Feature

5 Pesan dari Perempuan yang Konon Akan Membuat Lelaki Mundur saat Pendekatan

Kamu setuju tidak, kalau masa PDKT itu selalu jadi situasi yang paling menyenangkan? Melihat sosok lelaki yang kikuk untuk memulai pembicaran, atau perempuan yang hanya mengangguk ketika diberi pertanyaan. Bagi perempuan, selain membuat hatimu berbunga-bunga, masa pendekatan juga bisa jadi jurang pemisah untuk hubungan baru yang akan dibina. Bukan, bukan karena kamu tak tak menarik dimatanya. Hanya saja, mungkin karena 5 kesalahan pesan teks ini kamu jadikan sarana untuk memulai obrolan dengannya.

Berpikir itu akan jadi jembatan yang memudahkan hubungan, ternyata si doi sudah ilfeel duluan.

1. “Jadi Kapan Nih Kita Jalan?”

Sah-sah saja memang untuk menyuarakan bentuk suka pada gebetan. Tapi, beberapa lelaki akan merasa risih sendiri jika kamu mengiriminya pesan yang terlihat seperti mendesak untuk melakukan pertemuan. Apalagi jika tiba-tiba langsung ngajak jalan.

Walau mungkin sebenarnya kamu mungkin sedang bercanda dan tak terlalu serius, melakukan tindakan yang bercerminkan rasa suka terlalu terang-terangan bisa membuat dirinya ilfeel. Jika hubunganmu dengan dia memang masih dalam tahap pendekatan awal, ya sebaiknya hindari untuk berkata demikian. Kamu boleh kok jual mahal sedikit, meski sebenarnya juga ingin buru-buru ketemu dia.

2. “Aku Sedih Sekali, Kucingku Mati,”

Sekilas, kamu mungkin hanya ingin berbagi cerita tentang peristiwa yang sedang kamu alami. Tapi, buru-buru untuk mengajaknya masuk ke dalam duniamu juga bukanlah sesuatu yang baik untuk hubungan baru. Biarkan semua mengalir pelan-pelan. Toh kalau dia memang suka, ia akan berusaha untuk mengetahuinya tanpa kamu minta.

Beberapa lelaki tidak begitu tertarik dengan hal-hal yang kemungkinan bukanlah sesuatu yang ia suka. Lain cerita, jika ia memang suka hewan peliharaan juga. Mungkin ini bisa jadi salah satu bonding yang baik untuk lebih mendekatkan rasa.

3. “Kira-kira Mantanku Akan Minta Balikan Lagi Nggak Ya?”

Asal kamu tahu saja ya, setiap lelaki selalu ingin jadi “yang satu-satunya” untuk seorang perempuan. Untuk itu, ia pasti tidak suka jika kamu membawa laki-laki lain sebagai topik obrolan dengannya. Apalagi jika itu adalah mantan pacarmu. Bukannya semakin kuat untuk membantumu move on, ia justru bisa saja melengos pergi karena merasa kamu masih saja memikirkan masa lalu.

Namun, jika dia yang sedang ada dihadapanmu memang bukanlah orang yang kamu suka. Hal ini nampaknya bisa dijadikan salah satu cara untuk menjauhinya secara tidak langsung. Walau sebenarnya, terlihat sedikit sadis. Ingat ya, kalau memang tak suka, segera bicarakan baik-baik saja.

4. “Menurut Kamu, Aku Cantik Nggak Sih?”

Mari kita buka-bukaan, beberapa perempuan sering menjadikan kalimat ini sebagai bahan uji coba pada sosok lelaki yang mungkin jadi gebetan. Bukan apa-apa, bagi perempuan memberi lelaki pertanyaan semacam ini jadi kesenangan tersendiri. Padahal si lelaki bisa jadi sedang berusaha mencari jawaban yang pas dengan susah payah, karena tak mau menyakiti hati.

Okelah, kamu mungkin sedang berharap dapat pujian. Tapi jangan salahkan juga jika ia menjawab dengan kejujuran. Misalnya, ia bilang “Kamu nggak cantik, biasa aja.”, apakah kamu bisa menerimanya dengan lapang dada?

Lebih dari itu, mengiriminya pesan seperti itu hanya akan membuatmu terlihat jadi sosok yang tak percaya diri. Padahal bisa jadi ia sedang mencari perempuan yang percaya dan selalu bersyukur atas bentuk tubuhnya. Kalau begitu, bisa-bisa ia pergi pelan-pelan.

5. “Kamu dari Mana Saja? Chat Dariku Kok Baru Dibalas?”

Hal yang perlu kamu ingat, kamu dan dirinya belum sah menjadi sepasang kekasih. Ya, kalian masih dalam tahapan pendekatan, yang bisa jadi justru bubar ditengah jalan.

