Community

7 Rintangan yang Wajib Kamu Takhlukkan Sebagai Pasangan LDR

Hubungan jarak jauh atau yang biasa disebut dengan LDR bukanlah sebuah hubungan yang mudah untuk dijalani. Namun saat kamu berhasil melewatinya, peluangnya sangat kecil untukmu dan pasanganmu bisa terpisahkan. Banyak suka duka yang akan kamu rasakan saat harus menjalani hubungan semacam ini.

Tujuh rintangan ini adalah beberapa rintangan yang wajib kamu takhlukkan saat memberanikan diri untuk menjalani hubungan jarak jauh.

1. Kebersamaan Pasangan pada Umumnya di Malam Minggu, Hanyalah Sabtu Malam yang Biasa Bagimu

Jika pada umumnya banyak pasangan yang akan menghabiskan waktu bersama saat malam minggu, hal ini berbeda denganmu. Bagimu, malam apapun itu tetaplah sama. Malam minggu hanyalah sabtu malam yang tak bermakna lebih untukmu.

2. Jarang Keluar Bareng, Uang Aman di Kantong

Ada hikmahnya juga saat kamu menjalani hubungan jarak jauh. Bisa dibilang hubungan ini adalah hubungan yang hemat. Namun ada juga beberapa yang mengatakan bahwa hubungan jarak jauh justru membutuhkan biaya yang lebih mahal. Karena setiap kali bertemu, harus ada salah satu yang mengeluarkan budget berlebih untuk biaya transportasi.

3. Sering Dikira Jomblo Sudah Menjadi Hal yang Biasa

Banyak orang mengira kamu adalah seorang jomblo. Bagaimana tidak, jika kamu selalu bepergian kemana pun seorang diri atau dengan teman-temanmu saja. Tak banyak orang yang tahu bahwa kamu memiliki seseorang terkasih di tempat yang berbeda denganmu.

4. Tak Ada Teman untuk Pergi ke Kondangan

Tak hanya dikira jomblo, kamu pun mulai terbiasa pergi ke pernikahan teman atau saudaramu seorang diri tanpa pasangan. Meski kamu sering dijadikan bahan lawakan teman-temanmu karena pergi ke kondangan sendirian, itu tak mengganggumu karena kamu memang sudah terbiasa akan hal itu.

5. Salah Satu Rutinitasmu Adalah Merencanakan Kapan Bisa Kembali Bertemu

Melihat kalender dan menyusun jadwal pertemuan menjadi hal yang lazim kamu lakukan. Baik kamu maupun pasanganmu selalu mencari waktu senggang untuk kalian berdua bisa bertemu.

6. Harus Menanamkan Rasa Kepercayaan yang Besar Demi Keutuhan Hubungan

Saat kamu tak mampu memberikan kepercayaan yang penuh pada pasanganmu, tentu saja kamu akan bisa bertahan dalam hubungan jarak jauh ini. Kejujuran dan kepercayaan adalah kunci yang harus dipegang teguh dalam menjalani LDR.

7. Hanya Bisa Menebas Sedikit Rindu dengan Video Call atau Chatting

Pertemuan adalah hal yang sulit untuk bisa kamu wujudkan. Kamu hanya bisa mendengar suaranya dan melihat wajahnya dari layar saja. Kamu tak bisa langsung memeluknya erat untuk mengobati segala kerinduanmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Dibantu Ulama FPI, Polisi Halau Massa Rusuh di Fly Over Slipi

Melanjuti aksi demo yang terjadi sejak kemarin, pagi tadi sekelompok massa diberitakan kembali merusuh di flyover Slipi, Jakarta Barat. Dilansir dari detik.com, Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi menyatakan jika massa tersebut bukan dari santri atau Front Pembela Islam (FPI).

“Ini massa dari luar daerah, bukan dari FPI. Kami bersama FPI, kami dibantu ulama,” kata Kombes Hengki saat dihubungi, Rabu (22/5/2019).

Lebih lanjut, Hengki mengatakan sebagian besar massa datang dari daerah. Mereka terlihat mulai bergerak datang sejak pukul 02.00 Wib dini hari tadi.

