Community

4 Cara Mengecilkan Perut Setelah Melahirkan yang Mudah Dilakukan

Disamping rasa bahagia yang tiada tara, setelah melahirkan. Ada keadaan lain yang perlu mendapat penanganan khusus, tidak lain adalah keadaan perut kita.

Seorang wanita yang baru melahirkan, pada bagian perut dan pinggulnya akan memiliki ukuran yang lebih besar dari sebelumnya alias terlihat buncit dan lembek. Jangan khawatir, untuk mengembalikan keadaan perut yang ramping seperti semula, berikut 5 cara mengecilkan perut setelah melahirkan yang rekomendasi sekali untuk kita praktikkan.

1. Menyusui Bayi

Hal pertama yang bisa kita lakukan, jelas adalah memberikan ASI kepada bayi. Asupan makanan terbaik yang bagi seorang bayi yang baru lahir adalah air susu dari ibunya bukan susu kaleng yang sudah tersedia bermacam merek saat ini.

Kandungan ASI sudah memenuhi segala kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh bayi. Selain baik untuk bayi, menyusui juga baik untuk ibu yang ibunya. Dengan menyusui, seorang ibu akan berkurang hingga 5000 kalori setiap harinya. Hal ini tentu saja sangat berguna dalam mengembalikan keadaan tubuh dan perut kita menjadi lebih ramping seperti sedia kala.

2. Makan dengan Porsi Sedikit Tetapi Sering Dilakukan

Cara mengecilkan perut setelah melahirkan yang kedua adalah mengurangi porsi makan. Mengurangi porsi makan bukan berarti membuat kita kekurangan gizi yang dapat berdampak bagi si kecil yang akan kita susui.

Mengurangi porsi makan yang dimaksud di sini bukan berarti mengurangi asupan makanan ke dalam tubuh sang ibu, tetapi makan dengan porsi makan yang sedikit namun sering dilakukan. Sehingga kebutuhan nutrisi bagi ibu dan bayi yang disusui tetap terjaga dengan baik.

Pola makan yang seperti ini sangat efektif digunakan oleh seorang ibu yang baru melahirkan sebagai cara mengecilkan perut buncit dengan mengurangi penumpukan lemak dan kalori di tubuh dan perut sehingga berat badan tetap dapat terkontrol dengan baik.

3. Konsumsi Makanan Rendah Lemak dan Rendah Kalori

Selain dengan mengurangi porsi makan dan menyusui bayi, cara mengecilkan perut setelah melahirkan selanjutnya juga bisa dilakukan dengan memilih makanan yang akan kita konsumsi. Sebaiknya cobalah untuk mengonsumsi makanan yang rendah lemak dan kalori.

Tetapi yang perlu diingat di sini, bayi akan tetap memerlukan asupan nutrisi yang cukup untuk kesehatannya yang berasal dari air susu ibunya. Sehingga dalam hal ini sebaiknya, jangan terlalu membatasinya secara drastis. Mintalah orang terdekat untuk membantu mengontrol pola makan dan jenis makanan yang akan ibu konsumsi.

4. Perbanyak Konsumsi Air Putih

Tips Cara mengecilkan perut setelah melahirkan yang selanjutnya adalah dengan perbanyak konsumsi air putih yang mudah dan murah. Sebab Mengonsumi air putih dalam porsi cukup juga akan membatu menjadikan kulit Anda tampak lebih sehat dan halus.

Selain baik untuk kesehatan kulit, air putih juga tidak kalah besar manfaatnya bagi kesehatan tubuh kita. Air putih berfungsi untuk membantu proses metabolisme dalam tubuh dan membantu membersihkan semua organ dalam tubuh terutama saluran pencernaan. Dimana saluran pencernaan merupakan bagian terpenting yang harus selalu dijaga.

Meski terdengar sepele, namun jika saluran pencernaan tidak dijaga dengan baik bisa mengundang berbagai penyakit berbahaya yang berasal dari penimbunan racun dan kotoran yang mengerak dalam usus, termasuk dalam mengatasi perut buncit wanita yang baru melahirkan. Perbanyak konsumsi air putih bisa menjadi cara mengecilkan perut setelah melahirkan yang mudah lakukan.

