Feature

6 Fakta Psikologis Manusia Yang Bisa Merubah Cara Pandangmu!

Fakta biologis manusia mungkin kamu sudah banyak tahu. Kamu dapat dengan mudah menemukannya di buku pelajaran sekolah atau internet. Tapi, fakta psikologis manusia? Hanya sedikit yang mengetahuinya. Hanya mahasiswa jurusan psikologi saja mungkin yang sedikit lebih banyak mengetahui tentang fakta psikologis manusia. Seperti 6 fakta ini, mungkin ada diantara kamu yang belum mengetahuinya? Berikut 6 fakta psikologis dalam diri manusia yang dapat mengubah cara pandangmu.

Mengimajinasikan Objek Dari Sisi Samping Adalah Hal Yang Dilakukan Manusia

Coba bayangkan, apa yang akan kamu lakukan jika seseorang menyuruhmu untuk menggambar sebuah cangkir yang diletakan di atas sebuah alas piring? Pasti kebanyakan dari kamu akan menggambar seperti ini.

Seorang peneliti bernama Dr Palmer berkeliling dunia untuk melakukan penelitian ini. Hasilnya, orang yang disuruh menggambar sebuah cangkir dan alasnya, menggambar hal yang sama, yaknio cangkir dari sisi samping. Perspektif imajinasi manusia yang menggambar dari samping ini dinamakan “Canonical Perspective” Tidak ada seorang pun yang menggambar cangkir dari  sisi atas seperti ini.

Manusia Membuat Keputusan Secara Tidak Sadar. Ada Faktor Lain Yang Lebih Dominan Mempengaruh!

Apa yang akan kamu lakukan ketika hendak membeli sebuah TV? Sebelum membeli, pasti kamu melakukan riset terlebih dahulu, tentang merek yang bagus, harga, fiturnya dan sebagainya. Tapi, dari sebuah penelitian yang ada di dalam buku Dr Suzan penulis “Weinschenk is the author of Neuro Web Design: What makes them click?” dan “100 Things Every Designer Needs To Know About People”, ketika seseorang memutuskan sesuatu, hal tersebut dilakukannya secara tidak sadar. Bukan berdasar dari pengetahuan yang ia dapat atau dicari, tetapi pengaruh lingkungan dan sosial disekitarnya yang membuat seseorang akhirnya mengambil suatu keputusan. Misalnya, ketika seseorang memutuskan untuk membeli TV. Bukan karena informasi tentang spesifikasi produk yang membuat seseorang untuk membeli TV, tetapi lebih kepada bagaimana ulasan dari orang lain dan rating yang diberikan pada TV tersebut. faktor internal dari dalam diri atau karena gengsi sosial di sekitar tempat tinggalnya.

Melakukan Dua Hal Sekaligus Dalam Waktu Yang Bersamaan Adalah Hal Yang Sulit Dilakukan Manusia

Kamu pikir kamu bisa melakukan banyak hal sekaligus dalam satu waktu? Nyatanya, manusia tidak diciptakan untuk melakukan multi tasking. Masih di penelitian dalam buku Dr Suzan, para peneliti menemukan manusia pada dasarnya hanya bisa melakukan perilaku kognitif dalam satu waktu. Studi yang dipublikasikan pada bulan Desember tahun 2009 menemukan, seseorang yang berbicara melalui handphone saat berjalan memang bisa melakukan dua hal secara bersamaan, yakni menelepon dan berjalan kaki, tetapi nyatanya ia tidak akan sadar dengan lingkungan sekitarnya. Seseorang, khususnya orang dewasa bisa melakukan dua hal sekaligus dalam satu waktu, hanya karena dia sering melakukan kegiatan tersebut berulang-ulang. Kebiasaan yang telah dibangun bertahun-tahun, memungkinkan seseorang dapat melakukan hal yang bersamaan sekaligus. Tapi dia tidak akan fokus pada hal yang baru atau belumpernah ia temui sebelumnya.

