Feature

7 Kata Sopan yang Paling Sering Digunakan Orang

Walau kian diabaikan, kamu harus paham jika kesopanan punya kekuatan untuk menciptakan interaksi yang lebih baik. Membantu meredakan situasi yang canggung atau tegang, dan menunjukkan jika kamu adalah manusia dewasa yang tahu bagaimana bersikap baik kepada sesama. Lagipula kata-kata sopan adalah bagian dari kehidupan yang setiap hari kita praktikkan. 

Jika memang merasa sukar menjadi manusia yang sopan, kamu bisa melatihnya dengan mulai menggunakan kalimat atau kata-kata sopan yang biasanya digunakan sosok yang sopan dalam kosa kata mereka. Nah, berikut adalah 7 contoh kata dan kalimat sopan yang bisa kamu tiru. 

1. “Maaf” dan “Permisi”

Pada berbagai macam situasi, kita mungkin butuh menggunakan maaf untuk memaafkan diri sendiri atau meminta maaf untuk diampuni. Nah, untuk memahami maknanya lebih luas, ada beberapa jenis maaf yang bisa kamu gunakan sesuai situasinya. 

  •   “MAAF”

Tatkala seseorang sedang bercerita atau menjelaskan sesuatu, namun ada bagian yang belum kau dengar jelas hingga membuatmu tak paham. Alih-alih bertanya “Apa?” atau mengangguk pura-pura mendengar, lebih baik katanya “Maaf?”. Selanjutnya kamu bisa menyambung kata tersebut, sembari menjelaskan masalahnya. 

“Maaf, bisakah kamu mengulanginya?” atau “Maaf, saya kurang paham”. 

  • “PERMISI”

Dari sekian banyak kata sopan, kata ‘Permisi’ jadi salah satu kata yang sering dipakai orang-orang. Punya banyak kegunaan dan makna yang berbeda-beda, kata ‘Permisi’ biasanya dipakai ketika kita hendak bertanya, meminta izin melewati barisan orang duduk, atau jika seseorang menghalangi jalan kita. Hingga sebagai jembatan penghubung pembicaraan untuk pengalihan topik yang berbeda. 

  • “MAAFKAN AKU”

Penggunakan kata ini, hampir sama dengan kata ‘Permisi’, hanya saja lebih formal. Yang berarti, kata ini bisa kita gunakan pada acara-acara formal atau tatkala kita sedang berbicara pada seseorang atas di tempat kerja, atau siapa saja yang lebih tinggi jabatannya dan lebih tua usianya. 

2. “Tolong”

Kata ini adalah istilah sopan pertama yang banyak kita pelajari setiap hari, entah dari orangtua di rumah atau guru kita di masa Taman Kanak-kanak. Di sisi lain, kata ini juga jadi penolong untuk melembutkan ucapan yang kita sampaikan. Sebagai contoh :

“Biarkan aku lewat,” dengan, “Bisakah aku meminta tolong, membiarkan aku lewat?”

“Singkirkan barang-barangmu dari meja,” dengan, ” Tolong pindahkan barang-barangmu dari meja ya.”

“Pinjamkan aku bukumu,” dengan, “Bolehkah aku meminta tolong meminjam bukumu?”

Setiap kali kita menggunakan kata “tolong”, itu akan mengubah nada dan makna kalimat selanjutnya yang akan kita gunakan. Dari yang terdengar kurang ajar berubah menjadi sopan dan ramah di dengar. 

3. “Bisa Kasih Saya Waktu?”

Pada beberapa pekerjaan dan kegiatan yang kita lakukan. Mungkin ada beberapa orang yang tiba-tiba mendekat dan menganggu pikiran. Ia mungkin hanya butuh diperhatikan, padahal ada sesuatu yang sedang kita kerjakan. Agar tak terkesan kasar dan tak sopan, coba siasati dengan beberapa cara ini. 

