Feature

Agar Lekas Kantongi Restu, Kuasai Tips dan Trik Jitu Kenalkan Pasangan di Depan Ortu

Kamu dan pasanganmu semakin serius. Berarti tahap selanjutnya adalah mengenalkan pasanganmu pada keluarga bukan? Ada lho pasangan yang sampai berbulan-bulan atau bahkan pacaran hitungan tahun, tapi tak kunjung dapat restu. Padahal yang namanya ingin beranjak ke hubungan yang lebih serius, jelas harus dapat restu terlebih dahulu, bukan? Nah untukmu yang mungkin masih berburu restu, sebaiknya ketahui cara-cara demi melancarkan rencana kalian untuk bisa ke tahap yang lebih serius.

Sebelum Pertemuan, Usahakan Kamu Jadi Penghubung yang Baik Antara Orangtua dan Calon Pasanganmu

Orangtuamu bukanlah kamu yang mengenal baik pasanganmu. Begitupun dengan pasanganmu. Dia pasti belum tahu karakter atau sifat masing-masing orangtuamu. Karenanya, fungsi dan keberadaanmu sebagai penghubung jelas sangat krusial. Ada baiknya kamu menceritakan sedikit tentang sosok calon pasangan pada orangtua. Begitu pula sebaiknya, ceritakan karakter orangtua atau kebiasaan-kebiasaan keluarga kamu pada pasangan. Percayalah, informasi semacam ini akan berguna untuk kamu berdua.

Sebisa Mungkin Pilihlah Waktu yang Tepat untukmu Membawanya ke Rumah

Soal waktu pertemuan juga perlu diperhatikan. Ya, sebaiknya rencanakanlah pertemuan dengan sebaik-baiknya. Dari jauh-jauh hari, pilihlah waktu dan kondisi yang tepat. Jangan ketika orangtuamu sibuk dengan kegiatannya atau salah satunya ada yang sedang liburan. Selain itu, perhatikan juga mood orangtuamu. Biasanya kalau dua orangtuamu dalam mood yang baik, pasti mereka akan menyambut pacarmu dengan baik juga.

Perhatikan Pakaianmu, Jangan Pakai Baju yang Aneh-aneh

Ha yang tak kalah penting adalah soal penampilanmu saat ingin bertemu orangtua kekasih. Kamu dan pasangan memang sebisa mungkin harus membuat kesan baik di depan orangtua. Jadi sebaiknya berikan saran pada pasanganmu agar mempersiapkan penampilan yang rapi. Meski mungkin pasanganmu terbiasa memakai jeans belel, atau kaos saja, namun untuk momen yang satu ini, mintalah padanya untuk berpenampilan lebih rapi. Bukan apa-apa, berpenampilan rapi adalah bentuk rasa hormatmu dan pasangan pada orangtua.

Kalau Kamu dan Dia Mungkin Suka Bercanda Sampai Lupa Situasi, Coba Jagalah Sikapmu Saat Kamu Sedang Bertamu ke Rumahnya

Tak hanya penampilan yang perlu diperhatikan. Sikapmu pun ada baiknya lebih sopan dan hormat lagi ya. Yang perlu kamu atau pasanganmu lakukan hanya bersikap ramah dan natural saja seperti biasanya. Walaupun ingin berusaha untuk mendekatkan diri pada orangtua, tapi sebaiknya hindari bersikap terlalu akrab, karena tidak semua orangtua seterbuka itu.

Di lain sisi, hindari bercanda-canda yang mungkin justru memberikan kesan aneh di depan orangtua. Apalagi yang namanya mesra di depan orangtua, pokoknya hindari dulu daripada menimbulkan kesan tak baik di mata orangtua.

Jangan Lupakan Fungsi Buah Tangan

Percayalah, yang namanya membawa buah tangan adalah hal yang wajar kalau kamu mau bertamu. Apalagi yang akan ditemui adalah orangtua kamu. Inisiatif ini juga bisa jadi nilai tambah baik kamu atau pasanganmu lho saat berada di depan orangtua. Karenanya, usahakanlah membawa sesuatu untuk mereka. Dari jauh-jauh hari, cobalah untuk cari tahu soal barang atau makanan apa favorit orangtua pasanganmu demi memberi kesan yang baik pada mereka.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Pertanyaan yang Sering Kamu Dapati Saat Kamu Tak Kunjung Memiliki Pacar

Status single sebenarnya bukanlah sebuah masalah yang besar. Single adalah pilihan. Namun herannya terkadang bukan orang yang menyandang status itu yang kebingungan, malah orang yang ada di sekitarnya. Kamu yang tak kunjung memiliki pasangan, pasti kerap mendapati 10 pertanyaan ini terlontar dari mulut orang lain untukmu.

