Feature

Agar Lebih Mudah Cari Teman di Kantor yang Baru, Coba Cari Tahu Dulu Soal Karakter Mereka

Selamat! Akhirnya kamu tiba di kantormu yang baru. Setelah sekian lama mengeluhkan ingin resign dari kantor sebelumnya, sekarang kamu sudah mendapatkan tempat baru yang sepertinya akan cocok denganmu. Setibanya di kantor baru, bagaimana rasanya? Menyenangkan? Lega? Atau merasa lebih bersemangat? Semoga tiga hal itu senantiasa kamu rasakan ya!

Kamu perlu tahu, sejatinya yang namanya bekerja itu tidak hanya didukung mood yang ada di dalam diri.  Lebih dari itu, salah satu pendukung kita jadi rajin bekerja adalah lingkungan. Kalau lingkungan kerjamu bersahabat, tentu saja kita akan nyaman. Tapi, kalau rata-rata teman kantormu justru tak bisa diajak kerja sama, mungkin hal yang sama akan terulang kembali. Kamu jadi akan cepat bosan dan tak menutup kemungkinan akan terdorong untuk resign. Karenanya, mumpung kamu masih baru di kantormu, cobalah pelajari karakter orang-orang yang nantinya jadi rekan kerjamu. Ke depannya, mereka jugalah yang pasti akan menolongmu.

Tipe Teman yang Suka Cari Muka pasti Ada, Apa lagi Kalau Kamu Anak Baru dan Terlihat Berkepribadian Seru

Sebenarnya yang namanya cari muka, tak melulu dengan atasan kok. Kamu yang anak baru pun biasanya jadi target si tukang cari muka. Entah nantinya dia menganggapmu rival atau rekan, ya itu persoalan belakangan. Tapi cobalah pelajari segala tingkah lakunya dan pola kerjanya. Biasanya, si tukang cari muka akan selalu berada di barisan depan setiap atasan kita menyuruh mengerjakan sesuatu. Dia pun juga mengiyakan perintah atasan tanpa melihat dulu seberapa berat pekerjaan dan kapasitasnya dalam mengerjakannya. Intinya, ‘pencari muka’ ini sangat memburu titel anak emas dari atasan.

Hati-hati, Jika Kamu Tipe Orang yang Sangat Memperhatikan Penampilan, Pasti Ada Saja Satu-Dua Orang yang Suka Melihat Gayamu dan Ujungnya Jadi Ikut-ikutan

Tipe yang satu ini sejatinya agak menyebalkan memang. Dia seakan tak punya dan tak bisa menentukan gaya andalannya sendiri sehingga yang ada justru mengikuti gaya seseorang dari ujung kepala hingga ujung kaki. Si peniru semula-mula akan melihat dan mengamati gayamu berpakaian, lalu keesokannya bisa jadi dia mulai membeli barang yang sama atau bahkan meniru gaya berpakaianmu. Ya, mulai dari baju, celana, sepatu, tas, hingga parfum. Kamu harus ekstra sabar kalau menghadapi orang yang semacam ini. Bisa juga dengan menegurnya pelan-pelan. Tapi kalau kamu memang nantinya jengah, coba saja sekali-kali pakai trik sindir halus.

Jangan Kaget, Selain Si Tukang Cari Muka, Kamu Pasti Akan Bertemu Tipe Satunya Lagi Alias Si Muka Dua

Selain si tukang cari muka, ada lagi tipe muka dua. Kalau kamu punya teman dengan tipe semacam ini, sebaiknya mulailah hati-hati. Percayalah, awal-awalnya dia terlihat baik, suka memujimu, atau mungkin juga memuji atasan. Padahal sebenarnya dibalik sikap manisnya itu, tak ada yang tahu isi hatinya. Bisa jadi sebenarnya dia benci atau dendam sekali. Ketahuilah, tipe orang semacam ini sejatinya tak akan ragu untuk membicarakan kejelekan atasan atau teman kerja di sekitarnya. Bisa saja, suatu saat dia akan jadi temanmu, tapi di waktu yang lain dia akan menjatuhkanmu dan justru menusukmu dari belakang. Berbahaya bukan?