  • Berikan ia respon sembari lakukan pekerjaan yang memang sedang kamu lakukan. Tak mengabaikan pekerjaan yang dipegang, namun jangan pula mengabaikan ia yang datang. 
  • Katakan pada mereka untuk menunggu sebentar dulu
  • Sampaikan dengan sopan, minta ia menunggu hingga kamu selesai melakukan pekerjaan. 

Jika ketiga pilihan tersebut masih terasa mempan, belajarlah untuk memberinya pengertian, kalau benar ada sesuatu yang sedang kamu kerjakan. 

“Maaf aku agak sibuk sekarang, bisakah kita mengobrolnya nanti saja?

“Maafkan aku, tapi ini bukan waktu yang pas untuk bercerita, mungkin nanti kita akan lanjutkan ya”. 

4. “Terimakasih”

Setelah kata ‘Tolong’ yang jadi kata paling sopan pertama, ‘Terimakasih’ adalah ekor yang biasanya dipakai secara berurutan. Ya, setelah kita meminta tolong kepada seseorang, otomatis kita akan berucap ‘Terimakasih’ setelahnya. Bukan sekedar kata yang melambangkan sopan santun. Kata ini punya manfaat baik bagi orang-orang di sekitar kita. 

Dari segi psikologis, memberi atau menerima ucapan terimakasih. Memberikan efek yang kuat bagi tubuh dan pikiran. Dipercaya mampu meningkatkan pemikiran positif dan membantu memberikan pandangan dunia yang lebih sehat, baik bagi penerima maupun si pemberi.

Bukan hanya pada acara-acara resmi yang bersikap formal, biasakan untuk mengatakan ‘Terimakasih’ untuk lebih banyak hal. Kepada pelayan yang sudah mengantar makanan dan minuman pesanan, pasangan yang membuatkan kopi untukmu, seseorang yang memberimu pujian, seseorang yang menunggumu tatkala dirimu terlambat, ketika seseorang mempercayaimu hingga pada saat kamu menerima kritik dari serang kawan yang bersifat membangun.

5. “Aku Akan Memilih, Kalau….”

Pada momen-momen tertentu, kadang kita berada diambang kebingungan untuk memilih suatu hal. Ambillah contoh perihal pekerjaan yang mungkin terlihat tak berjalan dengan benar. Untuk bisa berbicara menyuarakan protes atau kritik, kadang kala kita tak enak hati untuk berterus terang memakai kalimat ‘Saya tidak suka ini’ atau ‘Ini salah, cepat ganti’.

Nah, daripada membuat orang lain kian sakit hati dan tak mau membenarkan pekerjaan tersebut. Cobalah beri mereka respon dengan kalimat seperti ini :

“Aku sih lebih suka jika …”

“Aku tidak suka, …”

“Jujur aja nih, aku sih lebih suka …”

Tapi ingat ya, kami bukan ingin menyuruhmu berbohong agar mereka tak sakit hati atau kecewa. Maka untuk itu, bersikaplah bijaksana dengan memberi respon yang sopan. Sehingga mereka yang menerima kritik bisa bereaksi untuk menjadikannya sebagai motivasi. Ini lebih positif, kita mendapat apa yang kita inginkan, ia juga berubah untuk memperbaiki kesalahan. 

6. “Halo” Atau “Selamat Pagi-Siang-Malam” 

Banyak orang berpikir jika melempar sapa pada orang-orang yang sudah dikenal bukanlah sebuah keharusan. Tetapi, itu adalah kebiasaan yang positif dan baik untuk dilakukan. Tak perlu panjang-panjang, cukup sapaat cepat yang bisa memiliki makna baik untuk hubungan. 

Nah, jika memang ingin melakukannya, kamu bisa melakukannya dengan memberi salam sederhana pada siapa saja melalui kontak mata atau senyum tipis yang manis. Entah di dalam lift, penumpang lain di transportasi umum, atau siapa saja yang kammu temui setiap hari. 

Selain mencairkan suasana, ini akan mengubah suasana canggung yang tadinya terasa tegang menjadi lebih santai dan leluasa. Kamu bahkan tak perlu bersuara, senyum dan anggukan saja kadang sudah lebih dari cukup. 