“Mereka mau gabung ke Tanah Abang, kami halau,” lanjut Hengki.

Akan tetapi, ketika dihadang mereka tidak terima, kemudian sempat terjadi bentrok dengan polisi.

“Petugas dilempari batu, macam-macam,” imbuh Hengki.

Saat berita ini dituliskan, dilaporkan polisi masih berjaga-jaga pada sejumlah titik di beberapa wilayah di Jakarta.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

5 Cara Tepat untuk Mengatasi Mabuk Perjalanan Selama Mudik Lebaran

Pulang ke kampung halaman ketika lebaran, rasanya sudah jadi agenda tahunan yang rutin kita lakukan. Tapi masalahnya, selama perjalanana kita tentu akan bertemu dengan kemacetan. Bahkan tak hanya itu saja, beberapa orang juga harus berjuang untuk melawan rasa mabuk selama perjalanan.

Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan istilah motion sickness, yakni semacam ganggung pada telinga bagian dalam yang menyebabkan kita mual, pusing bahkan muntah. Menurut dokter, Dr Jennifer Derebery  dari The New York Times, mabuk terjadi ketika dikarenakan ketidakseimbangan antara mata, telinga bagian dalam, dan sumsum tulang belakang.

Nah untuk itu, kali ini kami punya beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghalau mabuk dalam perjalanan untuk mudik lebaran nanti.  

1. Coba Fokuskan Mata untuk Melihat Objek yang Bergerak

Ketika kita sedang mabuk, rasanya menutup mata dan tertidur adalah obat yang paling kita butuhkan. Namun, meski itu adalah sesuatu yang wajar, sebaiknya jangan dilakukan ya. Daripada menutup mata, jauh lebih baik jika kita mengarahkan pandangan pada satu objek bergerak.

Menurut Dr Jennifer, cara ini ampuh untuk membuat tubuh pulih dari mabuk perjalanan. “Lihatlah sesuatu yang bergerak selama beberapa menit. Cara ini membantu mengarahkan telinga bagian dalam sehingga meringankan gejala mabuk,” begitu tuturnya.

2. Selanjutnya Pilih Posisi Duduk yang Terbaik

Untuk mabuk yang tak terlalu parah, cobalah ambil posisi duduk di bagian kursi depan mobil. Konon cara ini akan membuat mata bisa melihat setiap gerakan pada objek yang berjalan seperti yang tadi sudah disebutkan. Nah, untuk kalian yang mungkin mudik dengan pesawat atau kereta, cobalah cari kursi yang letaknya di dekat jendela.

Selain itu, hindari dulu aktivitas seperti membaca, menonton, dan bermain ponsel. Karena, aktivitas tersebut biasanya akan menghilangkan keseimbangan telinga bagian dalam yang bisa menyebabkan mabuk perjalanan.

3. Minum Air Putih yang Banyak dan Hindari Mengonsumsi Makanan Tertentu

Sehabis muntah, meski masih tak ingin sebisa mungkin paksa diri untuk minum air hangat. Ini bertujuan untuk mencegah dehidrasi, karena isi perut kita mungkin sudah kosong karena muntah. Akan tetapi, jangan pula buru-buru untuk mengisi perut dengan jenis makanan yang asal. Seperti gorengan, makanan pedas, atau makanan berat lainnya.

Makanan-makanan itu sulit dicerna sehingga bisa menyebabkan perut kembali muntah. Sebaliknya, pilihlah makanan yang mudah dicerna seperti sup ayam, roti tawar dan biskuit.

4. Usapkan Minyak Angin Ke Perut atau Coba Makan Permen

Nah, cara yang satu ini biasanya cukup ampu untuk menghilangkan rasa mual selama perjalanan. Yap, kamu bisa membalurkan minyak angin di bagian leher dan perut untuk menghangatkan bagian tubuh tersebut. Namun, jika kamu alergi atau tak begitu suka dengan bau minyak angin, cobalah makan permen mint untuk hilangkan rasa mual.

