Community

20 Hal yang Dilakukan Cewek Berkelas dalam Keseharian, Tak Heran Jika Orang Lain Kian Segan

Masih banyak orang yang belum paham makna dari kata “berkelas”. Ada banyak kerancauan dalam memahaminya. Sebagian orang mengartikan berkelas itu jika kamu nongkrong di café mahal, makan di restoran ternama. Padahal untuk menjadi seorang yangberkelas, kamu tak harus berstatus sebagai anak pejabat.

Tak harus juga menjadi pengusaha ternama. Cukup dengan bagaimana etikamu dalam bersikap, itu dapat menjadi patokan penilaian dalam menilai kamu termasuk orang yang berkelas atau murahan.

Tidak ada aturan yang menyebutkan bagaimana orang bisa disebut berkelas. Namun jika kamu termasuk wanita yang ingin terlihat anggun dan berkelas, kamu bisa mencoba 20 cara sederhana ini dalam kehidupan sehari-harimu

1. Tenang dalam Segala Situasi Juga Memperhatikan Sikap Tubuh yang Elegan

Bersikaplah tenang dalam menghadapi segala situasi. Saat kamu duduk maupun berdiri, jaga tubuhmu untuk tetap tegap dan kurangi gerakan-gerakan yang tidak pelu.

2. Rahasiakan Privasimu Sendiri, Juga Hormati Privasi Orang Lain

Biasakan untuk menjaga privasimu sendiri. Sebaliknya, kamu juga harus menghargai privasi orang lain dengan tidak ikut campur dan selalu ingin tahu tentang sisi lain kehidupan mereka.

3. Jangan Berisik dan Berteriak untuk Hal yang Tidak Penting

Berteriak merupakan hal yang kurang sopan. Untuk itu hindari berteriak saat memanggil seseorang atau mengucapkan suatu hal.

4. Sopan Santun dalam Berbicara

Berbicaralah dengan sopan kepada orang lain. Tidak peduli dia lebih tua atau lebih muda darimu. hindari kata-kata kasar karena itu bukan cerminan seorang wanita berkelas. Jangan lupa untuk mengatakan 3 kata super, yaitu maaf, terimakasih, dan tolong.

5. Hindari Kata-Kata Umpatan

Cewek berkelas selalu menjaga setiap perkataannya. Mengumpat adalah sikap yangvjauh dari kata baik. Sebaiknya kamu hindari kata-kata umpatan ini.

6. Hargai Orang Tanpa Memandang Status Sosialnya

Hargai oranglain layaknya kamu igin dihargai. Tidak peduli status sosialnya sebagai teman, saudara, rekan kerja, pembantu maupun gelandangan sekalian.

7. Saat Orang Lain Menyinggungmu dengan Kata Menyakitkan, Cukup Berikan Senyuman

Jika ada orang yang menyinggungmu dengan perkataan meyakitkan, jangan membalasnya dengan kata-kata yang menyakitkan juga. Cukup senyumlah dan tinggalkan saja daripada meladeninya dan kamu makin sakit hati nantinya.

8. Berkomitmen untuk Tak Mengulang Kesalahan yang Sama

Jika kamu sudah meminta maaf atas kesalahan yang kamu lakukan. Berkomitmenlah untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama untuk kedua kalinya.

9. Jangan Pernah Mencoba Menjadi Wanita Penggosip

Hindari kegiatan menggosip dan menyebarkan aib orang lain. Cewek berkelas tak pernah melakukan hal ini. Gunakan waktumu untuk membicarakan hal yang pantas untuk dibicarakan saja.

10. Berbusana Sopan dan Nggak Berlebihan

Nggak perlu mengikuti trend masa kini dalam berpenampilan. Cukup berbusanalah dengan sopan dan nggak terlalu berlebihan. Ini akan nampak lebih elegan.

11. Jangan Meletakkan Barang-Barang Pribadi di Tempat Umum

Hindari meletakkan isi tas di tempat umum. Terlebih jika itu adalah barang-barang yang bersifat pribadi.

12. Perbaiki Tampilan di Tempat Tertutup Seperti Kamar Kecil atau Toilet

Hindari memperbaiki tampilan di tempat umum seperti cafe dan jalanan. Kamu bisa memperbaiki tampilanmu di mobil sebelum keluar mobil atau kamu bisa cari toilet untuk memperbaiki tampilanmu.

13. Jaga Sikap Duduk yang Baik

Jangan menyilangkan kaki saat kamu sedang duduk. Kamu bisa menempatkan kakimu dengan cara memiringkannya ke samping atau dengan posisi salah satu kaki berada di depan atau di belakang kaki yang lain.

14. Simpan Ponsel Saat Sedang Bersama Orang Lain

Selalu simpan ponselmu saat sedang berhadapan dengan oranag lain. Bermain ponsel saat sedang berbincang atau bersama orang lain menunjukkan sikap tak pedulimu padanya.

