. Dan itulah saatnya ngobrol.
    Konflik dalam kehidupan akan selalu ada sampai kita mati, entah dgn pasangan atw dgn lingkungan. Utk itu management konflik perlu, tapi tetap dengan kejujuran.

  9. rachma

    August 8, 2016 at 3:14 pm

    untuk laki-laki mungkin suatu hal yang wajar menyembunyikan sesuatu dari pasangannya tapi ketahuilah saat pasangan tidak terbuka itu artinya anda bukan siapa-siapa. kalo anda dianggap penting oleh pasangan anda maka tidak ada yang akan disembunyikan.

  10. Dina

    August 8, 2016 at 7:23 pm

    Yang bilang kalo ini omong kosong, berarti beruntung karena tidak pernah diselingkuhi.Bagi yg sdh mengalaminya, akan tahu sakitnya mengetahui bahwa ada sesuatu yang terjadi di belakang kita dan disembunyikan, apapun itu, akan sulit untuk percaya pada pasangannya lagi. Bagaikan menyimpan api dalam sekam, suatu saat akan meledak juga. Suatu saat yang disembunyikan akan ketahuan juga.

    • Siska

      August 8, 2016 at 10:02 pm

      Yess. Setuju banget mbak. Akan susah utk bisa percaya kepada pasangan apabila dia pernah berselingkuh. Krn apa yang sudah dia lakukan itu keingat terus. Dan orang yang sudah pernah berselingkuh, kecenderungan dia melakukannya lagi sangat besar.

    • Erna

      September 18, 2016 at 6:50 pm

      Stujuuuuu,secara logika aja ya kl cuman temen pasti gak harus ditutupin knapa, sesuatu yg dihapus pasti ada yg disembunyiin, tnang aja walopun gak tau lama2 pasti akan kebuka sndiri dan itu pasti ^_^

    • pipiyah

      October 14, 2016 at 10:46 pm

      Persis spt yg sy alami. Berbohong sdh menjadi kebiasaan. Menghapus pesan, mengganti nama kontak, menghapus call log. Tp Tuhan sangat baik kpd saya, semua yg disembunyikannya akhirnya terbuka krn kecerobohannya sendiri. Dan skrg yg tertinggal dr semua perselingkuhan itu hanyalah sakiy berkepanjangan dan hancurnya kepercayaan.

    • Ismi

      March 2, 2017 at 8:37 am

      Yaaa bagi yg sedang mengalami atau sudah mengalami, tulisan ini memang bukan omong kosong. Karna untuk ap menyembunyikan sesuatu kalau tdk ada apa2. Perempuan pasti punya feeling saat pasangannya melakukan kecurangan2, walau terkadang dia terlambat menyadari atau itu sudah lama terjadi. Tp Tuhan selalu adil, saat kecurangan itu sudah waktunya terbongkar pasti akan ada jalan Nya.

  11. seorang yg penuh luka

    August 9, 2016 at 5:26 pm

    Untuk laki2…balikin deh posisi kalau pasangan kamu yg begitu..gmn perasaannya…enak ga…bisabercengkrama dengan orang lain tp bukan dengan anda..sakit ga…berusaha cantik buat orang lain tp bukan buat anda…jd garis besarnya..dlm hubungan harus ada kepercayaan dlm menjaga hubungan…kl mau langgeng..janganpas udah panas..baru mau mempertahankanya..luka itu walau ga kelihatan..sembuhnya lama..tp sembuh..hanya pd akhirnya akan meninggalkan bekas…sama kaya luka dihati..jd buat yg blm berselingkuh..pikirin baik2 janagan awalnya suka..tp ditengah2 nyakitin..mendingan akhiri dl..baru mulai lagi yg baru…bukan dah ditinggalin minta baikan…yg hasilnya…hubungan akan hampa…

  12. Dr. Rain

    August 10, 2016 at 8:05 pm

    hahahahaha, kebetulan gw mendapati pasangan gw selingkuh.. Most of it bener yang dibahas disini.

    kalo misalkan di delete atas dasar gak mau ada ribut, artinya pasangannya gak dewasa. Ya memang butuh waktu tapi mau gak kalo semisalnya pasangan anda melakukan hal yang sama atas dasar gak mau nyakitin anda juga? apa yakin isinya cuma sekedar basa basi?

    Kebetulan gw bisa merestore percakapan lama mereka, dan isi yang dikatakan biasa2 ternyata “tidak biasa” dan penuh ke intiman.

    *based on true experience.

    • IndrJS

      August 17, 2016 at 4:23 pm

      Itu juga yang gue alamin sampe sekarang ?

    • Wiki Bella

      August 18, 2016 at 2:05 pm

      Gw ngalamin sampai sekarang… Suami gw malah masih mempertahankan perempuan itu… Posisi gw skrg diduakan. Sakit rasanya.. 🙁

    • Wanita dihianati

      October 19, 2016 at 8:28 am

      Gimana cara restore percakapan yang selalu dihapus nya?
      Suamiku menganggap semacam itu bukan selingkuh. Hanya bercanda.
      Tetapi aku begitu sakit diperlakukan seperti itu. Para lelaki menganggap selingkuh adalah sampai berhubungan badan dengan orang lain

    • desta

      February 25, 2017 at 6:12 pm

      wah…gmn tuch cra merestore chat ato message yg udh d apus??

    • Aulia

      February 27, 2017 at 3:57 pm

      Wah ajarin dong caranya … sya spt itu juga tp msh bisa mengelak krn sya hnya dpt bukti sepenggal2 … makasii

    • Evi

      March 15, 2018 at 11:20 pm

      Sama mbak, itu yg saya alami berkali2 dengan suami. Awalnya ingin pisah tapi ada anak2. Sekarang udah ngg perduli dia ngapain yg penting dia pulang dan ketemu anak2. Saya sibuk kerja pulang sore langsung urus anak, skrg tujuan saya menjadikan anak2 sukses dan bahagia. Udah ngg ada perasaan apa2 sama suami.

  13. IndrJS

    August 17, 2016 at 4:29 pm

    4 tahun lalu gue tau dia selingkuh,, ohh oke,, gue maafin, gue udah senang dia bisa tinggalin selingkuhan nya walau pelan pelan dan terlalu pelan malah,, gue maklumin,, stelah beberapa tahun ke depan 4 tahun lah,, gue mulai curiga gerak gerik dia kaya dulu lagi, dan ternyata bener dia masih berhubungan dengan selingkuhan nya yang dulu itu. 4 tahun dia pertahanin selingkuhan nya. Andai waktu ke ulang mungkin gue gamau kenal dia. ?

    • Wiki Bella

      August 18, 2016 at 2:10 pm

      IndrJS… Kita hampir sama.. Suami gw terang2an bilang ke gw klo masih akan terus pertahankan selingkuhanny, sampai akhir th ini kondisi ga akan berubah katanya. Sakit banget rasanya. Memang sih jarak jauh krn itu cewek ada di luar pulau. Tapi tiap hari chatting dan video call. Solusimu gimana IndrJS ?

  14. RY

    September 23, 2016 at 2:57 pm

    Sebaiknya orang yang memang memiliki kecendrungan suka selingkuh, mendapatkan pasangan yg suka selingkuh juga. Jadi tidak akan ada yg merasa disakiti atau merasa kecewa thd pasangan masing2. Kita sama toh?!

    Setelah menikah, saya tidak pernah lagi pergi/ ngopi/ makan bersama dengan lawan jenis apalg hanya berduaan. Kalaupun ada teman2 pria, biasanya saya kenalkan kepada suami saya, karena memang tidak ada yg perlu disembunyikan. Ini karena saya sangat menghargai pasangan saya, rumah tangga saya, maka saya menuntut hal serupa padanya.

  15. Leee

    October 7, 2016 at 9:15 pm

    Buat laki2 kalau emg blm siap merit mending jgn merit. Krn klo udh selingkuh ngancurin bgt isteri n anak. Kepala ngaco ke bawah jg ngaco. Mending puas2 in sono jajan kek ngelacur kek drpd kawin malah masih genit sana sini.jgn merit krn kepaksa lingkungan, pacar atau ortu n buat cewe jgn maksa kudu buru2 merit. Merit tuh ky beli kucing dlm karung. Kenali dl bnr2 pasanganmu kek gmn. Klo ampe udh salah pilih, kt sdr yg sengsara.Ga tau pasangan kt ke dpnnya tuh gmn. People’s change. Kasih manusia terbatas berharap ama kasih tuhan aja.

  16. Wanita tersakiti

    October 19, 2016 at 8:16 am

    Mengapa ya lelaki selalu berkata tidak ada apa-apa begitu kita tau ada chat yang sangat intensif dengan seorang wanita. Hanya sekedar bercanda, begitu kebanyakan yang diucapkan.
    Menurut lelaki, yang dikatakan selingkuh adalah sampai berhubungan badan dengan orang lain.
    Jika hanya di chat saja itu hanya bercanda. Dan menganggap itu tidak salah dan tidak perlu minta maaf dengan pasangannya.
    Padahal hal itu sudah sangat menyakitkan istrinya.
    Hai para lelaki, sayangi istri mu.
    Jika tidak bisa kontrol diri, buang semua kontak wanita2 yang pernah mengisi di hidupmu.
    Jangan pernah berhubungan lagi dengan mereka.
    Hormati lah istri mu yang telah mendampingi mu dikala susah dan senang.
    Ingat, anak2mu masih butuh ayah yang tidak selingkuh dalam bentuk apapun.

  17. janda genit :)

    October 19, 2016 at 9:51 am

    halo semua, aku janda. aku dulu sdh sgt terhianati o/ suami yg pd awalnya menyembunyikan isi hp nya kepadaku. tulisan “Karena Selingkuh Tak Dimulai Di Tempat Tidur Tapi Saat Kau Mulai Menghapus Pesannya” adalah tulisan yg 100% kebenarannya bagiku. aku setuju bgt. hingga akhirnya aku hts berpisah dgn suami ku. berbagi cinta walaupun hanya sekedar ngobrol di chat sdh sgt menyakitkanku sebagai istri. saat ini aku ingin balas dendam, ingin semua wanita merasakan sakit yg pernah kualami. kuhubungi teman teman dekatku dulu semasa sekolah & kuliah. kuberi perhatian khusus, chat berlama lama, membangunkan nya saat pagi, menanyakan makan apa, hingga ngobrol pengantar tidur. aku berharap istri mereka tau & akan merasakan skit yang sma dgn yg kualamie

  18. Adriel

    October 25, 2016 at 7:52 am

    Jika manusia berinteraksi masih dengan sesamanya itu adalah hal wajar, krna kodrat manusia sbgai mahkluk sosial. Yang memagari/membatasi adalah etika, moral, iman dan tanggung jawab sbgai mahkluk Tuhan, mampukah kita berperilaku sesuai aturan tanpa melanggar batas² tsb.

