Trending

Karena sudah dikenal di 80 negara, Indomie pakai telur terlalu mainstream, ini olahan lain yang tidak kalah enak

Mari kita jujur, kamu mungkin sedikit asing mendengar kata “mie instan”. Karena kamu bisa jadi lebih familiar dengan sebutan indomie bukan? Kepopuleran brand yang satu itu memang mendominasi urusan mie instan. Tak heran jika kemudian kita lebih sering menyebut mie instan apa pun merknya dengan sebutan indomie.

Populernya mie instan asal Indonesia ini memang tak main-main. Tak cuma dalam negeri, merk satu itu sudah merambah sedikitnya di 80 Negara lain. Dan bukan cuma sekedar hadir, mie instan Indonesia ini, juga mendominasi di sejumlah negara, macam Singapura, Malaysia, Hong Kong, dan Taiwan, hingga negara di Eropa, Timur Tengah, Afrika, sampai Amerika.

Kamu bisa mencari sejumlah klip review dan bahasan menarik soal indomie di youtube buatan warga negara asing. Bahkan ada kisah menarik bagaimana warga Nigeria yang berkunjung ke Indonesia kaget ketika menemukan Indomie di sini. Kemudian dengan bangganya mengatakan bahwa produk negaranya (Nigeria) sudah masuk ke Indonesia.

Ya, jangan heran dengan pernyataan sejenis. Karena pabrik Indofood memang sudah hadir di sejumlah negara seperti seperti Malaysia, Saudi Arabia, Suriah, Mesir, dan beberapa negara lain. Sementara di Nigeria pabrik pembuat indomie sudah hadir selama 20 tahun lebih. Sehingga warga negara tersebut sering mengira Indomie adalah merk lokal negaranya.

Harga terjangkau, awet disimpan lama, dan simpel dalam memasaknya telah menjadikan Indomie kini berubah menjadi Global Brand . Buka bungkusnya, rebus air, masukin telur, cabe rawit kalo suka, masukin mie instan, tunggu matang, makan.

Di Indonesia sendiri, apalagi buat para lajang dan anak kosan, mie instant jadi andalan yang tidak mengenyangkan serta murah meriah. Masalahnya cara memasasak seperti yang tadi sudah klise dan hampir dikuasai oleh sebagian besar orang untuk masak mie instant. Pastinya lama-lama bosan kalau tampilan mie instan hanya begitu-begitu aja. Nah, coba kamu bereksperimen sedikit untuk tampil beda dari masak indomie yang biasa. Sebagai negara asal, kita harus lebih kreatif bukan?

Resepnya masih sama mie instan dengan telur, tapi cara masaknya yang tidak sama bikin pizza mie ini semakin menggugah selera!

Bahannya masih sama seperti masak mie instan seperti pada umumnya kamu buat, tapi kalo cara masaknya beda kayaknya akan bikin warna baru dalam dunia per-miean. Bahan yang diperlukan sesimpel mungkin dan sesuai selera.

  • sebungkus mie instan
  • 1 butir telur
  • bawang bombay yang diiris secukupnya
  • Potongan sosis secukupnya
  • keju secukupnya
  • oregano secukupnya
  • cabai bubuk secukupnya
  • saus sambal secukupnya

Cara membuatnya:

  • Rebus mie instan setengah matang dan tiriskan.
  • Lalu kamu harus mencampurkan mie dengan bumbunya dan telur untuk diaduk setelah itu.
  • Kemudian siapkan loyang yang hendak kamu pakai dan olesi dengan sedikit margarin, lalu tata mie di dalam loyang. Tambahkan topping yang sudah kamu siapkan, yakni sosis, bawang bombay, dan keju. Jangan lupa juga untuk menaburi oregano dan bubuk cabai.
  • Panggang pizza selama kurang lebih 15 menit atau sampai matang ya!
  • Pizza mie panggang pun sudah siap kamu santap dengan tambahan saus sambal.
  • Pizza mie ini juga bisa kamu buat saat lapar tak terduga. Bukan saja mudah cara membuatnya, pizza mie ini juga lezat dan mengenyangkan.

Mie instan keju susu bisa kamu buat sendiri di rumah tanpa harus ke kafe lagi untuk menikmatinya!