Sulit Menahan Godaan Dari Makanan, Sex Dan Bahaya Merupakan Bagian Dari Insting Manusia Untuk Bertahan Hidup

Dalam bukunya yang berjudul “Neuro Web Design: What makes them click?”, Dr Suzan mengatakan, ada suatu bagian dalam otak yang ia sebut “old brain”. Old Brain mengatur pikiran dalam diri seseorang secara otomatis tentang 3 hal penting yakni makanan, sex, dan bahaya. Mengapa demikian? Old Brain bekerja untuk memberi perintah tentang 3 hal ini agar manusia bisa bertahan hidup. Manusia tidak akan bisa terhindar dari makanan, sex ataupun bahaya yang mengintainya karena bagian dari insting manusia untuk bertahan hidup. Sebagai manusia pasti berpikir betapa pentingnya makanan, karena tanpa makanan kamu bisa saja mati, tanpa sex manusia tidak akan melanjutkan keturunannya, dan menghindari bahaya agar bisa hidup tetap dalam keadaan aman. Disadari atau tidak, sebagai manusia kamu akan selalu aware terhadap 3 hal ini dalam hidupmu.

Manusia Lebih Cepat Membaca Kalimat Panjang, Namun Lebih Memilih Tulisan Dengan Kalimat Pendek. Kamu Pasti Juga Begitu Kan?

Dalam surat kabar harian, pasti kamu sudah tidak asing dengan kolom-kolom yang memuat tulisan dari para wartawan. Layout seperti itu dibuat dengan tujuan untuk memudahkan lebih nyaman saat membaca. Bagaimana perasaan ketika disuruh membaca satu buah halaman skripsi yang berisi full text? Pasti langsung bilang,”Uh males ah, panjang banget!”. Ya, hal itu wajar adanya, karena sebabagi manusia lebih memilih membaca tulisan yang ditulis dalamkolom yang terbagi daripada satu halaman full teks saja. Tapi, menurut penelitian, ketika beberapa orang ditanya, seberapa cepat membaca di dalam satu halaman berisi full teks atau satu halaman dengan teks di kolom yang terbagi, jawaban terbanyak ialah membaca satu halaman beriisi full teks dibanding membaca satu halaman dengan teks di kolom yang terbagi.

Percobaan Sederhana Di Bawah Ini Menunjukkan Bahwa Manusia Mengikuti Perintah Ketika Menatap Suatu Gambar Atau Layar Monitor!

Manusia memiliki titik buta saat melihat objek visual di depan matanya. Ketika kamu melihat suatu perintah di sebuah video, “Coba fokus apa yang akan dilakukan orang-orang dalam video”. Apa yang akan kamu lakukan? Pastinya kamu hanya fokus dengan apa yang dilakukan orang-orang yang ada di dalam video. Contoh mudahnya seperti yang ada di dalam video  di bawah ini, mari lihat seberapa besar konsentrasimu. Silahkan perhatikan berapa kali orang-orang di tim yang berkaos putih melakukan passing ball. https://www.youtube.com/watch?time_continue=1&v=Ahg6qcgoay4 Sudah tahu berapa jumlah passing ball  yang dilakukan? Apakah kamu melihat ada seseorang mengenakan pakaian beruang berjalan mundur saat pertama kali kamu melihat video?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Apa yang Harus Kita Lakukan, Saat Orangtua Tak Kunjung Memberi Restu atas Hubungan

Percayalah, jika hubunganmu bukanlah jalan tol yang bisa bebas dari hambatan. Beberapa kali, kamu akan bertemu kerikil tajam yang bisa menganggu hubungan. Dan salah satunya adalah restu dari orangtuamu atau orangtua si pacar.

Perkara ini jelas jadi mimpi buruk bagi sebagian besar pasangan. Karena biar bagaimanapun, titik akhir yang akan jadi tujuan hubungan tentulah pernikahan yang jelas butuh restu dari orangtua. Melepas dia yang kita cintai tentu tak mudah, tapi melawan apa kata orangtua juga adalah dosa. Lantas kita harus apa?