  19. Ayo semangat!

    November 1, 2016 at 7:01 am

    Keterbukaan dan kejujuran adalah hal2 yg memang sudah seharusnya dijadikan komitmen dalam sebuah hubungan.
    Jangan melakukan apa yg tdk ingin pasangan lakukan pada qta. Jgn mencubit jika tdk ingin dicubit.
    Ketika qta berpasangan, 1/2 kendali kebahagiaan pasangan ada d tangan qta. Jadi berhati2lah menjaga sikap, krn jgn sampai qta menghancurkan hidup dan perasaan pasangan.
    .
    Sy pernah mengalami yg namanya dibohongi terus menerus.
    Berasa ky orang bego krn ga tau apa2.
    Cinta mati tp yg diterima yaitu slalu dibohongi pasangan. Yg namany ditinggal slgkuh dan dibohongu sudah kenyang bgt dulu selama 2 tahun.
    Akhirnya kami putus dan sy butuh wkt 2,5 tahun untuk move on. Krn rasa trauma dan sakit sangat luar biasa membekas.
    Sampai pada akhirny Tuhan mempertemukan saya dgn seorang pria luar biasa. Jujur, terbuka, setia, sangat mencintai Tuhan, dan sangat menyayangi saya.
    Pria ini selalu bilang ke saya ‘Handphone bebas kalau mw dilihat ya.. kapapun.. qta harus slalu jujur terbuka’
    .
    Thanks God krn sudah diberi pria luar biasa ini 🙂

  20. Irwan saputra

    February 28, 2017 at 8:14 am

    Bener bgt

  21. Aris MR

    March 6, 2017 at 12:23 am

    yg bilang ini omong kosong , mungkin blm pernah mengalami di selingkuhi istri.
    pepatah jawa mengatakan
    – biasa ngiseng isuk
    – trus isuk ora ngiseng
    – pasti kebelet

  22. Eno

    March 20, 2017 at 12:05 pm

    Semua kembali kpd pribadi masing2…baik buruk yg kita lakukan dlm swt hubungan efek nya akan kembali ke diri kita sendiri..apa sih yg di cari sdh sepatutnya kita bersyukur dgn apa yg sdh Alloh beri..

  23. kopisenja

    April 11, 2017 at 5:05 pm

    Bener juga,
    Kesimpulannya, kalo mau awet harus saling terbuka yah..

  24. Gemintang

    August 20, 2018 at 9:00 am

    Terus message2 kudu disimpen semua gitu? Lha buat apa juga, menuh2in memori aja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Suka Duka Menanam Kebaikan, 9 Hal ini Pasti Kamu Rasakan

Orang baik di zaman sekarang ini sudah sangat sulit untuk di temukan, karena pada umumnya manusia memiliki ego nya masing-masing yang membuat mereka mendahulukan kebahagiannya sendiri di banding kebahagiaan orang lain. Bahkan tidak sedikit yang sudah tidak memiliki rasa empati atau kepedulian terhadap sesama. Padahal, saat kamu mendahulukan orang lain, kamu sudah menanam kebaikan untuk dirimu sendiri.

Berbeda dengan mereka, kamu yang memiliki hati putih selalu mendahulukan perasaan orang lain di banding perasaanmu sendiri. Bagimu melihat orang lain bahagia adalah sebuah kebahagiaan untuk dirimu juga. Kamu patut bangga jika termasuk dalam kategori orang seperti ini. Selamat, orang seperti kamu sekarang sudah sangat langka!

Kamu yang selalu menanam kebaikan dengan mendahulukan orang lain tentu sudah tidak asing bahkan sangat paham dengan 9 hal ini, karenamu banyak orang yang percaya bahwa orang baik di dunia itu masih ada.

1. Kamu Sangat Berhati-hati dalam Berkata, Karena Tidak Mau Membuat Orang Lain Terluka

Bagimu, lidah adalah pedang yang bisa menyakiti hati orang lain kapan saja. Karena itu kamu sangat menjaga segala yang kamu ucapkan kepada orang lain. Sebelum berbicara kamu akan memikirkan terlebih dahulu apakah kalimat itu apakah menyakiti orang lain atau tidak? Jika memang ada yang sedikit kurang enak di dengar maka kamu pun akan mencari kalimat lain yang lebih pas untuk di ucapkan. Berbicara yang baik atau diam mungkin sudah menjadi semboyanmu sejak dulu.

2. Saat Seseorang Menginginkan Apa yang Kamu Miliki, Kamu Tidak Segan untuk Memberikannya

Ketika sesuatu yang kita miliki di inginkan oleh orang lain, mungkin kebanyakan orang akan menolak memberikan bahkan balik memarahinya. Namun, berbeda dengan yang lain kamu akan memberikannya meskipun itu adalah barang kesayanganmu sendiri. Bagimu orang lain yang menginginkan lebih membutuhkan, sedangkan kamu telah lama memilikinya dan bisa membeli yang baru.

3. Bagimu, Menjadi Pendengar yang Baik Lebih Penting Daripada Kegiatan Kesukaanmu

Menjadi pendengar yang baik adalah sifatmu selama ini, jika ada yang sedang menceritakan sesuatu padamu maka fokusmu pun ada pada pembicaraan itu, tak perduli saat itu kamu sedang melakukan kegiatan apa atau bahkan bisa jadi itu hobimu sendiri. Karena menurutmu salah satu cara menghargai seseorang adalah dengan mendengarkan, kegiatanmu bisa dilakukan di lain waktu.

Sedangkan dia yang membutuhkan telinga mungkin saja sudah tidak cukup kuat untuk bercerita, karena itulah kamu lebih mengutamakan mendengarkannya daripada kegiatanmu.

4. Kamu Menghabiskan Banyak Waktu Untuk Memikirkan Orang Lain

Bukan tidak memiliki waktu untuk diri sendiri, tapi bagimu perasaan orang lain lebih penting. Kamu akan terus memikirkan orang lain jika ada yang merasa tersakiti olehmu. Meskipun tanpa sengaja tapi luka yang kamu buat di hatinya sangat menjadi beban untuk hidupmu. Tapi jangan terlalu di pikirkan juga, akan lebih baik jika kamu mulai perduli dengan dirimu sendiri.

5. Kamu Tidak Bisa Jika Melihat Orang Lain Kesulitan Sedikit Saja

Hatimu yang terlalu perasa membuatmu tidak tega melihat seseorang sedang menderita walaupun sedikit saja. Rasa empatimu sangat besar. Sehingga keinginan untuk membantu orang lain sangatlah tinggi. Meskipun terkadang kamu mengorbankan banyak hal untuk memberi bantuan. Namun kamu juga harus ingat bahwa melakukan kebaikan juga harus disesuaikan dengan kemampuan, dirimu tetaplah nomor satu.

6. Banyak Orang Menyebutmu Sok Baik, Padahal Kamu Memang Beneran Baik

Karena pada dasarnya manusia itu selalu memiliki sifat iri dan dengki. Tapi juga memiliki sikap baik seperti sifat yang kamu miliki. Tak sedikit orang yang meragukan kebaikanm, bahkan mengatakan semua itu hanyalah pencitraan agar mendapat pujian. Padahal semua itu kamu lakukan karena ketulusan kan? Memang, apapun yang kita lakukan meskipun itu kebaikan tetap saja di mata seorang pembenci akan terlihat buruk. Tenang saja, kamu masih mempunyai dua tangan untuk menutup telinga.

7. Kamu Sering Sekali Mengalah dan Menjadi Orang yang Meminta Maaf

Siapapun yang salah dalam suatu masalah tetaplah kamu yang selalu ingin mengalah. Karena sifatmu yang tidak mau melihat orang lain tersakiti, sekalipun kamu tidak salah tetap saja kamu selalu ingin meminta maaf duluan. Hal ini mungkin perlu kamu pikirkan, jika memang bukan kamu yang salah tak perlu kamu meminta maaf hanya untuk menjaga hati orang lain. Memang tidak ada salahnya, tapi nanti orang lain akan mulai semena-mena terhadapmu.

8. Kamu Selalu Merasa Kesulitan dalam Menolak

Sifatmu yang baik dan sering mendahulukan orang lain daripada diri sendir, membuat banyak orang meminta bantuan terhadapmu. Dan kamu selalu merasa sulit untuk menolak permintaan mereka. Sekalipun permintaan itu sebenarnya mengganggu kegiatanmu atau bahkan harus membuatmu mempelajari terlebih dulu demi berkata iya. Jangan takut berkata tidak jika memang kamu belum bisa membantunya.

9. Kamu Tidak Marah, Walau Kadang Sudah Disakiti

Dan yang terakhir saking baiknya kamu tidak akan marah berkepanjangan saat dirimu sendiri merasa tersakiti. Bagimu rasa marah yang kamu perlihatkan hanya akan menyakiti orang lain. Dan tentu saja hal itu juga akan menyakiti dirimu sendiri karena kamu paling tidak bisa melihat orang lain tersakiti. Apalagi penyebabnya adalah dirimu sendiri. Jadi, kamu lebih memilih untuk segera melupakan dan kembali baik-baik saja.

Itulah beberapa hal yang mungkin sering dirasakan oleh seseorang yang lebih mendahulukan perasaan orang lain di banding dirinya sendiri. Berbuat baik memang boleh, menjaga hati orang lain juga boleh, namun jika itu semua itu di luar batas kemampuanmu mungkin kamu harus menampakkan sosok jahatmu sesekali.

Mulailah bersikap tegas terhadap hal-hal yang memang diluar batas pengertianmu, dengan begitu tidak akan ada lagi orang yang memanfaatkanmu karena sifat baikmu yang alami itu. Jangan berhenti berbuat baik, semua yang kamu lakukan itu sudah benar, hanya saja ada beberapa hal yang perlu kamu pikirkan untuk kebaikanmu sendiri, tak melulu tentang perasaan orang lain.

46 Comments

46 Comments

  1. lakilaki

    August 5, 2016 at 8:38 am

    karena kadang2 tidak semua laki2 punya pacar yg ‘cool’ dengan pesan perempuan lain, walaupun itu sangat biasa isinya contoh, ‘hey apa kabar lu? kerja dimana skrg?’ atau ‘woy, kemarin lu ke xxx ya? gw liat lu tau, haha..’ dan saya pun kirim pesan benar2 tanpa feeling, benar2 hanya pesan biasa, tidak ada yg melewati batas apalagi curhat mengenai kehidupan pribadi/relationship. tapi karena saya yg sdh bertahun2 pacaran dgn pasangan saya, jadi saya pun tau bagaimana sifat pasangan saya yg mudah terbawa perasaan dgn pesan apapun thdp perempuan lain, walaupun bisa dijelaskan tapi dia pasti akan bad mood atau bete. daripada merusak hubungan dgn pacar sendiri mendingan saya hapus pesan tersebut, tidak akan ada yg dirugikan toh sy juga lebih sayang sama pacar sendiri.

    • Dan

      August 6, 2016 at 2:34 pm

      Bener tuh, kadang ketidaktahuan justru melindungi seseorang. Kita mengirim pesan amat biasa karena kita mungkin terbiasa basa-basi, tapi kadang pasangan terlalu membesar-besarkan. Jadi lebih baik dia tidak tahu.