Mudah bukan mengatasi perut yang buncit paska melahirkan buah hati? Selain 4 cara di atas, jeruk nipis juga bisa kita jadikan solusi dalam mengatasi perut buncit. Yap, kita bisa mengonsumsi jeruk nipis dalam seduhan air hangat bersama teh hijau atau menambahkan madu. Cara mengecilkan perut dengan jeruk nipis ini merupakan salah satu solusi sehat dan menyegarkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Pertanyaan yang Sering Kamu Dapati Saat Kamu Tak Kunjung Memiliki Pacar

Status single sebenarnya bukanlah sebuah masalah yang besar. Single adalah pilihan. Namun herannya terkadang bukan orang yang menyandang status itu yang kebingungan, malah orang yang ada di sekitarnya. Kamu yang tak kunjung memiliki pasangan, pasti kerap mendapati 10 pertanyaan ini terlontar dari mulut orang lain untukmu.

1. “Kenapa Sih Kok Tidak Mau Pacaran?”

Mereka mengajukan pertanyaan ini karena penasaran dengan alasanmu masih bertahan dengan kesendirianmu. Tapi karena kamu menjadikansingle sebagai pilihan hidup, kamu biasa-biasa saja saat mendapati pertanyaan ini dan terasa sudah sangat kebal.

2. “Ada yang Deketin Kan?”

Jika kamu memutuskan untuk menjadi seorang single, pasti kamu memiliki alasan yang kuat di belakangnya. Meski begitu orang lain pasti tetap ingin tahu, selama ini masih ada kan orang yang mendekatimu.

3. “Pernah Tidak Kamu Berpikir untuk Pacaran?”

Banyak orang bertanya-tanya tentang apa yang kamu pikirkan saat kamu menjadi seorang single. Salah satunya adalah apakah kamu sendiri pernah berpikir untuk berpacaran dengan seseorang.

4. “Kamu Orang yang pemilih, Ya?”

Karena kamu tak kunjung berpacaran, akhirnya banyak orang yang memandangmu sebagai seorang yang pemilih. Padahal sebenarnya kamu hanya menunggu jodoh terbaik yang Tuhan siapkan untukmu.

5. “Bagaimana Perasaanmu Saat Melihat Teman atau Orang Lain Pacaran?”

Padahal kamu tak ada masalah dengan orang yang berpacaran di depan matamu secara langsung. Namun masih saja banyak orang mempertanyakan hal ini kepadamu.

6. “Sebenarnya Usia Berapa Sih Kamu Mau Pacaran?”

Saking gemasnya orang lain melihatmu yang betah dengan status single-mu, mereka sampai mempertanyakan hal ini padamu. Kenapa sampai kamu masih bertahan tanpa seorang pasangan dan sebenarnya mau pacaran pada usia berapa sih kamu itu.

7. “Apa Kamu Pernah Dijodohkan?”

Pasti banyak orang berpikir bahwa dengan jangka waktumu menjadi seorang single, sudah banyak teman dan keluarga yang menjodohkanmu dengan seseorang. Dan inilah yang ingin dicari tahu oleh orang tersebut, apakah kamu pernah dijodohkan atau tidak.

8. “Pernah Tidak Sih Kamu Merasakan yang Namanya Jatuh Cinta?”

Siapa tahu kamu pernah mencoba memulai menjalin hubungan, meski akhirnya gagal juga. Alasannya pun tentu beragam. Orang akan mempertanyakan mengenai hal ini saat kamu tak kunjung memiliki pasangan.

9. “Apa Kamu Tidak Ingin Pacaran?”

Ada banyak hal yang ingin kamu capai terlebih dulu. Tapi banyak orang langsung saja mempertanyakan tentang apakah kamu ingin pacaran atau tidak. Jawabannya tentu iya tapi bukan untuk saat ini.

10. “Apakah Kamu Takut untuk Memulai?”

Rasa takut pasti ada, karena kamu sudah lama bertahan dengan status single-mu. Entah apa alasan yang membuat kamu bertahan, tak ada yang tahu. Mungkin ini jugalah yang dikhawatirkan oleh orang-orang terdekatmu. Mereka takut jika ketakutanmu membuatmu terus bertahan dalam kesendirian dalam jangka waktu yang panjang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Inilah 7 Tipe Mantan Mahasiswa Setelah Lulus Kuliah

Momen kelulusan adalah momen yang paling ditunggu banyak mahasiswa tingkat akhir. Namun kehidupan pasca lulus kuliah, tak semua orang suka menjalaninya. Ada beberapa tipe mantam mahasiswa setelah lulus dari Universitas tempatnya menuntut ilmu dulu. Apa saja sih tipenya? Mungkin kamu termasuk salah satunya.

