Community

5 Perpustakaan Keren Dunia yang Bikin Kamu Betah Baca di Sana

Bagi kamu yang gemar membaca tentu sudah taka sing lagi dengan kunjungan ke perpustakaan yang menjadi favoritmu sendiri. Berbicara tentang perpustakaan, tentu tak dapat dipungkiri lagi bahwa kondisi perpustakaan itu sendiri sangat berpengaruh kepada kenyamanan dan minat baca bagi pengunjung yang datang.

Nah 5 perpustakaan keren ini memiliki gaya arsitektur yang unik dan mengagumkan sehingga menarik banyak pengunjung untuk datang langsung melihat kemegahannya.

1. New York Public Library

Sumber : www.instagram.com/martinamotta/

Bangunan perpustakaan ini termasuk bangunan ikonik di New York yang sering dijadikan lokasi untuk pengambalinan gambar guna pembuatan sebuah film atau acara lainnya. Hal ini karena gaya arsitekturnya yang menawan. Selain itu perpustakaan ini juga merupakan perpustakaan pertama yang ada di New York. Dijamin deh kamu bakalan betah berkunjung ke sana.

2. Salt Lake City Public Library

Sumber : www.instagram.com/dirkjohnson/

Perpustakaan ini terletak di Utah dan didirikan pada tahun 2003. Perpustakaan ini dirancang oleh seorang arsitek bernama Moshe Safdie dengan bangunan enam lantai yang dilengkapi dengan auditorium besar dan area membaca multi-level. Perpustakaan ini dirancang sebagai bangunan yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan pancaran alami matahari dari segala arah gedung.

3. Geisel Library

Sumber : www.instagram.com/dc_hillier/

Perpustakaan ini dirancang pada tahun 1960 dan merupakan perpustakaan miliki Universitas California. Gaya arsitektur perpustakaan ini cukup unik dan menarik. Jika kamu berkunjung ke sana, kamu akan menemui banyak koleksi dengan jumlah lebih dari setengah juta yang terdiri atas koleksi buku, majalah dengan berbagai alat referensinya dan sumber daya digital.

4. Seattle Center Public Library

Perpustakaan ini memiliki 11 lantai yang bangunannya unik banget setelah melalui tahapan renovasi yang cukup besar sebelumnya. Karena keunikannya tersebut, akhirnya perpustakaan ini mendapat julukan sebagai landmark baru kota Seattle.

5. Trinity College Library

Sumber : www.instagram.com/toba_torakitsune/

Perpustakaan ini merupakan salah satu perpustakaan legendaris yang dibangun pada tahun 1592. Di dalam perpustakaan ini terdapat koleksi dengan jumlah 5 juta item berupa buku, majalah, jurnal, manuskrip, peta dan koleksi musik. Nggak hanya itu saja, di perpustakaan ini konon juga tersimpan beberapa naskah kuno loh, keren ya?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Respon Garin Nugroho Terhadap Petisi Tolak Film ‘Kucumbu Tubuh Indahku’

Sudah tayang sejak 18 April 2019 lalu, film “Kucumbu Tubuh Indahku” merupakan karya terbaru dari Garin Nugroho yang sebelum tayang secara reguler di Tanah Air. Film tersebut sudah dibawa melanggang buana ke beberapa festival film Internasional dan meraih banyak penghargaan.

Namun, rupanya “Kucumbu Tubuh Indahku” tak begitu bisa diterima di Indonesia. Terbukti dari munculnya petisi untuk menolak penayangan film tersebut di laman change.org. Rakhmi Mashita, sang pembuat petisi, menolak film “Kucumbu Tubuh Indahku” karena dianggap menyebarluaskan paham LGBT.

Sebuah film selain dibuat untuk menceritakan true story, seharusnya sebuah film bisa membawa efek positif bagi penontonnya, seperti menjadi inspirasi positif,kreatif,dan menambah wawasan yg bernilai positif jgJika film seperti ini diijinkan tayang dan disebarluaskan, kita mesti khawatir, bahwa generasi muda yg mengalami kesulitan menemukan jati diri akan mencontoh perilaku dalam film ini.”  tulis Rakhmi di website change.org. Hingga ini dituliskan dari target 5 ribu orang, sudah 3 ribu lebih orang yang ikut menandatangi petisi tersebut.

