Tips

Segera Lakukan Hal Ini Agar Bahagiamu Utuh Di Usiamu Nanti Yang Ke Lima Puluh

Di situs tanya jawab Quora, ada satu orang yang bertanya tentang “hal-hal apa saja yang diharapkan orang-orang berusia 50 tahun ke atas dilakukannya ketika masih berusia lebih muda”. Ternyata jawaban yang diberikan oleh para pengguna situs tersebut luar biasa menarik. Nah, untuk kamu yang masih berusia muda, ayo ikuti saran-saran mereka yang muncul di situs tersebut, ini agar tak menyesal di usia senja nanti.

Jangan Merokok, Kalau Kamu Sudah Terlanjur Merokok Masih Bisa Berhenti Kok

merokok

Pengguna bernama Cyndi memberikan nasehatnya kepada kamu yang masih merokok. Menurutnya, merokok membuatnya miskin, bau, dan 100 persen menyebabkan penyakit. Berhentilah merokok sekarang juga jika tidak ingin sengsara terkena kanker ketika menginjak usia 50 nanti.

Tetap Sayangi Orang Tua Dan Saudaramu Ya

sayang orang tua

Di masa kecil mungkin kita dekat dengan orang tua. Namun beranjak dewasa, kita tak lagi berbagi cerita baik dengan orang tua maupun saudara. Sering kali kita terlibat pertengkaran sengit karena merasa sudah bisa hidup mandiri.

Inilah saat-saat berharga, belajar menghargai perbedaan pendapat. Keluarga adalah tempat dimana kita seharusnya bisa memahami arti perbedaan itu. Terutama untuk orang tua, bayangkan kemungkinan mereka tak lagi bersama kita, di usia kita yang 50 nanti. Hargai dan manfaatkan kesempatan itu sebelum hilang. Sudahkah menyempatkan diri menanyakan kabar ayah ibumu saat ini?

Olahraga lah Yang Teratur Agar Staminamu Tetap Terjaga

olahraga

Masa muda sering dihabiskan untuk sibuk beraktivitas. Sel-sel muda dalam tubuh masih terasa ringan menjalani semua rutinitas. Olahraga seperti kegiatan yang hanya akan menyita banyak waktu.

Tapi tak selamanya kita berada dalam kondisi tersebut. Akan tiba masanya dimana sel dalam tubuh akan menua dan mulai tak berganti. Di usia lima puluh, akan terasa sekali perbedaan, jika kamu rutin berolahraga atau tidak. Masa inilah kita akan mulai rentan diserang penyakit degeneratif alias penuaan. Hanya olahraga di usia mudalah yang bisa memperlambat proses tersebut.

Menabung Dari Sekarang Agar Nanti Tidak Buntung

menabung

Nyaris setiap orang yang ditanya ketika berusia 50 tahun berharap mereka dulu lebih rajin menabung. Ketika usia baru menginjak 20-an atau 30-an banyak uang dihamburkan untuk hal yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Gadget tak selayaknya tiap 6 bulan ganti, atau pergi ke club tak sewajarnya dua tiga kali seminggu.

Ketika 50 tahun, masa dimana kita mulai tidak produktif. Bahkan pegawai negeri sipil sudah pensiun di usia 55 tahun saja. Alangkah menyenangkannya hidup jika pada masa itu kita bisa menghidupi diri dengan layak.

Menabung meski sedikit demi sedikit tidak akan pernah rugi. Bahkan ini adalah saat yang tepat untuk kita mulai berpikir untuk investasi. Dengan waktu yang masih jauh dari pensiun, kita masih mungkin mencari investasi dengan resiko tinggi yang bisa memberi kita return yang besar pula.

Kejar Mimpimu Sekarang Juga

kejar mimpi

“Nanti kalau sudah ada uangnya aku akan memulai bisnis…”

“Setelah urusan ini selesai aku akan…”

Masih seperti itu? Mereka yang berusia di atas 50 tahun selalu mengaku menyesal tidak mengejar mimpi lebih cepat. Beban hidup hingga kondisi fisik jauh lebih mumpuni pada saat usia muda. Sayangnya, ketika itu mereka tak menyegerakan niatnya. Dan penundaan demi penundaan bahkan hingga membuat cita-citanya akhirnya terabaikan oleh rutinitas harian.

