Feature

10 Tanda Orang Ini Sedang Cemburu Pada Keberhasilanmu

Sadar atau tidak, setiap hari ada saja orang lain yang konon merasa cemburu pada kita. Dan biasanya, mereka yang cemburu itu adalah orang-orang yang terikat secara emosional dengan kita. Entah itu suami, istri, pacar, rekan kerja, atau siapa saja yang terhubung dalam kehidupan.

Dan nilai lebih atas diri kita, jadi pemicu yang kadang melahirkan kecumburuan pada mereka. Membuat mereka tak percaya diri, merasa tak aman, atau khawatiran secara terus menerus yang sialnya kerap disembunyikan. Sehingga jika harus dilihat secara kasat mata, bisa jadi ia tak menunjukkan tanda-tanda kecumburuanmnya. Nah, demi mengenalinya, dibawah ini adalah 10 tanda orang sedang cemburu padamu.

1. Suka Memberimu Kalimat Pujian Palsu

Tatkala sedang berhadapan langsung, dia yang sedang cemburu padamu bisa dengan mudah memujimu dengan kalimat manis. Tapi, di belakang juga menjadikanmu sebagai bahan pergunjingan. Orang-orang macam ini memang bermuka dua, baik di depan busuk di belakang. Dan kerap sulit untuk mendeteksi sikap aslinya.

Itulah kenapa penting untukmu bisa melihat, benarkah sikap yang ia tunjukkan di depanmu serupa dengan yang ia lakukan di belakangmu. Karena salah satu tanda yang menunjukkan kecumburuan, adalah perubahan sikap yang ia miliki. Baik di hadapanmu hanya untuk membuatmu percaya, dan menjadikanmu sebagai bahan pergunjingan adalah bukti dari rasa cemburunya.  

2. Kerap Mencoba untuk Meremehkan Kesuksesan yang Kamu Miliki

Suatu kali kamu mungkin akan bercerita padanya, tentang pencapaian apa saja yang sudah kamu dapatkan melebihi apa yang diraihnnya. Namun ketika ia menceritakan hal itu kepada orang lain, ia justru berkata jika prestasimu belum ada apa-apanya.

Ia cemburu melihatmu mencapai banyak hal besar, membuatnya merasa tersaingi hingga khawatir akan ditandingi. Itulah mengapa, beberapa kali ia akan mencoba untuk menjatuhmu dengan meremehkan kesuksesanmu. Entah itu dengan meracuni orang lain agar tak kagum padamu, atau menyebar gosip yang bertujuan untuk menjelaskan bahwa kamu tak cukup baik.

3. Atau Membalas Ceritamu dengan Bualan Berisi Kesuksesannya

Hal paling mudah mendeteksi kecumburuan seseorang, memang dari bagaimana ia merespon ucapan yang kita sampaikan. Dan ketika ia mendadak jadi seseorang yang bisa segala hal, bisa jadi ia sedang berupaya menunjukkan kemampuan yang sebanding dengan apa yang sedang kita sampaikan.

“Kita berdua samalah, masih umur 25 sudah jadi bos muda” katanya membalas ucapan tak mau kalah. Ia akan berupaya menunjukkan eksistensi dirinya, jika ia tak kalah hebat. Biasanya, orang yang bertingkah seperti ini memang cemburu pada prestasimu, sehingga apapun akan ia lakukan untuk terlihat ia juga bisa atau setidaknya serupa jagonya.

4. Perhatikan Sikapnya Duduk, Mungkin Ia Sedang Menyilangkan Kaki

Dari bahasa tubuh, ada banyak alasan seseorang menyilangkan kakinya. Mulai dari merasa tak aman, gelisah, atau sedang merasa cemburu pada seseorang. Maka, jika dia yang sedang ada di hadapanmu menyilangkan kakinya ketika kamu sedang bercerita tentang prestasi atau pencapaian, itu berarti ia memang sedang cemburu padamu dari apa yang sedang kamu bicarakan. Jadi, baiknya kamu buru-buru paham ya.

