Community

7 Fakta yang Terjadi Jika NASA Mengirim Manusia ke Planet Venus

Apakah kamu pernah mendengar adanya manusia yang mendarat di planet venus? Jika kamu pernah mendengarnya, mungkin itu hanyalah berita hoax semata. Nyatanya, planet venus sangatlah mengerikan untuk dihuni oleh manusia. Padahal planet yang satu ini sering disebut sebagai planet kembaran bumi karena ukuran dan komposisinya hampir mirip dengan bumi. Berikut adalah beberapa alasan kenapa NASA pun tak pernah mengirim manusia untuk mendarat di planet venus.

1. Waktu Satu Hari di Planet Venus Merupakan Waktu Terpanjang Dibanding Planet Lainnya

Kamu harus tahu, ternyata waktu satu hari di planet venus merupakan waktu satu hari paling panjang jika dibandingkan dengan planet lainnya. Mungkin satu hari saja di planet venus bisa layaknya satu tahun di planet bumi. Bisa dibayangkan jika kamu tinggal di sana, setiap hari pasti kamu akan merayakan ulang tahunmu bukan?

2. Butuh Waktu 100 Hari Untuk Bisa Sampai di Planet Venus

Jarak antara planet bumi dan planet venus sepertinya memang tak terlalu jauh, tapi tetap saja masuk kategori cukup jauh. Kamu membutuhkan waktu kurang lebih 100 hari untuk bisa sampai di planet venus.

3. Setelah Melewati Perjalanan 100 Hari, akan Ada Kesulitan Untukmu Masuk Planet Tersebut

Padahal kamu sudah melalui jarak yang cukup jauh dan lama untuk ditempuh. Namun perjuanganmu tak berhenti sampai di situ saja. Selanjutnya kamu akan kesulitan untuk bisa masuk planet ini karena seluruh permukaan planet diselimuti oleh awan tebal dari sulfur dioksida yang beracun.

4. Semakin Kamu Mendekati Daratan Venus, Kamu akan Mendekati Temperatur dan Tekanan Gaya yang Mematikan

Saat kamu sudah mendekati daratan venus, hal berbahaya lainnya sudah siap menantimu. Kamu akan menemui temperatur dan tekanan gaya yang cukup mematikan. Temperatur udara yang di sana mencapai 600 derajat fahrenheit dengan tekanan yang bisa mencapai 10 kali lebih kuat dibanding dalam laut bumi. Tak berhenti sampai di situ saja, saat kamu mencapai permukaan planet ini, kamu akan disambut oleh tekanan planet yang 92 kali lebih hebat lagi.

5. Hampir Tak Ada Cahaya, Meskipun Planet Venus Merupakan Planet yang Terdekat dengan Matahari

Nyatanya tinggal di Venus mungkin tak sekeren yang kamu pikirkan. Planet ini tidak miring mengikuti axis rotasinya sehingga temperatur antara siang dan malam akan tetap sama sepanjang tahunnya. Jika kamu ingin menjelajahi planet ini, kamu pun akan mengalami kesulitan. Awan venus memantulkan 90 persen dari cahaya matahari yang menerpa planet tersebut sehingga permukaan planet ini sangatlah redup. Bahkan akan cukup mustahil untukmu bisa melihat dalam jarak jauh 2 mil sekalipun.

6. Radiasi Kosmik di Venus Sangat Besar

Jangan sepelekan masalah perbekalan saat kamu ingin pergi ke sana. Kamu akan terus menerus membutuhkan oksigen yang cukup. Hal tersebut karena atmosfer venus terdiri dari 96 persen karbon dioksida, 3,5 persen nitrogen, dan kurang dari 1 persennya merupakan karbon monoksida, argon, sulfur dioksida dan uap air. Energi kosmik di planet venus ini tentu saja sangatlah besar.

