Community

10 Pelajaran Hidup yang Bisa Kamu Ambil dari Seorang Albert Einstein

Semasa sekolah dulu, pasti kamu sudah pernah mendengar nama Albert Einstein bukan? Terlebih dengan teori-teorinya yang menakjubkan. Nah ternyata dari seorang Albert Einstein, kamu bisa loh belajar tentang 10 pelajaran hidup ini. Yuk langsung simak artikel berikut.

1. Nikmatilah Hidup

Einstein sudah mengalami banyaknya kepahitan hidup, namun dia masih bisa menikmati hidupnya. Kamu pasti juga pernah mendengar perihal penyakit yang diderita oleh Einstein. Namun hal itu tak pernah menghentikan langkahnya. Dia selalu menikmati segala proses yang ada dalam kehidupannya.

2. Jangan Takut Membuat Kesalahan

Kesalahan adalah satu hal yang bisa membuatmu belajar dan berusaha tak mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari. Semakin banyak kamu melakukan kesalahan, semakin banyak pula kesalahan yang tak akan kamu lakukan. Hal ini juga dialami oleh seorang Einstein. Dia sempat mengalami banyak kegagalan dalam percobaannya, namun dia berkata hal ini pada dirinya sendiri, “Jangan takut berbuat salah. Kesalahan bukan kegagalan. Kesalahan bisa membuat anda lebih kuat, lebih pandai dan lebih cepat“.

3. Pengetahuan Berasal dari Pengalaman

Pengalaman menjadi poin penting dalam kehidupan. Itulah kenapa Einstein selalu menghargai sebuah pengalaman. Karena dia sadar bahwa setiap pengalaman yang dia miliki sangat berguna untuknya di masa depan.

4. Imajinasi Adalah Kekuatan yang Sangat Kuat

Gunakanlah imajinasimu dalam melakukan suatu hal. Seperti halnya Einstein yang menganggap bahwa imajinasi merupakan kekuatan yang sangat besar. Kamu bisa menggabungkan antara imajinasimu dengan kreativitasmu. Dengan begitu kamu bisa melahirkan suatu inovasi baru yang mungkin tak pernah kamu bayangkan sebelumnya.

5. Ciptakan Sesuatu yang Berguna

Cobalah menciptakan sesuatu yang bernilai dalam kehidupanmu. Manfaatkan kesempatan hidupmu dengan mencoba hal yang baru dan menciptakan sesuatu yang bermanfaat. Kamu bisa memulainya dengan menciptakan hal kecil.

6. Peduli Terhadap Sesama

Manusia hidup sebagai makhluk sosial, yang artinya saling membutuhkan satu sama lain. Jadi cobalah untuk menaruh kepedulian kepada sesama agar kamu bisa menjalani kehidupanmu dengan benar, sesuai dengan hakikat manusia itu sendiri. Seperti Einstein yang menolak dengan keras jika penemuannya digunakan untuk hal yang buruk dan bisa memecah perdamaian dunia. Karenanya sampai akhir hayatnya pun Einstein tak pernah mau terlibat dalam penciptaan senjata perang yang memanfaatkan teori temuannya.

7. Jangan Mengulang Kesalahan

Jika kamu sudah gagal dalam sebuah usaha, maka jangan pernah mengulanginya lagi. Cobalah sesuatu yang baru. Kamu tentu tak ingin hidup dengan mengulang-ulang kesalahan yang pernah kamu lakukan bukan?

8. Ikuti Rasa Ingin Tahumu

Rasa ingin tahu akan menuntunmu untuk belajar sesuatu yang baru. Dengan begitu pengetahuan dan wawasanmu akan semakin luas. kamu bisa saja menguasai banyak ilmu dengan keingintahuanmu yang besar. jadi jangan segan untuk mengikuti rasa ingin tahumu akan suatu hal ya.

9. Ketekunan Adalah Satu Hal yang Berharga

Untuk mencapai tujuanmu, kamu perlu melakukannya dengan tekun. Itulah yang membuat ketekunan menjadi suatu yang sangat berharga dalam hidup ini. Jangan pernah berhenti sampai kamu mendapatkan apa yang kamu cari.

10. Belajarlah dari Sebuah Peraturan

Peraturan dibuat demi kehidupan yang lebih baik di masa depan. Untuk itu kamu perlu belajar untuk terbiasa dengan peraturan. hal ini akan menjadikanmu sosok pribadi yang lebih baik di masa depan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Ingin Berhemat, Uang Kertas Rp.10 Juta yang Disimpan di Lemari Malah Dimakan Rayap

Selain menyimpan uang di rekening bank, ternyata masih ada orang-orang yang menyimpan uangnya secara konvensional. Mulai dari di celengan, brankas, atau lemari pakaian, dan tempat-tempat lain yang memungkinkan. Tapi apa jadinya, jika uang yang disimpan justru mengalami kerusakan hingga tak bisa digunakan? Seperti yang baru-baru dialami oleh seorang pengguna Twitter bernam Putri Buddin yang menyimpan uangnya di lemari, yang kemudian jadi santapan rayap.

Niat hati biar ga boros, simpen uang di lemari, eh malah dimakan rayap,” twitnya melalui akun Twitter @putribuddin, Sabtu (17/8/2019).

Dari foto yang dibagikan oleh dirinya, uang miliknya terlihat terdiri dari lembaran uang Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu yang sudah tak lagi dalam keadaan utuh. Twit tersebut pun menarik perhatian warganet dan telah mendapat lebih dari 2,4 ribu likesdan retweet.