Saat ini ada beberapa kafe yang menyediakan penyajian makanan dengan perpaduan mie instan dengan model ala eropa. Mirip-mirip pasta tapi ala kaki lima. Buat kamu yang mau coba mie instan kuah susu keju bisa pakai cara ini.

  • 1 bungkus mie instan rebus
  • 200 ml susu putih
  • 1 buah sosis atau bisa diganti sesuai dengan seleramu
  • keju parut dan batang secukupnya
  • cabai bubuk secukupnya
  • 250 ml air

Dan… Begini cara membuatnya:

  • Panaskan air dan masukkan sosis yang sudah kamu potong-potong, lalu tunggu sampai mendidih.
  • Selagi menunggu air mendidih, kamu bisa sembari menyiapkan bumbu mie instan ke dalam mangkuk.
  • Saat air sudah mendidih, masukkan mie dan masaklah setengah matang, dan setelah matang tiriskan.
  • Setelah itu, buang air rebusan mie instan dan tuangkanlah susu pada panci untuk dipanaskan. Lalu, masukkan keju batangan yang sudah dipotong kecil ke dalamnya.
  • Apabila susu sudah mendidih dan keju sudah meleleh, masukkan mie ke dalam campuran susu dan juga keju tersebut sampai mata. Setelah itu bisa tuang ke mangkuk yang telah berisi bumbu tadi.
  • Lalu taburkan bubuk cabai dan keju yang tersisa sesuai dengan seleramu. Mie kuah susu keju pun siap disajikan!

Mudah bukan? Kamu pun bisa menikmati mie instan dengan rasa kuah yang baru dan lezat, namun dompet kamu tetap aman!

Biar tidak bosan, roti di burger bisa kamu ganti pakai mie instan!

Kamu sudah mulai bosan kalo mau makan burger dengan lapisan roti? Kamu bisa buat sendiri lapisannya dengan mie instan. Cara membuatnya juga tidak repot.

  • Rebus air hingga mendidih dan masukkan mie instan hingga matang, lalu jangan lupa untuk ditiriskan terlebih dulu ya!
  • Kocoklah mie dengan telur di dalam mangkuk yang agak besar secara merata, setelah itu masukkan bumbu mie instan ke dalam adonan tersebut dan kocok lagi secara rata.
  • Siapkan minyak secukupnya di teflon ukuran kecil, masukkan adonan mie, telur, dan bumbu. Goreng hingga matang adonan tersebut
  • Siapkan isian burger sesuai selera dengan menumpuk bagian mie di paling bawah dan paling atas!

Burger mie pun siap dinikmati! Agar lebih seru kamu juga bisa membuat burger mie bersama teman-temanmu loh!

Kalau nunggu mie tek-tek kelamaan, kamu bikin sendiri aja! Gampang kok!

Nunggu abang mie tek-tek lama tidak datang-datang, lebih baik kamu bikin aja sendiri mie tek-tek dengan menggunakan mie instan. Untuk membuat mie tek-tek ala kamu, siapkan sebungkus mie instan rebus, sayuran kesukaanmu yang sudah dipotong kasar, potongan daun bawang, sebutir telur, beberapa cabai rawit sesuai dengan selera, 1 siung bawang putih yang diiris tipis, 1 sdm minyak goreng, dan beberapa cabai merah. Dan begini cara membuatnya:

  • Rebus mie instan sebentar saja, lalu tiriskan.
  • Setelah itu, siapkan kuali yang sudah kamu isi dengan 1 sdm minyak goreng.
  • Setelah minyak panas, tumis bawang putih sampai harum diikuti dengan bumbu mie instan yang harus kamu masukkan.
  • Lalu, masukkan juga irisan cabai merah, cabai rawit sampai harum dan masukkan sayuran juga daun bawang.
  • Tambahkan air secukupnya, lalu masukkan mie yang sudah kamu rebus, dan juga masukkan telur yang harus kamu aduk-aduk agar hancur dan tercampur.
  • Setelah mie matang dan air menyusut, matikan api

Mie tek-tek siap dinikmati. Agar lebih nikmat, sajikan selagi hangat ya!