Awali dengan Memberi Orangtua Pengertian, Yakinkan Jika Pacar adalah Sosok yang Memang Kita Butuhkan

Perbedaan pola pikir pada orangtua, sering jadi pemicu tak mengalirnya restu atas hubungan kita. Kamu mungkin percaya bahwa si pacar adalah sosok yang memang pantas diperjuangkan. Sedangkan orangtua sering berpikir bahwa kita tak akan bisa hidup bahagia denngannya.

Jangan dulu buru-buru marah, sebab hal terpenting yang perlu diupayakan adalah memberi pengertian pada ibu dan ayah di rumah. Sampaikan pada mereka, jika perempuan atau laki-laki  yang sekarang jadi pacarmu adalah sosok pendamping yang sesungguhnya kau butuh.

Setelah babak ini, selanjutnya hanya akan dua kemungkinan yang bisa kita dapatkan. Direstui karena akhirnya orangtua percaya, atau tetap tak memberi restu dan meminta kita memutuskan hubungan dengan pacar saat itu juga.

Namun Jika Tetap Tak Mendapat Restu, Percayalah Kamu atau Dia Bisa Bahagia Meski Tak Bersama

Tahu lebih cepat jika restu tak akan kita dapat, jauh lebih baik daripada terus menjalani hubungan tanpa ada tujuan. Karena biar bagaimanapun, perihal restu selalu jadi perkara besar yang akan berpengaruh pada hubungan. Maka ketika sudah tahu jika ayah dan ibu tak setuju, ada baiknya jika persoalan ini buru-buru diobrolkan dengan pacarmu.

Cari titik tengah yang bisa jadi jalan keluar dari masalahmu, beri si dia pengertian jika hubungan kalian tak bisa dilanjutkan. Tekankan pula, jika keputusan ini mungkin jadi akhir dari hubungan. Tapi kita berdua tetap bisa berteman, dan tetap bisa sama-sama bahagia meski tak bersama.

Yakinlah Sepenuh Hati, Apa yang Orangtua Inginkan adalah Sesuatu yang Memang Kita Butuhkan

Naluri dari orangtua adalah sesuatu yang alami. Biasanya, meski tak memberi tahu mereka. Ibu atau Ayah selalu tahu apa yang kita butuhkan. Walau kadang, pandangan mereka terhadap sesuatu hal memang tak sejalan dengan apa yang kita pikirkan. Demi mengobati patah hatimu atas restu yang tak bisa kamu dapatkan. Lebih baik isi pikiran dengan hal-hal yang bisa membahagiakan. Dan salah satunya adalah, meyakinkan diri jika keputusan yang diberikan oleh orangtua adalah jalan terbaik untuk kebahagian kita.

Bukan untuk Menciutkan Nyalimu, Patah Hati Karena Tak Mendapat Restu Bisa Mendewasakanmu

Pertambahan usia adalah sesuatu yang mau tak mau harus kita terima. Seiring dengan hal tersebut, berbagai macam penolakan dan kesedihan dalam hidup, tentu akan menghampiri kita. Dan salah satunya adalah ketika cintamu tak mendapat restu dari orangtua.

Hatimu mungkin patah, jiwamu pun pasti terluka. Sebab cinta yang selama ini kau percaya harus berakhir hanya karena terhalang restu orangtua. Tapi, ini bukanlah sesuatu yang harus dihindari. Sebab mampu menghadapinya justru jadi kekuatan tersendiri yang kelak membuktikan bahwa kamu adalah orang yang bijaksana. Mampu melepas cinta demi nasihat orangtua.

Sebab mengesampingkan ego tentu tak mudah, dengan kata lain kamu berhasil membuktikan bahwa dirimu memang sudah dewasa.

Setelah Cukup Kuat, Beranikan Diri untuk Membuat Hati Pada Cinta yang Lain Lagi

Perjalan cerita hidup terus berjalan, begitu pula dengan kisah cinta yang harus tetap kamu jalankan. Jangan jadikan patah hati membuatmu tak mau membuka hati. Karena bisa jadi dihalangnya restu memang jadi jembata lain yang kan mempertemukanmu dengan cinta yang sejati.

