Feature

Pilih Kacamata yang Sesuai dengan Bentuk Wajah, Ini Cara Mudah Mengetahui Bentuk Wajah Dengan Tepat!

Pilih kacamata harus sesuai dengan bentuk wajah, mau potong rambut juga tidak bisa sembarangan. Salah pilih bukannya kelihatan semakin kece, bisa-bisa malah terlihat jelek. Wajah memang punya andil  yang sangat besar pada penampilan seseorang. Dari wajah kita bisa menilai kepribadian seseorang, tak jarang juga jadi ajang standarisasi memilih pasangan. Saking begitu besarnya pengaruh wajah, banyak orang yang berlomba memperbagus tampilan wajah bahkan tidak segan melakukan beberapa operasi demi terlihat cantik atau tampan.

Beberapa aspek memang berpengaruh pada bentuk wajah, bagaimana seharusnya si muka bulat memiliki potongan rambut, memilih kacamata yang cocok, hingga penggunaan hijab yang benar. Begitu kita tahu bentuk wajah, hal-hal yang seperti itu tidak menjadi masalah besar, karena sudah ada patokan tersendiri. Lalu bagaimana cara mengetahui bentuk wajah dengan akurat, bukan hanya menerka atau memaksakan kehendak. Jangan sampai yang seharusnya berwajah hati menganggap dirinya berwajah oval. Begini caranya.

Jika Biasanya Cermin Hanya Untuk Berdandan, Sekarang Bisa Kamu Gunakan Untuk Mengidentifikasi Bentuk Wajahmu!

Sekarang cermin di rumahmu punya berbagai manfaat, selain alat penting kamu untuk berdandan atau mengkoreksi penampilan. Cermin juga bisa kamu gunakan untuk mencari tahu sebenarnya bentuk wajahmu. Cara yang digunakan juga tidak terlalu sulit, kamu cukup siapkan spidol yang bisa dihapus saja dan berdiri di depan cermin. Kamu bisa gunakan cermin apa pun asal besar dan tidak bergoyang saat digunakan.

Usahakan berdiri dengan posisi cermin dalam jangkauan tangan, karena kamu harus bisa menggambar di cermin tanpa harus mencondongkan badan. Berdirilah dengan wajah menghadap cermin, punggung lurus, kepala tegak, dan bahu ditarik ke belakang. Bila kamu punya poni, tarik ke belakang. Pastikan lampu di atas kepala dan tidak mengarah ke badanmu, karena cahaya akan mempengaruhi bentuk yang kamu gambar.

Buat garis wajah kamu di cermin dengan hati-hati. Mulai dari bagian bawah dagu, lanjutkan ke satu sisi wajah melewati tulang pipi, ikuti garis rambut, terus ke sisi wajah satunya, dan akhiri di dagu. Cobalah untuk diam tak bergerak ketika melakukannya. Jangan menyertakan telinga, gambar sisi wajah saja.

Meski Bentuk-bentuk Wajah Hanya Berbeda Tipis, Tetap Bisa Kamu Bedakan Dengan Garis

Supaya kamu tidak salah tebak bentuk wajah kamu seperti apa. Deteksi bentuk wajah sesuai garis yang kamu buat di cermin. Bentuk garis yang lonjong bukan berarti kamu memiliki wajah yang oval. Ini bentuk wajahmu sebenarnya berdasarkan garis yang kamu bentuk.

Panjang: Garis wajah kira-kira menyerupai persegi panjang yang tinggi dengan sudut membulat. Wajah panjang memiliki dahi, tulang pipi, dan rahang yang lebar tetapi seimbang.

Bulat: Bila garis wajah mirip lingkaran, dengan tulang pipi lebar, rahang dan dahi melengkung, kemungkinan kamu mempunyai wajah bulat.

Persegi: Garis wajah kamu mestinya tidak tinggi tetapi lebar di semua titik, dengan dahi lebar, tulang pipi kuat, dan rahang menyudut.