Pecinta keju mozarella, ada menu mie instan yang bisa kolaborasi bareng keju favoritmu

Keju mozarella dan mie instan bisa jadi perpaduan yang cocok banget dijadiin camilan buat di rumah. Buatnya juga gampang dan bahannya tidak susah ditemukan di pasar ataupun supermarket. Yang kamu butuhkan adalah:

Bahan-bahan:

  • 1 bungkus mie instan
  • 8 batang keju mozarella
  • 1 butir telur
  • 50 gr tepung terigu
  • susu bubuk secukupnya
  • Garam secukupnya

Cara membuatnya

  • Rebus mie hingga matang, dan campurkan 50gr tepung terigu, 50 gr susu bubu, ½ sdt garam. Kemudian aduk sampai merata
  • Campurkan telur yang sudah dikocok, dan aduk hingga adonan merata
  • Ambil satu sendok adonan dibuat pipih lalu masukkan keju mozarella dan tutup dengan adonan tersebut sampai keju tertutup
  • Goreng adonan hingga matang dan berubah warna

Bukan hanya lezat, camilan ini juga mengenyangkan loh. Bila suka pedas, kamu bisa menyantapnya dengan saos sambal. Selamat mencoba ya!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kamu Akan Cenderung Dipandang Kurang Sukses, Kalau Terlalu Sering Unggah Foto Selfie

Dari pengamatan biasa, aktivitas selfie memang adalah kegiatan biasa yang bisa kita temukan dengan mudah di media sosial. Dilakukan untuk menunjukkan eksistensi, wajah yang cantik, hingga hal lain yang ingin ditonjolkan dari gambar diri.

Tapi, jika kamu adalah salah seorang dari banyaknya manusia yang gemar selfie, ada beberapa hal yang harus mulai kamu ketahui. Dan salah satunya adalah sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh Washington State University dan University of Southern Mississippi.

Dimana para peneliti tersebut menemukan, bahwa mengunggah foto selfie di media sosial Instagram berpengaruh buruk terhadap pandangan orang lain terhadap individu. Yaap, orang yang sering mengunggah selfie dianggap tidak percaya diri, juga dipandang sebagai individu yang kurang sukses, kurang disukai, dan kurang terbuka terhadap pengalaman baru.

Studi yang dipublikasikan di Journal of Research in Personality itu meneliti sejumlah pengguna asli Instagram, walau harus diakui pula jika sampelnya memang tergolong kecil. Pada tahap pertama, para peneliti meminta 30 mahasiswa dari universitas negeri di Amerika Serikat bagian selatan untuk mengisi kuisioner kepribadian.

Para peneliti juga memelajari unggahan Instagram para mahasiswa. Unggahan tersebut kemudian dibagi menjadi beberapa kategori. Kategori tersebut yaitu selfie, posies (jika foto diri diambil oleh orang lain), dan kategori foto lainnya. Materi konten juga dicatat oleh peneliti. 

Nah, Pada studi berikutnya, para peneliti meminta 119 mahasiswa dari Amerika Serikat bagian barat laut untuk menilai profil 30 orang tersebut. Penilaian mencakup sejumlah faktor, seperti tingkat kepercayaan diri, tingkat interaksi, tingkat kesuksesan, dan tingkat egoisme.

Hasilnya, orang-orang yang mengunggah “posies” cenderung dipandang sebagai figur petualang, lebih tidak kesepian, lebih dapat diandalkan, lebih sukses, lebih ramah, lebih percaya diri, dan dianggap sebagai teman yang lebih baik daripada orang-orang yang lebih sering mengunggah selfie.

“Bahkan ketika dua orang memiliki konten yang sama, seperti menggambarkan pencapaian mengunjungi tempat tertentu, kesan yang diberikan oleh orang-orang yang mengunggah selfie cenderung lebih negatif. Sementara kesan yang dibangun oleh orang-orang yang lebih banyak mengunggah posies cenderung lebih positif,” kata Profesor Psikologi dari Washington State University dan penulis utama studi, Chris Barry. 

Terlepas dari konteks, hal ini menunjukkan ada isyarat visual tertentu yang menggambarkan respons positif atau negatif pada media sosial.

Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa mengunggah selfie cenderung dilakukan untuk memamerkan diri. Misalnya, ketika menunjukkan otot lengan jika ia adalah seorang lelaki, atau menunjukkan detail riasan wajah jika ia perempuan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Ternyata, Perempuan Gemuk Lebih Mampu Membuat Laki-laki Bahagia

Bertubuh kurus kadang kala jadi acuan untuk menjadi cantik yang dipercaya sebagian besar perempuan. Padahal, tolok ukur kecantikan tak selalu dari besar atau tidaknya tubuhmu. Nah, jika kau rasa usaha untuk menjadi kurus yang selama ini kamu lakukan sering gagal, tak perlu bersedih hati.

