Video

Agar Kamu Mengerti Pentingnya Mengendalikan Emosi, Tonton Video Ini

Sedikan waktu 2 menit saja untuk menonton video ini. Maka kamu akan menjadi orang yang lebih sabar, berhati-hati dalam perkataan dan mengerti pentingnya mengendalikan emosi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

JFlow Rilis Single “Poco-Poco (Best Dance of Our Lives)”

Siapa yang tak tahu ‘Poco-Poco’? Lagu ciptaan Arie Sapulette yang populer dibawakan oleh Yopie Latul ini memang sudah akrab di telinga semua orang. Bahkan tak hanya lagunya yang terkenal, gerakan tari Poco-Poco juga sering dijadikan tarian modern untuk senam aerobik.

Nah, kesuksesan lagu dan tari ‘Poco-Poco’ inilah yang kemudian menginspirasi JFlow untuk merilis single berjudul ‘Poco-Poco Best Dance of Our Lives’. “Lagu ini memiliki lirik dan musik yang diaransemen dengan nuansa hip hop ala JFlow. Dari sisi musik dan liriknya lebih santai, lebih mewakili nuansa alam dan orang Maluku yang memang laidback”, kata JFlow pada release yang diterima media.

Selain itu, JFLow mengaku dirinya merasa terpanggil untuk memperkenalkan lagu yang kental dengan budaya Maluku ini.

“Saya sebagai musisi muda berdarah Maluku terpanggil untuk memperkenalkan ulang budaya Maluku lewat versi baru lagu ‘Poco-Poco’ ini. Lagu ‘Poco-Poco’ dari jaman saya kecil sampai tahun 2019 tidak pernah absen dihampir setiap acara kumpul-kumpul orang Indonesia dimanapun, karena lagu ini sudah melegenda. Jadi tantangan juga buat saya bagaimana membuat orang yang sudah familiar dengan versi lama untuk jatuh cinta dengen versi saya ini”, tambah JFlow.

Dalam penyelesaian lagu ‘Poco-Poco Best Dance of Our Lives’, JFlow dibantu oleh co-producer A. Monteya dan arranger Soundstarz. Seluruh proses penyelesaian lagu tersebut membutuhkan waktu satu hari untuk penulisan liriknya dan beberapa bulan untuk aransemen musik, mixing, dan masteringnya.

Lagu ini merupakan karya kolaborasi Musica Studios dengan Right Now Music yang sudah dirilis pada 29 April 2019 lalu diseluruh digital music platform. Melalui lagu ‘Poco-Poco Best Dance of Our Lives’ ini JFlow ingin berbagi cara pandangnya terhadap kehidupan. Menurutnya, bukan mudah atau susahnya hidup yang menentukan kebahagiaan, tetapi bagaimana cara kita melihat hidup itu sendiri.

Berikut adalah tautan dari video klip musiknya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Cerita Korban Pemerkosaan dan Kepedulian yang Dibutuhkan dalam Film “27 Steps of May”

Harus diakui, jika isu tentang kekerasan seksual terhadap perempuan selalu menjadi topik yang sexy untuk dibahas. Barangkali, itulah yang juga dipikirkan oleh sutradara Ravi Bharwani yang kemudian melahirkan film terbarunya berjudul ’27 Steps of May’.

Sebelum tayang pada 27 April 2019 mendatang secara reguler, kamu perlu tahu jika film ini sudah berhasil melenggang di beberapa pagelaran film di beberapa negara. Seperti Cape Town Internasional Film Market & Festival, Goteborg Film Festival, Bengaluru International Film Festival, dan Busan International Film Festival. Dan tak hanya itu saja, ‘27 Steps of May’ juga mendapat antusiasme yang cukup epic pada penayangannya di Jogja-NETPAC Asian Film Festival dan Plaza Indonesia Film Festival.

Ravi Bharwani bercerita, setidaknya ia membutuhkan waktu selama kurang lebih lima tahun, untuk memproduksi film tersebut. Dan salah satu kesulitan yang dirasakan Ravi selama menggarap film ini adalah mengatur waktu dengan baik.