7. Setidaknya Ada Sedikit Hal Unik dari Venus, Yaitu Tubuhmu akan Menjadi Lebih Ringan Sekitar 10 Persen Dibanding Saat Kamu Berada di Bumi

Ukurannya adalah berada di venus merupakan 91 persen masa di bumi. Inilah yang membuatmu akan lebih ringan sekitar 10 persen jika kamu berada di sana. Meski begitu, hal ini tak membuat venus menjadi planet yang patut untuk dikunjungi. Auranya tentu akan sangat mencekam saat kamu berada di planet ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Perjalanan Transisi Hidup Menuju Dewasa dan Bijaksana

“Jadi orang dewasa itu menyenangkan, tapi susah untuk dijalankan”

Kami percaya, setidaknya beberapa orang akan setuju dengan kalimat yang barusan kalian baca. Menjadi dewasa berarti siap dihadang banyak perkara, mulai dari yang remeh sampai yang berat. Dari pekerjaan sampai perkara hubungan. Walau bebas memilih akan jadi orang dewasa yang seperti apa, tapi setidaknya ada beberapa fase  yang juga akan kamu rasa.

Bayang-bayang hidup indah tanpa gangguan, bukan lagi jadi sesuatu yang kamu pikirkan. Lebih dari itu, menjadi dewasa seiring bertambahnya usia membuatmu membuka mata bahwa hidup tak melulu tentang bahagia.

Menjadi Dewasa Menyebalkan, Tapi Biar Bagaimanapun Harus Tetap Dijalankan

Sebelum sampai di usia yang sekarang, ada banyak sekali sumber bahagia. Gebetan yang memberi senyum sebagai isyarat suku, aktivitas di sekolah yang selalu berhasil mengundang tawa, hingga kencan pertama yang membuat hati berbunga-bunga hingga esoknya.

Sialnya, selepas memasuki usia di angka 20. Segala macam tetek bengek untuk menjadi manusia dewasa terasa kian berbeda. Tak melulu tentang urusan cinta, pikiran kita berubah kian kompleks untuk mencerna apa saja yang memang layak untuk membuat bahagia.

Bahkan Mendorong Kita untuk Bertanya Pada Diri Sendiri, “Sejauh Ini, Udah Ngapain Aja Sih?”

Quarter crisis life, memang sering membuat kita merasa hampir putus asa dengan kehidupan yang ada. Pekerjaan dan mimpi yang masih entah seperti apa, kisah cinta yang tak kunjung terlihat arahnya, hingga persoalan lain yang kian memusingkan kepala.  Di usia ini, hidup memang tak sesimpel dulu. Hal-hal yang dulu dirasa mudah, berubah jadi sesuatu yang berat dan susah.

Akan Tetapi, Dewasa Juga Membuat Kita Lebih Kritis dalam Segala Hal

Pada setiap masa dalam hidup, akan ada titik dimana kita selalu sikap kritis. Mempertanyakan segala sesuatu yang akan kita lakukan. Entah itu pada diri sendiri atau orang sekitar. Selanjutnya, situasi ini akan membawa kita pada satu titik yang bisa dinamakan kedewasaan. Melahirkan sikap yang berbeda, dari masa-masa sebelumnya. Kita mulai menyadari sebuah tanggung jawab, ketulusan, waktu yang berharga, rasa syukur, dan kemauan untuk terus berubah lebih baik lagi.

Namun Jika Harus Dibandingkan, Perempuan Disebut-sebut Lebih Cepat Dewasa Daripada Kaum Adam

Perempuan memang jauh lebih cepat dewasa dibanding kalian kaum adam. Tapi kalau ingin diperdebatkan. Pernyataan ini mungkin akan jadi debat kusir yang tak menemukan titik tengah. Tapi, asal kamu tahu saja. Hal ini juga disetujui oleh para peneliti. Untuk penjelasan yang lebih detail, kami pernah membahasanya di artikel ini.

Tapi Kita Tak Boleh Menyerah, Karena Setiap Masalah Membuat Kita Lebih Dewasa!

Kita mungkin merasa tak siap, tapi daripada lebih dulu pesimis atas masalah yang akan datang silih dan berganti. Mari kita pahami, bagaimana sebuah masalah bisa merubah kita jadi pribadi yang lebih baik lagi. Anggaplah ini sebagai upah, karena kita tetap bertahan untuk semua perkara.

Dan Tak Hanya Itu Saja, Dewasa Juga Merubah Cara Pandang Kita Pada Kriteria Pasangan

Saat belum sedewasa sekarang. Kamu mungkin punya berbagai macam keinginan ajaib tentang bagaimana dia yang kelak jadi pasangan. Namun sejalan dengan pertambahan usia, banyak pandangan baru yang berubah. Begitu pula dengan perubahan caramu berpikir tentang cinta.