      • Gue

        February 25, 2017 at 11:16 am

        Pacar gue terlalu jujur..pacar gue kegep mulu sama gue waktu dia “coba-coba” utk selingkuh. Gue tau dia “hampir” selingkuh karna gue liat percakapan bbmnya. Dan akhirnya skrg dia kapok untuk selingkuh (lagi) karna ketauan mulu, justru skrg dianya yg sayang bgt sama gue?

  2. Deo

    August 5, 2016 at 8:51 am

    Yg nulis artikel ini kyknya belom pernah pacaran dan menikah?

  3. Logika

    August 5, 2016 at 1:11 pm

    Ckck.. gak pake logika sih. Negative thinking

  4. Ghina

    August 5, 2016 at 2:41 pm

    Love… Easy to created, but very hard to forget it…

    • rendy

      September 25, 2016 at 4:40 am

      First love its the hardest one to forget, but well WE ALWAYS said to someone they are our first love when we trying to get them hahaha

  5. wanita

    August 5, 2016 at 9:27 pm

    semua itu ada pada pasangan saya. dan dia memang berselingkuh, dia juga berusaha membela org lain dibanding saya sbg pasangannya, terkadang dia akan balik menyalahkan saya ketika saya berusaha mencari tahu tentang orang itu, dia hanya menghapus pesan dari orang itu ketika selesai membalasnya..

    • Morehates

      August 19, 2016 at 8:15 pm

      Anda bisa melihat dan rasakan mana yg pantas untuk di perjuangkan dan mana yg harusnya di lepaskan

    • samson delilah

      August 23, 2016 at 12:34 am

      sama, itu jg terjadi dgn pasangan saya, saya tau dia masih saling bertukar kirim pesan, chat bahkan telpon telponan, tapi selalu dihapus setelah balasan dikirim, call register pun selalu kosong setiap ada di rumah..
      ajaibnya, tiap ke gap dia selalu MINTA MAAF dengan dalih setiap orang itu tdk ada yg sempurna..

    • Ordinary people

      March 1, 2017 at 10:13 pm

      Curhat mba? ???

  6. mahfud

    August 6, 2016 at 3:08 am

    Yang nulis ini gak ngerti tentang manajemen konflik…

  7. khanza rafani

    August 6, 2016 at 10:34 am

    mengapa kita bs curhat ke orang lain krna biasa nya pasangan kt g pernah peduli dg apa yg kt rasakan bahkan di saat kt mau curhat pada pasangan kt dia justru palah g mau dengar apa keluh kesah kt..

    • Ade irma azzamy

      August 7, 2016 at 12:30 pm

      Setuju sama kamu say

    • Lembayung Senja

      September 22, 2016 at 6:08 pm

      Ya putus/cerai saja sama pasanganmu. Toh kamu ngga bisa jadi diri sendiri di hadapannya. Diselingkuhi itu lebih menyakitkan dari pada dicuekin.

      • Rizky

        October 8, 2016 at 8:10 pm

        Istri saya selingkuh dg mantan pacarnya yg juga suami dan ayah dari tiga orang anak. saya ceraikan. yang jadi korban ya anak anak. keputusan yg menyedihkan. Tapi ya mau bagaimana? Hal tersebut keputusan terbaik. Jahanam sekali mereka. Hingga kini sakit dan kecewa luar biasa krn korban nya anak anak kami yg shock atas perselingkuhan ibunya. Usia kami memang terpaut 9 thn. istri kebetulan juga cantik. Berhijab. Saya pikir aman krn beragama. Selingkuhannya juga berlindung topeng agama. Ternyata bejad semua. Andai tidak ingat anak2 rasa hati ingin membunuh keduanya

        • Bintang fransiska

          February 25, 2017 at 12:42 pm

          Sabar …semua akan ada hikmahnya, yg ptg kita mau mengiklaskan

    • Irwan saputra

      February 28, 2017 at 8:12 am

      Betul bgt itu..

  8. Arie

    August 7, 2016 at 12:52 pm

    Keterbukaan dengan pasangan diperlukan di awal, bila pasangan tidak terbuka buat saya adl saatnya introspeksi. Ada apa dgn kita. Dan itulah saatnya ngobrol.
    Konflik dalam kehidupan akan selalu ada sampai kita mati, entah dgn pasangan atw dgn lingkungan. Utk itu management konflik perlu, tapi tetap dengan kejujuran.

  9. rachma

    August 8, 2016 at 3:14 pm

    untuk laki-laki mungkin suatu hal yang wajar menyembunyikan sesuatu dari pasangannya tapi ketahuilah saat pasangan tidak terbuka itu artinya anda bukan siapa-siapa. kalo anda dianggap penting oleh pasangan anda maka tidak ada yang akan disembunyikan.

  10. Dina

    August 8, 2016 at 7:23 pm

    Yang bilang kalo ini omong kosong, berarti beruntung karena tidak pernah diselingkuhi.Bagi yg sdh mengalaminya, akan tahu sakitnya mengetahui bahwa ada sesuatu yang terjadi di belakang kita dan disembunyikan, apapun itu, akan sulit untuk percaya pada pasangannya lagi. Bagaikan menyimpan api dalam sekam, suatu saat akan meledak juga. Suatu saat yang disembunyikan akan ketahuan juga.

    • Siska

      August 8, 2016 at 10:02 pm

      Yess. Setuju banget mbak. Akan susah utk bisa percaya kepada pasangan apabila dia pernah berselingkuh. Krn apa yang sudah dia lakukan itu keingat terus. Dan orang yang sudah pernah berselingkuh, kecenderungan dia melakukannya lagi sangat besar.

    • Erna

      September 18, 2016 at 6:50 pm

      Stujuuuuu,secara logika aja ya kl cuman temen pasti gak harus ditutupin knapa, sesuatu yg dihapus pasti ada yg disembunyiin, tnang aja walopun gak tau lama2 pasti akan kebuka sndiri dan itu pasti ^_^

    • pipiyah

      October 14, 2016 at 10:46 pm

      Persis spt yg sy alami. Berbohong sdh menjadi kebiasaan. Menghapus pesan, mengganti nama kontak, menghapus call log. Tp Tuhan sangat baik kpd saya, semua yg disembunyikannya akhirnya terbuka krn kecerobohannya sendiri. Dan skrg yg tertinggal dr semua perselingkuhan itu hanyalah sakiy berkepanjangan dan hancurnya kepercayaan.

    • Ismi

      March 2, 2017 at 8:37 am

      Yaaa bagi yg sedang mengalami atau sudah mengalami, tulisan ini memang bukan omong kosong. Karna untuk ap menyembunyikan sesuatu kalau tdk ada apa2. Perempuan pasti punya feeling saat pasangannya melakukan kecurangan2, walau terkadang dia terlambat menyadari atau itu sudah lama terjadi. Tp Tuhan selalu adil, saat kecurangan itu sudah waktunya terbongkar pasti akan ada jalan Nya.

  11. seorang yg penuh luka

    August 9, 2016 at 5:26 pm

    Untuk laki2…balikin deh posisi kalau pasangan kamu yg begitu..gmn perasaannya…enak ga…bisabercengkrama dengan orang lain tp bukan dengan anda..sakit ga…berusaha cantik buat orang lain tp bukan buat anda…jd garis besarnya..dlm hubungan harus ada kepercayaan dlm menjaga hubungan…kl mau langgeng..janganpas udah panas..baru mau mempertahankanya..luka itu walau ga kelihatan..sembuhnya lama..tp sembuh..hanya pd akhirnya akan meninggalkan bekas…sama kaya luka dihati..jd buat yg blm berselingkuh..pikirin baik2 janagan awalnya suka..tp ditengah2 nyakitin..mendingan akhiri dl..baru mulai lagi yg baru…bukan dah ditinggalin minta baikan…yg hasilnya…hubungan akan hampa…

  12. Dr. Rain

    August 10, 2016 at 8:05 pm

    hahahahaha, kebetulan gw mendapati pasangan gw selingkuh.. Most of it bener yang dibahas disini.

    kalo misalkan di delete atas dasar gak mau ada ribut, artinya pasangannya gak dewasa. Ya memang butuh waktu tapi mau gak kalo semisalnya pasangan anda melakukan hal yang sama atas dasar gak mau nyakitin anda juga? apa yakin isinya cuma sekedar basa basi?

    Kebetulan gw bisa merestore percakapan lama mereka, dan isi yang dikatakan biasa2 ternyata “tidak biasa” dan penuh ke intiman.

    *based on true experience.

    • IndrJS

      August 17, 2016 at 4:23 pm

      Itu juga yang gue alamin sampe sekarang ?

    • Wiki Bella

      August 18, 2016 at 2:05 pm

      Gw ngalamin sampai sekarang… Suami gw malah masih mempertahankan perempuan itu… Posisi gw skrg diduakan. Sakit rasanya.. 🙁

    • Wanita dihianati

      October 19, 2016 at 8:28 am

      Gimana cara restore percakapan yang selalu dihapus nya?
      Suamiku menganggap semacam itu bukan selingkuh. Hanya bercanda.
      Tetapi aku begitu sakit diperlakukan seperti itu. Para lelaki menganggap selingkuh adalah sampai berhubungan badan dengan orang lain

    • desta

      February 25, 2017 at 6:12 pm

      wah…gmn tuch cra merestore chat ato message yg udh d apus??

    • Aulia

      February 27, 2017 at 3:57 pm

      Wah ajarin dong caranya … sya spt itu juga tp msh bisa mengelak krn sya hnya dpt bukti sepenggal2 … makasii

    • Evi

      March 15, 2018 at 11:20 pm

      Sama mbak, itu yg saya alami berkali2 dengan suami. Awalnya ingin pisah tapi ada anak2. Sekarang udah ngg perduli dia ngapain yg penting dia pulang dan ketemu anak2. Saya sibuk kerja pulang sore langsung urus anak, skrg tujuan saya menjadikan anak2 sukses dan bahagia. Udah ngg ada perasaan apa2 sama suami.

  13. IndrJS

    August 17, 2016 at 4:29 pm

    4 tahun lalu gue tau dia selingkuh,, ohh oke,, gue maafin, gue udah senang dia bisa tinggalin selingkuhan nya walau pelan pelan dan terlalu pelan malah,, gue maklumin,, stelah beberapa tahun ke depan 4 tahun lah,, gue mulai curiga gerak gerik dia kaya dulu lagi, dan ternyata bener dia masih berhubungan dengan selingkuhan nya yang dulu itu. 4 tahun dia pertahanin selingkuhan nya. Andai waktu ke ulang mungkin gue gamau kenal dia. ?

    • Wiki Bella

      August 18, 2016 at 2:10 pm

      IndrJS… Kita hampir sama.. Suami gw terang2an bilang ke gw klo masih akan terus pertahankan selingkuhanny, sampai akhir th ini kondisi ga akan berubah katanya. Sakit banget rasanya. Memang sih jarak jauh krn itu cewek ada di luar pulau. Tapi tiap hari chatting dan video call. Solusimu gimana IndrJS ?