5. Dia yang Cemburu Ingin Berkompetisi dengan Cara Apapun

Psikolog Melanie Greenberg dari California menjelaskan bahwa ketika seseorang cemburu, mereka memiliki kebutuhan yang kuat untuk membuktikan superioritas mereka. Akibatnya, ia akan cenderung mengalami rasa iri atau malah merasakan kecemburuan yang terlalu kompetitif.

Bisa berdampak baik, jika bisa mengarah pada sesuatu yang memang lahir dari ambisi yang tulus. Sialnya, seseorang yang cemburu justru akan mengambil jalan pintas untuk melakukan segala hal. Termaksud menghina lawan, membual tentang kesuksesannya, yang justru jadi pemicu yang kian membuatnya cemburu.

6. Meniru Semua Hal yang Kamu Lakukan

Yap, ia adalah peniru ulung yang akan menduplikasi semua hal yang kamu lakukan. Walaupun psikolog bilang bahwa perilaku peniru adalah tanda sanjungan, seseorang yang cemburu dengan keberhasilanmu akan serta merta meniru semua hal tanpa terkecuali dari dirimu.

Meski itu akan membutnya menjadi orang lain, bersikap dan berbicara sepertimu, bahkan penampilan dan gaya berpakaiannya pun tak luput dari ciplakan. Awalnya kamu mungkin bangga karena dijadikan role model oleh seseorang, tapi perlahan itu akan jadi sesuatu yang mengjengkelkan.

7. Bergosip Negatif untuk Merusak Reputasimu

Dari hasil penelitian, seseorang yang paling suka bergosip memiliki tingkat kecemasan yang tinggi, depresi atau tidak merasa bahagia. Mereka bisa bergosip karena mereka ingin merasa superior sebab tak punya percaya diri.

Dan si dia yang cemburu dengan kesuksesanmu akan mencoba untuk menebar berita bohong atau gosip yang bernada negatif untuk merusakan reputasi baik yang sudah kamu miliki. Dengan begitu ia merasa bahwa dirinya bisa memang atas dirimu. .

8. Setiap Kali Kamu Gagal, Ia Akan Merasa Senang

Susah melihat orang senang, senang melihat orang susah adalah tagline yang pas untuk menggambarkan si pecumburu. Ia akan merasa bahagia, setiap kali kamu menceritakan satu kekagagalan kepada mereka. Dan merasa menang atas kesedihan yang mungkin sedang kamu rasakan.

Tak perduli apapun bentuk kegagalanmu, yang ada di pikirannya adalah satu kegagalan darimu adalah 10 kemenangan untuk hidupnya. Sebab itu membuatnya merasa lebih layak daripadamu. Maka jika kamu mendeteksi tanda-tanda itu pada mereka yang ada didekatmu, cobalah untuk mengambil jarak. Karena ia akan selalu cemburu atas apa yang dapatkan.

9. Sebisa Mungkin Merusak Rencanamu dengan Menyampaikan Kalimat Negatif

Dengar, meski kamu tak sadar. Beberapa kali, hal ini mungkin pernah kamu rasakan. Rencana-rencana besar yang kamu bagikan padanya, dibalas dengan kemungkinan negatif yang bertujuan untuk menjatuhkan semangat. Walau sesungguhnnya apa yang ia sampaikan adalah sesuatu yang belum pasti. Namun ia bersikap seolah-olah ia tahu apa hasil yang akan kita terima nanti. Dengan catatan, ia harus berhasil memberikan kita ketakutan, sehingga rencana yang tadinya ingin dilakukan, batal.

10. Hanya Karena Cemburu, Mendadak Ia Membencimu

Kecemburuan memang bisa merubah seseorang, bahkan dia yang tadinya jadi teman dekat dalam berbagi banyak hal. Ini memang aneh, hanya karena kesuksusan dan pencapaian yang didapat, kita justru harus berhadapan dengan orang-orang yang cemburu dengan alasan yang tak jelas.