Mulailah dari sekarang. Meski pun kemudian menemui kegagalan namun kita akan menghadapi kegagalan itu dengan lebih cepat. Kita masih punya banyak waktu untuk belajar dari kegagalan itu dan kemudian bangkit. Kerjalah cita-citamu sekarang, sebelum semuanya terlambat.

Tidurlah Wahai Sahabatku

tidur

Banyak orang mengabaikan aktivitas yang satu ini. Kesibukan sering dijadikan alasan untuk menunda tidur bahkan hingga berhari-hari. Persediaan kopi diperbanyak untuk mendukung pola hidup seperti ini.

Saat ini mungkin belum terasa dampaknya, namun kurang tidur adalah sumber segala penyakit di masa datang nanti. Selain itu, kualitas tidur kita secara biologis juga akan berkurang. Sedikit orang di atas usia 50-an masih bisa tidur selama 8 jam sehari. Karena itu, manfaatkanlah kelebihan itu selagi kita bisa, istirahatlah, matikan lampu, simpan gadget hingga kita terbangun nanti.

Rawat Gigimu Sebaik Mungkin

gigi

Kuatnya gigi sering membuat kita abai memperhatikan. Makan sembarangan, sikat gigi seperlunya, tak pernah menggunakan mouth wash. Padahal gigi adalah salah satu anggota tubuh yang tidak bisa memperbaharui diri.

Sudah sangat terlambat jika kita merawatnya ketika gigi sudah mulai keropos dan tanggal. Sakit gigi adalah penyakit yang paling mengganggu di usia senja. Menggunakan gigi palsu, selain mengganggu juga memakan biaya yang tak sedikit. Ingat itu kawan!

Bersyukur Dan Mulailah Banyak Memberi

bersyukur

Masa muda adalah saat yang tepat untuk mulai belajar bersyukur. Kita masih dilimpahi begitu banyak kelebihan untuk kita bisa menikmati hidup. Dan di saat usia produktif inilah kita harus lebih banyak memberi, karena kita masih mampu untuk menghasilkan.

Dua hal ini akan semakin sulit dilakukan ketika usia semakin bertambah. Situasi mulai dari kondisi fisik dan keuangan akan terus menurun yang membuat kita sulit bersyukur dan memberi jika tak dilatih dari usia muda.

Asah Keingin Tahuanmu, Lakukan Hal-Hal Yang Kamu Takuti Setiap Hari!

hal kamu takuti

Kemampuan belajar dan keinginan menyerap pengalaman sangat kuat di usia muda. Jangan abaikan hal itu. Lakukanlah sebanyak yang kita bisa, belajarlah semampu kita sampai batasnya.

Takut olah raga air? Lakukanlah sekarang juga! Takut Bungee jumping, loncatlah hari ini juga! Tidak berani mencoba tempat baru, keluarlah selagi sempat. Niscaya, hal-hal itu akan menghantui jika tak pernah kita lakukan hingga usia 50 nanti.

Buatlah Catatan Hidupmu Mulai Dari Sekarang!

catatan

Kamu mungkin merasa itu tak berguna dan buang-buang waktu. Tapi seiring berjalannya usia, kamu akan mulai kehilangan daya ingat. Banyak aktivitas dan pengalamanmu yang berlalu begitu saja.

Ketika menginjak usia 50, pengalaman dan ingatan manis inilah yang akan menemanimu kemudian hari. Bayangkan jika kamu tak mampu lagi mengingatnya secara jelas. Sungguh kamu akan merugi. Buat catatan, simpan foto, buatlah blog, kamu tidak akan pernah menyesal.

Usahakan Beli Rumah Ya!

rumah

Kamu akan selalu butuh tempat untuk berteduh. Sedih rasanya jika di usia senjamu, masih harus berpindah-pindah tempat. Kamu tak lagi semudah itu menyesuaikan diri dengan situasi dan lingkungan.

