Community

Untuk Pengalaman Hidup yang Berbeda, Ada 9 Alasan Perlu Bekerja di Daerah yang Jauh Dari Kota

Lulus kuliah dengan nilai yang memuaskan lantas diterima di perusahaan bergengsi tentu menjadi impian banyak orang. Namun terlepas dari hingar bingar duniawi, tentu kamu membutuhkan satu pukulan keras dalam kehidupanmu untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya.

Salah satu hal yang bisa kamu coba saat kamu lulus kuliah adalah bekerja di daerah terpencil yang mungkin tak banyak diminati oleh orang lain. Namun dari situ kamu bisa belajar banyak hal. Ini 9 alasan kenapa kamu perlu mencobanya.

1. Menjadikanmu Pribadi yang Mandiri

Selama ini kamu terbiasa menerima segala apa yang kamu mau dengan mudah. Kamu bisa seenaknya meminta hal yang kamu inginkan pada orangtuamu. Jika uangmu habis di perantauan, kamu tinggal minta mereka transfer uang ke rekeningmu. Namun jika kamu mulai merelakan diri bekerja di daerah terpencil, kamu akan tahu bagaimana sulitnya bertahan hidup sendiri. Untuk berkomunikasi dengan keluarga pun sulit karena minimnya sinyal telepon seluler.

2. Pikiranmu Tak Hanya Tertuju pada Materi

Jika selama ini kamu selalu berpikir bahwa kamu perlu mengejar materi dalam kehidupan ini, anggapan itu akan tersingkirkan oleh hal yang lebih berharga. Kamu akan menyadari bahwa bukan materi yang jadi hal penting dalam hidup. Namun kebahagiaan yang akan kamu dapatkan dari sikap saling berbagi dengan hati yang tulus.

3. Ada Pelajaran Hebat yang akan Kamu Dapatkan dari Masyarakat Sekitar

Bertemu dengan orang-orang yang masih berpikir sederhana, akan membuatmu belajar satu hal baru dari mereka. Orang-orang baik yang mengelilingimu membuatmu sadar akan pentingnya sebuah keharmonisan dalam bermasyarakat.

4. Mengajarkanmu Akan Rasa Syukur

Melihat kehidupan mereka yang terkadang menurut pandanganmu jauh dari kata layak akan membuatmu belajar akan rasa syukur. Kamu akan lebih mensyukuri apa yang selama ini kamu dapatkan dengan mudah. Hidup ini memang tak hanya tentang  melihat yang di atas, namun juga melihat yang ada jauh di bawah kita.

5. Kamu akan Belajar Menjadi Sosok yang Humanis

Jika suatu saat kamu dinobatkan sebagai pemimpin, pengalaman hidup dengan masyarakat terpencil akan membentukmu menjadi seorang pemimpin yang humanis. Bukan sosok pemimpin yang angkuh saat sudah menjadi seorang penguasa suatu bangsa.

6. Tak Lagi Bisa Hidup Foya-foya

Kamu akan belajar pentingnya menabung untuk masa depan. Bukan hanya bisa berfoya-foya dengan harta orangtua. Kamu tahu akan sulitnya mencari nafkah untuk dirimu sendiri.

7. Lebih Kritis Terhadap Perubahan

Hidup berdampingan dengan rakyat terpencil membuatmu lebih kritis terhadap sebuah perubahan. Tak hanya demi mencari materi, kamu pun memiliki niat merubah apa yang harusnya dirubah dan menjadikan kehidupan yang lebih baik untuk mereka di masa mendatang.

8. Mendapat Keluarga Baru

Saat liburan tiba terkadang kamu bingung mencari destinasi untuk dikunjungi. Dengan ikut bekerja di daerah terpencil, kini kamu punya destinasi baru saat liburan tiba, yaitu mengunjungi keluarga barumu yang sudah sangat kamu rindu.

 

9. Tak Hanya Pandai Berteori, Kamu Pun Mampu Bekerja Secara Nyata

Saat kuliah, kamu diajarkan banyak teori di dalamnya. Dan saat kamu memutuskan untuk bekerja, kamu akan tahu bagaimana mengubah semua teorimu di perguruan tinggi menjadi sebuah tindakan nyata.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

9 Tahun Menikah, Rianti Cartwright-Cas Alfonso Sepakat Ikuti Program Bayi Tabung

Rianti Cartwright dan Cas Alfonso telah membina bahtera rumah tangga selama kurang lebih sembilan tahun. Kini mereka memutuskan untuk melakukan program bayi tabung demi mendapatkan momongan. Hal ini diketahui lewat Instagram Stories milik Rianti. Eks VJ MTV itu banyak bertanya ke Tya Ariestya untuk berani melakukan bayi tabung.

“Tya Ariestya, she is an #ivfsurvivor and was so generous with information from the very beginning. Aku bisa tanya2 sama Tya kapan aja. Terus kebetulan waktu aku shooting sinetron Cinta Yang Hilang aku juga dipertemukan dengan sahabat2 yang memberikan banyak informasi tentang IVF, Morula dan juga dokter2 di Morula Clinic. Kayak udah diatur aja semuanya dan akhirnya aku dan Cas memutuskan untuk menjalani program IVF,” kata Rianti

Sebelumnya, Rianti Cartwright belum berani program kehamilan. Dia dan Cas menjalaninya secara natural. Rianti mengatakan dalam melakukan program bayi tabung tidak mudah. Namun dia tetap masih bisa menikmati segala prosesnya.