Tak menunjukkan tanda-tanda yang agresif memang, tapi pada berbagai kesempatan sebisa mungkin ia akan menunjukkan ketidaksukaan atas kecumburuanya. Dan balasan yang paling pas untuk mereka adalah dengan tak memerdulikan apa yang ia sampaikan. Dengan begitu ia tahu, jika kecumburuannya tak berarti apa-apa bagimu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Hiduplah Sesuai Pilihan, Bukan Seperti Apa yang Orang Lain Inginkan

Menjadi manusia yang hidup dan bernafas, perjalanan kita hari demi hari adalah tentang bagaimana kita berjuang dan menerima semua yang kita dapatkan. Akan ada banyak pencapaian yang diraih, ada pula kegagalan yang tak bisa dipenuhi. Tak apa, bangkit dan jatuh memang dua hal berbeda, tapi keduanya akan terus berjalan beriringan, memberi kita kekuatan dan pelajaran.

Itulah sebabnya, kita tak butuh mendengar apa yang selalu orang lain katakan. Apapun yang terjadi, diri sendiri akan tetap jadi pihak penentu atas segala hal yang ingin dilakoni. 

Tak Perlu Bersikap Baik Hanya untuk Disenangi

 

Sibuk untuk mendapatkan pengakuan, kita terlalu sering lelap dalam kepura-puraan. Bersikap sebagaimana yang orang lain inginkan, hanya untuk dicap baik dan disenangi semua orang. Tak perlu terlalu memaksa, mengakui kekurangan bukanlah sebuah kesalahan. Karena berbohonglah yang seharusnya kamu hindari.

Mendapat pengakuan meski dengan cara yang tak benar, mungkin memberimu sedikit kepuasan. Tapi akan lebih baik jika kamu bisa hidup dalam kebenaran, bukan dalam pembenaran yang kamu karang. Celaan tak akan membuat kita mati, tapi pujian bisa membuat diri terlena hingga lupa arah. Kekuranngan dan kelebihan adalah sesuatu yang memang pasti dimiliki, jadi terima saja. 

Lakukan Apa yang Kamu Suka Jika Itu Adalah Sesuatu yang Ingin Kamu Jadikan Nyata

Agar hidup terasa lebih berharga, kita perlau menemukan apa yang memang benar-benar kita suka. Setidaknya, cari satu hal yang memang benar-benar kamu suka. Dalami hal tersebut, dan cari tahu maknanya. Jika nanti sudah berhasil menemukan, kamu akan merasakan bagaimana bahagianya, ketika kamu percaya pada satu hal yang kita yakini. Meski semua orang mungkin mencaci. 

Berhasil jadi manusia yang berlimpah materi, bukanlah jaminan kebahagian atas hidup seseorang. Gali potensi dalam diri, dan carilah jati diri yang benar-benar kau ingini. 

Setiap Orang Punya Takaran Bahagia yang Berbeda, Jangan Pernah Membandingkan Hidup dengan Mereka

Tak akan bisa berjalan ke depan, jika kamu masih selalu menjadikan pencapaian orang sebagai ukuran. Orang lain yang katamu berhasil itu, tentu sudah berjuang untuk mewujudkan apa yang kamu lihat sekarang. Jadi mulailah langkahkan kaki untuk berjuang, dan berhenti membanding-bandingkan pencapain orang dengan apa yang sudah kamu pegang. 

Mereka mungkin bisa tertawa meski sedang menghadapi masalah, sedang dirimu selalu merasa resah setiap kali ada persoalan melanda. Suka dan duka sudah ada porsinya, dan bagaimana cara setiap orang menikmatinya tentulah berbeda-beda juga. 

Dan Semua Hal Akan Lebih Terasa Berharga, Jika Kamu Tahu Cara Mensyukurinya

Jangan jadi pribadi yang maruk, ingin semua hal tanpa tahu cara berterimakasih atas apa yang sudah digenggam. Tak punya pertahanan dan selalu terbawa gelombang pergaulan hanya akan membuat lelah sendiri. Menjadi subjek yang bisa digerakkan ke sana dan ke mari hanya karena gengsi. 