Tenanglah, Meski Tampaknya Banyak Sekali ‘Topeng’, Kamu Pasti Akan Menemukan Satu atau Dua Orang yang Baik Hatinya…

Tipe semacam ini sejatinya  adalah teman yang paling dicari dan didambakan ketika kita masuk ke kantor baru. Apa lagi, sebagai anak baru tentu kita membutuhkan pertolongan baik dalam soal pekerjaan maupun dalam lingkup pertemanan. Dan keberadaan teman yang baik inilah yang pastinya paling sigap dalam hal mengenalkan kamu ke rekan kerja lainnya. Dia juga pasti tak segan menawarkan bantuan ke kamu.

Yang Paling Lucu, Ketika Ada yang Memanfaatkan Keberadaanmu Agar Bisa Dipinjami Uang. Selamat, Kamu Bertemu Si Tukang Hutang!

Namanya saja masih baru, pasti ada saja yang berniat jahil padamu. Mungkin jahilnya tidak melulu kelihatan. Dia diam-diam justru memanfaatkan keberadaanmu untuk bisa dipinjami uang. Dia tahu mungkin karena masih baru, jadi rasa sungkanmu masih besar jika bilang tidak pada orang-orang yang ada di sekitarmu. Awalnya pinjam untuk alasan sederhana, tapi hal itu dilakukannya berkali-kali tapi nyatanya tak ada itikad untuk mengembalikan. Bukankah menyebalkan?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

5 Bantahan Terhadap Argumentasi Konyol Penolak Vaksin MR

Kamu termasuk yang mana, pendukung vaksin MR atau mereka yang menolak? Yup, dalam satu bulan terakhir dunia maya dibuat berisik soal urusan Vaksin MR ini. Tak percaya? Google bahkan menangkap kenaikan hingga lebih 1000 persen perbicangan soal ini. Penyebabnya apa? Tak lain karena menguatnya debat antara para pendukung vaksin dan mereka yang anti vaksin tadi.

Masing-masing punya argumen. Tapi ini soal kesehatan yang sudah selayaknya tak dijadikan bahan debat apalagi cuma jadi penghias gadget dan linimasa semata. Karena Vaksin MR itu diperlukan untuk menghindari penyakit Rubella yang bisa menyebabkan cacat bisu, tuli, kebutaan, kelainan jantung dan komplikasi lainnya.

Sementara Campak pada anak-anak gejalanya kesannya ringan tapi komplikasinya yang berbahaya bisa diare berat, menyerang sistem syaraf, kejang-kejang dan mungkin kebutaan dan kematian.

Mengerikan bukan? Lantas kenapa masih saja ada yang menolak vaksin MR ini? Karena mereka punya alasan yang sesungguhnya sudah bantahannya.

Rubella Dibilang Bisa Disembuhkan Menggunakan Obat Alami Dan Herbal, Faktanya?

Sebetulnya mereka yang anti vaksin itu bukan berarti gagah berani dan merasa tak mungkin anaknya terkena penyakit rubella dan campak. Tapi mereka berani tidak ikut vaksin karena merasa bahwa anaknya tidak akan terkena penyakit itu selama kesehatannya dijaga. Dan kalaupun terkena bisa disembuhkan dengan menggunakan obat-obatan herbal macam madu atau jintan hitam

Padahal faktanya penyakit Rubella itu disebabkan oleh virus yang bisa menular jika korban dalam kondisi seperti apa pun. Dan fatalnya mereka yang sudah terkena penyakit ini tidak ada obatnya. Pernyataan ini bukan asal comot karena dokter dan mereka yang fokus dibidang medislah yang menyatakan ini.

Bahkan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek juga menegaskan hal ini bahwa penyakit campak (measels) dan rubella bila sudah terkena anak-anak akan mematikan. Menggunakan vaksin adalah satu-satunya cara untuk menghindari kedua penyakit tersebut. Kalau sekelas Menteri kesehatan saja sudah menyatakan seperti ini lantas kenapa kita yang tak punya pendidikan kesehatan masih berani mengambil kesimpulan sendiri?

“Saya mengingatkan kalau terkena penyakit ini tidak ada pengobatannya. Kita hanya mencoba meningkatkan supaya gejala berkurang,” ujar Nila.

Belum Bersertifikat Halal, Bukan Berarti Lantas Haram

Nah ini yang bikin ramai kemarin. Vaksin MR dikabarkan haram dan tidak boleh digunakan oleh mereka yang muslim. Padahal informasi tepatnya, vaksin MR ini sertifikasinya sedang dalam proses pengurusan.