Menanggapi hadirnya petisi tersebut, Garin Nugroho buka suara. Ia memberikan pernyataan sebagai berikut:

“Petisi untuk tidak menonton film “Kucumbu Tubuh Indahku” lewat ajakan medsos, tanpa proses dan ruang dialog, bahkan tanpa menonton telah diviralkan di media sosial. Penghakiman massal lewat media sosial berkali terjadi pada karya seni dan pikiran atas keadilan. Gejala ini menunjukkan media sosial telah menjadi medium penghakiman massal tanpa proses keadilan, melahirkan anarkisme massal.

Bagi saya, anarkisme masa tanpa proses dialog ini akan mematikan daya pikir terbuka serta kualitas warga bangsa, memerosotkan daya kerja serta cipta yang penemuan warga bangsa, serta mengancam kehendak atas hidup bersama manusia untuk bebas dari berbagai bentuk diskriminasi dan kekerasan sebagai tiang utama demokrasi.

Lewat keprihatinan ini, saya ingin menyatakan keprihatinan terbesar atas gejala menjamurnya penghakiman massal tanpa proses dialog dan penegakan hukum berkeadilan. Bagi saya, kehendak atas keadilan dan kehendak untuk hidup bersama dalam keberagaman tanpa diskriminasi dan kekerasan tidak akan pernah mati dan dibungkam oleh apapun, baik senjata hingga anarkisme massal tanpa proses berkeadilan.” tutupnya.

Film “Kucumbu Tubuh Indahku” sendiri menceritakan kisah penari Lengger bernama Juno. Film produksi Fourcolours Films ini diperankan oleh Muhammad Khan, Sujiwo Tejo, Teuku Rifnu Wikana, Randy Pangalila, dan sederet artis peran pendukung.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Cerita Korban Pemerkosaan dan Kepedulian yang Dibutuhkan dalam Film “27 Steps of May”

Harus diakui, jika isu tentang kekerasan seksual terhadap perempuan selalu menjadi topik yang sexy untuk dibahas. Barangkali, itulah yang juga dipikirkan oleh sutradara Ravi Bharwani yang kemudian melahirkan film terbarunya berjudul ’27 Steps of May’.

Sebelum tayang pada 27 April 2019 mendatang secara reguler, kamu perlu tahu jika film ini sudah berhasil melenggang di beberapa pagelaran film di beberapa negara. Seperti Cape Town Internasional Film Market & Festival, Goteborg Film Festival, Bengaluru International Film Festival, dan Busan International Film Festival. Dan tak hanya itu saja, ‘27 Steps of May’ juga mendapat antusiasme yang cukup epic pada penayangannya di Jogja-NETPAC Asian Film Festival dan Plaza Indonesia Film Festival.

Ravi Bharwani bercerita, setidaknya ia membutuhkan waktu selama kurang lebih lima tahun, untuk memproduksi film tersebut. Dan salah satu kesulitan yang dirasakan Ravi selama menggarap film ini adalah mengatur waktu dengan baik.

Sumber : https://www.instagram.com/27stepsofmay/

Ceritanya dimulai dari sosok remaja perempuan berusia 14 tahun bernama May (Raihaanun). Dirinya diperkosa oleh beberapa lelaki yang tak dikenal. Dan seperti yang sudah kalian bayangkan, selapas peristiwa itu, hidup May berubah.

Ada luka yang tak bisa ia jelaskan, sehingga membuatnya menutup diri dari dunia luar. Dan ternyata kesedihan tersebut juga dirasakan oleh sang ayah yang diperankan oleh Lukman Sardi. Pepatah ‘Hidup enggan mati tak mau’, barangkali jadi sesuatu yang menggambarkan bagaimana May dan sang Ayah kemudian menjalani hidupnya. Dua orang ini terjebak dalam sebuah kekacauan yang semakin hari semakin menyakiti hati. Bagaimana situasinya? Silahkan tonton sendiri ya.