Karena itu, jika rezekimu sudah mencukupi belilah rumah. Meski kecil, itu akan jadi tempat perlindunganmu. Lagi pula, cicilan akan lebih ringan jika dilakukan dalam waktu yang lebih panjangkan.

Berhenti Membandingkan Dirimu Dengan Orang Lain

membandingkan diri

Bagus memang punya jiwa yang kompetitif di usia muda. Namun, pada akhirnya kamu harus paham batasannya. Berhentilah menyakiti dirimu dengan membandingkan diri dengan orang lain.

Kalau kamu tidak menghentikannya sekarang, bayangkan betapa tersiksanya kamu ketika tubuh sudah renta, tak lagi cakap tapi masih terus membandingkan diri dengan orang lain. Percayalah, kamu adalah individu terbaik!

Rawatlah Sahabatmu!

teman

Saat ini mungkin mudah bertemu dengan kawan untuk sekedar makan malam. Tapi semua mulai berubah ketika sudah berkeluarga, intensitas pertemuan semakin jarang. Dan hal ini akan terus berkurang seiring waktu. Nantinya hanya tersisa sahabat-sahabat terbaikmu yang masih mau mengunjungimu di usia 50 tahun. Sayangi mereka sekarang juga, rawatlah persahabatanmu!

1 Comment

1 Comment

  1. nunik utami

    April 28, 2015 at 11:26 pm

    Inspiratif. Sebagian sudah saya lakukan, sebagian lagi belum. Ok, akan ssya lakukan, mulai dari sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Bahagia Adalah Cara Pintar untuk Merayakan Hidup yang Lebih Bermakna

Merasa lelah karena didera masalah? Depresi karena banyaknya tanggung jawab yang membebani? Hingga rasa cemas yang tak henti-hentinya memenuhi isi kepala. Ya, hampir setiap orang sedang berjuang untuk menghadapi itu semua.

Memang sih, masih banyak hal-hal bahagia yang bisa kita ingat untuk menghibur hati. Tapi, kenapa akhir-akhir ini semua itu seolah terlihat menjauh, ya? Bukan, itu hanya perasaanmu saja.

Nah, demi menyelamatkanmu, bagaimana jika kami akan memberimu langkah yang mungkin lebih mudah dari yang terbayang sebelumnya agar kamu benar-benar bisa merasa bahagia. Biarlah kami bercerita, kamu cukup diam dulu untuk membaca dan memahaminya. Tentang bagaimana langkah-langkah dasar yang sebenarnya bisa kamu jalani untuk hidup yang lebih bermakna.

Bahagia Itu Adalah Bentuk Lain dari Pengalaman  

Memang sih, akan terasa mengada-ada jika kita diminta untuk bahagia, ditengah-tengah situasi sulit yang mungkin sedang diderita. Kebahagiaan itu sebenarnya merupakan kumpulan kecil dari makna-makna perjalanan dan kepuasan yang didapatkan.

Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan AS merilis Laporan Kebahagian Dunia, setiap tahunnya. Pada laporan tahun 2018, penduduk Firlandia jadi orang-orang yang menempati peringkat pertama untuk penduduk yang paling bahagia. Padahal dari beberapa negara yang diteliti, Amerika justru memiliki tingkat pendapatan yang paling tinggi. Tapi mereka justru berada pada urutan ke-18. Dengan kata lain, meski katanya bisa memilih bahagia karena memiliki apa saja yang diinginkan, belum tentu juga kita bisa mendapat bahagia.

Ini Akan Menjadi Rumit, jika Kita Tak Bisa Memecahkan Persoalan yang Sedang Mendera

Kamu pasti paham, ‘kan? Jika ekonomi Amerika dan penduduknya sudah jadi tolak ukur yang baik untuk berbagai negara. Mereka menghasilkan uang lebih banyak. Namun dari hasil rilisan penelitian yang tadi dijelaskan, negara tersebut justru tak menunjukkan peningkatan kebahagiaan. Konon kesenjangan antara pendapatan dan kebahagiaan ini disebut Easterlin Paradox. Dan tak melulu jadi patokan untuk bahagia yang banyak digadang-gadang orang.

