Community

7 Perbedaan Kehidupan Laki-laki Sebelum dan Sesudah Menikah

Banyak orang mengatakan tentang nikmatilah waktumu selagi masih bujangan. Pernyataan itu tentu menunjukkan seolah-olah pernikahan menjadi gerbang hilangnya kebebasan yang mungkin kamu miliki saat kamu masih membujang.

Kenyataannya, kamu tak perlu khawatir dengan perubahan statusmu nanti, dari bujangan menjadi seorang suami. Karena setiap hal pada dasarnya memiliki suka dukanya masing-masing. Menjadi suami pun begitu, tentu dibalik dukanya pasti ada banyak suka yang tercipta.

1. Saat Membujang, Kamu Menyiapkan Perlengkapan Bekerjamu Sendiri, Usai Menikah Kamu akan Dibantu oleh Sang Istri

Kamu tak lagi perlu repot menyetrika baju, memilih baju, merapikan tempat tidur sendirian. Karena saat kamu sudah menikah, semua kesibukanmu itu akan dibantu oleh sang istri tercinta. Tentu berbeda dengan saat kamu masih membujang, dimana semua harus kamu persiapkan seorang diri.

2. Tak Perlu Khawatir Kelaparan di Rumah, Ada Istri yang Senang Hati Membuatkan Makanan

Dulu mungkin kamu kerap kelaparan di rumah. Kamu tak bisa memasak dan tak tahu apa yang harus kamu makan saat itu. Namun kamu tak perlu lagi mengkhawatirkan hal ini saat kamu sudah menikah. Istrimu sudah siap membuatkan makanan untukmu saat kamu kelaparan.

3. Jika Dulu Baju Baru Dicuci Setelah Beberapa Kali Pakai, Setelah Menikah Pakaian Sudah Ada yang Mencuci Meski Baju Baru Sekali Pakai

Tentu saja istrimu tak akan kuat dengan kejorokanmu itu. Saat kamu sudah memakai baju dan kamu gantung dengan niat untuk kamu pakai lagi besok, tiba-tiba baju itu sudah tidak ada di gantungan melainkan sudah ada di jemuran karena baru saja dicuci oleh istrimu.

4. Belanjaan Bulanan Lebih Sedikit Saat Membujang Dibanding Saat Usai Menikah

Rasanya memang sangat jarang laki-laki bujang yang belanja sampai berkeranjang-keranjang. Namun hal ini akan berubah saat kamu sudah menikah. Kebutuhan rumah tangga yang banyak harus kamu pikirkan.

5. Jangankan Membawa Bekal, Saat Membujang untuk Sarapan Pagi Saja Sering Seadanya

Bisa dibilang kamu tak ada waktu untuk memasak terlebih menyiapkan bekal. Bahkan kamu kerap makan seadanya saat sarapan. Jika ada roti kamu akan makan roti, jika ada susu kamu akan minum susu. Namun hal ini akan berubah tentunya saat kamu sudah memiliki istri yang siap melayani.

6. Pulang Kerja Jadi Terasa Lebih Istimewa Saat Sudah Menikah

Saat membujang, rasanya biasa saja saat kamu pulang kerja. Namun saat sudah menikah, hal ini menjadi hal yang lebih istimewa. Kamu sadar ada orang yang menunggu kedatanganmu di rumah. Begitu pun denganmu yang ingin cepat pulang dan bertemu dengan orang yang kamu sayang.

7. Setelah Nikah, Sudah Ada Teman Tidur yang Bikin Tidurmu Makin Tenang dan Nyenyak

Inilah perbedaan yang paling terlihat antara saat kamu membujang dan setelah menikah. Saat sudah menikah, artinya kamu sudah memiliki teman tidur yang selalu ada di sampingmu untuk kamu peluk setiap harinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Dikenal Harmonis, Gisella Anastasia Gugat Cerai Gading Marten

Selalu jadi pusat perhatian atas keharmonisan rumah tangganya, nama Gisella Anastasia dan Gading Marten boleh dibilang jadi pasangan yang banyak disukai oleh pubik. Jauh dari rumor miring dan sensasi, terbaru kabar gugatan cerai yang diajukan Gisella ke Gading Marten jadi sesuatu yang cukup mengejutkan banyak orang.