1. Tipe Sulit Move On

Mereka yang termasuk tipe ini adalah orang yang sulit move on dari kehidupannya sebagai mahasiswa dulu. Bagi mereka kehidupan perkuliahan lebih menyenangkan karena mereka tak perlu memikirkan tentang dunia kerja pasca lulus dari Universitas.

2. Tipe Pekerja Keras

Tipe pekerja keras adalah mereka yang anti dengan istilah menganggur. Meskipun mereka belum mendapatkan pekerjaan tetap, mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan hal yang bermanfaat, mungkin salah satunya adalah merintis usaha baru.

3. Tipe Pengembara

Mereka yang masuk dalam kategori tipe ini adalah orang yang suka melakukan travelling. Momen setelah lulus banyak dihabiskannya untuk mengunjungi banyak tempat baru yang menurutnya menarik untuk dikunjungi.

4. Tipe Rumahan

Tipe rumahan adalah mereka yang lebih suka menghabiskan waktu mereka di rumah. Kebanyakan sih memiliki hobi tidur dan nonton film kesukaan di dalam kamar. Sehingga tak ada alasan buat mereka untuk pergi ke luar rumah.

5. Tipe Penyuka Keramaian

Tipe ini akan menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang. Entah itu berkumpul dengan teman-temannya di suatu tempat seperti cafe atau pergi menonton konser musik favorit mereka.

6. Tipe Media Sosial

Tipe media sosial ini adalag tipe orang yang tak bisa lepas dari media sosial barang sebentar saja. Saat bangun tidur, hal pertama kali yang akan dilakukan adalah mencari smartphone miliknya untuk membuka media sosialnya.

7. Tipe Romantis

Orang yang termasuk tipe ini biasanya orang yang memang memilih untuk menikah setelah lulus kuliah. Kebanyakan sih sedari SMA memang sudah punya pasangan, sehingga setelah lulus inginnya cepat-cepat menikah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

5 Hal Lucu yang akan Kamu Rasakan Saat Berjodoh dengan Sahabat Sendiri

Jodoh, kematian dan rezeki adalah rahasia Tuhan. Kamu tak akan pernah tahu dengan siapa akhirnya kamu berjodoh. Dengan orang yang belum pernah kamu kenal atau justru dengan orang yang susah sangat kamu kenal. Ada loh pasangan yang akhirnya berjodoh dengan sahabat sendiri.

Terbiasa dengan hubungan luwes yang terasa santai dan menyenangkan. Beberapa kali, kamu mungkin akan merasa aneh. “Kok bisa ya sampai berjodoh sama sahabat sendiri?. Nah, setidaknya berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin kamu rasakan ketika nanti berjodoh dengan sahabatmu sendiri.

1. Tertawa Sendiri Saat Memandang Wajah Pasangan

Saat kamu memandang wajahnya, itu sudah mengingatkanmu tentang apa yang sudah kalian lewati bersama. Dengannya? mungkin kamu tak pernah berpikir sebelumnya bahwa kamu akan berjodoh dengan sahabatmu yang konyol itu, dan itu kerap membuatmu tertawa hanya dengan memandang wajahnya saja.

2. Sering Berantem Saat Bertemu Namun Rindu Saat Sedang Jauh

Bahkan kamu pun sering bingung dengan tingkahmu ini. Saat pasanganmu ada di sampingmu justru kamu sangat sering bertengkar. Namun saat kamu berjauhan dengannya, rasanya rindumu begitu memuncak.

3. Berniat Romantis Namun Akhirnya Jadi Ledekan

Sebagai sepasang sahabat, kamu dan dia memang tak pernah bertingkah romantis. Jadi makhlum jika setelah menikah saat kamu maupun dia ingin mencoba romantis, selalu berakhir dengan ledekan satu sama lain.

4. Tak Jaim untuk Saling “Mempermalukan”

Kalian memang saling mencintai sebagai satu pasangan, namun humoris di dalam hubunganmu dengannya memang sudah besar. Sehingga tak ada lagi rasa jaim untuk mempermalukan satu sama lain.

5. Tak Mau Saling Mengalah untuk Berbagi Sesuatu

Bisa diambil contoh, untuk hal kecil seperti nonton TV. Kamu sering berebut remote control dengannya. Tak ada salah satu dari kalian yang mau mengalah. Bisa dibilang tingkahmu dengan pasangan layaknya anak kecil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top