  14. RY

    September 23, 2016 at 2:57 pm

    Sebaiknya orang yang memang memiliki kecendrungan suka selingkuh, mendapatkan pasangan yg suka selingkuh juga. Jadi tidak akan ada yg merasa disakiti atau merasa kecewa thd pasangan masing2. Kita sama toh?!

    Setelah menikah, saya tidak pernah lagi pergi/ ngopi/ makan bersama dengan lawan jenis apalg hanya berduaan. Kalaupun ada teman2 pria, biasanya saya kenalkan kepada suami saya, karena memang tidak ada yg perlu disembunyikan. Ini karena saya sangat menghargai pasangan saya, rumah tangga saya, maka saya menuntut hal serupa padanya.

  15. Leee

    October 7, 2016 at 9:15 pm

    Buat laki2 kalau emg blm siap merit mending jgn merit. Krn klo udh selingkuh ngancurin bgt isteri n anak. Kepala ngaco ke bawah jg ngaco. Mending puas2 in sono jajan kek ngelacur kek drpd kawin malah masih genit sana sini.jgn merit krn kepaksa lingkungan, pacar atau ortu n buat cewe jgn maksa kudu buru2 merit. Merit tuh ky beli kucing dlm karung. Kenali dl bnr2 pasanganmu kek gmn. Klo ampe udh salah pilih, kt sdr yg sengsara.Ga tau pasangan kt ke dpnnya tuh gmn. People’s change. Kasih manusia terbatas berharap ama kasih tuhan aja.

  16. Wanita tersakiti

    October 19, 2016 at 8:16 am

    Mengapa ya lelaki selalu berkata tidak ada apa-apa begitu kita tau ada chat yang sangat intensif dengan seorang wanita. Hanya sekedar bercanda, begitu kebanyakan yang diucapkan.
    Menurut lelaki, yang dikatakan selingkuh adalah sampai berhubungan badan dengan orang lain.
    Jika hanya di chat saja itu hanya bercanda. Dan menganggap itu tidak salah dan tidak perlu minta maaf dengan pasangannya.
    Padahal hal itu sudah sangat menyakitkan istrinya.
    Hai para lelaki, sayangi istri mu.
    Jika tidak bisa kontrol diri, buang semua kontak wanita2 yang pernah mengisi di hidupmu.
    Jangan pernah berhubungan lagi dengan mereka.
    Hormati lah istri mu yang telah mendampingi mu dikala susah dan senang.
    Ingat, anak2mu masih butuh ayah yang tidak selingkuh dalam bentuk apapun.

  17. janda genit :)

    October 19, 2016 at 9:51 am

    halo semua, aku janda. aku dulu sdh sgt terhianati o/ suami yg pd awalnya menyembunyikan isi hp nya kepadaku. tulisan “Karena Selingkuh Tak Dimulai Di Tempat Tidur Tapi Saat Kau Mulai Menghapus Pesannya” adalah tulisan yg 100% kebenarannya bagiku. aku setuju bgt. hingga akhirnya aku hts berpisah dgn suami ku. berbagi cinta walaupun hanya sekedar ngobrol di chat sdh sgt menyakitkanku sebagai istri. saat ini aku ingin balas dendam, ingin semua wanita merasakan sakit yg pernah kualami. kuhubungi teman teman dekatku dulu semasa sekolah & kuliah. kuberi perhatian khusus, chat berlama lama, membangunkan nya saat pagi, menanyakan makan apa, hingga ngobrol pengantar tidur. aku berharap istri mereka tau & akan merasakan skit yang sma dgn yg kualamie

  18. Adriel

    October 25, 2016 at 7:52 am

    Jika manusia berinteraksi masih dengan sesamanya itu adalah hal wajar, krna kodrat manusia sbgai mahkluk sosial. Yang memagari/membatasi adalah etika, moral, iman dan tanggung jawab sbgai mahkluk Tuhan, mampukah kita berperilaku sesuai aturan tanpa melanggar batas² tsb.

  19. Ayo semangat!

    November 1, 2016 at 7:01 am

    Keterbukaan dan kejujuran adalah hal2 yg memang sudah seharusnya dijadikan komitmen dalam sebuah hubungan.
    Jangan melakukan apa yg tdk ingin pasangan lakukan pada qta. Jgn mencubit jika tdk ingin dicubit.
    Ketika qta berpasangan, 1/2 kendali kebahagiaan pasangan ada d tangan qta. Jadi berhati2lah menjaga sikap, krn jgn sampai qta menghancurkan hidup dan perasaan pasangan.
    .
    Sy pernah mengalami yg namanya dibohongi terus menerus.
    Berasa ky orang bego krn ga tau apa2.
    Cinta mati tp yg diterima yaitu slalu dibohongi pasangan. Yg namany ditinggal slgkuh dan dibohongu sudah kenyang bgt dulu selama 2 tahun.
    Akhirnya kami putus dan sy butuh wkt 2,5 tahun untuk move on. Krn rasa trauma dan sakit sangat luar biasa membekas.
    Sampai pada akhirny Tuhan mempertemukan saya dgn seorang pria luar biasa. Jujur, terbuka, setia, sangat mencintai Tuhan, dan sangat menyayangi saya.
    Pria ini selalu bilang ke saya ‘Handphone bebas kalau mw dilihat ya.. kapapun.. qta harus slalu jujur terbuka’
    .
    Thanks God krn sudah diberi pria luar biasa ini 🙂

  20. Irwan saputra

    February 28, 2017 at 8:14 am

    Bener bgt

  21. Aris MR

    March 6, 2017 at 12:23 am

    yg bilang ini omong kosong , mungkin blm pernah mengalami di selingkuhi istri.
    pepatah jawa mengatakan
    – biasa ngiseng isuk
    – trus isuk ora ngiseng
    – pasti kebelet

  22. Eno

    March 20, 2017 at 12:05 pm

    Semua kembali kpd pribadi masing2…baik buruk yg kita lakukan dlm swt hubungan efek nya akan kembali ke diri kita sendiri..apa sih yg di cari sdh sepatutnya kita bersyukur dgn apa yg sdh Alloh beri..

  23. kopisenja

    April 11, 2017 at 5:05 pm

    Bener juga,
    Kesimpulannya, kalo mau awet harus saling terbuka yah..

  24. Gemintang

    August 20, 2018 at 9:00 am

    Terus message2 kudu disimpen semua gitu? Lha buat apa juga, menuh2in memori aja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Tak Hanya Perkara Komitmen, Ada Beberapa Hal yang Buat Milenials Takut Menikah Muda

Dilema atau memang belum kepikiran, pernikahan jadi perkara krusial bagi para generasi milenials. Mereka yang lahir antara tahun 1982 – 1990-an ini, barangkali sudah mulai didesak untuk segera menikah. Meski pada kenyataannya, sebagian dari mereka justru masih enggan untuk terjun untuk berumahtangga.

Tak semua orang paham akan alasan dan ketakutan mereka. Nah, dilansir dari loveumentary.com, setidaknya beberapa hal ini kerap jadi alasan utama mengapa generasi milenials masih takut untuk menikah.

Masih Merasa Belum Siap Membuat Ekspektasi yang Realistis

Selain memberi kemudahan untuk berbagi potret di media sosial, kini Instagram jadi salah satu tolok ukur kebahagian. Disana, kita kerap terdistraksi, membandingkan kehidupan kita dengan kawan. Susah untuk menahan diri, beberapa pencapaian teman justru membuat kita iri hati. Termaksud dalam hal pernikahan.

Milenials merasa perlu untuk punya standar, bahkan tak sedikit yang berekspektasi terlalu tinggi. Menjajarkan beberapa syarat, yang kemudian jadi sumber ketakutan. Ya, kita takut jika dia yang kelak jadi pasangan hidup nanti tak sesuai ekspektasi. Takut kecewa tentang kebenaran pernikahan yang kerap dipajang di dunia maya, itulah kenapa milenials masih memilih untuk jangan menikah dulu.

Enggan untuk Berhadapan dengan Konflik-Konflik Berat

Menikahi seseorang berarti menikahi keluarganya juga. Bagaimana jika ternyata ibunya tak suka pada perempuan yang tak bisa memasak. Ayahnnya tak ingin punya menantu yang punya tato, hingga perkara-perkara lain yang sering jadi ujian dalam hubungan.

Padahal, masa-masa sekarang bisa jadi quarter life crisis untuk para milenials. Sudahlah pusing dengan masalah diri sendiri, harus menambah beban dengan kemungkinan lain yang membuat hidup kian berat.

Selanjutnya, ketakutan akan karakter pasangan yang akan berubah selepas menikah juga disebut-sebut sebagai salah satu beban yang sedang berusaha dihindari juga. Hal ini kemudian membuat kita merasa, kalau sebenarnya diri ini masih belum siap untuk menghadapi konflik-konflik berat dalam pernikahan nanti.

Belum lagi, sebuah studi yang dilakukan oleh Gottman Institute menyebutkan bahwa 69% konflik dalam hubungan percintaan tak bisa diselesaikan. Hingga kita dan pasangan akan mengalami konflik-konflik berat setelah menikah, jadi salah satu penyebab yang membuat sebagian generasi milenial merasa lebih baik sendiri dulu daripada buru-buru menikah tanpa kesiapan mental yang matang.

Masih Tak Tega untuk “Membebani” Orang Lain, Walaupun Itu adalah Suami Sendiri

Setiap orang punya permasalahan sendiri. Hal ini yang kadang membuat kita cemas bila harus memulai hubungan pernikahan. Rasa enggan dan tak enak hati jika harus membebani diri sendiri, tentang persoalan yang tak bisa kita selesaikan sendiri.  

Padahal ekspektasinya, seharusnya kita bisa menadiri. Walau nyatanya masih saja seperti ini. Itulah yang kemudian membuat kita takut untuk memulai hubungan karena tak ingin membuat orang yang kita cintai terbebani dengan masalah yang kita miliki.

Tak Ada Panutan yang Bisa Dijadikan Role Model

Konon dari hasil penelitian, generasi milenial umumnya dibesarkan oleh generasi Baby Boomer (generasi dengan tingkat perceraian yang tinggi). Ditambah lagi dengan ekspektasi yang kelewat tinggi dari berbagai macam film Disney dan film romantis yang pernah ditonton. Alhasil kita sering merasa bingung.

Merasa tak punya panutan yang bisa memberi nasihat atau arahan soal pernikahan dan berharap terlalu tinggi memiliki kehidupan pernikahan yang seindah cerita cinta di Drama Korea. Maka tak heran, jika ketimpangan ini pun bisa jadi salah satu penyebab generasi milenial merasa bingung memaknai pernikahan dan takut melangkah.

Nah, yang menjadi pertanyaanya. Apakah kamu juga sedang merasakan beberapa ketakutan tersebut?