Jika selama ini kita hanya bisa berucap ‘kasihan’ atau merasa ‘iba’ pada para perempuan yang jadi korban pemerkosaan. Film ini akan membawa kita memahami mereka lebih dekat. Bagaimana May mengemban semua trauma dan ketakutannya. Meski tak banyak mengumpar kata-kata, kemampuan akting Raihaanun jadi sihir magis yang kemudian membawa kita turut merasakan penderitaannya.

Sumber : https://www.instagram.com/27stepsofmay/

Selanjutnya, kita juga akan menyaksikan bagaimana perasaan seorang Ayah tatkala mendapati putirnya jadi korban atas perbuatan keji dari orang-orang yang tak dikenal. Dan untuk perihal ini, bisa kita pahami dari emosi yang ditunjukkan oleh Lukman Sardi. Tak bisa berbuat banyak, ia meluapkan emosi diatas ring tinju yang akhirnya memberinya luka setiap kali pulang ke rumah. Dari sini, kita tahu jika luka yang dirasakan oleh sang anak jadi luka yang berlipat ganda bagi orangtua.

Makna lain yang juga ditampilkan adalah, korban pemerkosaan atau mereka yang pernah menerima kekerasan seksua, tak bisa sembuh dalam waktu cepat. Semuanya butuh waktu dan upaya untuk meredam semua luka. Sebagaimana May yang menutup diri dan tak mau bicara bertahun-tahun lamanya. Jika harus digambarkan, film ini jadi salah satu perpanjangan lidah oleh mereka yang pernah mengalami hal serupa seperti yang dirasakan oleh May. Sekaligus jadi pengingat bagi kita orang-orang yang mungkin berada di dekat mereka.

Sumber : https://www.instagram.com/27stepsofmay/

Berdurasi 112 menit, film ini juga akan dibintangi Ario Bayu dan Verdi Solaiman. Dan sebelum penayangan resminya, ‘27 Steps of May’ sudah berhasil menyabet 3 penghargaan, yakni ‘Film Panjang Asia Terbaik’ (Golden Hanoman Award) di Jogja-NETPAC Asian Film Festival, dan dua penghargaan lainnya diraih dalam Festival Film Tempo 2018 di kategori ‘Aktris Pilihan Tempo’ dan ‘Penulis Skenario Pilihan Tempo’.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kiat Kencan Ala Film ‘Before Sunrise’ untuk Kamu dan si Dia

Film pertama yang kemudian jadi tripologi karya Richard Linklater ini memang sangat legendaris. Menyajikan kisah romansa sederhana, obrolan yang dibangun oleh Jesse dan Celine di film ini, memang patut di acungi jempol. 

Tak tanggung-tanggung, mereka ngobrol ngalur-ngidul untuk membicarakan segala hal. Mulai dari kehidupan, kultural, kepercayaan, filsafat, seni, cinta, dan dinamika kehidupan yang ada. Lalu coba bayangkan jika perjalanan keliling kota Viena yang mereka lakukan, kamu contek untuk mengajak si dia pergi kencan.

Percaya pada kami, ini akan jadi ide kencan tak biasa yang membuat kekasihmu makin cinta. Tapi, sebelum melangkah membopong si dia. Ada kiat dari kami yang mungkin perlu kamu pahami untuk bisa diikuti. 

Coba Tanya Ketersedian Waktu si Dia, Jangan Sampai Tak Bisa Diajak Pergi Ketika Hari-H

Boleh saja memang, jika kamu ingin mengajak si dia secara dadakan. Tapi untuk menghindari kemungkinan waktu yang tak sejalan, ada baiknya kamu beritahu dia sebelum hari-H. Tanyakan padanya, apakah ia tertarik pada ide kencan yang ingin diajukan. Dari sini, kamu bisa lihat apakah dirinya tertarik atau tidak. Tapi tebakan kami, dirinya pasti suka.