15. Jangan Bersuara Saat Makan dan Minum

Jangan mengeluarkan suara apapun saat kamu sedang makan dan minum. Jangan mengeluarkan bunyi kecapan saat makan. Pun jangan mengeluarkan bunyi saat kamu menyeruput minuman panas dari cangkir atau gelasnya. Apalagi bersendawa dengan kencang, ingat jangan pernah lakukan itu.

16. Tetap Jaga Attitude Saat Masuk dan Keluar Mobil

Saat kamu hendak masuk ke dalam mobil, apalagi jika kamu mengenakan dress mini atau rok pendek, usahakan untuk duduk terlebih dahulu baru mengangkat kakimu masuk ke dalam mobil. Begitu pula saat kamu hendak keluar mobil, turunkan terlebih dahulu satu kakimu, kemudian berdirilah untuk keluar.

17. Mandiri

Cewek berkelas itu punya kemandirian yang menakjubkan. Meskipun kamu punya pasangan, nggak ada salahnya kan melakukan segala hal dan pergi kemana pun by yourself.

18. Ramah dalam Setiap Aspek Kehidupan

Bersikap ramahlah dalam setiap aspek kehidupan. Murah senyum dan senantiasa menyapa orang lain dengan keramah tamahanmu tentu akan emmbuat orang lain kagum akan sosokmu. Jangan lupa juga untuk membantu orang yang membutuhkan bantuanmu.

19. Jangan Bertingkah Berlebihan di Depan Umum

Hindari bertingkah berlebihan saat berada di tempat umu. Jangan pernah mempermalukan diri sendiri dengan bertingkah yang berlebihan seperti halnya bertengkar di depan publik.

20. Memposting Hal-hal yang Perlu Saja di Sosial Media

Kamu harus memperrtimbangkan apapun yang hendak kamu posting di mesia sosial. Batasilah antara hal yang nggak penting dan bermanfaat untuk diposting. Kamu juga bisa mengubah pengaturan privasimu untuk menyeleksi siapa saja yang layak untuk dapat melihat informasi dalam postinganmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Dia yang Membicarakan Orang Lain di Depanmu Adalah Orang yang Akan Membicarakanmu di Belakangmu

Pernah dengar saran, yang kira-kira intinya begini, “Jangan mau main sama orang yang suka ngomongin orang, karena kalau kamu nggak ikutan, kamulah yang akan jadi bahan omongan”.

Beruntung memang jika kita bertemu dengan orang-orang yang sepemikiran. Tapi, kita juga tak bisa menghindari orang-orang yang suka merusak suasana. Berbicara tentang orang lain di hadapan kita, untuk kemudian menjadikan kita bahan cibiran ketika tak bersamanya.

Sekilas, urusan membicarakan orang memang terlihat menyenangkan. Dia mungkin merasa bahwa dirinya jauh lebih dari segalanya dibanding orang yang sedang ia bicarakan. Sehingga merasa berhak untuk bersikap sok benar. Sulit untuk dibuat sadar, mencoba memberinya pengertian sering tak berarti baginya. Lalu kita harus apa?

Bahagia Kita Akan Selalu Jadi Cibirannya

Begini, orang-orang yang suka bergosip ria, adalah tanda hidup yang tak bahagia. Sehingga orang yang dilihatnya tampak hidup tenang dan aman-aman saja. Seringkali dijadikan bahan obrolan murahan yang tak berdasar. Entah itu mengkritik kehidupan kita, pekerjaan, sampai ke hal pribadi yang lainnya.

Seolah-olah kita selalu ada di pihak yang salah, sedangkan ia adalah seseorang yang benar tanpa cela. Ini sudah jadi pola pikir yang ia pakai, jadi tak perlu kita jadikan beban. Semua hal tentang orang lain, akan selalu ia jadikan bahan kritikan.

Lagipula Waktu Kita Terlalu Berharga untuk Memikirkan Dia

Daripada memikirkan dia yang sibuk bikin cerita halu tak benar. Lebih baik kita berbahagia, dan menikmati hidup dengan cara yang kita bisa. Jalani hari dengan sesuatu yang bermakna, dan optimalkan waktu dengan mereka yang membuat kita bahagia juga. Kunci rapat semua sela untuk orang-orang beracun yang tahunya hanya ingin mencela.

Karena biar bagaimanapun kita tak bisa merubahnya. Tapi bagaimana cara kita menanggapinya adalah pilihan dan tanggung jawab kita. Waktu dan pikiranmu terlalu berharga hanya untuk memikirkan dirinya.

Bahkan Meski Tak Menyinggung Perasaannya, Ia Akan Tetap Berbicara Semaunya

Berhadapan dengan si mulut besar yang suka ngomongin orang, memang tak akan ada habisnya. Sekalipun yang kita perbuat tak bersinggungan dengan dirinya. Ada saja hal yang salah untuk dikritik dan dijadikan pembahasan.

Tak perlu susah payah membuatnya percaya pada kita, jangan pula merasa butuh membantunya untuk berubah. Karena manusia seperti itu, sudah kebal oleh berbagai macam petuah. Yang ia tahu, dirinya adalah satu-satunya orang yang paling benar.

