Community

7 Filosofi Hidup Berharga yang Bisa Kita Ambil dari Tokoh Squidward

Para pecinta serial kartun, Spongebob Swuerepants jelas sudah tak lagi merasa asing pada tokoh Squidward. Yap, dia adalah seekor gurita yang juga menjadi tetangga dari sang Spongebob. Tayangan ini memang bercerita tentang makhluk-makhluk laut yang lucu.

Dan di balik sosok Squidward yang menyebalkan, sebenarnya ada 7 filosofi hidup yang bisa kita pelajari dari dirinya.

1. Menghargai Karya Seni

Tokoh Squidward dalam serial kartun Spongebob Squarepants memiliki karakteristik ssebagai sosok yang mencintai karya seni. Dari sosoknya ini, kamu bisa belajar untuk lebih menghargai karya seni, baik itu karya seni milikmu sendiri maupun milik orang lain.

2. Pantang Menyerah dalam Meraih Impian

Squidward adalah tokoh yang memiliki mimpi menjadi seorang seniman. Nah dalam prosesnya sendiri, Squidward merupakan sosok yang tak pernah menyerah untuk meraih apa yang menjadi mimpinya. Dia tetap gigih dalam mewujudkan impiannya dengan terus berlatih dan mengikuti banyak lomba agar namanya dikenal oleh seluruh dunia. Ya, walau lebihnya sih ia selalu gagal.

3. Emosi Bukan Cara yang Tepat untuk Menyelesaikan Masalah

Kamu pasti sudah tahu kalau Squidward adalah sosok yang sangat mudah emosi. Bukannya masalah yang dihadapinya selesai, yang ada malah semakin runyam. Dari situ kamu bisa belajar untuk menghadapi semua masalah dalam hidupmu dengan kepala dingin. Jangan seperti dia ya!

4. Terkadang Kehidupan Ini Memang Dipenuhi oleh Orang-orang yang Mengesalkan

Squidward tidak suka dengan Spongebob dan Patrick karena mereka orang-orang yang sangat berisik. Namun dalam kehidupan ini kita tidak bisa mengaturnya sendiri, jadi ya sudah dijalani saja dengan semestinya. Sebab kita tak bisa menentukan apa saja yang boleh terjadi dalam hidup, maka sebaiknya persiapkan diri saja.

5. Refreshing Itu Perlu

Kesibukan sehari-hari tentu membuat tubuh dan pikiranmu membutuhkan yang namanya waktu untuk bersantai. Lihatlah Squidward yang selalu menyempatkan diri untuk bersantai agar terhindar dari rasa stress akibat kesibukan yang sudah dijalaninya.

6. Tak Perlu Menjadi Orang yang Munafik

Lihatlah Squidward yang selalu jujur saat ada hal atau seseorang yang tidak disukainya. Dia sosok yang tak pernah bersembunyi di balik topeng sok baiknya. Ya seharusnya jadi orang memang nggak perlu munafik, jujur saja apa adanya.

7. Meskipun Kamu Tak Menyukai Seseorang, Penting Untukmu Tetap Peduli Padanya

Kamu tahu kan seberapa tak sukanya Squitward kepada Spongebob? Namun di balik ketidaksukaannya itu Squidward memiliki momen-momen dimana dia melarang Spongebob melakukan hal yang dapat membahayakannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Pelajaran Hidup yang Hanya Bisa Kamu Dapatkan dari Sosok Seorang Ayah

Ayah adalah sosok yang menjadi pahlawan pertamamu saat kamu beranjak besar. Tentu saja karena orangtua adalah guru terbaik bagi anaknya. Jadi kamu pun pasti akan belajar dari apa yang kamu lihat dari sosok ayahmu. Inilah tujuh pelajaran hidup yang hanya bisa kamu dapatkan dari sosok seorang ayah.

1. Ayah Selalu Melakukan Segala Hal Tanpa Mengeluh

Dari sinilah kamu pun akan belajar untuk tak mudah mengeluh atas segala hal yang terjadi padamu. Kamu pun lebih percaya diri untuk melakukan segalanya atas kerja kerasmu sendiri meski itu membuatmu lelah.

2. Ayah Selalu Bersyukur dan Tersenyum Meski Lelah Setelah Seharian Bekerja

Tak peduli seberapa lelahnya ayahmu, dia akan selalu memberikan senyumannya padamu saat dia pulang. Ayahmu pun selalu bersyukur atas segala yang dimilikinya saat ini. Itulah yang mengajarkanmu menjadi sosok yang juga tak lupa mensyukuri segalanya dan selalu menghadapi kehidupan dengan senyuman.