Dilansir dari Kumparan.com, Gisel memasukkan gugatan cerainya ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan nomor perkara 908/pdt.G/2018/PN.JKT.SEL pada Senin, 19 November lalu. “Sidang dua minggu dari sekarang, cuma belum penetapan,” ucap seorang petugas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang tak mau disebut namanya, Rabu (21/11).

Sampai ini dituliskan, belum diketahui apa alasan yang membuat Gisella menggugat cerai Gading. Sebab, baik Gisella atau Gading Masih enggan untuk membuka suara atas beredarnya kabar ini. 

Sebelumnya, pasangan Gading Marten dan Gisella Anastasia menikah pada 14 September 2013 lalu. Dari pernikahan tersebut, keduanya sudah dikaruniai seorang putri yang bernama Gempita Nora Marten yang lahir pada 16 Januari 2015.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Christian Bautista Resmi Nikahi Kat Ramnani di Bali

Telah bertunangan pada Oktober 2017 lalu, akhirnya Christian Bautista resmi mempersunting pujaan hatinya. Dilangsungkan secara tertutup pada Minggu, 18 November 2018 di Tirtha Bridal – Uluwati, Bali, gelaran pesta pernikahan tersebut dihadiri beberapa keluarga dan kerabat dekat. Beberapa artis dari Filipina pun terlihat datang ke Bali, termaksud seleb Indonesia sepertia pasangan BCL-Ashraf Sinclair.

Perjalanan cinta Christian Bautista dan Kat Ramnani, konon bisa dibilang cukup cepat. Keduanya saling mengenal di Amerika pada 2016. Setelah menjalin hubunan kurang lebih satu tahun, Christian melamar Kat di Italia pada 2017. Kini di penghujung 2018, keduanya telah resmi menyandang status suami-istri.

Sumber : https://www.instagram.com/patdy11/

Perempuan pilihan penyanyi asal Filipini ini adalah seorang wanita asli Filipina. Diketahui pula, bahwa Kat menempuh pendidikan di Amerika dan telah pindah ke Amerika sejak tahun 2002. Sebelumnya Ia berkuliah di Santa Clara University, California dan bukan seorang seleberiti melainkan sarjana lulusan Business Marketing & Communication.

Sumber : https://www.instagram.com/patdy11/

Tinggal di Silicon Valley, Kat juga pernah berkarir di Google. Bahkan dirinya pernah menjabat Community Manager, juga pernah bekerja di Apple dan Facebook. Mereka saling kenal ketika Christian sedang berada di Amerika. Terbilang jarang pulang ke Filipina, ternyata Kat tak tahu jika ia sedang berkenalan dengan seorang seleb. Hingga akhirnya, keduanya pun menjalin hubungan seperti biasa hingga kini sudah sah menikah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kamu Tipe yang Mana? Suka Memantau Obrolan di Gawai Pasangan atau Berikan Dia Kebebasan

Saat sedang kencan, pasti ada momen dimana kamu merasa ingin sekali memeriksa gawai pasangan. Setidaknya kamu ingin tahu, saat tak sedang bersamanya, siapa saja yang mengobrol dengan pasanganmu ya…

Untuk sebagian orang, memeriksa atau memantau obrolan pasangan di gawai mereka bukanlah hal yang aneh. Justru lazim dan harus dilakukan. Sementara sebagian lainnya, mengaku tak sepakat kalau ranah privasi sebagai individu pun harus dibagikan ke pasangan. Semua itu kembali ke keputusan kalian saja. Hanya saja, kalau suatu kali kamu tak sengaja melihat daftar chat teratas di gawai pasanganmu justru bukan kamu, melainkan teman atau koleganya. Kira-kira, sikap apa yang kamu tunjukkan setelahnya?

Syukur-syukur kalau kamu bisa memahami. Berarti memang hubunganmu sudah sampai ke fase yang cukup dewasa. Apalagi soal memahami, bukan hal yang mudah. Jadi kalau memantau obrolan pasangan hanya karena kamu tak sengaja melihat sesuatu yang ‘janggal’ berdasarkan asumsimu, kamu sendiri akan bagaimana?

Ada Chat dari Lawan Jenis, Tetap Tenang atau Langsung Curiga?