Analogi sederhananya begini. Ketika kita membeli mie ayam atau ketoprak yang lewat di depan rumah, pernahkah kita mencap makanan tersebut haram karena tidak ada sertifikat halalnya? Kenapa kita bisa tenang saja dan tak mempermasalahkan makanan tersebut? Kalau untuk perkara yang lebih ringan saja kita bisa melihatnya secara jernih, kenapa pulak untuk urusan mendesak macam vaksin MR kita begitu ngotot?

Apalagi urusan vaksin MR ini sebetulnya sudah tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018 yang memutuskan bahwa Vaksin MR produksi Serum Institute of India (SII) diperbolehkan untuk imunisasi. Kalau sudah ada fatwa berhukum Mubah dari para ulama macam ini, kenapa masih harus ragu lagi?

Paling Konyol Adalah Tuduhan Vaksin MR Dibuat Dari Darah Pelacur

Mungkin ini tuduhan paling gila dan brutal. Disebarkan isu bahwa vaksin MR ini dibuat dari campuran darah pelacur dan darah para penjahat. Jelas ini tuduhan yang begitu sesat. Karena vaksin MR ini merupakan produk kesehatan yang harus melalui uji yang ketat. Proses berisiko seperti menggunakan darah apalagi darah pelacur dan penjahat jelas tidak mungkin dilakukan.

Vaksin MR yang digunakan di Indonesia sudah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Jadi, vaksinasi MR aman dilakukan. Vaksin ini pun nyatanya telah digunakan di lebih dari 141 negara dunia. Apa iya 141 negara itu akan diam saja kalau vaksin MR dibuat asal-asalan seperti tuduhan itu?

Efek Samping Vaksin MR Hanya Minor Dan Nyaris Tidak Dirasakan

Salah satu alasan orang tua menolak anaknya di vaksin MR adalah karena adanya isu bahwa vaksin ini bisa menyebabkan autisme pada anak. Padahal hingga saat ini tidak ada studi yang membenarkan isu tersebut.

Sementara yang benar, umumnya vaksin MR tidak memiliki efek samping yang berarti. Sekalipun ada, efek samping yang ditimbulkan cenderung umum dan ringan, seperti demam, ruam kulit, atau nyeri di bagian kulit bekas suntikan. Ini merupakan reaksi yang normal dan akan menghilang dalam waktu 2-3 hari.

Tak Bisa Egois Soal Vaksin MR, Karena Mereka Yang Tak Divaksin Bisa Menularkan

Seringnya mereka yang menolak vaksin beralasan bahwa ikut tidaknya vaksinasi adalah urusan ranah pribadi. Masalahnya untuk urusan penyakit macam campak dan rubella ini, pencegahannya hanya bisa dilakukan secara bersamaan.

Ambil contoh misalnya jika anak kita sudah divaksin, maka dia tidak akan terkena penyakit tersebut. Masalahnya jika sekelilingnya tidak divaksin, jika nanti anak kita memiliki keturunan bisa jadi tertular di dalam kandungan oleh orang lain yang tidak divaksin.

Jadi kalau masih ngotot tak mau ikut vaksinasi rasanya tepat idiom yang tersebar selama ini. Tak masalah kamu tidak mau ikut vaksin, tapi silahkan mengasingkan diri jauh-jauh dan jangan tinggal dekat kami yang memilih untuk ikut vaksinasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

4 Pekerjaan yang Bisa Kamu Lakukan Saat Kepepet dalam Hal Keuangan

Apakah kamu pernah mengalami kesulitan keuangan yang cukup mendadak? Saat berada dalam kondisi ini tentu kamu akan berusaha untuk mencari pekerjaan agar bisa mendapatkan penghasilan lebih. Nah buat kamu yang bingung ingin bekerja sebagai apa, berikut adalah 4 profesi yang mungkin bisa kamu tekuni saat butuh dana lebih guna memenuhi kebutuhanmu.

1. Penulis

Kamu bisa mencoba untuk menjadi penulis lepas, baik penulis artikel, biografi maupun tulisan lainnya. Profesi ini cukup bisa kamu andalkan kok. Kamu hanya perlu untuk lebih kreatif dalam mengolah kosakata agar bisa menghasilkan sebuah tulisan yang menarik.