Menuntutnya untuk selalu sedia membalas pesan yang kamu kirimkan, serupa dengan memperlihatkan bahwa kamu ingin buru-buru menguasai dirinya. Kamu pikir, dunianya hanya kamu saja? Tidak, ‘kan? Belum jadi pacar saja sudah posesif begitu? Bagaimana kalau sudah jadi pacar?

Jangan buru-buru, tapi jangan pula terlihat tak acuh. Jalani dengan porsi yang pas. Tidak menggebu, tapi tahu kapan akan melakukan respon balik yang benar pada si lelaki yang mungkin sedang membuktikan jika perasaannya adalah sesuatu yang serius untukmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Pertanyaan yang Sering Kamu Dapati Saat Kamu Tak Kunjung Memiliki Pacar

Status single sebenarnya bukanlah sebuah masalah yang besar. Single adalah pilihan. Namun herannya terkadang bukan orang yang menyandang status itu yang kebingungan, malah orang yang ada di sekitarnya. Kamu yang tak kunjung memiliki pasangan, pasti kerap mendapati 10 pertanyaan ini terlontar dari mulut orang lain untukmu.

1. “Kenapa Sih Kok Tidak Mau Pacaran?”

Mereka mengajukan pertanyaan ini karena penasaran dengan alasanmu masih bertahan dengan kesendirianmu. Tapi karena kamu menjadikansingle sebagai pilihan hidup, kamu biasa-biasa saja saat mendapati pertanyaan ini dan terasa sudah sangat kebal.

2. “Ada yang Deketin Kan?”

Jika kamu memutuskan untuk menjadi seorang single, pasti kamu memiliki alasan yang kuat di belakangnya. Meski begitu orang lain pasti tetap ingin tahu, selama ini masih ada kan orang yang mendekatimu.

3. “Pernah Tidak Kamu Berpikir untuk Pacaran?”

Banyak orang bertanya-tanya tentang apa yang kamu pikirkan saat kamu menjadi seorang single. Salah satunya adalah apakah kamu sendiri pernah berpikir untuk berpacaran dengan seseorang.

4. “Kamu Orang yang pemilih, Ya?”

Karena kamu tak kunjung berpacaran, akhirnya banyak orang yang memandangmu sebagai seorang yang pemilih. Padahal sebenarnya kamu hanya menunggu jodoh terbaik yang Tuhan siapkan untukmu.

5. “Bagaimana Perasaanmu Saat Melihat Teman atau Orang Lain Pacaran?”

Padahal kamu tak ada masalah dengan orang yang berpacaran di depan matamu secara langsung. Namun masih saja banyak orang mempertanyakan hal ini kepadamu.

6. “Sebenarnya Usia Berapa Sih Kamu Mau Pacaran?”

Saking gemasnya orang lain melihatmu yang betah dengan status single-mu, mereka sampai mempertanyakan hal ini padamu. Kenapa sampai kamu masih bertahan tanpa seorang pasangan dan sebenarnya mau pacaran pada usia berapa sih kamu itu.

7. “Apa Kamu Pernah Dijodohkan?”

Pasti banyak orang berpikir bahwa dengan jangka waktumu menjadi seorang single, sudah banyak teman dan keluarga yang menjodohkanmu dengan seseorang. Dan inilah yang ingin dicari tahu oleh orang tersebut, apakah kamu pernah dijodohkan atau tidak.

8. “Pernah Tidak Sih Kamu Merasakan yang Namanya Jatuh Cinta?”

Siapa tahu kamu pernah mencoba memulai menjalin hubungan, meski akhirnya gagal juga. Alasannya pun tentu beragam. Orang akan mempertanyakan mengenai hal ini saat kamu tak kunjung memiliki pasangan.

9. “Apa Kamu Tidak Ingin Pacaran?”

Ada banyak hal yang ingin kamu capai terlebih dulu. Tapi banyak orang langsung saja mempertanyakan tentang apakah kamu ingin pacaran atau tidak. Jawabannya tentu iya tapi bukan untuk saat ini.

10. “Apakah Kamu Takut untuk Memulai?”

Rasa takut pasti ada, karena kamu sudah lama bertahan dengan status single-mu. Entah apa alasan yang membuat kamu bertahan, tak ada yang tahu. Mungkin ini jugalah yang dikhawatirkan oleh orang-orang terdekatmu. Mereka takut jika ketakutanmu membuatmu terus bertahan dalam kesendirian dalam jangka waktu yang panjang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Inilah 7 Tipe Mantan Mahasiswa Setelah Lulus Kuliah

Momen kelulusan adalah momen yang paling ditunggu banyak mahasiswa tingkat akhir. Namun kehidupan pasca lulus kuliah, tak semua orang suka menjalaninya. Ada beberapa tipe mantam mahasiswa setelah lulus dari Universitas tempatnya menuntut ilmu dulu. Apa saja sih tipenya? Mungkin kamu termasuk salah satunya.