Mulailah berpikir pelan-pelan, resapi semua hal yang kamu inginkan dan tanyakan pada hati dalam-dalam. Apa  yang sebenarnya kamu cari? Dan masih kurangkah yang kini sudah kamu ingini? Karena semua hal akan terasa lebih berharga jika kita tahu cara untuk mensyukurinya. 

Berhenti Bukan Tak Lagi Punya Mimpi, Melepas Bukan Berarti Membenci 

Pada beberapa fase kehidupan, kita mungkin akan dihadapkan dengan sebuah pilihan. Tetap melaju atau berhenti mewujudkan mimpi, masih akan terus bertahan atau memutuskan untuk melepaskan genggaman. Semua yang kita lakukan selalu memiliki alasan, adan apa yang kita inginkan tak selalu seburuk yang kita bayangkan. 

Belajarlah abai pada semua cibiran, pegang teguh apa yang selama ini memang membuat dirimu senang. Bahagiakan hati dengan tak lagi sembarangan memilih, dan selalulah berpikir tenang sebelum mengambil keputusan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Menasehati Orang Jatuh Cinta adalah Sebuah Upaya yang Sia-sia

Tahukah kau pekerjaan paling sia-sia di muka bumi? Memberi nasihat kepada orang yang sedang jatuh cinta,” –Semar

Sudahlah semuanya pasti sia-sia, karena apapun yang akan kita sampaikan tak akan didengar. Bagi mereka yang sedang jatuh cinta, semua hal tentang pujaan hatinya adalah sesuatu yang benar. Bahkan meski sudah tahu ada sesuatu yang salah, baginya itu selalu bisa dimaafkan. Jadi ya percuma saja, meski akan kau nasehati sampai mulut berbusa sekalipun ia akan tetap pada pemahamannya (setidaknya pada masa awal-awal pacaran). 

Ia mungkin akan mendengar apa yang kita sampaikan, mendengar apa yang kita bicarakan, tapi tak akan pernah melakukan apa yang kita sarankan. Nasib baik jika pujaannya juga cinta, kalau hanya bertepuk sebelah tangan barulah ia akan tahu rasa. 

Dirinya Sedang Mabuk Kepayang, Berpikir Cintanyalah yang Paling Benar

Pada situasi seperti ini, ungkapan jika ‘Cinta itu Buta’ adalah benar adanya. Karena ketika seseorang sedang jatuh cinta, logika dan kemampuan berpikirnya kerap tertutup dan tak bisa digunakan dengan benar. Ia tak lagi bisa melihat beberapa kejanggalan atau kesalahan yang mungkin dilakukan oleh sang pacar secara terang-terangan. Dan selalu terlihat menjadi tuli atas semua saran yang mungkin diberikan oleh teman. 

Kalau harus diibaratkan, ia sedang berada di puncak rasa percaya diri yang tertinggi. Merasa apa yang diyakininya-lah yang paling benar dan tak akan mendengar celotehan dari orang-orang. 

Bahkan Meski Didengarkan, Nasehatmu Hanya Akan Bertahan Beberapa Detik Setelah Kamu Sampaikan

Setelah mengalami beberapa kecewa, ia mungkin akan datang untuk bercerita. Meminta kita mendengarnya, dan berharap diberi saran atas masalahnya. Namun sayangnya nasehatmu tak akan mampu bertahan lama diingatannya. Mereka akan mendengar nasehatmu, mengiakan apa yang kamu katakan dan merasa yakin bisa melakukan seperti yang kamu sarankan.

Tapi, percayalah sekalipun ia bilang akan move on, melupakan dan bla-bla lainnya itu hanya berlaku beberapa menit saja. Tak lama dari permintaan saran tersebut, ia akan kembali menjadi bucin (budak cinta) dan menjunjung tinggi cintanya itu. 

Untuknya Tak Ada Kesalahan yang Tak Dapat Dimaafkan

Yap, ini adalah level terbucin yang akan membuat kita merasa kesal sekaligus kasihan padanya. Di mata orang-orang yang sedang jatuh cinta, tidak ada kesalahan yang tidak dapat dimaafkan.