Sumber : https://www.instagram.com/27stepsofmay/

Ceritanya dimulai dari sosok remaja perempuan berusia 14 tahun bernama May (Raihaanun). Dirinya diperkosa oleh beberapa lelaki yang tak dikenal. Dan seperti yang sudah kalian bayangkan, selapas peristiwa itu, hidup May berubah.

Ada luka yang tak bisa ia jelaskan, sehingga membuatnya menutup diri dari dunia luar. Dan ternyata kesedihan tersebut juga dirasakan oleh sang ayah yang diperankan oleh Lukman Sardi. Pepatah ‘Hidup enggan mati tak mau’, barangkali jadi sesuatu yang menggambarkan bagaimana May dan sang Ayah kemudian menjalani hidupnya. Dua orang ini terjebak dalam sebuah kekacauan yang semakin hari semakin menyakiti hati. Bagaimana situasinya? Silahkan tonton sendiri ya.

Jika selama ini kita hanya bisa berucap ‘kasihan’ atau merasa ‘iba’ pada para perempuan yang jadi korban pemerkosaan. Film ini akan membawa kita memahami mereka lebih dekat. Bagaimana May mengemban semua trauma dan ketakutannya. Meski tak banyak mengumpar kata-kata, kemampuan akting Raihaanun jadi sihir magis yang kemudian membawa kita turut merasakan penderitaannya.

Sumber : https://www.instagram.com/27stepsofmay/

Selanjutnya, kita juga akan menyaksikan bagaimana perasaan seorang Ayah tatkala mendapati putirnya jadi korban atas perbuatan keji dari orang-orang yang tak dikenal. Dan untuk perihal ini, bisa kita pahami dari emosi yang ditunjukkan oleh Lukman Sardi. Tak bisa berbuat banyak, ia meluapkan emosi diatas ring tinju yang akhirnya memberinya luka setiap kali pulang ke rumah. Dari sini, kita tahu jika luka yang dirasakan oleh sang anak jadi luka yang berlipat ganda bagi orangtua.

Makna lain yang juga ditampilkan adalah, korban pemerkosaan atau mereka yang pernah menerima kekerasan seksua, tak bisa sembuh dalam waktu cepat. Semuanya butuh waktu dan upaya untuk meredam semua luka. Sebagaimana May yang menutup diri dan tak mau bicara bertahun-tahun lamanya. Jika harus digambarkan, film ini jadi salah satu perpanjangan lidah oleh mereka yang pernah mengalami hal serupa seperti yang dirasakan oleh May. Sekaligus jadi pengingat bagi kita orang-orang yang mungkin berada di dekat mereka.

Sumber : https://www.instagram.com/27stepsofmay/

Berdurasi 112 menit, film ini juga akan dibintangi Ario Bayu dan Verdi Solaiman. Dan sebelum penayangan resminya, ‘27 Steps of May’ sudah berhasil menyabet 3 penghargaan, yakni ‘Film Panjang Asia Terbaik’ (Golden Hanoman Award) di Jogja-NETPAC Asian Film Festival, dan dua penghargaan lainnya diraih dalam Festival Film Tempo 2018 di kategori ‘Aktris Pilihan Tempo’ dan ‘Penulis Skenario Pilihan Tempo’.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Film After : Menjadi Dewasa dengan Kisah Cinta yang Indah

Meski bergenre young-adult, yang biasanya jadi genre yang cukup sensitif di Indonesia. Faktanya, film ‘After’ yang juga jadi salah satu film drama romantis tahun ini akhirnya tayang juga di tanah air.

Yap, film yang diadaptasi dari sebuah novel Wattpad populer karangan Anna Tood ini, konon merupakan sebuah fan fiction dari salah satu personil One Directions, Harry Styles. Diperankan oleh Hero Fiennes Tiffin sebagai Hardin Scoot dengan Josephine Langford sebagai Tessa. Selain pemeran Hardin yang memang tampan, kamu akan ikut merasa merona setiap kali melihat ekpresi sang Tessa sepanjang cerita.