Diri ini mungkin punya uang yang lebih dari cukup, bahwa lebih banyak dari yang sebelumnya kita bayangkan. Tapi kita justru terjebak, berjuang memahami. Kenapa sih kita tak bahagia? Padahal jawabannya sungguh sangat sederhana, bahagia itu adalah pilihan.

Ya, Sesimpel Memilih “Aku Ingin Bahagia Saja”

Diartikan dalam bentuk yang berbeda-beda. Setiap orang pasti punya penilaian yang tak serupa tentang bahagia. Kawan lain bilang bahagianya jika punya rumah dan mobil mewah, tapi untuk kita bisa jadi tak serupa. Jika kebahagiaanmu adalah keadaan, maka kita dapat berkata bahwa kebahagiaan hanyalah pengalaman, atau serangkaian pengalaman.

Selain itu, kebahagiaan juga bisa kita artikan sebagai tindakan untuk menemukan makna hidup dalam pengalaman sehari-hari dengan orang lain. Itulah sebabnya, Worl Happiness Report mengungkapkan bahwa kedermawanan dan jaringan dukungan sosial, juga jadi dua faktor kunci yang akan mengarahkan kita pada bahagia.

Pada setiap bahagia yang mungkin sedang diinginkan, kita menaruh harap untuk orang lain mengambil bagian. Kita percaya, memilih bahagia bisa didapatkan dengan mempersilahkan orang lain berperan untuk hidup kita.

Selanjutnya, Mari Bertindak Jadi Penentu untuk Bahagia yang Kita Inginkan

Jangan terlalu mendengar apa kata orang, jangan pula ikut-ikutan bisikan kawan. Sejatinya bahagia, hanya bisa kita rasakan sendiri. Bukan tentang takaran yang dibuat orang, atau berdasarkan kepercayaan yang digadang-gadang oleh mereka yang ada di sekitar.

Tentukan dan lakukan semua hal yang kita percaya jadi sumber bahagia. Perbuat segala sesuatu yang memang kita percaya. Ini bukan tentang siapa mereka yang ada di dekat kita saja. Tapi bagaimana kita bisa memaknai arti dari bahagia yang kita percaya.

Dan Jadikan Bahagia sebagai Pilihan Bijak demi Hidup Lebih Bermakna

Sesungguhnya banyak cara untuk memaknai hidup lebih dalam. Tapi belajar untuk memilih berbahagia dengan cara yang kita suka adalah salah satunya. Tak pernah ada pihak lain yang tahu, semuanya hanya akan jadi rahasia diri sendiri. Buang semua perkara yang jadi beban, dan mulailah merileksasi diri dengan cara yang kamu percayai.

Pertanyaannya, sudahkah kamu bahagia hari ini?

1 Comment

1 Comment

  1. nunik utami

    April 28, 2015 at 11:26 pm

    Inspiratif. Sebagian sudah saya lakukan, sebagian lagi belum. Ok, akan ssya lakukan, mulai dari sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Untuk Kamu yang Masih Lajang, Tips Ini Bisa Membantumu Mewujudkan Mimpi Punya Rumah Sendiri

Di zaman sekarang, rasanya sangat sulit untuk mewujudkan impian untuk memiliki rumah sendiri. Terlebih jika kamu ingin memiliki rumah di kota-kota besar. Mengingat lahan di kota besar semakin hari semakin sempit karena pembangunan yang terus menerus dilakukan di kota-kota besar. Untuk itu, Gobagi mencoba membagikan tips agar kamu bisa mewujudkan impianmu untuk memiliki rumah sendiri. Simak tips berikut ini!

1. Membuat Perencanaan

Segala sesuatu tentu harus dilandasi dengan perencanaan yang matang. Nah mumpung kamu masih lajang, kamu perlu memanfaatkan masa lajangmu untuk membuat sebuah perencanaan masa deoan. Kmau harus bisa mengutamakan apa yang patut untuk kamu prioritaskan. Langkah pertama adalah dengan membuat perencanaan keuangan agar kamu tahu kira-kira sejauh mana tabungan yang kamu perlukan untuk mewujudkan impianmu itu.