Nah, dari hasil taksiran Putri, total uang miliknya tersebut sekitar Rp.10 Juta.

“Itu uang yang aku kasih ke nenek aku sekitar Rp3 juta-an. Terus ditambahin sama nenek aku sampai Rp 10 jutaan.” kata Putri dilansir dari Liputan6.com, Selasa (20/8/2019).

Perempuan itu pun lupa menyimpannya di lemari. “Nenek aku udah meninggal satu tahun yang lalu sih, kemungkinan udah dua tahun,” tuturnya ketika ditanya berapa lama dirinya menyimpan uang itu.

Saat ditemukan, uang itu dipisahkannya menjadi dua buntelan. Satu tumpuk telah menjadi sarang rayap sehingga Putri memutuskan membuangnya. Tumpukkan uang lainnya dibungkus plastik seperti foto yang dibagikannya di Twitter. Dalam plastik itu, terdapat sekitar Rp 5,4 juta.

Awalnya, ia merasa pesimis dengan mengira uangnya tak akan bisa dipakai kemana-mana. Namun, perempuan itu pun memutuskan mengikuti saran dari orang-orang di Twitter, untuk membawa sisa uang yang telah dimakanan rayap ke Bank Indonesia (BI).

 

Namun dengan alasan tertentu yang sudah jadi ketentuan dari Bank Indones, uang milik putri tak semuanya bisa diterima dan diganti dengan uang yang masih utuh. Dengan ketentuan uang yang keutuhan fisiknya kurang dari 67 persen setelah diperiksa menggunakan alat ukur kelayakan uang milik BI.

Dan dari Rp 5,4 juta yang dibawa Putri ke BI, hanya Rp.1.050.000, yang bisa ditukarkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Glenn Fredly Resmi Menikah Lagi

Setelah selama ini dikabarkan dekat, akhirnya penyanyi Glenn Fredly resmi menikahi sang pujaan hati Mutia Ayu. Digelar secara tertutup pada Senin (19/08) kemarin, resepsi pernikahan Glenn tersebut hanya dihadiri oleh para keluarga dan sahabat dekat.

Meski demikian, beberapa foto bahagia dari acara pagelaran pernikahan Glenn sudah banyak beredar di media sosial. Selain pada akun-akun gosip, beberapa unggahan sahabat dari Glenn juga jadi salah satu bukti yang membenarkan hari bahagia penyanyi laki-laki 43 tahun tersebut.

Sumber : Instagram/@agustineligo

Digelar di Taman Kajoe, salah seorang kerabat dengan akun Instagram @agustineligo menunjukkan momen bahagia Glenn Fredly dan Mutia Ayu dengan wajah yang sumrinyah. Mengenakan setelan jas berwarna cream yang senada dengan gaun Mutia, keduanya tampak bahagia sembari bergandengan tangan berdua.

Hal lain yang juga menarik perhatian dari foto-foto pernikahan Glenn yang beredar, adalah nuansa rustic begitu terasa lewat venue outdoor berhiaskan lampu dan outfit vintage. Selamat untuk Glenn dan Mutia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Cerita Mahasiswa Papua di Jakarta : Kami Naik Angkot, Orang Tutup Hidung

Peristiwa penangkapan dan dugaan tindak diskriminatif serta rasial yang dialami oleh mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur membuat membuat masyarakat turut bersimpati dan merasakan apa yang mereka terima. Dan dirasakan pula oleh Albert, seorang mahasiswa asal Papua yang kini tinggal di Jakarta.

Dari hasil wawancarannya dengan Suara.com, ia mengatakan ikut tersakiti atas perlakuan yang diterima oleh mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya. Ia berharap pemerintah Indonesia dapat menjamin kebebasan berpendapat mahasiswa Papua. Menurutnya, sebagai negara demokrasi sudah semestinya negara menjamin kebebasan tersebut dan meminta tidak ada lagi hal serupa yang terjadi terhadap mahasiswa Papua lainnya.

“Jangan mengintimidasi setiap mahasiswa Papua yang ada di seluruh Indonesia, karena negara ini negara demokrasi,” kata Albert saat ditemui di asrama mahasiswa Yahukimo Papua, Jalan Batuampar, Keramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (20/8/2019) sebagaimana dikutip dari suara.com. 

Sumber : Suara.com

Lebih lanjut, Albert bercerita jika selama tinggal di Jakarta untuk berkuliah dirinya masih kerap mengalami bentuk-bentuk diskriminasi. Namun, ia berusaha untuk bisa menerima meski merasa tersakiti.

“Kami naik angkot saja orang sudah tutup hidung. Kami sebagai manusia itu kami sakit, tapi itu biasa bagi kami,” kata dia.

Sebelumnya, setelah insiden yang terjadi di Surabaya dan Malang, diketahui kerusuhan sempat pula terjadi di Manokwari pada Senin (19/8) kemarin. Massa yang berasal dari sejumlah elemen melakukan aksi menyikapi adanya tindakan rasisme terhadap mahasiswa Papua yang ditangkap di Surabaya, hingga akhirnya berakhir dengan kerusuhan.

Dari kerusuhan tersebut, massa dilaporkan melakukan pembakaran terhadap kantor DPRD Papua Barat. Tak berhenti disitu saja, kerusuhan pun menjalar ke wilayah lain termasuk Jayapura dan Sorong. Bahkan, massa dilaporkan membakar Lembaga Pemasyarakaan di Sorong dan perusakan di Bandara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top