5. Dan yang Terakhir, Bantu Cegah Mabuk dengan Minum Obat Anti Mabuk

Jika empat cara yang tadi sudah dijelaskan masih tidak mempan, mungkin ini saatnya kamu pakai cara yang terakhir. Selain lebih praktis, memakan obat pencegah mabuk perjalanan biasanya cukup akurat. Pilihlah obat anti yang mengandung antihistamin sehingga bisa mencegah rasa mabuk. Sebagai tambahan, sebaiknya minumlah obat tersebut satu jam sebelum perjalananmu akan dimulai. Dengan begitu, kandungan obatnya sudah lebih dulu bereaksi.

Tak hanya itu saja, upaya lain yang juga bisa kita lakukan adalah memakai benda yang bisa menekan titik pergelangan tangan. Seperti jam tangan atau gelang, yang bisa mempengaruhi keseimbangan telinga bagian dalam. Sehingg rasa mual yang biasanya datang diminimalisir dan tak menyebabkan kita mabuk selama perjalanan.

Nah, itulah 5 cara tepat untuk mengatasi mabuk perjalanan selama mudik lebaran yang bisa  kamu lakukan. Semoga berguna ya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Meratapi Nasib Para Pengguna Hp Huawei

Terus berlanjut, perang  dagang antara Amerika Serikat dan Cina masih berbuntut panjang. Terbaru, hal tersebut ternyata berimbas ke Huawei. Yap, merek teknologi raksasa asal Cina tersebut dikabarkan tak lagi mendapat izin untuk memakai Android, sistem operasi yang dikembangkan oleh Google.

Sebelumnya sih, Huawei bilang kalau mereka sudah merasa siap dengan larangan akan penggunaan produk Amerika tersebut. Bahkan pada bulan Maret 2019 lalu, Huawei sempat membuat pernyataan jika ada sistem operasi yang sedang digodok sebagai pengganti Google Andoroid dan Microsoft Windows.

“Kita telah bersiap-siap untuk memiliki sistem operasi sendiri. Jika suatu saat tidak menggunakan sistem ini (Android dan Windows), kita sudah siap,” ujar Richard Yu, selaku CEO Huawei.

Nah, kalian yang mungkin menggunakan Huawei mungkin sedang was-was akan bagaimana nasib ke depan. Tapi tenang, melalui akun Twitter resminya, @Android, Google mengatakan bahwa Google Play dan pengamanan lewat Google Play Protect akan tetap berjalan pada perangkat Huawei yang sudah ada.

Akan tetapi, untuk versi smartphone Huawei selanjutnya, perangkat tersebut tak lagi memiliki akses ke layanan populer milik Google, seperti Google Play Store, Gmail dan YouTube. Di sisi lain, setelah menerima kenyataan bahwa Google akan mencabut lisensi Androidnya dari Huawei. Konon mereka akan semakin fokus dalam hal mengembangkan sistem operasi lain yang akan menggantikan Android.  

Selain itu, sebelumnya Pemerintah China juga sudah merencanakan program Made In china 2025 dengan tujuan Cina akan menjadi pemain global di bidang teknologi. Hal ini tentunya mendorong para pengusaha lokal untuk menginkatkan inovasi, khususnya dalam industri teknologi.

Berdasarkan sebuah laporan yang dikutip dari Reuters, saat ini Huawei sudah meningkatkan dana untuk penelitian dan pengembangan (R&D) yang mencapai angka $20 Juta, hampir menyaingi Amazon $22.6 Juta. Sekitar 80 ribuan karyawan atau 45% dari total pekerja ditempatkan pada bagian R&D di beragam segmen, meliputi sistem operasi, chipset, hingga database AI.

Selain itu, di Negeri Tirai Bambu tersebut, produk buatan Amerika terbilang masih kurang populer atau bahkan diblokir dibanding buatan dalam negeri. Mulai dari Weibo sebagai penggati Facebook, Baidu pengganti Google Search dan beragam layanan digital lainnya.

Dan fakta tentang Huawei yang menempati posisi kedua penjualan smartphone terbanyak di dunia, jadi peluang yang memungkinkan jika sistem operasi baru buatan Huawei tersebut, nantinya akan menjadi pesaing baru untuk  Android.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top