Jadi meski pacar atau gebetannya sudah berbuat kesalahan, sesakit dan sekecewa apapun hatinya, dengan senang hati ia akan selalu bersedia untuk memaafkan orang yang dicintainya. Serta tak segan-segan untuk meminta maaf lebih dulu, meski yang salah bukanlah dirinya. 

Senyata Apapun Bukti yang Kamu Tunjukkan, Dia Tak Akan Percaya yang Kau Katakan

Kamu mungkin sudah tahu jika pacar atau gebetan yang ia ceritakan, nyatanya tak benar-benar sayang. Satu waktu kamu mungkin punya bukti yang bisa meyakinkannya dirinya, jika orang tersebut bukanlah orang yang tepat untuknya. Berniat membantunya keluar dari hubungan yang salah, bukti yang kita bawa justru membuatnya berpikir bahwa kita tak suka melihatnya bahagia.

Meski sudah berupaya, meyakinkan dirinya, jika sang gebetan tak memiliki perasaan setulus dirinya. Ia akan selalu yakin, bahwa apa yang kita  bicarakan tak benar. 

Maka Satu-satunya Hal yang Paling Tepat Adalah Memberinya Dukungan dan Mengiyakan Semua yang Ia Sampaikan

Selama ia memang masih tak merugikan kita, satu-satunya sikap yang paling benar untuk menyikapi orang yang sedang jatuh cinta adalah dengan memberinya dukungan. Mendengarkan semua cerita yang ia bagikan, dan selalu mengiyakan semua obrolan yang ia sampaikan. Tak perlu dibantah, itu hanya akan jadi sesuatu yang sia-sia. 

Bairkan ia menikmati semua masa indah dengan bayang-bayang bahagia ata cinta yang ia anggap sebagai sesuatu yang nyata. Jika memang apa apa yang ia yakini tak benar, suatu saat ia akan sadar. Sadar jika, apa yang selama ini kita sampaikan adalah sebuah kenyataan yang seharusnya sudah lama ia dengar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Tak Perlu Takut Berlebihan, Jika Pasanganmu Sedang Ingin Sendirian

Entah karena apa, tiba-tiba pacar bilang jika sedang ingin menarik diri dan ingin sendiri. Tak ingin diganggu dan tak juga mau bertemu sementara waktu. Nah, kalau sudah begini, bukan tak mungkin pikiran kita akan segera dipenuhi berbagai macam perkiraan. Bukannya memperbaiki situasi, perkiraan yang tak berdasar justru kian menambah masalah dalam hubungan. 

Ingat ya, pacarmu juga manusia biasa yang berhak untuk menentukan apa saja dalam hidupnya. Jadi jika sewaktu-waktu dirinya ingin sendiri dulu, tak selalu ia sedang menyembunyikan sesuatu. Daripada menaruh curiga padannya, lebih baik pahami sikap seperti apa yang harus kita lakukan ketika pacar berkata ingin sendirian. 

Jangan Buru-buru Berasumsi yang Bukan-bukan, Jangan Sampai Hubunganmu Makin Runyam

Kita para perempuan memang lebih suka menggunakan perasaannya dalam menghadapi satu masalah. Pacar lama membalas chat dikiranya sedang selingkuh, tidak mengangkat panggilan dianggap sedang bersama perempuan. Iya, daripada berpikir dengan logika yang mungkin adalah kejadian sebenarnya, kita justru lebih suka menerka-nerka dengan ketakutan yang kita punya.

Jadi kalau nanti tiba-tiba pacarmu bilang ingin sendiri, jangan langsung berpikir yang bukan-bukan ya. Karna semua ketakutanmu bisa melahirkan anggapan yang tak benar dan merusak hubungan. Maka, cobalah berpikir dengan tenang. 