2. Melakukan Investasi

Kamu bisa melakukan investasi dengan banyak cara. Asalkan kamu punya cukup modal untuk melakukannya. Misalnya kamu bisa membeli barang dengan nilai investsi yang cukup baik seperti emas.

3. Mencari Lokasi Terbaik

Setiap orang tentu menginginkan lokasi tempat tinggal yang terbaik. Namun sayangnya hal ini serasa sangat sulit diwujudkan jika kamu tinggal di kota besar. Tak perlu risau, kamu tetap bisa kok mendapatkan lokasi terbaik jika kamu jeli dalam memilih. Usahakan untuk memilih lokasi hunian yang memiliki akses mudah dengan pusat kota.

4. Tak Ada Salahnya Memilih Bangunan Vertikal untuk Tinggal

Sempitnya lahan di kota besar tentu juga akan menyulitkanmu untuk mendapatkan hunian yang pas. Tak ada salahnya kok kamu memilih hunian bangunan vertikal seperti apartemen. Karena memang saat ini apartemen dinilai sebagai hunian yang nyaman, aman, dan terjangkau harganya.

5. Pilih Tenor yang Sesuai dengan Kesanggupanmu

Pastikan kamu memilih tenor yang sesuai dengan kesanggupanmu. Sesuaikan saja jangka waktu cicilan dengan pendapatanmu sehingga kamu tak akan tersiksa dengan tagihan cicilan apartemen yang besar.

1 Comment

1 Comment

  1. nunik utami

    April 28, 2015 at 11:26 pm

    Inspiratif. Sebagian sudah saya lakukan, sebagian lagi belum. Ok, akan ssya lakukan, mulai dari sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Agar Dilirik Lelaki, Mari Belajar Mandiri

Biasanya perempuan diminta untuk bersikap lebih manis, agar lebih dilirik lelaki. Duh, ini sebuah pernyataan yang perlu dibenahi. Karena selain sikap manis yang katanya dimintai itu, kemandirian justru lebih banyak dicari. Yap, hal ini dinilai jadi satu kualitas yang perlu kamu tunjukkan. Mulai tak bergantung pada orang, hingga terlihat bisa melakukan banyak hal tanpa bantuan orang.

Disisi lain, katanya perempuan mandiri sering dinilai terlalu mengintimidasi lelaki, padahal faktanya beberapa lelaki justru tergila-gila pada kemandirian seorang perempuan. Lantas, bagaimana bentuk kemandirian yang dimaksudkan? Kira-kira begini, nih!

Meminta Pendapat Itu  Wajar, tapi Bukan Berarti Selalu Meminta Izin untuk Apa yang Akan Dilakukan

Menjadi perempuan mandiri, kamu harus paham. Jika tak semua hal perlu untuk dibagikan pada pasangan. Namun, berbeda ceritanya, jika yang akan kamu tanyakan adalah sesuatu yang menyangkut hubungan. Jelas ini masih wajar. Selebihnya, tanpa merasa bergantung pada seorang pihak, kamu bisa melakukan banyak hal sendiri. Padamu ada rasa percaya akan kesetaraan peran antara laki-laki dan perempuan. Maka kamu hanya merasa butuh berbagi cerita dan pendapat saja. Bukan menggantungkan semua keputusan pada dirinya.

Tak Merasa Perlu Ditemani Setiap Saat, Kamu Bisa Melakoni Banyak Hal Seorang Diri

Lupakan dulu seseorang yang mungkin bisa dimintai bantuan, ini tentang apa yang bisa kamu lakukan dengan yang mungkin tak bisa. Berbeda dengan perempuan lain yang hanya akan melakukan sesuatu dengan bantuan teman atau pasangan. Kamu justru tumbuh dengan karakter yang berbeda dari biasanya

Bukan ingin berkata bahwa kamu bisa melakukan semua hal seorang diri, namun untuk perkara-perkara yang memang bisa ditangani sendiri. Kamu tak pernah meminta bantuan orang lain, hanya untuk menyelesaikannya. Manis mungkin jika apa yang kamu lakukan mendapat bantuan dari dia yang tersayang. Tapi kemampuanmu untuk mengerjakan sesuatu seorang diri, selalu jadi nilai lebih.  