3. Ayah Selalu Memilih untuk Tetap Bahagia

Bisa saja ayah uring-uringan setelah lelah bekerja seharian. Namun dia memilih untuk selalu bahagia dan tak menunjukkan rasa lelahnya kepada buah hatinya, yaitu kamu.

4. Ayah Selalu Saja Memaafkan Kesalahanmu

Ayah mengajarkanmu untuk menjadi pribadi yang pemaaf. Hal ini ditunjukkannya dengan seberapapun kenakalanmu, dia akan selalu memaafkanmu. Kamu pun akan tahu bahwa memaafkan adalah hal yang indah.

5. Ayah Tak Pernah Melewatkan Momen Penting Keluarganya

Bagi ayah, uang bisa dicari kapanpun,namun momen penting dalam hidup keluarga itu harus diprioritaskan. Meskipun dia harus bekerja, dia pasti akan menyempatkan diri untuk pulang dan merayakan hari penting keluarganya, misalnya saat hari ulang tahunmu tiba.

6. Ada Kalanya Otak Butuh Istirahat Sebelum Mengambil Sebuah Keputusan

Ayahmu mengajarkanmu untuk tak menjadi orang yang tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Ada kalanya kamu butuh istirahat sejenak agar otakmu bisa berpikir dengan jernih dan menghasilkan keputusan yang tepat.

7. Ayah Selalu Sabar Menghadapi Ocehan Ibumu

Dari sini kamu belajar bahwa kesabaran adalah sebuah kebaikan yang harus selalu kamu lakukan. Saat kamu mampu mengendalikan dirimu sendiri untuk selalu sabar, kamu sudah berbuat baik pada dirimu sendiri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tips

Memilih Tempat Makan: Jangan Terlalu Percaya pada Foto di Instagram

Segala sesuatu bisa dicari dengan telepon genggam. Tanpa terkecuali, memilih tempat makan. Tak hanya mendengar saran dari kawan, instagram jadi salah satu media yang sering sekali dipakai untuk menentukan, “Mau makan dimana kita, Kawan?”

Selain memeriksa semua ulasan di yang netizen lain berikan, foto-foto yang berseliweran di akun resmi dari tempat makan yang ingin dikunjungi, jadi hal lain sebagai bahan pertimbangan mau makan di sana atau di tempat lain. Setelah, itu selalu ada dua kemungkinan. Puas dengan ekspektasi dari Instagram atau kecewa karena kenyataan yang didapati jauh dari perkiraan.

Ulasan dan Foto yang Dibagikan, Kadang-kadang Tak Murni Datang dari Pengunjung Tempat Makan

Jadi, usut punya usut, jika kamu cukup jeli untuk memerhatikan aktivitas di media sosial dari sebuah restoran atau tempat makan, ada beberapa akun yang kerap kali terlihat berseliweran untuk memberikan komentar. Dan yang pasti, itu komentar baik untuk tempat makan tersebut.

Kepalang percaya apa yang terlihat pada beberapa kolom ulasan, kita sering menjadikan itu sebagai acuan. Jika tempat yang sedang jadi incaran ini mungkin memang benar-benar bagus, makanannya enak, hingga fasilitasnya pun yahud. Padahal, tak selalu, loh! Kadang kala, mereka yang memberi komentar adalah orang-orang bayaran yang memang disengaja, ya walau tak semua tempat makan melakukan hal yang sama.

Filter Foto yang Ciamik, Jadi Hal Lain yang Tak Perlu Dipercayai

Jangan terlalu berharap banyak pada potret yang enak dipandang. Kecanggihan ponsel dan teknologi sering kali menipu mata. Yap, di Instagram misalnya. Beberapa sudut ruangan, hingga meja dan kursi di suatu tempat makan selalu terlihat menarik dan tertata dengan baik. Padahal kalau sudah ke tempat aslinya, yang didapati seringnnya berbeda.

Benar memang, kita ‘kan ke sana untuk makan. Bukan mempermasalahkan foto-foto bagus yang ada di akun instagram. Namun, lebih dulu diberi suguhan pemandangan yang indah-indah, otomatis memaksa kita untuk ikut berandai-andai dan membayangkan sesuatu yang apik akan ada di depan mata. Hmmm, sayangnya situasi memang sering lebih indah jika menjadi foto saja.