Setiap orang tentu punya respon yang berbeda saat dihadapkan dengan urusan semacam ini. Ada yang langsung curiga, ada yang amarahnya langsung terpancing, atau ada juga yang tetap tenang. Memang ada baiknya coba dulu bersikap tenang. Tak usah dibawa overthinking terlebih dahulu. Belum tentu pasanganmu main hati.  Waspada ya boleh saja. Tapi disinilah kemampuanmu mengontrol amarah dan rasa cemburumu jelas sedang diuji. Kamu perlu ingat lagi, cemburu justru tak akan membuatmu bisa berpikir jernih.

Selanjutnya, Menurutmu Perlukah Mencari Tahu Mengenai Siapa-siapa Saja yang Mengontak Pasangan Kita?

Sebagai pasangan, kamu pasti ingin tahu apapun tentang pasanganmu, kan? Termasuk teman dekatnya. Nah, kalau situasinya ada lawan jenis yang tengah akrab dengan pasanganmu, dan kamu ingin mencari tahu, sejatinya hal itu lazim saja untuk kamu lakukan. Asal dengan cara-cara yang positif dan tak merugikan pihak manapun. Bisa saja kan, kamu hanya sedang diliputi cemburu padahal pasanganmu hanya berkomunikasi menyangkut pekerjaan yang sedang dikerjakannya sehingga pembicaraan dengan teman lawan jenisnya itu bersifat profesional.

Kalau Dia Sampai Mencari ‘Kenyamanan’ dengan Mengontak Teman Lawan Jenisnya, Mungkinkah Perhatianmu Terhadapnya Dirasa Kurang?

Kalau sampai kamu mendapati kenyataan jika pasanganmu memang mencari ‘nyaman’ pada temannya dibanding denganmu, maka tahan dulu emosimu.  Tanyakan dulu pada dirimu sendiri, benarkah memang waktumu terlalu kurang sampai ia mencari perhatian lebih dari lawan jenis yang lain? Atau, pikirkan kembali soal relasi kalian, benarkah dia memang serius padamu atau hanya ingin main-main?

Saat pasangan sampai ‘main hati’, maka bukan kamu yang sepenuhnya salah. Melainkan pasanganmu yang mungkin tak cukup dewasa dalam berelasi. Bila situasinya sudah seperti ini, menanyakan mengenai siapa saja teman lawan jenisnya tentu berhak kamu sampaikan.

Sembari Mencari Tahu Kebenaran, Agar Tak Membuatnya Tersinggung Jangan Pakai Kalimat yang Terkesan Memojokkan

Memutuskan membuka gawai pasangan atau tidak, semuanya ada di tanganmu. Tapi pasti ada saja pertanyaan yang kamu hendak tanyakan pada pasangan lantaran berdasar asumsi atau kecurigaanmu. Misalnya, saat membuka gawai, lalu mellihat nama lawan jenis lain selain kamu di daftar obrolan pesan singkatnya, dan kamu langsung menghujaninya dengan berbagai pertanyaan. Atau, memutuskan untuk tidak membuka gawai, tapi belum bisa mengontrol kecurigaanmu, bukankah sama saja?

Bagaimanapun, hindari untuk memojokkan pasangan dan memberinya banyak pertanyaan yang menyudutkan. Hal ini bakal membuatnya merasa sebal sekaligus jengah. Bisa jadi pasanganmu justru malah marah karena merasa tidak dipercaya dan dituduh yang macam-macam. Hal ini bisa memancing pertengkaran dan menciptakan konflik di antara kalian.

Atau Kalau Kamu Memang Gelisah, Lebih Baik Tanya Secara Langsung dan Mintalah Dikenalkan Saja Pada Temannya Itu

Diantara sekian banyak cara, pilihan yang paling relevan saat mendapati pasanganmu akrab dengan yang lain di gawainya yaitu dengan bertanya langsung.  Secara halus dan dengan intonasi suara yang datar, tanya siapa orang yang selama ini rutin bertukar pesan dengannya. Mintalah dikenalkan dengannya. Jika memang pasanganmu tidak memiliki hubungan spesial dengannya maka dia pasti gak segan untuk mengenalkanmu padanya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top