2. Selebgram

Meski terdengar sebagai profesi yang sepele, namun penghasilan yang bisa kamu dapatkan dari profesi ini lumayan cukup kok. Saat ini banyak juga orang yang terjun ke profesi ini dan menghasilkan banyak uang dari akun istagramnya.

3. Online Shop Sistem Dropship

Jika kamu tak punya cukup modal untuk membuka online shop mu sendiir. Kamu bisa menekuni profesi ini. kamu bisa memesan barang jika sudah ada orang yang memesan barang tersebut lebih dulu kepadamu. Bisa dibilang kamu bantu juga mempromosikan barang dari supplier sih, tapi kamu bebas mengambil seberapa besar keuntungannya.

4. Vlogger

Ini nih profesi yang saat ini cukup ngetrend. Asal kamu memiliki konten yang menarik untuk dijadikan sebuah video blogger, itu tentu bisa menghasilkan banyak uang kok. Kamu harus lihai dalam mencari konten yang bisa menarik perhatian banyak orang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Memang Menyakitkan, Tapi Tak Perlu Disesalkan

Siapapun pasti tahu, bagaimana rasa sakitnya hati jikalau cinta tak dibalas. Sudah berjuang mati-matian untuk menarik perhatian, eh si dia ternyata cuma menganggap kita sebagai teman. Tak berhenti disitu saja, pada beberapa kasus. Sakit hati karena cinta yang berat sebelah, kian terasa kala kita bilang cinta. Padahal dirinya tak punya rasa apa-apa.

Aku paham, rasanya pasti sakit. Seolah-olah ada bongkahan batu besar yang siap menghujam tubuh kecilmu. Selanjutnya, sah-sah saja jika kamu ingin menyendiri dulu. Menenangkan pikiran untuk bisa lebih menghargai sebuah keputusan. Tapi, lelap dan terus menerus meratapi sakit hati bukanlah pilihan.

Demi menyembuhkan hatimu, ada hal-hal yang sejatinya kau perlukan dari sekedar berdiam diri dan meratapi kesedihan.

Sudah Jelas Dia Tak Ada Rasa, Jangan Berharap dan Terus Memaksa

Konon cinta yang baik adalah, ketika dia yang kamu cintai juga memiliki rasa yang sama. Lantas jika ternyata ia tak punya rasa apa-apa, kenapa masih saja berharap padanya? Pelan-pelan, mulailah lepaskan rasa suka dan sayangmu. Karena ternyata ia malah tak memiliki rasa lain dari sekedar teman biasa.

Tak merasa butuh bertanggung jawab atas sakit hatimu, ia akan tetap berjalan dan melaju untuk melanjutkan hidupnya. Maka ketika kamu masih bergulat dengan perasaan sayangmu, ia justru sudah melakukan hal lain yang berguna untuk hidupnya. Titik ini memang sudah merugikanmu, karena nyatanya ia tak suka padamu. Tapi jangan terus menerus membuang waktu dengan berharap atau memaksanya menyukaimu.

Jadikan Kisah Ini Sebagai Pelajaran, Agar Tak Mudah Berharap Pada Sembarang Orang

Selalu ingat, bahwa tak semua orang baik itu karena memang sayang. Barangkali, memang begitulah ia pada semua orang. Atau yang lebih buruknya lagi, ia memang suka tebar pesona pada siapa saja. Membuat oranglain merasa dicinta, lalu mendadak bilang jika ia tak punya rasa apa-apa.

Bijaklah dalam menilai seseorang. Apa yang kita lihat benar, belum tentu benar adanya. Pun begitu sebaliknya, jika memang kau pikir ia juga suka, pastikan dulu perkiraanmu itu tak akan salah. Cerita ini, akan jadi pelajaran. Bagaimana kau akan menilai dan memahami sikap dan perasaan seseorang tidak dengan terlalu gampang.

Hidup Tak Melulu Tentang Cinta, Barangkali Penolakannya Adalah Upaya Semesta Agar Kamu Lebih Fokus pada Diri Sendiri Dulu

Sakit hati dan kecewa, pastilah terasa. Tak bisa cepat-cepat hilang, butuh waktu untuk menyembuhkan. Sembari berdiam diri dulu pada rasa sesal, cobalah renungi sebentar apa yang sedang terjadi dihadapanmu. Bersamaan dengan penolakan cinta yang ia sampaikan, barangkali kamu memang masih butuh sendiri.