Oval: Dahi sedikit lebar, dengan tulang pipi sempit dan garis rahang meruncing.

Hati: Bentuk wajah ini ditandai dengan dahi yang lebar, tulang pipi kuat, dan dagu kecil.

Segitiga: Bila garis wajah menonjolkan rahang yang luas dengan dahi kecil, kamu mempunyai bentuk wajah segitiga.

Berlian: Wajah bentuk berlian berbeda dari wajah bulat atau oval, di mana tulang pipi lebih lebar dari dagu dan dahi yang sempit.

Ragu Dengan Bentuk Berdasarkan Gambar Yang Kamu Buat Di Cermin? Kalau Begitu Pastikan Dengan Mengukurnya!

Kalau kamu masih belum yakin dengan bentuk wajahmu hanya melalu garis yang kamu buat di cermin. Kamu juga bisa gunakan cara lain untuk lebih meyakinkan dirimu. Dalam pengukuran ini kamu tetap membutuhkan cermin sebagai bantuan. Untuk hasil terbaik, gunakan cermin besar dalam ruang yang pencahayaannya bagus sehingga bisa melihat setiap bagian wajah dengan jelas. Kebanyakan kamar mandi memiliki cermin besar di atas wastafel, tetapi semua cermin besar (seperti cermin rias di kamar) bisa digunakan. Dalam pengukuran ini kamu membutuhkan pita meteran yang bisa dengan mudah mengikuti lengkungan wajah, beserta selembar kertas dan pulpen atau pensil untuk mencatat hasil pengukuran.

Untuk menemukan lebar wajah, ukur di atas tulang pipi.Tempatkan ujung meteran tepat melewati sudut luar mata, ini adalah titik awal. Kemudian, tarik meteran rata melewati batang hidung sampai bagian sudut luar mata yang satunya, ini titik akhir pengukuran. Meteran harus berada di atas “bulatan” pipi (dengan kata lain, tepat di atas tulang pipi). Baca angka pada meteran dan catat. Berikutnya, kamu perlu menentukan ukuran rahang. Pandang lurus ke cermin dan temukan bagian paling lebar dari rahang. Biasanya ada sekitar 2,5 cm di bawah telinga. Ini menjadi titik awal pengukuran. Ukur dari titik ini ke ujung dagu. Kemudian, angka ini dikalikan dua untuk mendapatkan panjang kedua sisi rahang. Jika angkanya udah diketahui jangan lupa untuk mencatatnya serta beri keterangan bagian yang kamu ukur.

Selanjutnya kamu perlu mengukur dahi, lihat ke dalam cermin dan cari bagian terlebar dari dahi. Biasanya bagian ini ada di pertengahan alis dan garis rambut. Tempatkan titik awal pengukuran di satu sisi dahi pada titik terlebar. Tarik meteran sepanjang dahi sampai ke titik yang sama di bagian dahi satunya. Baca angka pada meteran dan catat. Terakhir menentukan panjang (atau “tinggi”) wajah. Cari bagian tengah garis rambut (garis yang terbentuk di mana rambut bertemu dahi). Mulai pengukuran di titik tengah ini. Tarik meteran ke bawah, melewati hidung, sampai ke ujung dagu. Jangan lupa catat.

Berbeda Dengan Identifikasi Garis, Masih Ada Cara Tersendiri Untuk Tahu Bentuk Wajahmu Setelah Mengukur Wajah

Ada perbedaan yang harus kamu tahu saat menggambar dan mengukur wajahmu, identifikasi yang kamu gunakan tidak bisa sama pada saat kamu menggambar garis. Setelah melihat catatan yang kamu dapatkan dari hasil mengukur wajah, ini cara yang bisa kamu pakai untuk mengidentifikasi bentuk wajahmu.

Wajah panjang ukurannya lebih panjang dari pada lebar wajah. Wajah ini memiliki ukuran yang hampir sama pada pipi, dahi, dan rahang.

