Feature

Ada Hal-hal Sepele yang Kelihatannya Mudah, Tapi Sebagian Besar Orang Justru Salah Kaprah Melakukannya

Suka mendengar istilah salah kaprah, bukan? Tentu istilah ini disematkan untuk kita yang sejatinya melakukan suatu hal atau pekerjaan yang tidak sesuai prosedur yang benar tapi kita meyakini apa yang kita lakukan sudah benar karena telah terbiasa melakukannya dengan cara yang demikian. Nah, kejadian salah kaprah ini mudah ditemui. Salah satunya saat kamu sedang makan, minum, atau bahkan mengupas buah. Tak percaya? Tengok saja fakta-faktanya.

Ini Dia Cara yang Benar Kalau Kamu Mau Makan Ciki dengan Cara yang Benar

Saat makan ciki, biasanya bagaimana caramu melahapnya? Langsung pakai jari? Bumbunya pasti akan menggumpal di jarimu, bukan? Apalagi kalau kamu melahap ciki dengan bumbu keju yang tebal. Padahal ada lho cara yang lebih efektif supaya tangan tetap bersih. Ya! Pakai sumpit! Pernah coba makan ciki pakai sumpit? Kalau belum, silahkan coba.

Ternyata Caramu Mengupas Pisang Belum Tentu Benar     

Cara mengupas pisang yang benar itu bukan dari pangkal atas buahnya, lho. Melainkan dari sisi bawah ke atas. Cara ini ternyata lebih mudah dibanding kalau kamu mengupas dengan caramu yang biasanya. Coba, deh!

Makan Cupcake Tak Akan Repot Kalau Kamu Mengonsumsinya Bak Makan Sandwich

Biasanya orang mengonsumsi cupcake akan terganggu dengan topping cream lantaran ujungnya  bisa mengena ke hidung. Hei, padahal ada lho cara nyaman agar kamu tetap bisa mengonsumsi cupcake tanpa masalah. Bagaimana caranya? Cukup belah bagian cakes atau kue di bagian bawah. Satu bagian lainnya ditaruh di atas topping dan jadikan cupcake seperti sandwich manis.

Untuk Perempuan, Cara Memakai Jepitan Lidi pada Rambutmu Belum Tentu Benar

Jepitan lidi punya dua sisi, ada yang bergelombang, sementara ada bagian yang rata. Kebanyakan perempuan memakainya dengan menyematkan bagian yang bergelombang sebagai bagian atas. Padahal tidak demikian. Yang benar justru sembunyikan bagian yang bergelombang agar jepitanmu bisa tahan lama pada rambut.

Memanaskan Makanan pun Ada Triknya…

Saat kamu masih memiliki makanan yang tersisa dari menu makan malam, atau menu sarapan, jadikan saja untuk menu di jam makan setelahnya. Nah, cara menghangatkan paling tepat memang memakai microwave, tapi sudahkah benarkah caramu selama ini? Sebab cara yang benar agar makananmu jadi hangat merata adalah melubangi bagian tengahnya saat kamu memanaskan makanan. Tak percaya? Coba saja dahulu.

Memotong Roti Ternyata Bukan dari Permukaannya, Melainkan…

Cara memotong roti yang benar ternyata bukan dengan mengirisnya dari permukaan roti. Melainkan cobalah balik rotimu, lalu irislah dari permukaan bawah roti sehingga nantinya tak ada irisan yang berantakan. Irisanmu jadi lebih rapi.

Memegang Burger pun Ada Tipsnya, Lho!

Saat makan burger, biasanya kamu menggenggamnya seperti apa? Sebab burger kalau tak digenggam dengan benar, biasanya akan sukar ditahan supaya tidak berantakan. Untuk itulah ada trik tersendiri dalam menggenggam burger yaitu dengan menjepitkan burger di antara jari manis dan kelingkingmu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Demi Melacak Ratusan Penguntit, Taylor Swift Pakai Teknologi Pemindai Wajah Saat Konser

Taylor Swift ternyata menggunakan teknologi pendeteksi wajah saat menggelar California’s Rose Bowl pada Mei lalu demi mengawasi ratusan penguntit atau stalker yang kerap membuntutinya.

Dikutip dari The Verge, alat ini dipasang pada sebuah perangkat khusus. Para pengunjung pun tak sadar kalau sebenarnya keberadaan alat ini ditanam pada perangkat berupa papan elektronik yang menampilkan video proses latihan Taylor Swift. Baru kemudian saat para penonton memperhatikan video tersebut, secara diam-diam alat pendeteksi merekam dan memindai wajah masing-masing pengunjung.

Berdasarkan wawancara Rolling Stone dengan seorang petugas keamanan konser, wajah-wajah tersebut kemudian dikirimkan ke Nashville, Amerika Serikat, yang menjadi “command post”, untuk dicocokkan dengan muka-muka penguntit yang sebelumnya sudah diketahui.