Ketika Ia Bilang Ingin Sendiri, Coba Cari Tahu Apa yang Membuatnya Begini 

Lelaki memang sulit untuk menyuarakan apa yang sedang ia rasakan. Dan keinginannya untuk sendiri sementara waktu tentulah dipicu oleh sesuatu hal. Tak mungkin kan, tiba-tiba saja ia ingin bersikap demikian. Nah, sebelum ia menarik diri dan pergi menenenangkan diri, cobalah kamu korek sedikit apa yang membuatnya demikian.

Ajak ia dalam sebuah obrolan yang secara tak langsung membicarakan alasan keinginan ingin sendiri yang ia sampaikan. Namun, jika ia tetap kekeuh tak mau bercerita, sebaiknya kamu terima saja. Hal lain yang bisa kamu lakukan adalah mencari tahu dari orang lain yang dekat dengan kekasihmu, bisa pada keluarganya atau sehabat-sahabatnya. 

Kalau Memang Dirinya Tetap Ingin Sendiri, Beritahu Ia Jika Kamu Juga Siap Mendengar Apa yang Ingin Ia Bagikan

Sebagai sepasang kekasih, sudah sewajarnya memang kita dan dirinya berbagi dalam segala situasi. Entah itu bahagia atau suka, pastikan jika kamu akan selalu berada dekat dengannya. Bersikaplah bijaksana dengan tak marah karena ia pun tak ingin berbagi masalahnya. 

Hargai dirinya dengan tetap membiarkan ia sendiri sebagaimana waktu yang ia ingini. Sesekali, tetap berikan ia perhatian dengan porsi yang secukupnya. Tidak berlebihan, tidak pula meninggalkan ia sendirian. 

Sementara Ia Sedang Sendiri, Cobalah untuk Menyibukkan Diri 

Tak selalu berdampak buruk untukmu, keinginan kekasih untuk sendiri bisa jadi alasan baik untukmu juga menikmati waktu sendiri. Manfaatkan situasi ini untuk membahagiakan dirimu juga, melakukan hal-hal lain yang bisa bermanfaat untuk hubungan berdua. Dan tetap menjaga komunikasi dengan pacar, walau saat ini sedang ingin sendiri-sendiri. 

Lakukan apa saja yang kamu gemari, kunjungi beberapa teman yang sudah lama tak ketemuan. Dengan begitu, isi kepalamu tak lagi hanya tentang pacar yang sedang ingin sendirian. Jika nanti si dia sudah mulai membuka diri, kamu pun akan lebih siap unutk menerimanya. 

Karena Hubungan Hanya Akan Berkembang, Jika Kamu dan Dirinya Saling Menghargai Keputusan

Selain rasa cinta, visi yang sama, komunikasi yang terjaga, sikap saling menghargai satu dengan yang lainnya adalah bagian yang perlu dijaga. Keputusannya yang mungkin terasa janggal ini, memag bisa saja membuatmu marah. Tapi walau ia adalah pacarmu, adda ruang-ruang yang memang sebaiknya tak disentuh.

Biarkan ia sendiri dengan apa yang memang ia lakoni. Kamu hanya butuh memastikan, jika ia tak kenapa-napa dan dirimu akan selalu menunggunya sampai ia selesai dengan kesendirian yang ia inginkan. 

Ini Bukan Salahmu, Ia Hanya Butuh Berdamai dengan Dirinya Tanpa Diganggu 

Berpikir ada yang salah dengan kita sebagai pacar, adalah hal yang wajar. Bahkan mungkin kita akan mulai membuat daftar semua kesalahan yang mungkin pernah kita lakukan. Meski selalu ada kemungkin jika keinginannya untuk sendiri dikarenakan kesalahan yang kita perbuat.

Tetap yakinkan dirimu, jika ini bukanlah salahmu. Kecuali kamu memang tahu, ada kesalahan yang benar-benar fatal baru saja kamu perbuat lantas ia berkata ingin sendiri detik itu juga. Tapi jika situasinya tak seperti itu, yakinlah ini hanyalah satu fase kehidupan yang memang perlu ia jalankan. Jadi jika memang ia ingin sendiri dulu, sungguh kamu tak perlu setakut itu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top