1. Tipe Sulit Move On

Mereka yang termasuk tipe ini adalah orang yang sulit move on dari kehidupannya sebagai mahasiswa dulu. Bagi mereka kehidupan perkuliahan lebih menyenangkan karena mereka tak perlu memikirkan tentang dunia kerja pasca lulus dari Universitas.

2. Tipe Pekerja Keras

Tipe pekerja keras adalah mereka yang anti dengan istilah menganggur. Meskipun mereka belum mendapatkan pekerjaan tetap, mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan hal yang bermanfaat, mungkin salah satunya adalah merintis usaha baru.

3. Tipe Pengembara

Mereka yang masuk dalam kategori tipe ini adalah orang yang suka melakukan travelling. Momen setelah lulus banyak dihabiskannya untuk mengunjungi banyak tempat baru yang menurutnya menarik untuk dikunjungi.

4. Tipe Rumahan

Tipe rumahan adalah mereka yang lebih suka menghabiskan waktu mereka di rumah. Kebanyakan sih memiliki hobi tidur dan nonton film kesukaan di dalam kamar. Sehingga tak ada alasan buat mereka untuk pergi ke luar rumah.

5. Tipe Penyuka Keramaian

Tipe ini akan menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang. Entah itu berkumpul dengan teman-temannya di suatu tempat seperti cafe atau pergi menonton konser musik favorit mereka.

6. Tipe Media Sosial

Tipe media sosial ini adalag tipe orang yang tak bisa lepas dari media sosial barang sebentar saja. Saat bangun tidur, hal pertama kali yang akan dilakukan adalah mencari smartphone miliknya untuk membuka media sosialnya.

7. Tipe Romantis

Orang yang termasuk tipe ini biasanya orang yang memang memilih untuk menikah setelah lulus kuliah. Kebanyakan sih sedari SMA memang sudah punya pasangan, sehingga setelah lulus inginnya cepat-cepat menikah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

5 Hal Lucu yang akan Kamu Rasakan Saat Berjodoh dengan Sahabat Sendiri

Jodoh, kematian dan rezeki adalah rahasia Tuhan. Kamu tak akan pernah tahu dengan siapa akhirnya kamu berjodoh. Dengan orang yang belum pernah kamu kenal atau justru dengan orang yang susah sangat kamu kenal. Ada loh pasangan yang akhirnya berjodoh dengan sahabat sendiri.

Terbiasa dengan hubungan luwes yang terasa santai dan menyenangkan. Beberapa kali, kamu mungkin akan merasa aneh. “Kok bisa ya sampai berjodoh sama sahabat sendiri?. Nah, setidaknya berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin kamu rasakan ketika nanti berjodoh dengan sahabatmu sendiri.

1. Tertawa Sendiri Saat Memandang Wajah Pasangan

Saat kamu memandang wajahnya, itu sudah mengingatkanmu tentang apa yang sudah kalian lewati bersama. Dengannya? mungkin kamu tak pernah berpikir sebelumnya bahwa kamu akan berjodoh dengan sahabatmu yang konyol itu, dan itu kerap membuatmu tertawa hanya dengan memandang wajahnya saja.

2. Sering Berantem Saat Bertemu Namun Rindu Saat Sedang Jauh

Bahkan kamu pun sering bingung dengan tingkahmu ini. Saat pasanganmu ada di sampingmu justru kamu sangat sering bertengkar. Namun saat kamu berjauhan dengannya, rasanya rindumu begitu memuncak.

3. Berniat Romantis Namun Akhirnya Jadi Ledekan

Sebagai sepasang sahabat, kamu dan dia memang tak pernah bertingkah romantis. Jadi makhlum jika setelah menikah saat kamu maupun dia ingin mencoba romantis, selalu berakhir dengan ledekan satu sama lain.

4. Tak Jaim untuk Saling “Mempermalukan”

Kalian memang saling mencintai sebagai satu pasangan, namun humoris di dalam hubunganmu dengannya memang sudah besar. Sehingga tak ada lagi rasa jaim untuk mempermalukan satu sama lain.

5. Tak Mau Saling Mengalah untuk Berbagi Sesuatu

Bisa diambil contoh, untuk hal kecil seperti nonton TV. Kamu sering berebut remote control dengannya. Tak ada salah satu dari kalian yang mau mengalah. Bisa dibilang tingkahmu dengan pasangan layaknya anak kecil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top