Wajah hati ciri- cirinya bentuk wajah segitiga terbalik, yang berasal dari dagu runcing dan ukuran dahi dan pipi sedang sampai lebar. Umumnya wajah ini hanya sedikit lebih panjang dari lebar di pipi (sekitar 4 cm atau kurang).

Wajah persegi kira-kira mempunyai panjang dan lebar yang sama, antara pipi dan panjangnya kira-kira berbeda 2,5 sampai 5 cm. Selain itu, ukuran pipi, dahi, dan rahang wajah persegi hampir sama, sisi wajah atas dan bawah hampir lurus. Rahang wajah persegi pasti mempunyai sudut yang jelas dan tajam pada bagiannya yang terlebar.

Wajah oval adalah bentuk wajah proporsional mirip dengan bentuk telur terbalik. Lebih panjang dari pada lebarnya, dengan dahi lebih lebar dari pada rahang dan dagu yang halus membulat.

Wajah bulat, seperti wajah persegi, kira-kira sama lebar dan panjangnya. Tetapi, wajah ini memiliki dahi yang relatif kecil dan garis rahang kecil yang melengkung. Bila selisih ukuran “pipi” dan “panjang” sekitar 2,5 cm, ukuran dahi lebih kecil dari ukuran pipi, dan rahang hampir tidak mempunyai sudut tajam seperti pada wajah persegi, tandanya kamu mempunyai wajah bulat.

Wajah segitiga kebalikan wajah berbentuk hati, bagian terlebar tipe wajah ini ada di bagian bawah dan paling kecil di bagian atas. Wajah segitiga punya garis rahang yang panjang, lebar dan persegi dengan dahi yang relatif sempit.

Wajah berlian mempunyai titik paling lebar di tulang pipi, dengan dahi meruncing dan dagu kecil dan lancip. Ukurannya lebih panjang dari pada lebar. Bila ukuran pipi kamu lebih besar dari dahi dan rahang, dan dagu kamu relatif lancip, maka wajah kamu berbentuk berlian.

Selamat Mencoba!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Laudya Cynthia Bella Tertantang Dalami Peran dengan Dialog Bahasa Padang

Untuk kali pertama, dua rumah produksi film yaitu Falcon Pictures dan Starvision bekerjasama untuk menggarap sebuah film berjudul Buya Hamka. Film tersebut bercerita tentang kehidupan seorang pahlawan nasional, Haji Abdul Malik Karim Amrullah, atau yang lebih dikenal dengan Buya Hamka.

Sosok Buya Hamka akan diperankan oleh aktor Vino G Bastian. Dua artis papan atas Indonesia lainya yakni Laudya Cynthia Bella dan Desy Ratnasari juga ikut terlibat. Menariknya, film ini menggunakan bahasa Padang, sementara Bella dan Desy lahir dan besar di lingkungan adat Sunda. Bagi keduanya, tentu bahasa jadi kendala utama.

“Tantangannya tentu bahasa. Saya biasa gunakan bahasa Sunda dan di sini saya jadi orang Padang,” tutur Desy seperti dikutip Viva.co.id.

Hal itu juga yang dirasakan Bella, perempuan Bandung itu mengungkapkan bahwa ia sangat kesulitan berdialog menggunakan bahasa Padang.

“Bahasa doang yang susah, karena kalau bahasa dihapal mudah yah, tapi ini bahasa dibuat dialog sulit ya, untuk jadi rasa ke hati itu connect itu butuh waktu yang panjang butuh waktu yang banyak,” ucap Bella.

Waktu reading yang dirasa sangat sebentar, juga membuat Bella kesulitan untuk memahami bahasa Padang dengan baik.

“Sementara aku reading hanya sekitar 20 hari dan menurut aku kalau bisa milih pilih please satu bulan lagi readingnya,” tutur dia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Fokus di Dunia Akting, Zara Vakum Sementara dari JKT48

Aktris muda Adhisty Zara mengatakan jika dirinya sementara vakum dari grup idola JKT48 lantaran keinginanya untuk fokus pada dunia akting.