Sumber : Instagram.com/annatodd

Bercerita tentang Tessa, yang diperankan Josephine Langford, seorang perempuan muda yang baru menjadi mahasiswa dan harus tinggal di asrama kampusnya. Bertemu Steph (Khadijha Red Thunder) yang menjadi teman sekamarnya. Kemudian dari Steph, Tessa berkenalan dengan beberapa sahabat Steph, dan Hardin adalah salah satunya.

Datang dari latar belakang pergaulan yang berbeda dengan teman sekamarnya, suatu kali Steph mengajak Tessa untuk ikut ke pesta yang di adakan di rumah Hardin. Disana, ia terjebak untuk ikut bermain truth or dare yang berakhir dengan Tessa yang harus melakukan dare untuk mencium Hardin.

Merasa tak mau mengecewakan Ibunya yang selalu menjaga dirinya dari pergaulan tak benar. Permintaan tersebut jelas ditolaknya, walau dari ekspresi wajah Tessa sebenarnya ada rasa untuk memenuhi tantangan yang diterimanya.

Nah, sebagai lelaki tampan nan cool yang selalu berhasil memikat hati perempuan. Hardin merasa tertantang untuk menakhlukkan hati Tessa. Lalu seperti yang kita semua bisa tebak, Tessa akhirnya luluh dan jatuh hati pada Hardin. Tapi tunggu dulu, scene lain yang justru memancinng emosi penonton adalah kejadian lain selepas mereka menikmati waktu berdua di sebuah tempat yang konon adalah tempat kesukaan Hardin.

Disatu sisi, Tessa merasa cukup bahagia dengan hubungannya dengan Noah yang konon adalah teman kecil yang sudah menemani ia dalam susah dan duka. Namun juga merasa bahagia setiap kali ada Hardin di dekatnya. Serupa dengan Tessa, sebagai sesama perempuan. Saya cukup deg-degan ketika Tessa harus menentukan cinta mana yang akan tetap ia perjuangkan.

Fakta lain yang mungkin harus disadari, bahwa lelaki bertampang Bad Boy memang kerap memenangkan hati perempuan. Tapi untuk kali ini, Tessa memilih Hardin bukan hanya karena kepopuleran dan wajah tampannya saja. Ada satu sisi dari Hardin yang Tessa rasa berbeda ketika mereka berdua, yang orang lain tak bisa lihat darinya.

Tapi bukan cinta namanya jika tak ada ombaknya. Hubungan mereka pun harus melalui beberapa ujian yang menggogahkan kepercayaan. Meski akhirnya keduanya saling sadar, walau ada kebohongan yang tadinya disembunyikan. Keduanya paham, bahwa mereka masih saling cinta dengan porsi yang tetap sama. 

Selain kisah romantis dari Tessa dan Hardin, hal lain yang patut diapresiasi adalah scene selipan yang memperlihatkan kasih sayang seorang ibu dari Carol Young (Selma Blair) untuk Tessa. Yang meski sudah dibuat kecewa oleh sang anak karena lebih memilih kekasihnya dan tak mendengar nasihatnya. Carol sadar bahwa putrinya memang sudah dewasa dan berhak untuk menentukan pilihannya. Carol tetap menyanyangi Tessa, begitu pula dengan Tessa yang akhirnya menyadari kesalahannya dan datang untuk meminta maaf kepada ibunya.

Alur dari ceritanya cukup sederhana tapi sangat relatable dengan kisah cinta dari peralihan remaja menuju bangku kuliah. Dengan catatan, mungkin kita tak sebebas mereka dalam hal kontak fisik yang memang menampilkan beberapa scene ciuman dan adegan ranjang ala budaya barat.

Nah untuk kamu yang memang suka film dengan genre romantis, film ini sudah tayang sejak 16 April 2019 lalu dan bisa kamu saksikan di bioskop kesayangan. Dengan catatan, kamu sudah 17 tahun ya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top