46 Comments

46 Comments

  1. lakilaki

    August 5, 2016 at 8:38 am

    karena kadang2 tidak semua laki2 punya pacar yg ‘cool’ dengan pesan perempuan lain, walaupun itu sangat biasa isinya contoh, ‘hey apa kabar lu? kerja dimana skrg?’ atau ‘woy, kemarin lu ke xxx ya? gw liat lu tau, haha..’ dan saya pun kirim pesan benar2 tanpa feeling, benar2 hanya pesan biasa, tidak ada yg melewati batas apalagi curhat mengenai kehidupan pribadi/relationship. tapi karena saya yg sdh bertahun2 pacaran dgn pasangan saya, jadi saya pun tau bagaimana sifat pasangan saya yg mudah terbawa perasaan dgn pesan apapun thdp perempuan lain, walaupun bisa dijelaskan tapi dia pasti akan bad mood atau bete. daripada merusak hubungan dgn pacar sendiri mendingan saya hapus pesan tersebut, tidak akan ada yg dirugikan toh sy juga lebih sayang sama pacar sendiri.

    • Dan

      August 6, 2016 at 2:34 pm

      Bener tuh, kadang ketidaktahuan justru melindungi seseorang. Kita mengirim pesan amat biasa karena kita mungkin terbiasa basa-basi, tapi kadang pasangan terlalu membesar-besarkan. Jadi lebih baik dia tidak tahu.

      • Gue

        February 25, 2017 at 11:16 am

        Pacar gue terlalu jujur..pacar gue kegep mulu sama gue waktu dia “coba-coba” utk selingkuh. Gue tau dia “hampir” selingkuh karna gue liat percakapan bbmnya. Dan akhirnya skrg dia kapok untuk selingkuh (lagi) karna ketauan mulu, justru skrg dianya yg sayang bgt sama gue?

  2. Deo

    August 5, 2016 at 8:51 am

    Yg nulis artikel ini kyknya belom pernah pacaran dan menikah?

  3. Logika

    August 5, 2016 at 1:11 pm

    Ckck.. gak pake logika sih. Negative thinking

  4. Ghina

    August 5, 2016 at 2:41 pm

    Love… Easy to created, but very hard to forget it…

    • rendy

      September 25, 2016 at 4:40 am

      First love its the hardest one to forget, but well WE ALWAYS said to someone they are our first love when we trying to get them hahaha

  5. wanita

    August 5, 2016 at 9:27 pm

    semua itu ada pada pasangan saya. dan dia memang berselingkuh, dia juga berusaha membela org lain dibanding saya sbg pasangannya, terkadang dia akan balik menyalahkan saya ketika saya berusaha mencari tahu tentang orang itu, dia hanya menghapus pesan dari orang itu ketika selesai membalasnya..

    • Morehates

      August 19, 2016 at 8:15 pm

      Anda bisa melihat dan rasakan mana yg pantas untuk di perjuangkan dan mana yg harusnya di lepaskan

    • samson delilah

      August 23, 2016 at 12:34 am

      sama, itu jg terjadi dgn pasangan saya, saya tau dia masih saling bertukar kirim pesan, chat bahkan telpon telponan, tapi selalu dihapus setelah balasan dikirim, call register pun selalu kosong setiap ada di rumah..
      ajaibnya, tiap ke gap dia selalu MINTA MAAF dengan dalih setiap orang itu tdk ada yg sempurna..

    • Ordinary people

      March 1, 2017 at 10:13 pm

      Curhat mba? ???

  6. mahfud

    August 6, 2016 at 3:08 am

    Yang nulis ini gak ngerti tentang manajemen konflik…

  7. khanza rafani

    August 6, 2016 at 10:34 am

    mengapa kita bs curhat ke orang lain krna biasa nya pasangan kt g pernah peduli dg apa yg kt rasakan bahkan di saat kt mau curhat pada pasangan kt dia justru palah g mau dengar apa keluh kesah kt..

    • Ade irma azzamy

      August 7, 2016 at 12:30 pm

      Setuju sama kamu say

    • Lembayung Senja

      September 22, 2016 at 6:08 pm

      Ya putus/cerai saja sama pasanganmu. Toh kamu ngga bisa jadi diri sendiri di hadapannya. Diselingkuhi itu lebih menyakitkan dari pada dicuekin.

      • Rizky

        October 8, 2016 at 8:10 pm

        Istri saya selingkuh dg mantan pacarnya yg juga suami dan ayah dari tiga orang anak. saya ceraikan. yang jadi korban ya anak anak. keputusan yg menyedihkan. Tapi ya mau bagaimana? Hal tersebut keputusan terbaik. Jahanam sekali mereka. Hingga kini sakit dan kecewa luar biasa krn korban nya anak anak kami yg shock atas perselingkuhan ibunya. Usia kami memang terpaut 9 thn. istri kebetulan juga cantik. Berhijab. Saya pikir aman krn beragama. Selingkuhannya juga berlindung topeng agama. Ternyata bejad semua. Andai tidak ingat anak2 rasa hati ingin membunuh keduanya

        • Bintang fransiska

          February 25, 2017 at 12:42 pm

          Sabar …semua akan ada hikmahnya, yg ptg kita mau mengiklaskan

    • Irwan saputra

      February 28, 2017 at 8:12 am

      Betul bgt itu..

  8. Arie

    August 7, 2016 at 12:52 pm

    Keterbukaan dengan pasangan diperlukan di awal, bila pasangan tidak terbuka buat saya adl saatnya introspeksi. Ada apa dgn kita. Dan itulah saatnya ngobrol.
    Konflik dalam kehidupan akan selalu ada sampai kita mati, entah dgn pasangan atw dgn lingkungan. Utk itu management konflik perlu, tapi tetap dengan kejujuran.

  9. rachma

    August 8, 2016 at 3:14 pm

    untuk laki-laki mungkin suatu hal yang wajar menyembunyikan sesuatu dari pasangannya tapi ketahuilah saat pasangan tidak terbuka itu artinya anda bukan siapa-siapa. kalo anda dianggap penting oleh pasangan anda maka tidak ada yang akan disembunyikan.

  10. Dina

    August 8, 2016 at 7:23 pm

    Yang bilang kalo ini omong kosong, berarti beruntung karena tidak pernah diselingkuhi.Bagi yg sdh mengalaminya, akan tahu sakitnya mengetahui bahwa ada sesuatu yang terjadi di belakang kita dan disembunyikan, apapun itu, akan sulit untuk percaya pada pasangannya lagi. Bagaikan menyimpan api dalam sekam, suatu saat akan meledak juga. Suatu saat yang disembunyikan akan ketahuan juga.

    • Siska

      August 8, 2016 at 10:02 pm

      Yess. Setuju banget mbak. Akan susah utk bisa percaya kepada pasangan apabila dia pernah berselingkuh. Krn apa yang sudah dia lakukan itu keingat terus. Dan orang yang sudah pernah berselingkuh, kecenderungan dia melakukannya lagi sangat besar.

    • Erna

      September 18, 2016 at 6:50 pm

      Stujuuuuu,secara logika aja ya kl cuman temen pasti gak harus ditutupin knapa, sesuatu yg dihapus pasti ada yg disembunyiin, tnang aja walopun gak tau lama2 pasti akan kebuka sndiri dan itu pasti ^_^

    • pipiyah

      October 14, 2016 at 10:46 pm

      Persis spt yg sy alami. Berbohong sdh menjadi kebiasaan. Menghapus pesan, mengganti nama kontak, menghapus call log. Tp Tuhan sangat baik kpd saya, semua yg disembunyikannya akhirnya terbuka krn kecerobohannya sendiri. Dan skrg yg tertinggal dr semua perselingkuhan itu hanyalah sakiy berkepanjangan dan hancurnya kepercayaan.

    • Ismi

      March 2, 2017 at 8:37 am

      Yaaa bagi yg sedang mengalami atau sudah mengalami, tulisan ini memang bukan omong kosong. Karna untuk ap menyembunyikan sesuatu kalau tdk ada apa2. Perempuan pasti punya feeling saat pasangannya melakukan kecurangan2, walau terkadang dia terlambat menyadari atau itu sudah lama terjadi. Tp Tuhan selalu adil, saat kecurangan itu sudah waktunya terbongkar pasti akan ada jalan Nya.

  11. seorang yg penuh luka

    August 9, 2016 at 5:26 pm

    Untuk laki2…balikin deh posisi kalau pasangan kamu yg begitu..gmn perasaannya…enak ga…bisabercengkrama dengan orang lain tp bukan dengan anda..sakit ga…berusaha cantik buat orang lain tp bukan buat anda…jd garis besarnya..dlm hubungan harus ada kepercayaan dlm menjaga hubungan…kl mau langgeng..janganpas udah panas..baru mau mempertahankanya..luka itu walau ga kelihatan..sembuhnya lama..tp sembuh..hanya pd akhirnya akan meninggalkan bekas…sama kaya luka dihati..jd buat yg blm berselingkuh..pikirin baik2 janagan awalnya suka..tp ditengah2 nyakitin..mendingan akhiri dl..baru mulai lagi yg baru…bukan dah ditinggalin minta baikan…yg hasilnya…hubungan akan hampa…

  12. Dr. Rain

    August 10, 2016 at 8:05 pm

    hahahahaha, kebetulan gw mendapati pasangan gw selingkuh.. Most of it bener yang dibahas disini.

    kalo misalkan di delete atas dasar gak mau ada ribut, artinya pasangannya gak dewasa. Ya memang butuh waktu tapi mau gak kalo semisalnya pasangan anda melakukan hal yang sama atas dasar gak mau nyakitin anda juga? apa yakin isinya cuma sekedar basa basi?

    Kebetulan gw bisa merestore percakapan lama mereka, dan isi yang dikatakan biasa2 ternyata “tidak biasa” dan penuh ke intiman.

    *based on true experience.

    • IndrJS

      August 17, 2016 at 4:23 pm

      Itu juga yang gue alamin sampe sekarang ?

    • Wiki Bella

      August 18, 2016 at 2:05 pm

      Gw ngalamin sampai sekarang… Suami gw malah masih mempertahankan perempuan itu… Posisi gw skrg diduakan. Sakit rasanya.. 🙁

    • Wanita dihianati

      October 19, 2016 at 8:28 am

      Gimana cara restore percakapan yang selalu dihapus nya?
      Suamiku menganggap semacam itu bukan selingkuh. Hanya bercanda.
      Tetapi aku begitu sakit diperlakukan seperti itu. Para lelaki menganggap selingkuh adalah sampai berhubungan badan dengan orang lain

    • desta

      February 25, 2017 at 6:12 pm

      wah…gmn tuch cra merestore chat ato message yg udh d apus??

    • Aulia

      February 27, 2017 at 3:57 pm

      Wah ajarin dong caranya … sya spt itu juga tp msh bisa mengelak krn sya hnya dpt bukti sepenggal2 … makasii

    • Evi

      March 15, 2018 at 11:20 pm

      Sama mbak, itu yg saya alami berkali2 dengan suami. Awalnya ingin pisah tapi ada anak2. Sekarang udah ngg perduli dia ngapain yg penting dia pulang dan ketemu anak2. Saya sibuk kerja pulang sore langsung urus anak, skrg tujuan saya menjadikan anak2 sukses dan bahagia. Udah ngg ada perasaan apa2 sama suami.