Dewasa memang tak bertolak pada usia, tapi bagaimana kite memaknai setiap perjalanan hidup dengan berbagai macam pelajarannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Pemilu Sudah Terlewatkan, Mari Sudahi Ajang Kubu-kubuan

Hampir satu tahun terakhir, kita semua jadi saksi bagaimana pesta demokrasi melahirkan berbagai macam kejadian. Teman lama yang mendadak bermusuhan, adu pendapat yang jadi sumber pertengkaran, hingga saling ejek atas pilihan yang tak sesuai dengan hal yang kita lakukan.

Banyak drama yang sudah kita saksikan bersama. Gilanya fanatisme atas usungan kepala negara, sampai perselisihan hebat yang terjadi pada beberapa grup whatsApp keluarga. Serupa dengan para legislatif yang gagal mendapat suara, kita semua juga pasti sudah lelah menyaksikan ajang kubu-kubuan yang selama ini jadi tembok pemisah.

“Tujuh belas April lalu, jadi penentu. Siapa yang menang dan kalah”

Untuk itu seharusnya kita pun bisa kembali seperti semula. Tak lagi memblokir teman lama karena sering memberikan komentar negatif atas pilihan kita. Kembali menyapa tetangga, meski pilihan kita kalah dan pilihannya jadi juara.

Perlu diingat, jika tak ada satupun peristiwa yang mampu memisahkan kita semua sebagai saudara sebangsa. Pemilu itu pesta demokrasi, bukan ajang yang bertujuan untuk mencerai-beraikan kita dari hidup bermasyarakat. Setiap usungan kita tentu punya niat dan maksud, dan kita percaya jika perjuangan mereka adalah yang terbaik yang patut dipilih. Namun bukan berarti, orang lain harus bisa mengerti. Sebab, setiap kepala memiliki cara pandang yang berbeda. 

Ingat, Bangsa yang merdeka adalah mereka yang bisa menerima perbedaan yang lahir dari tiap kepala. Ketidaksukaan kita pada satu pihak tertentu, tak lantas jadi alasan untuk memaksakan kehendak pada teman lain yang belum tahu. Sebagaimana kita yang merasa berhak untuk memilih sesuatu, orang lain pun memiliki hak serupa untuk menyuarakan apa yang dirasanya perlu.

Selepas jari yang sudah berwarna ungu, setelah puas karena telah menggunakan hak suaramu, mari kembali bersatu. Sebagaimana gerai pakaian atau restauran yang tak membeda-bedakanmu menikmati diskon bersadarkan pilihan suara, ayo lupakan semua perbedaan dan pertentangan yang kemarin ada.

“Saatnya kembali menjadi Indonesia, yang meski berbeda-beda tapi tetap satu jua”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Bus Terguling dan Tewaskan 29 Orang di Portugal

Sedikitnya 29 orang tewas setelah kecelakan bus turis yang mengangkut puluhan turis Jerman jatuh menggelinding di salah satu pulau di Portugal, Madeira. Kecelakaan terjadi pada pukul 18.30 waktu setempat, Rabu 17 April 2019 setelah pengemudi disebutkan kehilangan kendali kemudi di persimpangan dan tikungan yang jalannya tak mulus sebagaimana diberitakan kantor berita Portugal, Lusa.

Bus tersebut jatuh di jalanan di dataran tinggi, kemudian berguling dan menimpa atap rumah di pemukiman yang berada di area bawah.

“Saya sampai tak bisa berkata-kata atas kecelakaan fatal ini. Saya tak sanggup melihat penderitaan dan duka yang dialami korban,” kata Wali Kota setempat, Filipe Sousa.

Ia mengatakan seluruh turis dalam bus tersebut merupakan warga negara Jerman, namun tak menutup kemungkinan ada beberapa warga lokal diantara mereka. Korban tewas 11 orang lelaki dan 17 orang wanita, kemudian satu orang wanita lainnya meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Sementara itu, pemimpin pemerintahan daerah Madeira, Pedro Calado mengatakan, bus tersebut sebenarnya memenuhi standar keselamatan dan keamanan. Karenanya ia mengungkapkan, masih terlalu dini memastikan penyebab kecelakaan maut tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top