Nah, daripada terus galau dengan berbagai macam pertanyaan yang kerap berujung jadi beban pikiran. Mari bahagiakan diri sendiri, dengan atau tanpa ada pasangan. Nikmati waktu luang dengan hal-hal yang menyenangkan, dan cobalah hadiahi diri sendiri dengan beberapa keinginan yang sudah lama ingin diwujudkan.

Selalu Percaya, Masih Banyak Cinta yang Kan Menunggumu

Satu orang yang menolakmu, bukan berarti tak ada lagi sosok yang mau menerimamu. Saat ini, yang kau butuhkan hanyalah memahami dan mengerti diri sendiri lebih dalam. Cari tahu, sebenarnya sosok lelaki atau perempuan seperti apa yang kau inginkan jadi teman hidup di masa depan.

Jika memang, nanti sudah tiba saatnya. Akan ada satu orang yang datang tanpa diminta. Mencintaimu dengan tulus dan sempurna. Bahkan lebih baik dari dia yang sebelumnya. Melepas dia yang kau pikir baik, mungkin membuatmu merasa kehilangan. Tapi, bisa jadi akan digantikan dengan seseorang yang jauh lebih sempurna dari yang sudah lalu.

Dan untuk Bisa Menemukan Cinta Lain, Kau Harus Berani Menyembuhkan Sakit Hatimu Itu

Setelah belajar ikhlas dan sabar, hati dan jiwamu akan kembali dhadapkan pada upaya penyembuhan. Berdiam diri untuk beberapa waktu dulu, atau buru-buru mencari pengganti untuk si dia yang dulu. Semuanya, sah-sah saja. Dengan catatan, kau tak akan terjatuh pada cinta yang berat sebelah.

Dan satu-satuya jalan untuk beranjak pada hati dan cinta yang lain adalah berani menyembuhkan luka lamamu. Yakinkan diri, bahwa setelah cinta yang gagal kemarin. Sudah ada cinta lain di ujung sana yang siap memberkahi hidupmu. Untuk itu, cobalah tanggalkan semua takutmu dan mulai buka hatimu.

Selanjutnya, Mari Pantaskan Dirimu Juga untuk Dia yang Nanti Akan Jadi Pasangan Selanjutnya

Perkataan yang menyebut jika “jodoh adalah cerminan diri kita”, boleh jadi bisa dipercaya. Untuk itu, teruslah belajar dan membekali diri dengan hal-hal baik dari segala sesuatu yang kau percayai. Jangan terlalu berserah diri, jangan pula diam tak melakukan apa-apa untuk hidupmu.

Jika memang kau memiliki keinginan untuk bertemu dia yang sepadan. Maka gunakan waktu yang kau miliki sekarang untuk hal-hal yang lebih baik lagi. Mendukung semua keinginan, melanjutkan mimpi yang tertunda, hingga keinginan-keinginan lain yang berguna untuk masa depan. Selalu ingat, seseorang perempuan baik akan dipertemukan dengan lelaki baik, dan begitupun sebaliknya.

Patah Hati Itu Biasa, Tapi Bagaimana Kau Kembali Dibuat Percaya Akan Jauh Lebih Indah dari Kisah Sebelumnya

Hari ini, boleh jadi kau tak beruntung. Karena memang sudah ditolak mentah-mentah. Kisah ini membuat kita sadar, bahwa tak semua perbuatan baik selalu mendapat hal serupa. Dan tak semua rasa sayang akan dibalas dengan sayang juga. 

Namun, jika keburuntungan sedang berpihak padamu. Cepat atau lambat, seseorang yang sudah digariskan jadi teman hidup untukmu. Akan tahu bagaimana cara memperlakukanmu dengan sebaik-baiknya. Bahkan membuatmu lebih bahagia dari kisah cinta sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Bekerja di Startup itu Memang Menarik, Tapi Kamu Yakin Sanggup Beradaptasi ? Atau Sekedar Tertarik?