Daripada Menjadi Beban untuk Diri Sendiri, Lebih Baik Kita Pergi

Yap, berhubungan atau berteman dengannya hanya akan jadi sesuatu yang sulit. Diam dipikir tak bisa melawan, tapi ketika dilawan ia pasti akan bersikap lebih garang. Maka, balasan terbaik adalah menjaga jarak dari dirinya.

Tak perlu merasa tak enak hati, sekalipun ia adalah teman yang konon sudah dekat. Kita berhak untuk memilah-milah, kepada siapa saja kita akan berteman. Kalau dirinya memang terlihat menyusahkan, sebaiknya tinggalkan.

Dan Kalau Masih Tetap Menjadikan Kita Bahan Gosip, Sebaiknya…

Untuk kemungkinan lain, jika memang kamu sudah kehabisan kesabaran atas semua tingkah dan cerita-cerita tak sedap yang ia ciptakan. Silahkan buat keputusan besar yang sekiranya wajar untuk dilakukan. Menegurnya ketika bersikap tak baik secara langsung, hingga memintanya berhenti menjadikan kita bahan obrolan murahan yang tak benar.

Namun, jika ternyata apa yang kita sampaikan masih tak berarti apa-apa untuknya. Itu artinya dirinya memang adalah seorang pengarang cerita bohong yang handal. Sudah, tak perlu dekat-dekat dengan dia!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Demi Melacak Ratusan Penguntit, Taylor Swift Pakai Teknologi Pemindai Wajah Saat Konser

Taylor Swift ternyata menggunakan teknologi pendeteksi wajah saat menggelar California’s Rose Bowl pada Mei lalu demi mengawasi ratusan penguntit atau stalker yang kerap membuntutinya.

Dikutip dari The Verge, alat ini dipasang pada sebuah perangkat khusus. Para pengunjung pun tak sadar kalau sebenarnya keberadaan alat ini ditanam pada perangkat berupa papan elektronik yang menampilkan video proses latihan Taylor Swift. Baru kemudian saat para penonton memperhatikan video tersebut, secara diam-diam alat pendeteksi merekam dan memindai wajah masing-masing pengunjung.

Berdasarkan wawancara Rolling Stone dengan seorang petugas keamanan konser, wajah-wajah tersebut kemudian dikirimkan ke Nashville, Amerika Serikat, yang menjadi “command post”, untuk dicocokkan dengan muka-muka penguntit yang sebelumnya sudah diketahui.

Taylor Swift menjadi artis Amerika Serikat pertama yang diketahui menggunakan teknologi pendeteksi wajah di konsernya. Sayangnya, saat ini masih jadi perdebatan apakah penggunaan teknologi ini bisa dibenarkan secara hukum. Sebab, ada yang menilai konser menjadi ranah pribadi bagi penyelenggara. Dengan demikian, penyelenggara berhak memantau pengunjung yang datang. Namun, penggunaan teknologi ini terbilang tak lazim dan berlebihan, namun ternyata hal ini bukan yang pertama.

Sebelumnya, pada April 2018, polisi di China menangkap seorang pelaku kejahatan yanng bersembunyi di antara sekitar 60.000 penonton konser di Nanchang International Sports Center. Sistem pengawasan ini bisa mengawasi pergerakan orang di kerumunan karena menggunakan sistem pemantau “Xue Liang” atau “Sharp Eye”.

Di Amerika Serikat, teknologi pemindaian wajah nantinya akan dikembangkan untuk menggantikan sistem tiket. Jika berhasil, penonton film di bioskop tidak perlu lagi menggunakan tiket kertas, karena cukup dengan menggunakan wajah yang sudah dipindai sesuai dengan nomor bangku sesuai saat pembelian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pelaku Menyerahkan Diri, Ussy Tetap Ingin Proses Hukum Tetap Berjalan

Pembawa acara Ussy Sulistiawaty (37) akhirnya menerima permintaan maaf orang yang menghina anaknya di media sosial. Perempuan itu juga sudah menyerahkan diri ke Mapolda Metro Jaya. Namun, Ussy akan tetap melanjutkan proses hukum atas pelaku penghinaan itu.

“Itikad dia bagus untuk menyerahkan diri. Tapi, karena sudah masuk laporan, tetap diproses,” kata Ussy seperti dikutip Kompas.com, Kamis (13/12/2018).

Ussy mengatakan pula bahwa perempuan pelaku penghinaan tersebut mengakui perbuatannya. Pelaku sadar tidak akan bisa kabur ke mana-mana sehingga memilih menyerahkan diri ke polisi.

“Dia sadar, mau ganti IG (Instagram) apa pun, polisi juga akan menemukannya. Makanya, dia sadar, menyerahkan diri. Indonesia kan sekarang lagi melawan bullying dan cyber crime, kita harus dukung. Jangan sampai laporan saya ini dikatai lebai,” ujar istri artis peran dan pembawa acara Andhika Pratama ini. Diberitakan sebelumnya, Ussy Sulistiawaty melaporkan lebih dari 10 akun yang menghina anaknya lewat media sosial dengan kata-kata tidak pantas.

Ussy melaporkan mereka dengan pasal pencemaran nama baik, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top