“To be honest this process is not easy. Tapi menurut aku tetap bisa dinikmati selama kita optimis, positif, dan berserah,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Demi Penuhi Keinginan Istri, Uus Tinggalkan Identitas Kepala Plontos

Komedian tunggal Rizky Firdaus Wijaksana (28) atau yang akrab disapa Uus kini tampil beda. Uus tak lagi berkepala plontos melainkan memilih untuk memanjangkan rambutnya dan mewarnainya dengan warna pirang. Hal ini dia lakukan lantaran permintaan istri.

“Kan udah dijelasin di panggung, istri minta pengin bisa jambak, ya sudah dipanjangin. Sudah tiga tahun bersama-sama. Dia cuman minta ke saya gondrongin rambut, ya sudah lah,” kata Uus seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (18/03).

Awalnya, Uus merasa risih dengan rambutnya yang panjang karena tak pernah tampil dengan gaya yang demikian. Terkait pemilihan warna rambut, Uus mengatakan bahwa hal itu adalah pilihannya sendiri.

“Ide sendiri, karena pengin aja bingung mau warna apa, bosen kalau hitam, jadi ya kuning. Kan mau membuktikan kalau dicat warna-warni itu selalu identik dengan Atta,” gurau Uus.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Niat Hati Dapat Samsung Galaxy S10, yang Datang dari Bukalapak Malah Sendal Jepit

Selain memberi kemudahan untuk para pengguna bertransaksi jual dan beli, E-commerce yang satu ini juga kerap mengadakan promo seru dengan hadiah yang cukup tinggi. Yap, selain hadiah utama mini cooper yang beberapa waktu lalu dimenangkan oleh seorang driver ojol. Baru-baru ini, ajang promosi yang diberi nama ‘nyerbu’ tersebut, memberikan kesempatan untuk para pengguna untuk mendapatkan Samsung Galaxy S10 secara eksklusif cuma dengan 12 ribu.

Sudah berlangsung pada 13 Maret 2019 lalu, beberapa orang yang beruntung memang berhasil mendapatkan Samsung Galaxy S-10nya. Tapi sialnya, pengguna lain yang ikut serta justru ramai-ramai protes. Karena mereka yang belum berhasil justru dikirimi sendal jepit sebagai gantinya dari dana 12 yang telah mereka kirimkan, atau yang sudah terpotong otomatis dari dompet di aplikasi Bukalapak. 

View this post on Instagram

Ada yang nasibnya kayak aku?. Gegara kebiasaan ga baca2 s&k akhirnya zong dapet sandal jepit 🤣🤣. Ini ceritanya ikutan serbu seru Bukalapak, ngincer Samsung S10 seharga 12.000 rupiah. Kalo ga dapat uang 12ribu dibalikin utuh. Karena udah pede dan ga baca2 lagi s&k, esoknya kaget terima notif bahwa serbuanku meleset dan sandal jepit akan dikirim ke alamat. Hah?? Sandal jepit ?? Kapan aku belinya ?😒😒. Oalaahhh ternyata udah ketentuannya begitu. Dan ternyata ya ampuuun, sandalnya dikirim tanpa kardus, bener2 polos hanya kemasan plastik bening sandal itulah. Bungkus koran kek. Ato plastik item kek biar yg terima ga malu 😛😛. Pagi tadi bapak kurir jne yang anter paket sambil ketawa bilang "banyak bangeeeettt paket kiriman sandal kayak gini" 😂😂😂 #bukalapak #sandaljepit

A post shared by lies surya (@liessurya) on

Beberapa orang berkata jika Bukalapak mulai memanfaatkan promosi macam ini untuk memaksimalkan keuntungan. Sebab dalam hal ini dana yang sudah tertarik justru akan direfund dengan produk sendal jepit dari BukaMart. Dan yang lebih parah, warna dan ukurannya pun random, yang kemungkinan besar tak cocok hingga akhirnya tak terpakai pada penggunana.

“Mending warna nya netral… Gw cowo dikasi sendal Pink… ;)” Keluh pengguna @junanrizal di Twitter miliknya.

Tapi usut punya usut, ternyata refund dana 12 ribu rupiah dengan sendal jepit tersebut adalah salah satu ketentuan yang memang sudah ditetapkan oleh Bukalapak untuk promosi ‘nyerbu’ Samsung Galaxy S10 ini. Dan, Bukalapak juga memberi opsi untuk pengguna yang memang tak ingin dananya tersebut di ganti dengan sendal jepit, bisa membatalkan pesanan melalui aplikasi atau menghubungi customer service di Bukalapak.

Akan tetapi, daripada teliti untuk membaca syarat dan ketentuan, sebagian besar pengguna justru ramai-ramai mengungkapkap kekesalan di media sosial tanpa memeriksa, pihak manakah yang salah. Nah, pesan moralnya adalah, cobalah tingkatkan literasi, dimulai dengan teliti dalam membaca hal-hal yang menjadi ketentuan tentang apa yang ingin kita beli. Kan malu, udah marah-marah ternyata kitalah yang salah, karena tak membaca syarat dan ketentuannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top