Paham Apa yang Dimau, Semua Kamu Lakukan dengan Sungguh-sungguh

Kamu terbiasa dengan pernyataan “iya” untuk sesuatu yang diinginkan, dan “tidak” untuk sesuatu yang tak diinginkan. Tak ada basa-basi yang memperkeruh situasi. Kamu selalu paham, tentang apa yang sebenarnya sedang kamu inginkan. Mulai dari menekuni hobi, menjalani sesuatu yang disukai, dan hal-hal lain yang mungkin dimimpikan. Semua kamu lakukan dengan satu niat yang jelas. Terarah dan diselesaikan dengan baik dan tepat.

Bertanggung Jawab untuk Segala Hal, Semua Urusan Selalu Dikerjakan dengan Benar

Mengerti arti pentingnya sebuah kepercayaan, kamu selalu menanamkan rasa tanggung jawab yang besar untuk segala kepentingan. Tak hanya pada perkara hubungan, hal serupa juga berlaku untuk sisi kehidupan lain yang memang akan kamu jalankan.

Jadi tak heran, jika setiap lelaki yang melihatmu selalu terkagum dan terkesan. Karena tak hanya jadi perempuan yang terlihat serius untuk pilihan-pilihan hidupnya. Kamu juga selalu menjadi sosok yang berbeda dengan caramu bertanggung jawab pada semua hal yang ada.

Memiliki Pendirian yang Kuat, Tak Mudah Terpengaruh oleh Bisik-bisik Kawan

Konon perempuan sangat mudah terbawa arus. Latah mengikuti apa yang dilakukan perempuan lain. Hingga selalu ikut-ikutan dengan apa yang sedang digilai zaman. Anehnya, tak satu pun sikap itu ada pada dirimu. Semua yang kamu lakukan, selalu lahir dari buah pikir sendiri. Bukan karena ingin dilirik orang, tidak pula untuk ajang pamer pada kawan. Kamu melakukan apa yang kamu cintai, mengerjakan apa yang kamu ingini, dan selalu berusaha untuk menunjukkan bahwa dirimu berbeda. Dengan tak perlu ikut-ikutan perempuan lainnya.

Beberapa Kali Bisa Juga Bersikap Manja, tapi Masih dalam Porsinya

Yap, semandiri apa pun kamu, perempuan pastilah punya sisi manja pada setiap dirinya. Tak melulu bersikap jutek dan tegas bak seorang petugas. Kamu paham, ada waktu dimana kamu perlu melonggarkan sisi mendirimu. Dan membiarkan pasangan masuk untuk mengisinya. Menempatkan jadi perempuan yang ingin dilindungi tanpa harus diintimidasi.

Kamu paham, bagaimana takaran yang pas untuk sikap manja yang sedang dibicarakan. Tak selalu harus serius, tapi kamu juga paham, jika bersikap manja terlalu berlebihan juga tidak dibenarkan.

Dan yang Terpenting, Kecerdasan dan Percaya Diri yang Tinggi, Jadi Hal Wajib yang Harus Kamu Miliki

Barangkali ini jadi babak paling mengagumkan dari seorang perempuan. Tentang bagaimana ia memandang suatu hal dengan tingkat percaya diri yang juga ia miliki dalam hidupnya. Bukan tentang seberapa cantik kamu, tak pula perihal seberapa bagus warna kulitmu. Namun menjadi sosok perempuan pintar yang juga memiliki  wawasan luas, akan selalu membuatnya dipandang jadi sosok yang mengagumkan. Tapi yang paling penting adalah kepercayaan dirimu pun tak boleh dilewatkan.

1 Comment

1 Comment

  1. nunik utami

    April 28, 2015 at 11:26 pm

    Inspiratif. Sebagian sudah saya lakukan, sebagian lagi belum. Ok, akan ssya lakukan, mulai dari sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top