Kalian boleh percaya diri jika si dia pasti dengan senang hati ikut pergi. Karena kaum hawa selalu merasa istimewa jika pasangannya berbuat hal-hal berbeda untuk dirinya. Untuk itulah kamu tak boleh mengecewakannya, buat ia bahagia di kencan yang tak biasa.

Tentukan Tujuan, Titik Mana yang Jadi Awal dan Akhir Perjalanan Kencan

Untuk kamu yang sudah menonton film ‘Before Sunrise’, pasti tahu kan, jika pertemuan Jesse dan Celine terjadi di dalam kereta. Hingga akhinya mereka berkenalan, mengobrol, kemudian Jesse menawarkan Celine untuk turun di Viena saja. Disinilah awal mulanya, mereka menapaki berbagai tempat berdua.

Tapi statusmu kan berbeda, si dia sudah jadi kekasih. Itulah mengapa perlu untuk menentukan, tempat mana saja yang akan jadi tujuan untuk kencan sebelum pagi menjelang. Jika sekiranya kamu kehabisan ide untuk mencari tempat, tak ada salahnya untuk meminta rekomendasi pada dirinya. Siapa tahu ia juga punya keinginan untuk berdua di suatu tempat pada waktu yang tak biasa.

Barangkali ia ingin memulainya dari tempat makan, yang bisa disambung ke tempat bersejarah untuk hubungan, lalu kemudian dilanjutkan ke tempat kesukaan. Nah, untuk kesan romantis yang tak biasa, cari titik finish di tempat yang pas untuk melihat matahari terbit.

Siapkan Diri untuk Membangun Obrolan Menyenangkan, Jangan Sampai si Pacar Merasa Bosan

Ini adalah kunci dari keberhasilan kencan yang akan kalian lakukan, cari topik obrolan yang bisa membuat dirimu dan pacar terus mengbrol tanpa jeda. Sebagaimana dan Jesse dan Nona Celine di filmnya. Tak perlu yang berat-berat, biarkan obrolan mengalir begitu saja. Dan kian mudah jika kebetulan kamu dan si dia punya selera humor yang sama.

Saran kami, kamu hanya perlu menjadi diri sendiri untuk membangun komunikasi yang akan dilakukan sepanjang kencan. Beberapa kali, selipkan pertanyaan tentang perasaan nona selama berdua. Tanyakan pula apa hal yang mungkin ia inginkan dari dirimu. Percayalah, ini akan jadi kencan yang menyenangkan jika kita mampu tetap mempertahankan obrolan.

Karena Ini Akan Berlangsung Malam ke Pagi, Buat Persiapan untuk Segala Kemungkinan yang Bisa Terjadi

Kamu harus melakukan persiapan total, jangan sampai ada hal yang kurang ketika hendak memulai perjalanan kencan. Maka sebelum berangkat, pastikan jika tubuh sedang sehat, begitu pula dengan si dia. Siapkan kebutuhan logistik kecil, macam air mineral dan snack untuk menemani perjalanan.

Bahkan kalau perlu, buatkan playlist lagu kesukaan berdua yang bisa didengarkan di setiap pemberhentian yang ada. 

Dan Jangan Lupa untuk Menentukan, Dengan Apa Kalian Akan  Pergi Kencan

Berbalik sebentar pada filmnya, kedua tokoh utama memang bertemu di dalam kereta. Berkeliling kota dengan angkutan umum dan berjalan kaki berdua. Nah, berhubung kota-kota di Indonesia tak seperti Viena. Kamu perlu untuk menentukan akan dengan apa  kalian berdua pergi kencan. Apakah naik angkutan umum seperti Jesse dan Celine, atau pakai kendaran pribadi. 

Namun untuk vibe yang lebih terasa, jika memang tempat tujuannya masih bisa dijangkau dengan angkutan umum dan berjalan kaki. Ini bisa jadi pilihan yang baik tentunya. Dengan catatan, kamu bisa memastikan jika si dia tak akan keberatan. Karena, kan nggak lucu udah pergi jauh-jauh dan tak bawa kendaraan. Si dia malah ngambek di tengah jalan.

Jadi, kapan mau ‘before sunrise-an’ sama pacar?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top