1. “Kenapa Sih Kok Tidak Mau Pacaran?”

Mereka mengajukan pertanyaan ini karena penasaran dengan alasanmu masih bertahan dengan kesendirianmu. Tapi karena kamu menjadikansingle sebagai pilihan hidup, kamu biasa-biasa saja saat mendapati pertanyaan ini dan terasa sudah sangat kebal.

2. “Ada yang Deketin Kan?”

Jika kamu memutuskan untuk menjadi seorang single, pasti kamu memiliki alasan yang kuat di belakangnya. Meski begitu orang lain pasti tetap ingin tahu, selama ini masih ada kan orang yang mendekatimu.

3. “Pernah Tidak Kamu Berpikir untuk Pacaran?”

Banyak orang bertanya-tanya tentang apa yang kamu pikirkan saat kamu menjadi seorang single. Salah satunya adalah apakah kamu sendiri pernah berpikir untuk berpacaran dengan seseorang.

4. “Kamu Orang yang pemilih, Ya?”

Karena kamu tak kunjung berpacaran, akhirnya banyak orang yang memandangmu sebagai seorang yang pemilih. Padahal sebenarnya kamu hanya menunggu jodoh terbaik yang Tuhan siapkan untukmu.

5. “Bagaimana Perasaanmu Saat Melihat Teman atau Orang Lain Pacaran?”

Padahal kamu tak ada masalah dengan orang yang berpacaran di depan matamu secara langsung. Namun masih saja banyak orang mempertanyakan hal ini kepadamu.

6. “Sebenarnya Usia Berapa Sih Kamu Mau Pacaran?”

Saking gemasnya orang lain melihatmu yang betah dengan status single-mu, mereka sampai mempertanyakan hal ini padamu. Kenapa sampai kamu masih bertahan tanpa seorang pasangan dan sebenarnya mau pacaran pada usia berapa sih kamu itu.

7. “Apa Kamu Pernah Dijodohkan?”

Pasti banyak orang berpikir bahwa dengan jangka waktumu menjadi seorang single, sudah banyak teman dan keluarga yang menjodohkanmu dengan seseorang. Dan inilah yang ingin dicari tahu oleh orang tersebut, apakah kamu pernah dijodohkan atau tidak.

8. “Pernah Tidak Sih Kamu Merasakan yang Namanya Jatuh Cinta?”

Siapa tahu kamu pernah mencoba memulai menjalin hubungan, meski akhirnya gagal juga. Alasannya pun tentu beragam. Orang akan mempertanyakan mengenai hal ini saat kamu tak kunjung memiliki pasangan.

9. “Apa Kamu Tidak Ingin Pacaran?”

Ada banyak hal yang ingin kamu capai terlebih dulu. Tapi banyak orang langsung saja mempertanyakan tentang apakah kamu ingin pacaran atau tidak. Jawabannya tentu iya tapi bukan untuk saat ini.

10. “Apakah Kamu Takut untuk Memulai?”

Rasa takut pasti ada, karena kamu sudah lama bertahan dengan status single-mu. Entah apa alasan yang membuat kamu bertahan, tak ada yang tahu. Mungkin ini jugalah yang dikhawatirkan oleh orang-orang terdekatmu. Mereka takut jika ketakutanmu membuatmu terus bertahan dalam kesendirian dalam jangka waktu yang panjang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Inilah 7 Tipe Mantan Mahasiswa Setelah Lulus Kuliah

Momen kelulusan adalah momen yang paling ditunggu banyak mahasiswa tingkat akhir. Namun kehidupan pasca lulus kuliah, tak semua orang suka menjalaninya. Ada beberapa tipe mantam mahasiswa setelah lulus dari Universitas tempatnya menuntut ilmu dulu. Apa saja sih tipenya? Mungkin kamu termasuk salah satunya.