7. “Ada Sesuatu yang Bisa Saya Bantu?”

Kamu mungkin tahu jika rekan kerjamu sedang mengalami kesulitan, sahabatmu baru saja berbagi cerita tentang persoalan serius yang sedang dihadapinya, atau teman lama yang pernah membantumu, kini mengalami kerugian yang cukup besar. 

Ini memang jadi masa-masa sulit untuk mereka, begitu pula untuk kita yang mungkin berniat memberi bantuan kepada mereka. Maka satu-satunya hal baik yang bisa kita lakukan adalah bertanya, apakah ada sesuatu yang bisa kita bantu untuk mereka. Ini addalah tindakan besar yang menunjukkan bahwa kita peduli dan berusaha menemani mereka di masa sulitnya. 

Dan lebih baik lagi, jika kita tahu ada sesuatu yang memang mereka butuhkan, lalu tanyakan apakah mereka akan menyukainya? Tak bisa membantunya secara kesuluruhan, setidakknya apa yang kita lakukan ini bisa mengurangi sedikit beban.  Dengan catatan, pastikan jika kamu memang benar-benar bisa membantu ya. Jangan sudah bertanya, eh ternyata tak jadi membantu mereka. 

Bersikap sopan itu gratis, tetapi butuh sedikit latihan. Dan ada banyak kalimat yang bisa kita gunakan setiap hari. Jika sudah terbiasa, itu akan jadi sesuatu yang melekat pada diri kita. Sebab, kesopanan adalah perilaku yang dipelajari, dan tak perlu malu untuk menyadari jika kita perlu lebih banyak sikap itu dalam hati dan pikiran.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Adela Resmi Layangkan Gugatan Cerai pada Sang Suami

Kabar tak megenakkan, baru-baru ini datang dari pelantun lagu ‘All I Ask”, Adele. Yap, belum lama ini, ia mengumumkan perpisahannya dengan sang suami, Simon Konecki. Dan kini, penyanyi perempuan berusia 31 tahun tersebut secara resmi melayangkan gugatan cerai pada suaminya.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh oleh pihak Adele melalui sebuah pernyataan yang dikutip dari E! News, Jumat (13/9), dimana Adele menggugat cerai Simon setelah 8 tahun, dan memutuskan akan merawat anak mereka, Angelo, bersama-sama.

“Mereka berkomitmen untuk membesarkan Angelo bersama dengan penuh cinta,” ungkapnya sang sumber.

Akan tetapi, hingga ini dituliskan, baik Adele maupun Simon Konecki masih belum angkat bicara terkait kabar gugatan cerai mereka tersebut.

Sebelumnya, Ryan Tedder, vokalis OneRepublic sekaligus sahabat dekat Adele, mengungkap kabar sang musisi setelah memutuskan untuk berpisah. Ia menyebut Adele tengah merasa kesulitan karena perceraian, namun keadaannya baik-baik saja.

“Perceraian memang sangat membuatnya kesulitan. Tapi sekarang dia baik-baik saja,” ujar Ryan beberapa waktu sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lelaki yang Hina BJ Habibie di Sosmed, Ternyata Mengidap Gangguan Jiwa

Kepergian Presiden ke-3, BJ Habibie jadi luka mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, saat semua orang sedang berduka, seorang lelaki didatangi polisi karena melakukan ujaran kebencian atas meninggalnya BJ Habibie. Akan tetapi, setelah diinterogasi, ternyata laki-laki tersebut mengalami gangguan jiwa.

“Kami sudah lakukan interogasi terhadap seorang diduga pelaku ujaran kebencian saat mengomentari wafatnya Bapak BJ Habibie lewat media sosial,” kata Kasat Reskrim Polres OKU Timur, AKP M Ikang saat dikonfirmasi, Jumat (13/9/2019) dilansir dari detiknews.com. 

Lebih lanjut, Ikang mengarakan jika, pelaku adalah BA (16) warga Desa Petanggan, Belitang, OKU Timur. Dan dari intogasi polisi, BA mengakui jika dirinya memang telah berkomentar pedas di media sosial.