Taylor Swift menjadi artis Amerika Serikat pertama yang diketahui menggunakan teknologi pendeteksi wajah di konsernya. Sayangnya, saat ini masih jadi perdebatan apakah penggunaan teknologi ini bisa dibenarkan secara hukum. Sebab, ada yang menilai konser menjadi ranah pribadi bagi penyelenggara. Dengan demikian, penyelenggara berhak memantau pengunjung yang datang. Namun, penggunaan teknologi ini terbilang tak lazim dan berlebihan, namun ternyata hal ini bukan yang pertama.

Sebelumnya, pada April 2018, polisi di China menangkap seorang pelaku kejahatan yanng bersembunyi di antara sekitar 60.000 penonton konser di Nanchang International Sports Center. Sistem pengawasan ini bisa mengawasi pergerakan orang di kerumunan karena menggunakan sistem pemantau “Xue Liang” atau “Sharp Eye”.

Di Amerika Serikat, teknologi pemindaian wajah nantinya akan dikembangkan untuk menggantikan sistem tiket. Jika berhasil, penonton film di bioskop tidak perlu lagi menggunakan tiket kertas, karena cukup dengan menggunakan wajah yang sudah dipindai sesuai dengan nomor bangku sesuai saat pembelian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pelaku Menyerahkan Diri, Ussy Tetap Ingin Proses Hukum Tetap Berjalan

Pembawa acara Ussy Sulistiawaty (37) akhirnya menerima permintaan maaf orang yang menghina anaknya di media sosial. Perempuan itu juga sudah menyerahkan diri ke Mapolda Metro Jaya. Namun, Ussy akan tetap melanjutkan proses hukum atas pelaku penghinaan itu.

“Itikad dia bagus untuk menyerahkan diri. Tapi, karena sudah masuk laporan, tetap diproses,” kata Ussy seperti dikutip Kompas.com, Kamis (13/12/2018).

Ussy mengatakan pula bahwa perempuan pelaku penghinaan tersebut mengakui perbuatannya. Pelaku sadar tidak akan bisa kabur ke mana-mana sehingga memilih menyerahkan diri ke polisi.

“Dia sadar, mau ganti IG (Instagram) apa pun, polisi juga akan menemukannya. Makanya, dia sadar, menyerahkan diri. Indonesia kan sekarang lagi melawan bullying dan cyber crime, kita harus dukung. Jangan sampai laporan saya ini dikatai lebai,” ujar istri artis peran dan pembawa acara Andhika Pratama ini. Diberitakan sebelumnya, Ussy Sulistiawaty melaporkan lebih dari 10 akun yang menghina anaknya lewat media sosial dengan kata-kata tidak pantas.

Ussy melaporkan mereka dengan pasal pencemaran nama baik, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Berkunjung ke Vatikan, Menteri Susi Penuhi Undangan dari Paus Fransiskus dan Bahas Isu Kelautan

Pada salah satu agenda kerja di Eropa baru-baru ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terlihat mengunjungi Vatikan untuk memenuhi undangan dari Paus Fransiskus. Yap, Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Vatikan Wanry Wabang mengungkapkan, Ibu Susi berkunjung ke Vatikan dalam rangka menghadiri audiensi dengan Paus bersama ribuan umat Katolik dan wisatawan non-Katolik.

Undangan tersebut beliau terima, tatkala menghadiri acara Our Ocean Conference di Bali 29-30 Oktober beberapa waktu lalu. Dalam acara yang berlangsung di Aula Paolo Sesto Vatikan, Rabu (12/12) lalu, pukul 09.00-11.00 waktu setempat tersebut. Menteri perempuan yang terkenal dengan kata “Tenggelamkan” itu, berkesempatan untuk bersalaman dengan Paus Fransiskus dan menyampaikan ucapan terima kasih atas surat Paus yang dikirimkan pada acara Our Ocean Conference 2018 serta mengundang Paus ke Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih secara langsung atas dukungan dan komitmen Vatikan yang disampaikan oleh H.E Archbishop Piero Pioppo…,” ucap bu Susi seperti dilansir dari Antara, Jumat (14/12)

Selain itu, Menteri Susi juga melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Vatikan Monsinyur Paul Richard Gallagher di Istana Apostolik Vatikan. Adapun tujuan pertemuan itu adalah untuk membahas pengertian antara Vatikan dan Indonesia mengenai upaya penanggulangan pencurian ikan dan “perbudakan” di sektor perikanan.

Kepada Susi, Paus menyatakan akan terus mendoakan dan memberikan dukungan bagi rakyat dan bangsa Indonesia. Dan Vatikan juga berjanji, untuk setuju membantu upaya Indonesia mengangkat isu hak-hak kelautan di forum PBB.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top