  13. IndrJS

    August 17, 2016 at 4:29 pm

    4 tahun lalu gue tau dia selingkuh,, ohh oke,, gue maafin, gue udah senang dia bisa tinggalin selingkuhan nya walau pelan pelan dan terlalu pelan malah,, gue maklumin,, stelah beberapa tahun ke depan 4 tahun lah,, gue mulai curiga gerak gerik dia kaya dulu lagi, dan ternyata bener dia masih berhubungan dengan selingkuhan nya yang dulu itu. 4 tahun dia pertahanin selingkuhan nya. Andai waktu ke ulang mungkin gue gamau kenal dia. ?

    • Wiki Bella

      August 18, 2016 at 2:10 pm

      IndrJS… Kita hampir sama.. Suami gw terang2an bilang ke gw klo masih akan terus pertahankan selingkuhanny, sampai akhir th ini kondisi ga akan berubah katanya. Sakit banget rasanya. Memang sih jarak jauh krn itu cewek ada di luar pulau. Tapi tiap hari chatting dan video call. Solusimu gimana IndrJS ?

  14. RY

    September 23, 2016 at 2:57 pm

    Sebaiknya orang yang memang memiliki kecendrungan suka selingkuh, mendapatkan pasangan yg suka selingkuh juga. Jadi tidak akan ada yg merasa disakiti atau merasa kecewa thd pasangan masing2. Kita sama toh?!

    Setelah menikah, saya tidak pernah lagi pergi/ ngopi/ makan bersama dengan lawan jenis apalg hanya berduaan. Kalaupun ada teman2 pria, biasanya saya kenalkan kepada suami saya, karena memang tidak ada yg perlu disembunyikan. Ini karena saya sangat menghargai pasangan saya, rumah tangga saya, maka saya menuntut hal serupa padanya.

  15. Leee

    October 7, 2016 at 9:15 pm

    Buat laki2 kalau emg blm siap merit mending jgn merit. Krn klo udh selingkuh ngancurin bgt isteri n anak. Kepala ngaco ke bawah jg ngaco. Mending puas2 in sono jajan kek ngelacur kek drpd kawin malah masih genit sana sini.jgn merit krn kepaksa lingkungan, pacar atau ortu n buat cewe jgn maksa kudu buru2 merit. Merit tuh ky beli kucing dlm karung. Kenali dl bnr2 pasanganmu kek gmn. Klo ampe udh salah pilih, kt sdr yg sengsara.Ga tau pasangan kt ke dpnnya tuh gmn. People’s change. Kasih manusia terbatas berharap ama kasih tuhan aja.

  16. Wanita tersakiti

    October 19, 2016 at 8:16 am

    Mengapa ya lelaki selalu berkata tidak ada apa-apa begitu kita tau ada chat yang sangat intensif dengan seorang wanita. Hanya sekedar bercanda, begitu kebanyakan yang diucapkan.
    Menurut lelaki, yang dikatakan selingkuh adalah sampai berhubungan badan dengan orang lain.
    Jika hanya di chat saja itu hanya bercanda. Dan menganggap itu tidak salah dan tidak perlu minta maaf dengan pasangannya.
    Padahal hal itu sudah sangat menyakitkan istrinya.
    Hai para lelaki, sayangi istri mu.
    Jika tidak bisa kontrol diri, buang semua kontak wanita2 yang pernah mengisi di hidupmu.
    Jangan pernah berhubungan lagi dengan mereka.
    Hormati lah istri mu yang telah mendampingi mu dikala susah dan senang.
    Ingat, anak2mu masih butuh ayah yang tidak selingkuh dalam bentuk apapun.

  17. janda genit :)

    October 19, 2016 at 9:51 am

    halo semua, aku janda. aku dulu sdh sgt terhianati o/ suami yg pd awalnya menyembunyikan isi hp nya kepadaku. tulisan “Karena Selingkuh Tak Dimulai Di Tempat Tidur Tapi Saat Kau Mulai Menghapus Pesannya” adalah tulisan yg 100% kebenarannya bagiku. aku setuju bgt. hingga akhirnya aku hts berpisah dgn suami ku. berbagi cinta walaupun hanya sekedar ngobrol di chat sdh sgt menyakitkanku sebagai istri. saat ini aku ingin balas dendam, ingin semua wanita merasakan sakit yg pernah kualami. kuhubungi teman teman dekatku dulu semasa sekolah & kuliah. kuberi perhatian khusus, chat berlama lama, membangunkan nya saat pagi, menanyakan makan apa, hingga ngobrol pengantar tidur. aku berharap istri mereka tau & akan merasakan skit yang sma dgn yg kualamie

  18. Adriel

    October 25, 2016 at 7:52 am

    Jika manusia berinteraksi masih dengan sesamanya itu adalah hal wajar, krna kodrat manusia sbgai mahkluk sosial. Yang memagari/membatasi adalah etika, moral, iman dan tanggung jawab sbgai mahkluk Tuhan, mampukah kita berperilaku sesuai aturan tanpa melanggar batas² tsb.

  19. Ayo semangat!

    November 1, 2016 at 7:01 am

    Keterbukaan dan kejujuran adalah hal2 yg memang sudah seharusnya dijadikan komitmen dalam sebuah hubungan.
    Jangan melakukan apa yg tdk ingin pasangan lakukan pada qta. Jgn mencubit jika tdk ingin dicubit.
    Ketika qta berpasangan, 1/2 kendali kebahagiaan pasangan ada d tangan qta. Jadi berhati2lah menjaga sikap, krn jgn sampai qta menghancurkan hidup dan perasaan pasangan.
    .
    Sy pernah mengalami yg namanya dibohongi terus menerus.
    Berasa ky orang bego krn ga tau apa2.
    Cinta mati tp yg diterima yaitu slalu dibohongi pasangan. Yg namany ditinggal slgkuh dan dibohongu sudah kenyang bgt dulu selama 2 tahun.
    Akhirnya kami putus dan sy butuh wkt 2,5 tahun untuk move on. Krn rasa trauma dan sakit sangat luar biasa membekas.
    Sampai pada akhirny Tuhan mempertemukan saya dgn seorang pria luar biasa. Jujur, terbuka, setia, sangat mencintai Tuhan, dan sangat menyayangi saya.
    Pria ini selalu bilang ke saya ‘Handphone bebas kalau mw dilihat ya.. kapapun.. qta harus slalu jujur terbuka’
    .
    Thanks God krn sudah diberi pria luar biasa ini 🙂

  20. Irwan saputra

    February 28, 2017 at 8:14 am

    Bener bgt

  21. Aris MR

    March 6, 2017 at 12:23 am

    yg bilang ini omong kosong , mungkin blm pernah mengalami di selingkuhi istri.
    pepatah jawa mengatakan
    – biasa ngiseng isuk
    – trus isuk ora ngiseng
    – pasti kebelet

  22. Eno

    March 20, 2017 at 12:05 pm

    Semua kembali kpd pribadi masing2…baik buruk yg kita lakukan dlm swt hubungan efek nya akan kembali ke diri kita sendiri..apa sih yg di cari sdh sepatutnya kita bersyukur dgn apa yg sdh Alloh beri..

  23. kopisenja

    April 11, 2017 at 5:05 pm

    Bener juga,
    Kesimpulannya, kalo mau awet harus saling terbuka yah..

  24. Gemintang

    August 20, 2018 at 9:00 am

    Terus message2 kudu disimpen semua gitu? Lha buat apa juga, menuh2in memori aja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Nikah Muda, Yakin Bahagia?

“Capek kuliah, lelah bekerja, maunya nikah saja”

Kalau kau pikir, menikah bisa jadi solusi dari semua masalah dan lelahmu. Kamu salah kawan! Membangun pernikahan, berarti membagi kebahagian. Oleh sebab itu, jangan cari bahagia dalam pernikahan, karena ia karena ia tak ada di sana.

Coba bayangkan, beban yang tadinya hanya datang dari perkara hidup sendiri akan bertambah karena ada pasangan yang juga punya masalahnya sendiri. Benar memang, kamu juga akan merasa bahagia, tapi untuk bisa begitu tentu tak mudah. Tak berniat untuk menciutkan nyalimu yang sedang ingin menikah, tapi apa kamu yakin menikah muda bisa membuatmu bahagia?

Tak Hanya Bahagia yang Bertambah, Beban dan Tanggung Jawab Juga

Kamu dan pasangan memang akan saling membahagiakan, tapi bagaimana dengan beban? Apa kamu tega membiarkannya menanggung semuanya? Tentu tidak kan?.

Seorang teman yang memutuskan menikah di awal masuk kuliah, pernah bercerita. “Tadinya aku pikir, bakalan lebih tenang karena ada suami yang setiap hari bersama. Ternyata, bebanku justru bertambah, karena selain masalahku sendiri. Aku juga harus berbagi peran untuk menyelesaikan masalah suami”. 

Kewajiban baru sebagai suami atau istri, mau tak mau memaksa kita untuk berbagi beban. Berpikir menikah akan mengurangi kesusahan, nyatanya pilihan ini malah melipatgandakan kesusahan. Tak ada pernikahan yang salah, tapi jika kamu pikir itu bisa membuatmu lepas dari semua persoalan. Maka pola pikirmu lah yang salah.

Bahagia di Luar Belum Tentu Begitu di Dalam

Biar kutebak, kamu pasti sering terlena kan oleh postingan kawan-kawan di Instagram? Potret-potret manis dengan sang istri hingga wajah lucu dari bayi mungil yang baru saja mereka hasilkan. Tapi itu kan penampilan luar, apa yang terjadi di dalam kehidupan rumah tangga mereka. Bisa jadi berbeda, dengan apa yang mereka tampilkan.

Berbagai macam hal bisa jadi mereka pikirkan. Terikat dalam hubungan, tak bisa berbuat banyak hal tanpa seizin pasangan, hingga hal-hal lain yang kadang membuat hati sedih sendiri. Di usia yang serupa, teman lain masih bisa leluasa untuk pergi kemana saja untuk mewujudkan mimpinya. Di sisi lain, kamu yang menikah mungkin sedang menanggun beban. Pusing memikirkan banyaknya tagihan dan kebutuhan.

Berharap Bisa Menyelesaikan Masalah, Tekanan Justru Berdatangan Banyak dari Berbagai Arah

Yap, kamu mungkin memang tak lagi menerima tekanan dari keluarga. Tak lagi dicibir oleh tetangga, karena pacaran bertahun-tahun lamanya. Satu masalah selesai, dan berharap bahagia mulai datang untuk dirasakan. Meski sebenarnya apa yang kamu terima justru jauh dari dugaan.

Kamu mendadak harus bangun pagi untuk memasak untuk suami, bekerja keras untuk membantu biaya kuliah istri, mulai berhemat beli mesin cuci, hingga hal-hal lain yang akan jadi tuntutan kehidupan. Menikah memang bukan tentang bahagia, tapi jika kamu mau bersabar sedikit saja. Bukan tak mungkin kamu bisa selalu bahagia, karena sudah mempersiapkan semuanya dengan matang tanpa diburu-buru usia.