Move on memang terdengar klise, tapi ini adalah satu-satunya cara yang harus kamu lakukan agar bisa bangkit dari keterpurukan hubungan. Namun seseorang yang sudah dewasa, harusnya paham bagaimana cara berlapang dada untuk menerima semua kenyataan yang ada.

Restu memang jadi sesuatu yang rumit, tapi cobalah untuk selalu ingat ini. Sekuat apapun kamu menolak, dia yang ditakdirkan untukmu tetap akan menghampirimu Dan sebaliknya, sekuat apapun kamu menahannya, dia yang tak tercipta untukmu pasti akan pergi meninggalkanmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Laudya Cynthia Bella Tertantang Dalami Peran dengan Dialog Bahasa Padang

Untuk kali pertama, dua rumah produksi film yaitu Falcon Pictures dan Starvision bekerjasama untuk menggarap sebuah film berjudul Buya Hamka. Film tersebut bercerita tentang kehidupan seorang pahlawan nasional, Haji Abdul Malik Karim Amrullah, atau yang lebih dikenal dengan Buya Hamka.

Sosok Buya Hamka akan diperankan oleh aktor Vino G Bastian. Dua artis papan atas Indonesia lainya yakni Laudya Cynthia Bella dan Desy Ratnasari juga ikut terlibat. Menariknya, film ini menggunakan bahasa Padang, sementara Bella dan Desy lahir dan besar di lingkungan adat Sunda. Bagi keduanya, tentu bahasa jadi kendala utama.

“Tantangannya tentu bahasa. Saya biasa gunakan bahasa Sunda dan di sini saya jadi orang Padang,” tutur Desy seperti dikutip Viva.co.id.

Hal itu juga yang dirasakan Bella, perempuan Bandung itu mengungkapkan bahwa ia sangat kesulitan berdialog menggunakan bahasa Padang.

“Bahasa doang yang susah, karena kalau bahasa dihapal mudah yah, tapi ini bahasa dibuat dialog sulit ya, untuk jadi rasa ke hati itu connect itu butuh waktu yang panjang butuh waktu yang banyak,” ucap Bella.

Waktu reading yang dirasa sangat sebentar, juga membuat Bella kesulitan untuk memahami bahasa Padang dengan baik.

“Sementara aku reading hanya sekitar 20 hari dan menurut aku kalau bisa milih pilih please satu bulan lagi readingnya,” tutur dia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Fokus di Dunia Akting, Zara Vakum Sementara dari JKT48

Aktris muda Adhisty Zara mengatakan jika dirinya sementara vakum dari grup idola JKT48 lantaran keinginanya untuk fokus pada dunia akting.

“Sebenarnya enggak ditinggalkan, cuma aku vakum dari JKT48 sebentar karena kita enggak bisa fokus melakukan dua kegiatan barengan,” kata Zara seperti dikutip dari kompas.com, Selasa (26/5).

Zara JKT48, demikian ia biasa dikenal sejatinya tak ingin menekuni dua bidang sekaligus namun hasilnya tak maksimal. Ia ingin memberikan yang terbaik untuk setiap bidang yang ditekuni.

“Karena nanti hasilnya akan setengah-setengah jadi sayang juga, mendingan aku tetap sebagai member JKT48 tapi aku mungkin lebih fokus di film. Filmnya beres baru JKT48. Kalau kata aku sih bukan berarti di komplain karena justru aku bawa nama Zara JKT48 main film, bukan Adisty Zara. Itu membantu JKT48 masih ada dan anggotanya enggak cuma bisa nyanyi tapi akting,” tutur Zara.

Banyak DM yang diterima Zara agar dirinya tak keluar dari grup tersebut. Ia pun menampik isu keluar, justru ia ingin tetap akting sembari membawa nama JKT48.

Zara diketahui bermain dalam beberapa judul film yang berhasil mendapatkan lebih dari satu juta penonton seperti Dilan 1990, Dilan 1991 dan Keluarga Cemara. Kini dara berusia 15 tahun itu akan kembali terlibat dalam penggarapan film horor arahan sutradara Kimo Stamboel berjudul Ratu Ilmu Hitam.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top