“Sebenarnya enggak ditinggalkan, cuma aku vakum dari JKT48 sebentar karena kita enggak bisa fokus melakukan dua kegiatan barengan,” kata Zara seperti dikutip dari kompas.com, Selasa (26/5).

Zara JKT48, demikian ia biasa dikenal sejatinya tak ingin menekuni dua bidang sekaligus namun hasilnya tak maksimal. Ia ingin memberikan yang terbaik untuk setiap bidang yang ditekuni.

“Karena nanti hasilnya akan setengah-setengah jadi sayang juga, mendingan aku tetap sebagai member JKT48 tapi aku mungkin lebih fokus di film. Filmnya beres baru JKT48. Kalau kata aku sih bukan berarti di komplain karena justru aku bawa nama Zara JKT48 main film, bukan Adisty Zara. Itu membantu JKT48 masih ada dan anggotanya enggak cuma bisa nyanyi tapi akting,” tutur Zara.

Banyak DM yang diterima Zara agar dirinya tak keluar dari grup tersebut. Ia pun menampik isu keluar, justru ia ingin tetap akting sembari membawa nama JKT48.

Zara diketahui bermain dalam beberapa judul film yang berhasil mendapatkan lebih dari satu juta penonton seperti Dilan 1990, Dilan 1991 dan Keluarga Cemara. Kini dara berusia 15 tahun itu akan kembali terlibat dalam penggarapan film horor arahan sutradara Kimo Stamboel berjudul Ratu Ilmu Hitam.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Penetapan Tarif Terbaru Ojek Online, Promo Tetap Ada, Asalkan…

Sesuai dengan pedoman pendapatan bersih para penngemudi ojek online. Kementerian Perhubungan RI telah menetapkan besaran tarif ojek online yang akan diberlakukan. Lalu bagaimana dengan promo yang biasanya diberikan para penumpang?

Tenang, melalui Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi Kementrian masih memperbolehkan para aplikator, macam GoJek dan Grab, untuk memberikan tarif promo. Dengan catatan, tarif yang diberikan ke pengemudi tersebut sesuai dengan yang telah ditetapkan. Dimana biaya pengemudi ke aplikator telah ditetapkan sebesar 20 persen dari total biaya yang akan dikenakan ke penumpang.

“Silakan ada promo tapi tidak boleh di bawah yang disampaikan,” kata beliau dalam konferensi pers di Kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2019).

Namun, meski demikian, menurut Budi, sebenarnya dalam transportasi sebenarnya tak ada yang namanya istilah tarif promo. Menurutnya, hanya ada istilah tarif batas atas dan bawah.

“Dalam rezimnya transportasi, kami enggak mengenal promo. Ya palingan tarif batas bawah dan atas, ya minimal ada promo tapi nettnya (pendapatan bersih pengemudi) tidak boleh turun,” Paparnya lagi.

Sebelumnya, Kemenhub telah menetapkan tarif ojek online yang akan diberlakukan. Yap,tarif Ojol ini terbagi atas tiga zona. Mulai dari zona I meliputi Jawa, Sumatera dan Bali. Dimana, tarif batas bawahnya sebesar Rp1.800 per kilometer, sedangkan tarif batas atas Rp2.300 per kilometer. Selain itu terdapat pula biaya mininum dalam sekali perjalanan sebesar Rp7.000 – Rp10.000 per 4 kilometer.

Selanjutnya ada, zona II meliputi Jabodetabek, yang biaya jasanya dipatok batas bawah Rp2.000 per kilometer dan biaya jasa batas atas sebesar Rp 2500 per kilometer. Selain itu biaya minimal sebesar Rp8.000 – Rp10.000 dalam per 4 kilometer.

Dan zona III meliputi Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua, dengan biaya jasanya batas bawah Rp2.100 per kilometer dan biaya jasa batas atasnya sebesar Rp2.600 per kilometer. Selain itu, biaya jasa minimal sebesar Rp7.000 – Rp10.000 per 4 kilometer.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top