Kalau Tak Pintar Mengontrol Diri dan Emosi, Bisa Berdampak Buruk Pada Jiwa dan Hati

Emosi yang masi belum bisa stabil saat menikah muda, dinilai jadi alasan pertama yang kerap melahirkan masalah. Apalagi jika usiamu dan pasangan tak jauh berbeda, atau masih sama-sama muda. Tak ada yang berinisiatif untuk meredam amarah, tak mau mengalah dan tetap pada ego yang dipercaya. Fase seperti ini mungkin akan membuatmu paham, kesiapan emosional sangat penting untuk pernikahan. Tak bisa mengelolanya dengan baik, kamu bisa sedih sendiri hingga membuatmu deresi.

Memotong Masa Muda, Ada Penyesalan yang Bisa Saja Kau Rasa

Menerima ia sebagai suami atau istri, berarti kamu sudah siap untuk berbagai hampir separuh hidupmu untuknya. Kamu harus memasak untuknya, mengurus ia tiap kali lelah, atau bekerja keras untuk memberinya nafkah dan kehidupan yang layak. Sudah sibuk mengurus popok bayi, sedangkan teman lain masih bernafsu untuk mewujudkan mimpi.

Setiap orang memang memiliki jalan cerita yang berbeda, tapi jika kamu pikir ini adalah takdir yang memang harus kamu terima, jelas salah.Padahal, seharusnya kamu bisa merubah takdirmu. Menghindari menikah muda yang memutuskan untuk meneruskan pendidikan setinggi-tingginya, misalnya.

Untuk Bisa Santai Ketika Didesak untuk Menikah Memang Susah, Tapi Kamu Berhak Menentukan Apa Saja

Aku paham bagaimana beratnya tekanan yang mungkin kamu emban. Hingga desakan lain yang kadang membuat diri gelap mata. Hingga buru-buru memutuskan untuk menikah saja, agar diri lebih tenang dari semua persoalan yang ada. Walau fakta yang kau terima, persoalan hidup justru kian rumit saja.

Kamu mungkin tak enakan, sulit untuk menolak tawaran orangtua atau desakan keluarga. Tapi coba sekali saja, beranikan diri untuk bisa bersuara tentang apa yang ingin kamu jalani. Pikirkan lagi, apakah menikah muda memang jadi sesuatu yang kamu ingini? Jika ternyata tidak, cobalah untuk menolak. Sampaikan alasan yang kamu punya. Karena kamu selalu jadi pihak penentu tentang apa saja yang akan terjadi dalam hidupmu sendiri.

Jangan Sampai Menyesal, Cobalah Pikirkan Matang-matang!

Merasa masih bisa berpikir jika memang nanti tak cocok pada suami atau istri kita. Memang bukanlah pemikiran yang salah. Biar bagaimana pun kita selalu berhak untuk melakukan apa saja yang dirasa benar. Tapi bagaimana jika nanti penyesalan itu datang setelah kamu sudah punya anak? Memberikannya situasi yang berat jelas salah, walau katamu tak apa, pasti selalu ada rasa berdosa yang akan menghampirimu setiap harinya.

Tak ada yang perlu dikerja, tak pula harus buru-buru. Cobalah berpikir lebih tenang, agar tak menyesal.

46 Comments

46 Comments

  1. lakilaki

    August 5, 2016 at 8:38 am

    karena kadang2 tidak semua laki2 punya pacar yg ‘cool’ dengan pesan perempuan lain, walaupun itu sangat biasa isinya contoh, ‘hey apa kabar lu? kerja dimana skrg?’ atau ‘woy, kemarin lu ke xxx ya? gw liat lu tau, haha..’ dan saya pun kirim pesan benar2 tanpa feeling, benar2 hanya pesan biasa, tidak ada yg melewati batas apalagi curhat mengenai kehidupan pribadi/relationship. tapi karena saya yg sdh bertahun2 pacaran dgn pasangan saya, jadi saya pun tau bagaimana sifat pasangan saya yg mudah terbawa perasaan dgn pesan apapun thdp perempuan lain, walaupun bisa dijelaskan tapi dia pasti akan bad mood atau bete. daripada merusak hubungan dgn pacar sendiri mendingan saya hapus pesan tersebut, tidak akan ada yg dirugikan toh sy juga lebih sayang sama pacar sendiri.

    • Dan

      August 6, 2016 at 2:34 pm

      Bener tuh, kadang ketidaktahuan justru melindungi seseorang. Kita mengirim pesan amat biasa karena kita mungkin terbiasa basa-basi, tapi kadang pasangan terlalu membesar-besarkan. Jadi lebih baik dia tidak tahu.

      • Gue

        February 25, 2017 at 11:16 am

        Pacar gue terlalu jujur..pacar gue kegep mulu sama gue waktu dia “coba-coba” utk selingkuh. Gue tau dia “hampir” selingkuh karna gue liat percakapan bbmnya. Dan akhirnya skrg dia kapok untuk selingkuh (lagi) karna ketauan mulu, justru skrg dianya yg sayang bgt sama gue?

  2. Deo

    August 5, 2016 at 8:51 am

    Yg nulis artikel ini kyknya belom pernah pacaran dan menikah?

  3. Logika

    August 5, 2016 at 1:11 pm

    Ckck.. gak pake logika sih. Negative thinking

  4. Ghina

    August 5, 2016 at 2:41 pm

    Love… Easy to created, but very hard to forget it…

    • rendy

      September 25, 2016 at 4:40 am

      First love its the hardest one to forget, but well WE ALWAYS said to someone they are our first love when we trying to get them hahaha

  5. wanita

    August 5, 2016 at 9:27 pm

    semua itu ada pada pasangan saya. dan dia memang berselingkuh, dia juga berusaha membela org lain dibanding saya sbg pasangannya, terkadang dia akan balik menyalahkan saya ketika saya berusaha mencari tahu tentang orang itu, dia hanya menghapus pesan dari orang itu ketika selesai membalasnya..

    • Morehates

      August 19, 2016 at 8:15 pm

      Anda bisa melihat dan rasakan mana yg pantas untuk di perjuangkan dan mana yg harusnya di lepaskan

    • samson delilah

      August 23, 2016 at 12:34 am

      sama, itu jg terjadi dgn pasangan saya, saya tau dia masih saling bertukar kirim pesan, chat bahkan telpon telponan, tapi selalu dihapus setelah balasan dikirim, call register pun selalu kosong setiap ada di rumah..
      ajaibnya, tiap ke gap dia selalu MINTA MAAF dengan dalih setiap orang itu tdk ada yg sempurna..

    • Ordinary people

      March 1, 2017 at 10:13 pm

      Curhat mba? ???

  6. mahfud

    August 6, 2016 at 3:08 am

    Yang nulis ini gak ngerti tentang manajemen konflik…

  7. khanza rafani

    August 6, 2016 at 10:34 am

    mengapa kita bs curhat ke orang lain krna biasa nya pasangan kt g pernah peduli dg apa yg kt rasakan bahkan di saat kt mau curhat pada pasangan kt dia justru palah g mau dengar apa keluh kesah kt..

    • Ade irma azzamy

      August 7, 2016 at 12:30 pm

      Setuju sama kamu say

    • Lembayung Senja

      September 22, 2016 at 6:08 pm

      Ya putus/cerai saja sama pasanganmu. Toh kamu ngga bisa jadi diri sendiri di hadapannya. Diselingkuhi itu lebih menyakitkan dari pada dicuekin.

      • Rizky

        October 8, 2016 at 8:10 pm

        Istri saya selingkuh dg mantan pacarnya yg juga suami dan ayah dari tiga orang anak. saya ceraikan. yang jadi korban ya anak anak. keputusan yg menyedihkan. Tapi ya mau bagaimana? Hal tersebut keputusan terbaik. Jahanam sekali mereka. Hingga kini sakit dan kecewa luar biasa krn korban nya anak anak kami yg shock atas perselingkuhan ibunya. Usia kami memang terpaut 9 thn. istri kebetulan juga cantik. Berhijab. Saya pikir aman krn beragama. Selingkuhannya juga berlindung topeng agama. Ternyata bejad semua. Andai tidak ingat anak2 rasa hati ingin membunuh keduanya

        • Bintang fransiska

          February 25, 2017 at 12:42 pm

          Sabar …semua akan ada hikmahnya, yg ptg kita mau mengiklaskan

    • Irwan saputra

      February 28, 2017 at 8:12 am

      Betul bgt itu..

  8. Arie

    August 7, 2016 at 12:52 pm

    Keterbukaan dengan pasangan diperlukan di awal, bila pasangan tidak terbuka buat saya adl saatnya introspeksi. Ada apa dgn kita. Dan itulah saatnya ngobrol.
    Konflik dalam kehidupan akan selalu ada sampai kita mati, entah dgn pasangan atw dgn lingkungan. Utk itu management konflik perlu, tapi tetap dengan kejujuran.

  9. rachma

    August 8, 2016 at 3:14 pm

    untuk laki-laki mungkin suatu hal yang wajar menyembunyikan sesuatu dari pasangannya tapi ketahuilah saat pasangan tidak terbuka itu artinya anda bukan siapa-siapa. kalo anda dianggap penting oleh pasangan anda maka tidak ada yang akan disembunyikan.

  10. Dina

    August 8, 2016 at 7:23 pm

    Yang bilang kalo ini omong kosong, berarti beruntung karena tidak pernah diselingkuhi.Bagi yg sdh mengalaminya, akan tahu sakitnya mengetahui bahwa ada sesuatu yang terjadi di belakang kita dan disembunyikan, apapun itu, akan sulit untuk percaya pada pasangannya lagi. Bagaikan menyimpan api dalam sekam, suatu saat akan meledak juga. Suatu saat yang disembunyikan akan ketahuan juga.

    • Siska

      August 8, 2016 at 10:02 pm

      Yess. Setuju banget mbak. Akan susah utk bisa percaya kepada pasangan apabila dia pernah berselingkuh. Krn apa yang sudah dia lakukan itu keingat terus. Dan orang yang sudah pernah berselingkuh, kecenderungan dia melakukannya lagi sangat besar.

    • Erna

      September 18, 2016 at 6:50 pm

      Stujuuuuu,secara logika aja ya kl cuman temen pasti gak harus ditutupin knapa, sesuatu yg dihapus pasti ada yg disembunyiin, tnang aja walopun gak tau lama2 pasti akan kebuka sndiri dan itu pasti ^_^

    • pipiyah

      October 14, 2016 at 10:46 pm

      Persis spt yg sy alami. Berbohong sdh menjadi kebiasaan. Menghapus pesan, mengganti nama kontak, menghapus call log. Tp Tuhan sangat baik kpd saya, semua yg disembunyikannya akhirnya terbuka krn kecerobohannya sendiri. Dan skrg yg tertinggal dr semua perselingkuhan itu hanyalah sakiy berkepanjangan dan hancurnya kepercayaan.