Karena ternyata menurut sebuah studi baru oleh departemen psikologi di Universitas Namibia (UNAM), lelaki yang menikah dengan (atau dalam hubungan dengan) perempuan bertubuh gempal sepuluh kali lebih bahagia daripada mereka yang menjalin hubungan dengan perempuan bertubuh kurus. Surat kabar Argentina, Nuevo Diario yang pertama kali melaporkan temuan dari penelitian yang dilakukan oleh Dr Filemón Alvarado dan Dr Edgardo Morales di departemen psikologi UNAM ini.

Fakta lainnya, menurut penelitian, laki-laki lebih banyak tersenyum ketika mereka bersama pasangan dengan tubuh melekuk atau berisi, para laki-laki tersebut juga lebih mudah dalam menyelesaikan masalah. Mengapa? Menurut Alvarado dan Morales, yang melakukan penelitian ini, Indeks Massa Tubuh yang lebih tinggi memiliki kemampuan yang lebih baik untuk mengantisipasi dan memenuhi kebutuhan lelaki.

Jadi meski tubuhmu tetap terlihat gemuk walau sudah melakukan olahraga dan diet ketat, jangan bersedih lagi ya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Mengelus Kucing Ternyata Bisa Membuatmu Bahagia Hingga Awet Muda

Ada banyak sekali cara untuk bisa bahagia dan lepas dari beban kehidupan. Dan memiliki binatangan peliharaan adalah salah satu hal yang banyak dilakukan oleh orang. Entah itu annjing atau kucing, sebagian besar orang menilai bermain dan berinteraksi dengan binatang tersebut memberikan kesanagan yang tak biasa. 

Dan hal ini diamini pula oleh sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah PLOS One, yang mengatakan bahwa mengelus atau membelai kucing (dan anjing) mampu menurunkan kecemasan dan meningkatkan kesehatan fisik dan mental pada seseorang. 

Tak berhenti disitu saja, penelitian yang dilakukan di Australia juga menemukan bahwa pemilik kucing memiliki kesehatan psikologis yang lebih baik dibanding mereka yang tidak memiliki hewan peliharaan. Dimana tingkat stres seseorang yang memelihara kucing lebih rendah.

Hal ini disimpulkan dari kuisioner yang dijawab oleh para partisipan, dimana mereka yang memiliki hewan peliharaan merasa hidupnya lebih bahagia, lebih percaya diri, jarang merasa gelisah, serta punya kualitas tidur yang lebih baik dan lebih baik dalam menghadapi masalah hidup sehari-hari.

Menariknya lagi, memelihara hewan tak hanya memberi manfaat baik untuk orang-orang dewasa yang terbiasa menghadapi masalah, anak-anak yang memiliki peliharaan kucing juga mendapat manfaat yang besar. Pada survei berbeda yang dilakukan pada lebih dari 2.200 anak-anak usia 11-15 tahun, mereka yang memiliki peliharaan punya kualitas hidup lebih baik, lebih bahagia dan bisa belajar bertanggung jawab.

Dan semakin dekat ikatan anak dengan hewan peliharaan, semakin baik kesehatan emosional anak tersebut. Misalnya anak lebih energik di sekolah, tidak merasa kesepian dan menikmati waktunya sehari-hari meski sedang sendirian.

Tapi nih, selain memiliki Kucing peliharaan, ternyata mengelus dan membelai bulunya pun bisa membuatmu bahagia. Hal ini ditemukan oleh peneliti lain yang mencoba melihat perbedaan kehidupan dan tingkat kebahagiaan serta harapan hidup pemilik peliharaan dengan mereka yang tak punya hewan peliharaan.

Ternyata, kegiatan kecil mengelus bulu hewan yang lembut memberikan sensasi menenangkan yang mampu memicu produksi hormon endorfin sehingga bisa melepaskan stres dari tubuh dan menjadikan tubuh lebih sehat dan awet muda.

Interaksi yang dibangun antara manusia dan hewan dalam hal ini bukan sekedar antar majikan dan hewan peliharaan namun lebih seperti keluarga dengan adanya kasih sayang yang besar. Itulah mengapa mengelus kucing bisa membuatmu bahagia dan awet muda.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top