1. Tipe Sulit Move On

Mereka yang termasuk tipe ini adalah orang yang sulit move on dari kehidupannya sebagai mahasiswa dulu. Bagi mereka kehidupan perkuliahan lebih menyenangkan karena mereka tak perlu memikirkan tentang dunia kerja pasca lulus dari Universitas.

2. Tipe Pekerja Keras

Tipe pekerja keras adalah mereka yang anti dengan istilah menganggur. Meskipun mereka belum mendapatkan pekerjaan tetap, mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan hal yang bermanfaat, mungkin salah satunya adalah merintis usaha baru.

3. Tipe Pengembara

Mereka yang masuk dalam kategori tipe ini adalah orang yang suka melakukan travelling. Momen setelah lulus banyak dihabiskannya untuk mengunjungi banyak tempat baru yang menurutnya menarik untuk dikunjungi.

4. Tipe Rumahan

Tipe rumahan adalah mereka yang lebih suka menghabiskan waktu mereka di rumah. Kebanyakan sih memiliki hobi tidur dan nonton film kesukaan di dalam kamar. Sehingga tak ada alasan buat mereka untuk pergi ke luar rumah.

5. Tipe Penyuka Keramaian

Tipe ini akan menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang. Entah itu berkumpul dengan teman-temannya di suatu tempat seperti cafe atau pergi menonton konser musik favorit mereka.

6. Tipe Media Sosial

Tipe media sosial ini adalag tipe orang yang tak bisa lepas dari media sosial barang sebentar saja. Saat bangun tidur, hal pertama kali yang akan dilakukan adalah mencari smartphone miliknya untuk membuka media sosialnya.

7. Tipe Romantis

Orang yang termasuk tipe ini biasanya orang yang memang memilih untuk menikah setelah lulus kuliah. Kebanyakan sih sedari SMA memang sudah punya pasangan, sehingga setelah lulus inginnya cepat-cepat menikah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

5 Hal Lucu yang akan Kamu Rasakan Saat Berjodoh dengan Sahabat Sendiri

Jodoh, kematian dan rezeki adalah rahasia Tuhan. Kamu tak akan pernah tahu dengan siapa akhirnya kamu berjodoh. Dengan orang yang belum pernah kamu kenal atau justru dengan orang yang susah sangat kamu kenal. Ada loh pasangan yang akhirnya berjodoh dengan sahabat sendiri.

Terbiasa dengan hubungan luwes yang terasa santai dan menyenangkan. Beberapa kali, kamu mungkin akan merasa aneh. “Kok bisa ya sampai berjodoh sama sahabat sendiri?. Nah, setidaknya berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin kamu rasakan ketika nanti berjodoh dengan sahabatmu sendiri.

1. Tertawa Sendiri Saat Memandang Wajah Pasangan

Saat kamu memandang wajahnya, itu sudah mengingatkanmu tentang apa yang sudah kalian lewati bersama. Dengannya? mungkin kamu tak pernah berpikir sebelumnya bahwa kamu akan berjodoh dengan sahabatmu yang konyol itu, dan itu kerap membuatmu tertawa hanya dengan memandang wajahnya saja.

2. Sering Berantem Saat Bertemu Namun Rindu Saat Sedang Jauh

Bahkan kamu pun sering bingung dengan tingkahmu ini. Saat pasanganmu ada di sampingmu justru kamu sangat sering bertengkar. Namun saat kamu berjauhan dengannya, rasanya rindumu begitu memuncak.

3. Berniat Romantis Namun Akhirnya Jadi Ledekan

Sebagai sepasang sahabat, kamu dan dia memang tak pernah bertingkah romantis. Jadi makhlum jika setelah menikah saat kamu maupun dia ingin mencoba romantis, selalu berakhir dengan ledekan satu sama lain.

4. Tak Jaim untuk Saling “Mempermalukan”

Kalian memang saling mencintai sebagai satu pasangan, namun humoris di dalam hubunganmu dengannya memang sudah besar. Sehingga tak ada lagi rasa jaim untuk mempermalukan satu sama lain.

5. Tak Mau Saling Mengalah untuk Berbagi Sesuatu

Bisa diambil contoh, untuk hal kecil seperti nonton TV. Kamu sering berebut remote control dengannya. Tak ada salah satu dari kalian yang mau mengalah. Bisa dibilang tingkahmu dengan pasangan layaknya anak kecil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top