    • Ismi

      March 2, 2017 at 8:37 am

      Yaaa bagi yg sedang mengalami atau sudah mengalami, tulisan ini memang bukan omong kosong. Karna untuk ap menyembunyikan sesuatu kalau tdk ada apa2. Perempuan pasti punya feeling saat pasangannya melakukan kecurangan2, walau terkadang dia terlambat menyadari atau itu sudah lama terjadi. Tp Tuhan selalu adil, saat kecurangan itu sudah waktunya terbongkar pasti akan ada jalan Nya.

  11. seorang yg penuh luka

    August 9, 2016 at 5:26 pm

    Untuk laki2…balikin deh posisi kalau pasangan kamu yg begitu..gmn perasaannya…enak ga…bisabercengkrama dengan orang lain tp bukan dengan anda..sakit ga…berusaha cantik buat orang lain tp bukan buat anda…jd garis besarnya..dlm hubungan harus ada kepercayaan dlm menjaga hubungan…kl mau langgeng..janganpas udah panas..baru mau mempertahankanya..luka itu walau ga kelihatan..sembuhnya lama..tp sembuh..hanya pd akhirnya akan meninggalkan bekas…sama kaya luka dihati..jd buat yg blm berselingkuh..pikirin baik2 janagan awalnya suka..tp ditengah2 nyakitin..mendingan akhiri dl..baru mulai lagi yg baru…bukan dah ditinggalin minta baikan…yg hasilnya…hubungan akan hampa…

  12. Dr. Rain

    August 10, 2016 at 8:05 pm

    hahahahaha, kebetulan gw mendapati pasangan gw selingkuh.. Most of it bener yang dibahas disini.

    kalo misalkan di delete atas dasar gak mau ada ribut, artinya pasangannya gak dewasa. Ya memang butuh waktu tapi mau gak kalo semisalnya pasangan anda melakukan hal yang sama atas dasar gak mau nyakitin anda juga? apa yakin isinya cuma sekedar basa basi?

    Kebetulan gw bisa merestore percakapan lama mereka, dan isi yang dikatakan biasa2 ternyata “tidak biasa” dan penuh ke intiman.

    *based on true experience.

    • IndrJS

      August 17, 2016 at 4:23 pm

      Itu juga yang gue alamin sampe sekarang ?

    • Wiki Bella

      August 18, 2016 at 2:05 pm

      Gw ngalamin sampai sekarang… Suami gw malah masih mempertahankan perempuan itu… Posisi gw skrg diduakan. Sakit rasanya.. 🙁

    • Wanita dihianati

      October 19, 2016 at 8:28 am

      Gimana cara restore percakapan yang selalu dihapus nya?
      Suamiku menganggap semacam itu bukan selingkuh. Hanya bercanda.
      Tetapi aku begitu sakit diperlakukan seperti itu. Para lelaki menganggap selingkuh adalah sampai berhubungan badan dengan orang lain

    • desta

      February 25, 2017 at 6:12 pm

      wah…gmn tuch cra merestore chat ato message yg udh d apus??

    • Aulia

      February 27, 2017 at 3:57 pm

      Wah ajarin dong caranya … sya spt itu juga tp msh bisa mengelak krn sya hnya dpt bukti sepenggal2 … makasii

    • Evi

      March 15, 2018 at 11:20 pm

      Sama mbak, itu yg saya alami berkali2 dengan suami. Awalnya ingin pisah tapi ada anak2. Sekarang udah ngg perduli dia ngapain yg penting dia pulang dan ketemu anak2. Saya sibuk kerja pulang sore langsung urus anak, skrg tujuan saya menjadikan anak2 sukses dan bahagia. Udah ngg ada perasaan apa2 sama suami.

  13. IndrJS

    August 17, 2016 at 4:29 pm

    4 tahun lalu gue tau dia selingkuh,, ohh oke,, gue maafin, gue udah senang dia bisa tinggalin selingkuhan nya walau pelan pelan dan terlalu pelan malah,, gue maklumin,, stelah beberapa tahun ke depan 4 tahun lah,, gue mulai curiga gerak gerik dia kaya dulu lagi, dan ternyata bener dia masih berhubungan dengan selingkuhan nya yang dulu itu. 4 tahun dia pertahanin selingkuhan nya. Andai waktu ke ulang mungkin gue gamau kenal dia. ?

    • Wiki Bella

      August 18, 2016 at 2:10 pm

      IndrJS… Kita hampir sama.. Suami gw terang2an bilang ke gw klo masih akan terus pertahankan selingkuhanny, sampai akhir th ini kondisi ga akan berubah katanya. Sakit banget rasanya. Memang sih jarak jauh krn itu cewek ada di luar pulau. Tapi tiap hari chatting dan video call. Solusimu gimana IndrJS ?

  14. RY

    September 23, 2016 at 2:57 pm

    Sebaiknya orang yang memang memiliki kecendrungan suka selingkuh, mendapatkan pasangan yg suka selingkuh juga. Jadi tidak akan ada yg merasa disakiti atau merasa kecewa thd pasangan masing2. Kita sama toh?!

    Setelah menikah, saya tidak pernah lagi pergi/ ngopi/ makan bersama dengan lawan jenis apalg hanya berduaan. Kalaupun ada teman2 pria, biasanya saya kenalkan kepada suami saya, karena memang tidak ada yg perlu disembunyikan. Ini karena saya sangat menghargai pasangan saya, rumah tangga saya, maka saya menuntut hal serupa padanya.

  15. Leee

    October 7, 2016 at 9:15 pm

    Buat laki2 kalau emg blm siap merit mending jgn merit. Krn klo udh selingkuh ngancurin bgt isteri n anak. Kepala ngaco ke bawah jg ngaco. Mending puas2 in sono jajan kek ngelacur kek drpd kawin malah masih genit sana sini.jgn merit krn kepaksa lingkungan, pacar atau ortu n buat cewe jgn maksa kudu buru2 merit. Merit tuh ky beli kucing dlm karung. Kenali dl bnr2 pasanganmu kek gmn. Klo ampe udh salah pilih, kt sdr yg sengsara.Ga tau pasangan kt ke dpnnya tuh gmn. People’s change. Kasih manusia terbatas berharap ama kasih tuhan aja.

  16. Wanita tersakiti

    October 19, 2016 at 8:16 am

    Mengapa ya lelaki selalu berkata tidak ada apa-apa begitu kita tau ada chat yang sangat intensif dengan seorang wanita. Hanya sekedar bercanda, begitu kebanyakan yang diucapkan.
    Menurut lelaki, yang dikatakan selingkuh adalah sampai berhubungan badan dengan orang lain.
    Jika hanya di chat saja itu hanya bercanda. Dan menganggap itu tidak salah dan tidak perlu minta maaf dengan pasangannya.
    Padahal hal itu sudah sangat menyakitkan istrinya.
    Hai para lelaki, sayangi istri mu.
    Jika tidak bisa kontrol diri, buang semua kontak wanita2 yang pernah mengisi di hidupmu.
    Jangan pernah berhubungan lagi dengan mereka.
    Hormati lah istri mu yang telah mendampingi mu dikala susah dan senang.
    Ingat, anak2mu masih butuh ayah yang tidak selingkuh dalam bentuk apapun.

  17. janda genit :)

    October 19, 2016 at 9:51 am

    halo semua, aku janda. aku dulu sdh sgt terhianati o/ suami yg pd awalnya menyembunyikan isi hp nya kepadaku. tulisan “Karena Selingkuh Tak Dimulai Di Tempat Tidur Tapi Saat Kau Mulai Menghapus Pesannya” adalah tulisan yg 100% kebenarannya bagiku. aku setuju bgt. hingga akhirnya aku hts berpisah dgn suami ku. berbagi cinta walaupun hanya sekedar ngobrol di chat sdh sgt menyakitkanku sebagai istri. saat ini aku ingin balas dendam, ingin semua wanita merasakan sakit yg pernah kualami. kuhubungi teman teman dekatku dulu semasa sekolah & kuliah. kuberi perhatian khusus, chat berlama lama, membangunkan nya saat pagi, menanyakan makan apa, hingga ngobrol pengantar tidur. aku berharap istri mereka tau & akan merasakan skit yang sma dgn yg kualamie

  18. Adriel

    October 25, 2016 at 7:52 am

    Jika manusia berinteraksi masih dengan sesamanya itu adalah hal wajar, krna kodrat manusia sbgai mahkluk sosial. Yang memagari/membatasi adalah etika, moral, iman dan tanggung jawab sbgai mahkluk Tuhan, mampukah kita berperilaku sesuai aturan tanpa melanggar batas² tsb.

  19. Ayo semangat!

    November 1, 2016 at 7:01 am

    Keterbukaan dan kejujuran adalah hal2 yg memang sudah seharusnya dijadikan komitmen dalam sebuah hubungan.
    Jangan melakukan apa yg tdk ingin pasangan lakukan pada qta. Jgn mencubit jika tdk ingin dicubit.
    Ketika qta berpasangan, 1/2 kendali kebahagiaan pasangan ada d tangan qta. Jadi berhati2lah menjaga sikap, krn jgn sampai qta menghancurkan hidup dan perasaan pasangan.
    .
    Sy pernah mengalami yg namanya dibohongi terus menerus.
    Berasa ky orang bego krn ga tau apa2.
    Cinta mati tp yg diterima yaitu slalu dibohongi pasangan. Yg namany ditinggal slgkuh dan dibohongu sudah kenyang bgt dulu selama 2 tahun.
    Akhirnya kami putus dan sy butuh wkt 2,5 tahun untuk move on. Krn rasa trauma dan sakit sangat luar biasa membekas.
    Sampai pada akhirny Tuhan mempertemukan saya dgn seorang pria luar biasa. Jujur, terbuka, setia, sangat mencintai Tuhan, dan sangat menyayangi saya.
    Pria ini selalu bilang ke saya ‘Handphone bebas kalau mw dilihat ya.. kapapun.. qta harus slalu jujur terbuka’
    .
    Thanks God krn sudah diberi pria luar biasa ini 🙂

  20. Irwan saputra

    February 28, 2017 at 8:14 am

    Bener bgt

  21. Aris MR

    March 6, 2017 at 12:23 am

    yg bilang ini omong kosong , mungkin blm pernah mengalami di selingkuhi istri.
    pepatah jawa mengatakan
    – biasa ngiseng isuk
    – trus isuk ora ngiseng
    – pasti kebelet

  22. Eno

    March 20, 2017 at 12:05 pm

    Semua kembali kpd pribadi masing2…baik buruk yg kita lakukan dlm swt hubungan efek nya akan kembali ke diri kita sendiri..apa sih yg di cari sdh sepatutnya kita bersyukur dgn apa yg sdh Alloh beri..

  23. kopisenja

    April 11, 2017 at 5:05 pm

    Bener juga,
    Kesimpulannya, kalo mau awet harus saling terbuka yah..

  24. Gemintang

    August 20, 2018 at 9:00 am

    Terus message2 kudu disimpen semua gitu? Lha buat apa juga, menuh2in memori aja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top