Kenyataannya, tak hanya butuh cerdas saja. Bekerja di start-up membutuhkan daya tahan, karena yang kamu kerjakan bisa bermacam-macam. Belum lagi tentang kemampuanmu untuk beradaptasi adalah hal yang tak kalah penting dari sekedar ijazah dan pengalaman. Kalau kamu merasa menarik, sebagaimana fakta yang dilansir Dailysocial.id tentang bekerja di startup. Ada beberapa hal yang perlu kamu persiapkan sebelum memutuskan untuk bekerja di perusahaan start-up. 

Jam Kerja Terbilang Panjang dan Jangan Samakan Dengan Umumnya Perusahaan

Bekerja di startup tidak seperti di kantoran yang 9 to 5, karena bekerja waktu kerjamu bisa sangat panjang bahkan menguras tenagan dan sangat melelahkan. Hal ini biasanya menjadi curhatan kalangan millennial di sosial media dengan beragam cerita dan unggahannya.

Waktu kamu pun banyak yang tersita sehingga jangan harap mempunyai banyak waktu untuk bermain bahkan pacaran, peluncuran produk sampai layanan startup dipastikan membuat anda rela menghabiskan banyak untuk bekerja. Jadi kumpulkan niat ya jangan kaget kalau nantinya kamu membutuhkan banyak kafein dari pada protein.

Gaji Kamu Pas-Pas’an Adalaha Alasan, Kenapa Kamu Harus Menghemat Pengeluaran

Tenang saja, kalau kamu adalah tenaga profesional yang memang memiliki posisi kunci dalam startup kamu justru akan mendapatkan penghasilan lebih. Tapi judul ini berlaku bagi kamu yang minim pengalaman, atau pertama kali berkecimpung dalam dunia nyata (dibaca : kerja).

Karena penghasilan yang ditawarkan itu hanya sedikit, Eitss, bukan karena kantor kamu pelit tetapi banyak startup yang menjalankan bisnis secara bootstrapping yakni berdiri sendiri tanpa ada investor maupun vanture capital. Hingga startup menghemat pengeluaran dengan memberikan gaji lebih sedikit.

Dua Tiga Pekerjaan Bisa Dilakukan Satu Orang, Ini Bukan Penyiksaan Tapi Pengalaman

Pegawai di startup terkenal dapat melakukan dua tiga pekerjaan karena keseringan multitaksking. Hal ini pun dilakukan perusahaan demi menghemat biaya pengeluaraan yang umumnya tidak memiliki budget lebih, dan sedang berjuang untuk menjadi perusahaan yang bonafit.

Kalau kamu berfikir ini adalah penyiksaan, sebenarnya nggak juga sih. Karena kalau kamu ambil sisi positifnya multitaksking dapat memperkaya pengalaman, pembelajaran, sampai networking, jadi kalau kamu nantinya akan pindah ke perusahaan lain tentu kamu bisa dihargai mahal.

Akrab Dengan Perubahan yang Kadang Membuat Pegawai Memiliki Keraguan

Kegagalan masih akan terjadi dalam startup yang sedang berkembang, selain itu bakal banyak perubahan yang kamu alami. Jadi jangan merasa heran atau pun kerap bertanya kenapa cepat sekali mengalami perubahan seperti pergantian CEO, Pivoting, restrukturisasi dan jajaran C-Level lainnya, semua perubahan itu tidak dapat dihndarkan.

Jadi apabila kamu memiliki keyakinan dengan startup yang mana kamu jadi pegawainya sekarang, bertahan adalah keputusan terbaik karena apabila berkembang kamu akan menjadi salah satu atasan. Tetapi apabila ragu sebaiknya kamu keluar dari startup tersebut.

Ingat Semua Start-up Itu Masih Percobaan dan Eksperimen

Nah, ini perlu kamu ingat apabila kamu bergabung dengan startup karena akan banyak kegiatan atau pekerjaan yang belum jelas dan tidak pasti. Hal ini terjadi karena startup masih dalam fase eksperimen dan juga percobaan, layanan atau produk apa yang berfungsi dengan baik sehingga bisa dijual kepada publik.

Sebelum kamu terjun, ada baiknya kamu mengulik apakah startup ini sedang beranjak naik atau tidak, atau bisa juga kamu menilai apakah startup ini menarik atau tidak. Dan juga tanpa melupakan apakah ada pesaing terkuat yang mampu menumbangkan perusahaanya.

Untuk itu manfaatkan waktu untuk mengumpulkan data, networking dan menjumpai pihak-pihak yang mampu mengembangkan perusahaan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top