Karena Ekspektasi Kadang Tak Sesuai dengan Kenyataan yang Didapati

Yap, di foto mungkin taman restorannya hijau dan subur. Padahal kenyataannya, gersang dan kering kerontang. Di foto, meja dan kursinya terlihat bagus dan menawan, padahal yang didapati justru jauh dari harapan. Hal-hal remeh seperti ini kadang jadi sesuatu yang membuat diri kecewa. Apalagi jika ternyata makanannya juga tak seenak komentar para netizen yang budiman. Meski kadang lidah orang berbeda dalam mengecap rasa, tapi jangan terlalu berekspekatasi tinggi, ya!

Demi mencari tahu lebih jelas, kamu bisa melihat ulasan yang ada di akun resmi dari tempat makan tersebut saja. Coba lihat beberapa foto hasil tag, yang orang lain lakukan. Biasanya, ini lebih terlihat murni daripada yang ada di laman Instagram mereka.

Kalau Masih Ingin Percaya Ulasan di Media Sosial, Pastikan Lebih Banyak Komentar Baik daripada Buruknya

Tak ada yang salah memang dari percaya kolom komentar di media sosial. Karena biar bagaimanapun, masih banyak tempat makan yang memang mendapat komentar baik dan juga memiliki pelayanan serta suasana yang apik pula. Tinggal bagaimana kita pintar-pintar mencari tahu saja, apalagi jika belum pernah mengunjunginya sebelumnya.

Nah, untuk itu, belajarlah untuk bisa memahami dan mendeteksi dengan baik, berapa banyak komentar baik yang dibubuhkan di ulasan. Ini tak hanya tentang pelayanan saja ya, tapi lihat juga komentar atas rasa makanan yang dijajakan oleh mereka. Tempat bagus, tapi makanannya tak enak, untuk apa? Toh kamu tak akan kenyang juga ‘kan hanya dengan foto  yang terkesan instagramable?

Perkara Ini Memang Remeh, tapi Sering Berhasil Membuat Hati Kecewa

Sekilas hal ini emang tak begitu penting untuk dipikirkan. Bahkan beberapa kawan mungin bisa berkata, “Ya, kalau mau enak. Makan di tempat mahal.” Benar memang, tempat bagus tak selalu jadi jaminan untuk ukuran makanan dan pelayanan akan sesuai dengan yang kita harapkan. Tapi, bukannya tak salah juga bila mengingatkan seorang teman?

Poin penting yang ingin kami sampaikan, bukan tentang makanan enak sesuai dengan kocek yang harus dikeluarkan. Ini lebih kepada, ekspektasi-ekspekatasi kita akan tempat makan yang sering terlihat di media sosial. Terlihat enak dipandang, meski tak selalu benar. Terlihat menyajikan makanan lezat, walau kadang jauh dari kata yang diharapkan.

Mencari ulasan dari instagram sah-sah saja. Tapi jangan terlalu berharap lebih, ya!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Yuanita Christiani Siap Dilamar Secara Resmi

Setelah dilamar oleh sang kekasih baru-baru ini, pembawa acara Yuanita Christiani bersiap untuk menggelar prosesi lamaran secara resmi.

“Dalam waktu dekat, kan kemarin itu kan lamaran dari calonku ke aku pribadi. Terus bicara personal lagi dalam waktu dekat ini mau lamaran dari keluarganya calonku,” kata Yuanita seperti dikutip Kompas.com, Kamis (16/8/2018).

Acara lamaran ini baru akan direalisasikan sekarang ini lantaran kesibukan Yuanita dan keluarga calon suami yang tinggal di luar negeri.

“Iya sebenarnya sih pertemuan keluarga sudah sering, cuma kalau buat acara kayak resminya kan belum sempat,” ungkapnya.

Ia mengatakan, nantinya pihak calon suaminya yang akan datang ke rumah bersama keluarganya yang kemudian akan disambut oleh keluarga Yuanita.

“Kalau di tradisiku Chinesse itu harus dari pihak laki-lakinya ke rumah,” paparnya.

Namun saat ditanya kapan acara itu akan digelar, Yuanita masih memilih bungkam.

“Iya dalam waktu dekat, dalam beberapa hari ke depan ha ha ha,” ujarnya.

Sebelumnya, kekasih Yuanita Christiani yang identitasnya masih disembunyikan tampak melamar Yuanita. Proses lamaran tersebut dilaksanakan dengan suasana romantis dimana para sahabat Yuanita turut hadir dalam acara tersebut termasuk aktris Sandra Dewi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top