“Pelaku mengakui perbuatannya, tetapi orang tuanya mengaku anaknya dalam kondisi gangguan jiwa. Dia baru pulang berobat dari Ernaldi Bahar Palembang (rumah sakit jiwa) dan dirawat selama 40 hari,” kata Ikang.

Saat ini, lanjut Ikang, BA tengah dirawat jalan. Hal ini dibuktikan dengan adanya surat keterangan dari rumah sakit dan obat yang masih dikonsumsi aktif oleh BA.

“Semua ada, ada obat-obatan, ada surat berobat jalan. Kalau diinterogasi dia diam, lupa dan kemarin didampingi juga sama keluarganya,” jelas Ikang.

Melihat kondiri BA yang memang menderita gangguan jiwa, polisi hanya melakukan interogasi dan tidak melakukan penahanan. Namun, Polisi juga meminta keluarga untuk melakukan pengawasan terhadap BA.

Sebelumnya, sebagai infromasi, pelaku mengomentari sebuah postingan atas wafatnya BJ Habibie di media sosial. Ia berkomentar ‘Mampus lo keparat cuihh‘ yang kemudian memacing emosi warganet di Instagram.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Di Malaysia, 409 Sekolah Ditutup Sementara Karena Kabut Asap dari Indonesia

Dampak dari kabut kiriman yang diterima oleh beberapa wilayah di Malaysia dari Indonesia, Pemerintah Malaysia dikabarkan terpaksa harus menutup 409 sekolah di negara bagian Sarawak. Konon, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan 8di Indonesia tersebut sudah mengepung wilayah di perbatasan tersebut.

Kementerian Pendidikan Malaysia mengumumkan bahwa mereka menutup 409 sekolah di sembilan distrik pada awal pekan ini yang berdampak pada 157.479 siswa. Sebagaimana dilansir Malay Mail, Padawan menjadi distrik yang terkena dampak paling parah, yang mengakibatkan 101 sekolah harus ditutup.

Di sisi lain, distrik yang terkena dampak kabut asap dengan populasi siswa terbanyak adalah Kuching, di mana 60.509 pelajar berdiam. Dan tak hanya itu saja, pemerintah negeri jiran tersebut juga menutup 53 sekolah di Betong, juga 44 sekolah di Bau, dan 30 sekolah Lubok Antu.

Selanjutnya, di wilayah Samarahan, ada tiga sekolah dengan 3.411 pelajar, sementara Serian memiliki 20 sekolah yang menampung 2.230 siswa. Sebanyak 9.828 siswa di 41 sekolah Sri Aman, dan 3.895 pelajar di 30 sekolah di Lundu juga terpaksa libur akibat kabut asap ini.

Dilansir dari laman CNNIndonesia, Pusat Meteorologi Khusus Asean (ASMC) menyatakan bahwa kabut asap akan terus mengepul di semenanjung Malaya dan Sarawak barat jika kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan tak kunjung padam.

Akan tetapi, sebelumnya, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, Siti Nurbaya Bakar, mengatakan bahwa asap karhutla itu juga berasal dari wilayah Malaysia sendiri, seperti Sarawak dan Semenanjung Malaya.

Hasil pemantauan satelit oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memang menunjukkan pada 6 sampai 7 September, terjadi peningkatan jumlah titik api di Malaysia (Serawak dan Semenanjung Malaysia) yakni dari 1.038 titik menjadi 1.423 titik.

Siti juga menganggap asap karhutla di Indonesia tidak mungkin sampai ke Negeri Jiran, lantaran arah angin tidak berembus ke arah negara tersebut.

Menteri Energi, Teknologi, Lingkungan Hidup, dan Perubahan Iklim Malaysia, Yeo Bee Yin, pun melansir data dari ASMC yang menunjukkan jumlah titik api terbaru di Kalimantan sebanyak 474 dan Sumatera sebesar 387. Sementara itu, titik api di Malaysia tercatat hanya tujuh.

*Featured Image : Antarafoto

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top